Kamis, 29 September 2016

128 Daftar TK di Tambun Selatan

PETA KECAMATAN TAMBUN SELATAN
Taman Kanak-Kanak atau TK merupakan satuan pendidikan anak usia dini yang melayani pendidikan pada usia 4-6 tahun. Berdasarkan data dari Sapulidi Riset Center (SRC) Lembaga Swadaya Masyarakat Sapulidi, jumlah TK di Kecamatan Tambun Selatan, Kabupaten Bekasi mencapai 128 lembaga. 

Jumlah ini tersebar di beberapa desa/kelurahan, yaitu di Kelurahan Jatimulya 28 TK, Desa Lambangsari 2 TK, Desa Mangunjaya 28 TK, Desa Mekarsari 6 TK, Desa Setiamekar 6 TK, Desa Setiadarma 3 TK, Desa Sumberjaya 34 TK, Desa Tambun 6 TK, Desa Tridayasakti 11 TK.

Kecamatan Tambun Selatan merupakan kecamatan dengan penduduk terpadat di Kabupaten Bekasi. Karena kecamatan ini berbatasan langsung dengan Kota Bekasi.

Berikut ini daftar Satuan TK di Tambun Selatan :

  1. TK ALAM TAMAN FIRDAUS ~ Pondok Timur Raya, Kelurahan Jatimulya
  2. TK ANGGREK BULAN ~ Jl. Flamboyan IV Blok J/458, Kelurahan Jatimulya

Minggu, 18 September 2016

69.259 Guru Mengikuti Sertifikasi Tahun 2016

Dimulai Oktober di 15 Perguruan Tinggi

Jakarta (BIB) - Sebanyak 15 perguruan tinggi ditetapkan menjadi penyelenggara program sertifikasi guru melalui jalur Pendidikan dan Latihan Profesi Guru (PLPG) sesuai Keputusan Menteri Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi (Menristekdikti). 

Selanjutnya, ke-15 perguruan tinggi tersebut akan bekerja sama dengan Direktorat Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan (Ditjen GTK) Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) untuk menyelenggarakan program sertifikasi guru melalui PLPG pada tahun 2016.

Jumat, 16 September 2016

Daftar Satuan Pendidikan Kerja Sama (SPK) SD di Indonesia 2016

Sekolah Victory Plus di Bekasi, Foto: Bang Imam
Jakarta (BIB) - Hingga per 7 September 2016 sekolah internasional atau Satuan Pendidikan Kerja Sama jenjang SD diseluruh Indonesia sebanyak 188 lembaga pendidikan. Domisili sekolah didominasi di pulau Jawa.

Sesuai dengan Perdirjen Dikdas No. 105/C/KEP/LN/2014 tentang Petunjuk Teknis Kerja Sama Penyelenggaraan dan Pengelolaan Pendidikan Dasar Oleh Lembaga Pendidikan Asing Dengan Lembaga Pendidikan di Indonesia.

Sehingga per tanggal 1 Desember 2014, seluruh sekolah internasional yang ada di Indonesia berubah sebutan menjadi Satuan Pendidikan Kerja Sama (SPK). SPK ini juga sudah diatur dalam Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 31 Tahun 2014 tentang Kerja Sama Penyelenggaraan dan Pengelolaan Oleh Lembaga Pendidikan Asing dengan Lembaga Pendidikan di Indonesia.

Yang dimaksud dengan Satuan Pendidikan Kerja Sama (SPK) adalah satuan pendidikan yang diselenggarakan atau dikelola atas dasar kerja sama antara Lembaga Pendidikan Asing yang terakreditasi/diakui di negaranya dengan Lembaga Pendidikan di Indonesia baik berbentuk formal maupun non formal yang sesuai dengan ketentuan perundang-undangan.

Berikut ini adalah daftar Satuan Pendidikan Kerja Sama (SPK) di Indonesia per 7 September 2016 :

Rabu, 14 September 2016

Dapodik SD Semester Ganjil di Bekasi Selatan Tahun 2016

18.030 Siswa Bersekolah di Kecamatan Bekasi Selatan


Bekasi Selatan (BIB) - Jumlah siswa sekolah dasar setiap tahun semakin menurun di Kecamatan Bekasi Selatan, Kota Bekasi, Provinsi Jawa Barat. Berdasarkan Data Pokok Pendidikan, Direktorat Jenderal Pendidikan Dasar dan Menengah, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Dapodik) Semester Ganjil Tahun Pelajaran 2016/2017, jumlah siswa bersekolah di Bekasi Selatan mencapai 10.030 siswa.

Terdiri dari 13.258 siswa bersekolah di 46 SD Negeri dan sisanya sebanyak 4.772 siswa bersekolah di 23 SD Swasta yang tersebar di Kecamatan Bekasi Selatan yang merupakan pusat Kota Bekasi ini.

Sementara itu jumlah rombongan belajar pada jenjang SD sebanyak 645 rombel dengan 433 rombel merupakan milik sekolah negeri. Sedangkan rombel pada sekolah swasta hanya berkisar 212 rombel.

