Tampilkan postingan dengan label SMK. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label SMK. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 24 Januari 2026

Layanan Pendidikan di Tingkat Provinsi di Indonesia Tahun 2026


Jakarta (BHC) -
Kewenangan provinsi dalam layanan pendidikan terbatas pada jenjang SMA, SMK, dan SLB. Sisanya untuk jenjang PAUD, SD, SMP, PKBM, dan SKB masih menjadi kewenangan pemerintah kabupaten/kota.

Namun, sejak Tahun Ajaran 2025/2026 telah berdiri Sekolah Rakyat, yakni SRD, SRMP, SRMA, maka kewenangan tersebut ada pada Kementerian Sosial.

Sehingga, walaupun jenjang SMA, misalnya, akan dipisahkan. Berdasarkan Data Pokok Pendidikan (Dapodik), Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah, jumlah Sekolah Rakyat Jnejang SMA di seluruh Indonesia mencapai 97 SRMA.

Senin, 29 Desember 2025

SMA Dan SMK Terfavorit di Kalimantan Tahun 2025


Ketapang (BHC) -
Sekolah swasta di Wilayah Kalimantan masih terkonsentrasi di perkotaan. Walaupun ada 1-2 di wilayah kecamatan, belum mendapatkan perhatian dari calon peserta didik.

Tetapi, perkembangan sekolah swasta di Kalimantan masih sangat menjanjikan. Mengingat, tingginya minat warga Kalimantan untuk mengenyam pendidikan. Disamping, karena memang pemerintah belum mampu menyediakan pendidikan berkualitas dan bermutu secara merata.

Mungkin 5 tahun ke depan, sekolah swasta unggulan akan menjamur di seantero Kalimantan. Apalagi dengan telah beroperasinya Ibukota Nusantara (IKN) di Kalimantan Timur.

Sebetulnya, beberapa sekolah yang bekerja sama dengan internasional (SPK) sudah ada beberapa yang berdiri di wilayah Kalimantan lo.

Sabtu, 27 Desember 2025

SMK Swasta Terfavorit di Jawa Tahun 2025


Kota Bekasi (BHC) -
Beberapa SMK Swasta di pulau jawa memiliki jumlah murid diatas 1.000 orang. Hal ini menunjukkan betapa sekolah tersebut menjadi incaran calon peserta didik baru dan tidak lagi tergantung pada sekolah negeri.

Fenomena tersebut sebenarnya sudah terjadi sejak 5 tahun terakhir. Selain di SMK Swasta, juga terjadi pada SD Swasta. Peserta didik pada jenjang ini sudah memastikan bahwa sekolah swasta (SD & SMK) tidak lagi menjadi pilihan ke-2 dalam SPMB.

Mereka sudah mantap memilih SMK Swasta Favorit dan SD Swasta Favorit.

Untuk jenjang SMK Swasta Favorit pilihan utama peserta didik lebih pada kepastian dalam penyaluran kerja sesuai dengan jurusan atau keahlian yang diambil saat bersekolah. Sekolah di SMK memang ditujukan bagi tenaga terampil siap kerja.

Semakin banyak murid pada swasta, tentu semakin favorit sekolahnya.

Jika memiliki murid 1.000 orang, itu artinya SMK tersebut telah memiliki minimal 27 rombongan belajar, dan rata-rata  tiap jenjang memiliki 9 rombel. Dan setiap rombel memiliki 36 murid.

Rabu, 24 Desember 2025

Sebaran SMA, SMK, MA dan SLB di Indonesia Tahun 2025

DAPODIKDASMEN SMA, SMK, SLB DI INDONESIA TAHUN 2025

 

No

Jenjang

Dapodikdasmen dan Emis

Sekolah

Murid

Rombel

Guru

Tendik

 

Jumlah

42.432

12.143.348

402.064

881.835

220.758

1

SMA

15.206

5.416.275

169.280

351.193

95.317

2

SMK

14.421

5.041.604

189.506

331.953

90.880

3

SLB

2.426

165.617

43.278

28.655

9.193

4

MA

10.374

1.519.852

-

170.016

25.368

5

MAK

5

-

-

18

-

Sumber : Dapodikdasmen dan Emis, 24 Desember 2025 

Jakarta (BHC) - Jumlah layanan pendidikan jenjang SMA, SMK, SLB, MA, dan MAK mencapai 42.432 lembaga. 

Dimana untuk jenjang SMA, SMK dan SLB merupakan kewenangan provinsi dan MA serta MAK menjadi kewenangan Kementerian Agama.

Data Emis untuk Madrasah Aliyah (MA) dan Madrasah Aliyah Kejuruan (MAK) sepertinya belum update untuk Semester Ganjil Tahun Ajaran 2025/2026.

Jadi, pembahasan kita fokus pada SMA, SMK, dan SLB saja ya.

Rabu, 29 Oktober 2025

Daftar Sekolah dan Madrasah Berdasarkan Desa di Kabupaten Bekasi Tahun 2025

4.372 Sekolah/Madrasah


Kota Deltamas (BHC) -
Sebanyak 3.620 sekolah sudah berdiri di Kabupaten Bekasi, Provinsi Jawa Barat per Nopember 2025. Sedangkan jumlah madrasah di Kabupaten Bekasi mencapai 752 lembaga. Sehingga total jumlah sekolah dan madrasah saat ini menjadi 4.372 lembaga.

Dan hanya 893 sekolah negeri. 

Ditinjau dari layanan, Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) mendominasi di Kabupaten Bekasi yang mencapai 1.990 lembaga, setara dengan 45,51%. PAUD yang dimaksud sudah termasuk 994 TK, 554 KB, 20 TPA, 91 SPS, dan 331 RA.

Dalam pembahasan kali ini, Bilqis Haura Consultant akan menyajikan sebaran sekolah dan madrasah di 187 desa/kelurahan di Kabupaten Bekasi. Sekolah yang dimaksud adalah TPA, KB, TK, SPS, SD, SMP, SMA, SMK, dan SLB pada pendidikan formal.

BACA JUGA : Sebaran Sekolah dan Madrasah Berdasarkan Kelurahan di Kota Bekasi Tahun 2025

Sementara yang masuk pendidikan non formal diantaranya, PKBM dan SKB. Dan ditambah dengan madrasah yang terdiri dari RA, MI, MTs, dan MA.

Senin, 27 Oktober 2025

Sebaran Sekolah dan Madrasah Berdasarkan Kelurahan di Kota Bekasi Tahun 2025

3.016 Sekolah/Madrasah


Kota Bekasi (BHC) -
Kota Bekasi hingga per Oktober 2025 sudah memiliki 3.016 sekolah/madrasah. Terdiri dari 2.468 sekolah (81,83%) dan 548 madrasah (18,17%). 

Dalam dokumen kali ini, kita akan menuliskan jumlah sekolah/madrasah berdasarkan kelurahan di Kota Bekasi. 

Sesuai dengan urutannya, dimulai dari kelompok layanan PAUD (TPA, KB, TK, RA, SPS), SD, MI, SMP, MTs, SMA, MA, SMK, dan SLB.

Serta terakhir PKBM dan SKB.

Coba, kamu cek kelurahan masing-masing tempat tinggalmu, daerah mana yang paling banyak memiliki sekolah dan madrasah ya.

Minggu, 26 Oktober 2025

Dapodik SMK Swasta di Kota Bekasi Tahun 2025

89,43% SMK Swasta


Kota Bekasi (BHC) -
Sekolah Menengah Kejuruan atau SMK menjadi salah satu jenjang pendidikan yang didominasi oleh sekolah swasta, selain layanan PAUD. 

Dari 142 SMK yang ada di Kota Bekasi, hanya 15 SMK Negeri atau setara dengan 10,57%. Sisanya sebanyak 127 SMK atau 89,43% merupakan SMK Swasta.