Jumlah guru yang tersebar di Bekasi Selatan baik PNS maupun Non PNS mencapai 930 orang, yang terdiri dari 596 guru yang mengabdi di SD Negeri dan sisanya 334 orang mengabdi di sekolah swasta.

Untuk tenaga kepegawaian jumlah keseluruhan mencapai 86 orang, 60 orang diantaranya bekerja pada SD Negeri, dan 26 lainnya bekerja di SD Swasta. 

Total jumlah satuan pendidikan jenjang SD di Kecamatan Bekasi Selatan mencapai 69 SD. Dari jumlah tersebut ada 46 SD berstatus milik pemerintah (Negeri) dan 23 lembaga merupakan milik swasta.

Senin, 12 September 2016

Banyak K2 Yang Lulus Seleksi CPNS Tidak Peroleh NIP

547 Instansi Usulkan NIP, 195.455 Orang K2 Selesai Ditetapkan

DOWNLOAD PROSES NIP CPNS K2 TAHUN ANGGARAN 2013 DAN 2014


REKAP PROSES NIP CPNS K2 PER 09 SEPTEMBER 2016

NO
URAIAN
PROGRES NIP K2 TAHUN ANGGARAN
2013
2014
TOTAL
(1)
(2)
(3)
(4)
(5)
1
Jumlah Instansi
540
532
547
2
Jumlah Formasi MenPANRB
106.271
103.974
210.245
3
Jumlah Formasi Yang Diusulkan
106.355
95.780
202.135
4
Sudah Selesai NIP CPNS K2
102.406
93.049
195.455
5
Berkas Tidak Lengkap (BTL)
1.533
682
2.215
6
Tidak Memenuhi Syarat (TMS)
1.044
960
2.004
7
Sisa Yang Belum Diproses NIP K2
1.472
1.089
2.561
8
Sisa Formasi
-84
8.194
8.110
JumlahYang mengikuti tes CPNS K2 (Pusat& Daerah)
608.814
Jumlah Yang Lulus Tes CPNS K2
209.719
Jumlah K2 Yang Tidak Lulus Tes
399.095
Jumlah awal K2 (Daftar Nominatif)
652.458
Jumlah Instansi Pusat Peserta Tes K2
37
Jumlah Instansi Daerah Peserta Tes K2 (Prov/Kab/Kota)
512


SUMBER : BKN, diolah kembali oleh Sapulidi Riset Center (SRC), 09-09-2016

Jakarta (BIB) - Proses Pengusulan Tenaga Honorer Kategori II (K2) yang lulus seleksi CPNS tahun 2013 lalu ternyata banyak yang terganjal dalam penetapan NIP (Nomor Induk Pegawai). 

Mereka umumnya tidak diberikan NIP sekalipun diusulkan oleh Pejabat Pembina Kepegawaian (Menteri, Gubernur, Bupati, dan Walikota) karena banyak yang tidak memenuhi syarat (TMS) untuk diangkat menjadi CPNS.

Komptensi Dasar (KD) & Indikator Pencapaian Perkembangan Anak Usia 4-5 Tahun




KOMPETENSI DASAR DAN INDIKATOR PENCAPAIAN PERKEMBANGAN ANAK UNTUK USIA 4-5 TAHUN

NO
KOMPETENSI DASAR
INDIKATOR PENCAPAIAN PERKEMBANGAN ANAK
(01)
(02)
(03)
1.1
Mempercayai adanya tuhan melalui Ciptaan-Nya
Indikator pencapaian perkembangan anak untuk Kompetensi Dasar (KD) pada Kompetensi Inti (KI) Sikap Spritual dan KD pada KI Sikap Sosial tidak dirumuskan secara sendiri.

Pembelajaran untuk mencapai KD-KD ini dilakukan secara tidak langsung, tetapi melalui pembelajaran untuk mencapai KD-KD pada KI Pengetahuan dan Keterampilan serta melalui Pembiasaan dan Keteladanan.

Dengan kata lain, sikap positif anak akan terbentuk ketika dia memiliki Pengetahuan dan mewujudkan pengetahuan itu dalam bentuk hasil karya dan/atau untuk kerja.

Contoh: Sikap Positif itu adalah Prilaku Hidup Sehat, Jujur, Tanggung Jawab, Peduli, Kreatif, Kritis, Percaya Diri, Disiplin, Mandiri, Mampu Bekerja Sama, Mampu Menyesuaikan Diri, dan Santun
1.2
Menghargai diri sendiri, orang lain, dan lingkungan sekitar sebagai rasa syukur kepada Tuhan
2.1
Memiliki prilaku yang mencerminkan hidup sehat
2.2
Memiliki prilaku yang mencerminkan sikap ingin tahu
2.3
Memiliki prilaku yang mencerminkan sikap kreatif
2.4
Memiliki prilaku yang mencerminkan sikap estetis
2.5
Memiliki prilaku yang mencerminkan sikap percaya diri
2.6
Memiliki prilaku yang mencerminkan sikap taat terhadap aturan sehari-hari untuk melatih kedisiplinan
2.7
Yang memiliki prilaku yang mencerminkan sikap sabar (mau menunggu giliran, mau mendengar ketika orang lain berbicara) untuk melatih kedisiplinan
2.8
Memiliki prilaku yang mencerminkan kemandirian
2.9
Memiliki prilaku yang mencerminkan sikap peduli dan mau membantu jika diminta bantuannya
2.10
Memiliki prilaku yang mencerminkan sikap menghargai dan toleran kepada orang lain
2.11
Memiliki prilaku dapat menyesuaikan diri
2.12
Memiliki prilaku yang mencerminkan sikap tanggung jawab