Minimnya partisipasi pemerintah dalam layanan SMK, tidak serta merta SMK Swasta panen murid. Masih ada SMK Swasta di Kota Bekasi yang kekurangan murid. 

Misalkan dari 127 SMK Swasta, masih ada 51 SMK swasta yang memiliki murid kurang dari 100 siswa, bahkan ada 16 SMK swasta yang cuma punya murid kurang dari 36 siswa atau kurang dari 1 rombongan belajar (rombel).

Serta ada 2 SMK swasta yang tidak memiliki murid sama sekali, alias nol dan terancam bangkrut. Artinya 40,15% SMK Swasta di Kota Bekasi kurang sehat alias kekurangan murid.

Dari 59.995 murid SMK di Kota Bekasi, sebanyak 42.086 murid merupakan siswa yang bersekolah di SMK Swasta. Setara dengan 70,14%.

Sabtu, 25 Oktober 2025

Daftar SD, SMP, SMA, SMK, dan SLB Swasta di Kota Bekasi Tahun 2025

809 Swasta


Kota Bekasi (BHC) -
Kota Bekasi per 25 Oktober 2025 memiliki 2.468 sekolah. Terdiri dari 423 sekolah negeri dan 2.045 sekolah swasta.

Dari 2.468 sekolah, sebanyak 1.178 merupakan layanan pendidikan anak usia dini (PAUD).

Lainnya 640 SD, 307 SMP, 118 SMA, 142 SMK, dan 12 SLB. Ada juga pendidikan non formal yakni 70 PKBM dan 1 SKB.

Yang lagi kita bahas saat ini adalah sekolah swasta dari jenjang SD, SMP, SMA, SMK, dan SLB. Jumlah sekolah swastanya mencapai 809 sekolah, dengan rincian 325 SD Swasta, 251 SMP Swasta, 95 SMA Swasta, 127 SMK Swasta, dan 11 SLB Swasta.

Selasa, 14 Oktober 2025

KBLI Pendidikan Untuk Perizinan Pendirian Sekolah dan Madrasah Tahun 2025

Klasifikasi Lapangan Usaha Indonesia atau KBLI yaitu sistem pengkodean standar yang disusun oleh Badan Pusat Statistik (BPS) untuk mengklasifikasikan aktifitas ekonomi di Indonesia berdasarkan lapangan usaha


Jakarta (BHC) -
KBLI sangat penting bagi pelaku usaha karena digunakan sebagai panduan untuk menentukan jenis usaha yang sesuai dan merupakan acuan dalam proses perizinan berusaha, seperti pengurusan izin usaha dan Nomor Induk Berusaha (NIB).

Di Indonesia, pendirian pendidikan harus dibawah badan hukum "YAYASAN". Yayasan sendiri bertujuan untuk tujuan Sosial, Keagamaan, dan Kemanusiaan.

Sedangkan kategori "Pendidikan" masuk dalam kategori kegiatan "Sosial".

KBLI seperti dipergunakan untuk izin usaha, sementara Pendidikan merupakan kategori Sosial, bukan kategori Usaha dan/atau Kegiatan. Namun, karena "Beban Resiko" kegiatan Pendidikan masuk "Resiko Tinggi" yang membutuhkan "Perizinan", makanya tetap harus menggunakan KBLI.

Sabtu, 20 September 2025

Berikut Daftar Sekolah Dengan Murid Terbanyak di Kota Bekasi Tahun 2025

Data Murid Semester Ganjil Tahun Ajaran 2025/2026


Kota Bekasi (BHC) -
Pemerintah Kota Bekasi hingga per September 2025, memiliki 2.467 sekolah. Terdiri dari 423 Sekolah Negeri dan 2.044 Sekolah Swasta.

Jenjang terbanyak yang menyumbang layanan pendidikan adalah Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) sebanyak 1.178 lembaga, setara dengan 47,75%.