2.13
Memiliki prilaku yang mencerminkan sikap jujur
2.14
Memiliki prilaku yang mencerminkan sikap santun kepada orang tua, pendidik, dan teman

Sumber : Permendikbud 146 Tahun 2014





Jumat, 09 September 2016

Anggaran Pendidikan di Kementerian Agama Tahun 2017

Rp. 50,4 Triliun Anggaran Fungsi Pendidikan


Bang Imam
Jakarta (BIB) - Dari 414,093 triliun anggaran fungsi pendidikan pada RAPBN Tahun 2017, yang masuk lewat Kementerian Agama (Pusat) sebesar Rp. 50,4 triliun. 


Alokasi anggaran pendidikan ada yang melalui Belanja Pemerintah Pusat sebesar Rp. 142,1 triliun dan melalui Belanja Pemerintah Daerah (Transefer ke Daerah dan Dana Desa) sebesar Rp. 269,5 triliun.

Alokasi anggaran pendidikan di Pemerintah Pusat terbesar berada di Kementerian Agama (Kemenag) sebesar Rp. 50,4 triliun, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemdikbud) Rp. 39,8 triliun, dan Kementerian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Kemristekdikti) sebesar Rp. 38,4 triliun.

Anggaran pendidikan pada BA BUN sebesar Rp. 1,2 triliun.

Dalam alokasi anggaran pendidikan melalui transfer ke daerah dan dana desa, dialokasikan melalui dana alokasi khusus bidang fisik (DAK Fisik) sebesar Rp. 8,1 triliun, DAK Non Fisik sebesar Rp. 109,0 triliun. DAK Non Fisik diantaranya ditujukan untuk pembiayaan, Biaya Operasional Sekolah (Dana BOS) sebesar Rp. 45,1 triliun, dan pembayaran tunjangan profesi guru PNS Daerah sebesar Rp. 56,6 triliun.

Sementara itu anggaran pendidikan juga masuk dalam pengeluaran pembiayaan sebesar Rp. 2,5 triliun.

Senin, 05 September 2016

423.411 Siswa Bersekolah di Kota Bekasi 2016

Bang Imam
Kota Bekasi (BIB) - Sebanyak 423.411 siswa bersekolah di Kota Bekasi untuk semua jenjang pada Semester Ganjil Tahun Pelajaran 2016/2017.

Yang paling banyak ya... siswa sekolah dasar (SD) yakni sebanyak 239.449 siswa. Kemudian disusul jumlah siswa SMP sebanyak 88.346 siswa, SMA 37.012 siswa, SMK 58.572 siswa, dan SLB sebanyak 32 siswa.

Kalau dipisahkan berdasarkan jenis kelamin, maka jumlah siswa laki-laki sebanyak 217.990 siswa dan murid perempuan mencapai 205.421 orang.

Berikut jumlah siswa yang bersekolah di Kota Bekasi pada Semester Ganjil Tahun Pelajaran 2016/2017 :

Minggu, 04 September 2016

Ini Dapodik Siswa SMA Semester Ganjil di Kota Bekasi Tahun 2016

37.012 Siswa Dapodik SMA

Bang Imam
Kota Bekasi (BIB) - Tercatat sebanyak 37.012 siswa bersekolah pada jenjang SMA di Kota Bekasi untuk Semester Ganjil Tahun Pelajaran 2016/2017. Dari jumlah tersebut sebanyak 18.632 siswa bersekolah di SMA Negeri.

Berdasarkan Data Pokok Pendidikan Semster Ganjil, jumlah siswa Kelas 10 di SMA Negeri mencapai 6.320 siswa, Kelas 11 sebanyak 6.424 siswa dan Kelas 12 mencapai 5.888 siswa.

Sehingga diperkirakan jumlah siswa jenjang SMA yang bersekolah di swasta sebanyak 18.380 siswa.

Jumlah sekolah negeri sendiri di Kota Bekasi sebanyak 23 SMA, 4 diantaranya merupakan Unit Sekolah Baru (USB) yaitu; USB SMAN 19 Kota Bekasi, USB SMAN 20 Kota Bekasi, USB SMAN 21 Kota Bekasi dan USB SMAN 22 Kota Bekasi.

Sementara satuan pendidikan milik masyarakat sebanyak 88 SMA. Bila ditotal antara swasta dan negeri, jumlah SMA di Kota Bekasi mencapai 112 SMA.

Berikut Dapodik siswa SMA Semester Ganjil di Kota Bekasi Tahun Pelajaran 2016/2017 :