Sedangkan jenjang SD 639 sekolah, SMP 307 sekolah, SMA 118 sekolah, SMK 142 sekolah, dan SLB 12 sekolah. Ada juga PKBM 70 sekolah dan SKB 1 sekolah.

Namun, yang dibahas kali ini hanya 1.206 sekolah yang mencakup SD, SMP, SMA, dan SMK. Dari jumlah tersebut, ada 310 sekolah yang memiliki murid diatas 500 anak.

Selasa, 16 September 2025

SD, SMP, SMA, SMK Terbanyak Memiliki Murid di Kota Cikarang Tahun 2025


Kota Cikarang (BHC) -
Jenjang SD, SMP, dan SMA masih didominasi sekolah negeri untuk murid terbanyak di Kota Cikarang.

Sedangkan jenjang SMK sudah disalip oleh sekolah swasta.

Memang, secara umum sekolah negeri di Kabupaten Bekasi masih menjadi incaran siswa. Selain gratis, sudah tersebar di setiap kecamatan. Kendati demikian, beberapa sekolah swasta, khususnya jenjang SD dan SMK saat ini menjadi primadona murid di Bekasi dan Kota Cikarang.

Data murid terbanyak yang dimaksud adalah, sekolah yang memiliki minimal 500 anak. Karena dengan jumlah siswa sebanyak itu, tentu sekolah sudah mampu mengadakan sarana dan prasarana standar mutu.

Kendati demikian, baru 113 sekolah yang sudah memiliki jumlah murid tersebut.

Selasa, 19 Agustus 2025

Standar Sarana dan Prasarana Sekolah/Madrasah Tahun 2025

Oleh : Tengku Imam Kobul Moh Yahya S

Walaupun sudah diatur dengan Standar Sarana dan Prasarana sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku, tetapi kondisi di lapangan tentu akan berbeda-beda. Terutama perbedaan geografis antara desa dan kota, struktur bangunan, dan juga berpengaruh terhadap sismtem pembelajaran di sekolah/madrasah tersebut.

Termasuk juga mempertimbangkan jenjang pendidikan (formal, nonformal dan informal), serta kondisi bangunan apakah sudah eksisting atau masih perencanaan. Jika masih dalam perencanaan, semua standar sarana dan prasarana sangat mungkin untuk ditaati dan sesuai ketentuan.

Sayangnya, beberapa daerah dan pejabat yang berwenang untuk menberikan Izin Pendirian Sekolah/Madrasah baik di Kabupaten/Kota maupun Provinsi terlalu "Kaku" membaca aturan, sehingga jika tidak sesuai biasanya perizinan langsung "ditolak" tanpa mempertimbangkan kondisi yang sebenarnya.

Jumat, 01 Agustus 2025

Dari Mana Memulai Izin Pendirian Sekolah atau Madrasah Tahun 2025 ?

Saya ingin membangun sekolah atau madrasah, mulai dari Mana ????

Ini pertanyaan yang banyak disampaikan kepada saya selaku konsultan pendidikan. Ok, kita sama-sama belajar ya. 

Untuk membangun atau membuat sekolah atau madrasah itu membutuhkan persyaratan, baik persyaratan umum maupun persyaratan teknis.

PERSYARATAN UMUM 

Secara umum, tentu kita sudah mengetahui hal-hal yang dibutuhkan untuk operasional sekolah atau amdrasah. Secara umum persyaratan yang wajib ada adalah sesuai dengan 8 Standar Nasional Pendidikan (SNP)/Madrasah.

Apa saya, standar yang dimaksud, yaitu : 

  1. Standar Kompetensi Lulusan;
  2. Standar Isi;
  3. Standar Proses;
  4. Standar Penilaian Pendidikan;
  5. Standar Pendidik dan Tenaga Kependidikan;
  6. Standar Sarana dan Prasarana;
  7. Standar Pengelolaan;
  8. Stnadar Pembiayaan;

Artinya, semua yang diatas ada standarisasinya mulai dari guru, tenaga kependidikan, bangunan, sarana, prasarana, pengelolaan hingga biaya yang dibutuhkan.

Tentang Standar Nasional Pendidikan/Madrasah akan kita bahas secara terpisah, karena saat ini sistem selalu berubah dan disesuaikan dengan kondisi jaman dan kebutuhan di masyarakat.

Selasa, 29 Juli 2025

Daftar SMK Paling Berprestasi di DKI Jakarta Tahun 2025


Jakarta (BHC) -
Provinsi Daerah Khusus Ibukota (DKI) Jakarta kini memiliki 558 SMK. Terdiri dari 74 SMK Negeri dan 484 SMK Swasta. Dan yang memiliki prestasi akademik dan non akademik sebanyak 122 SMK Negeri/Swasta.

Jumlah prestasi jenjang SMK di Provinsi DKI Jakarta dari periode tahun 2020 hingga Juli 2025 mencapai 639 prestasi. Yang paling banyak mendapatkan prestasi adalah SMK Negeri 57 Jakarta dengan prestasi sebanyak 41 prestasi.

BACA JUGA : SMK Swasta Favorit di Jakarta

Prestasi SMKN 57 Jakarta menjadi uruttan ke-10 di Indonesia. Berada dibawah;

  1. SMK Negeri 1 Wonosari (74)
  2. SMK Telkom Sandhy Putra (67)
  3. SMK Telkom Sidoarjo (52)
  4. SMK Negeri 1 Bontang (50)
  5. SMK Negeri 1 Batam (49)
  6. SMK Negeri 12 Surabaya (47)
  7. SMK Negeri 1 Tarakan (46)
  8. SMK Negeri 4 Tanjungpinang (45)
  9. SMK Negeri 1 Denpasar (41)
  10. SMK Negeri 57 Jakarta (41)

Sabtu, 26 Juli 2025

Sekolah Paling Berprestasi di Kota Depok Tahun 2025


Kota Depok (BHC) -
Kota Depok juga memiliki prestasi akademik dan non akademik, terutama di bidang olahraga; riset dan inovasi; serta seni budaya.

Tercatat dari laman Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) jumlah sekolah berprestasi di Kota Depok hingga tahun 2025 mencapai 175 sekolah/madrasah. Terdiri dari 59 SD/MI, 72 SMP/MTs, 34 SMA/MA, 8 SMK, dan 2 SLB.

SMA Avicenna Cinere merupakan sekolah paling berprestasi di Kota Depok dengan memiliki 221 prestasi.

Ini Sekolah Paling Berprestasi di Kota Bogor Tahun 2025


Kota Bogor (BHC) -
Kota Bogor sudah memiliki 118 sekolah/madrasah berprestasi. Prestasi yang dimaksud adalah lomba bidang olahraga; riset dan inovasi; serta seni dan budaya.

Rinciannya 41 SD/MI berprestasi, 39 SMP/MTs berprestasi, 29 SMA/MA berpretasi, 7 SMK berprestasi, dan 2 SLB berprestasi.

Berdasarkan bidang maka, bidang olahraga 84 prestasi, bidang riset dan inovasi 556 prestasi, dan bidang seni budaya sebanyak 133 prestasi.

Sementara berdasarkan prestasi murid, maka 85 orang murid SD, 197 murid SMP, 465 murid SMA, 17 murid SMK, dan 6 murid SLB.

Kamis, 24 Juli 2025

Prestasi Sekolah di Kota Tangerang Selatan Tahun 2025


Serpong (BHC) -
Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) telah merangkum prestasi murid dan sekolah baik di bidang olahraga; riset dan teknologi dan seni budaya. 

Berdasarkan kategori tersebut sejumlah prestasi yang ditorehkan oleh Kota Tangerang Selatan adalah; bidang olahraga 393 prestasi, bidang riset dan inovasi sebanyak 1.012 prestasi, dan bidang seni budaya mencapai 471 prestasi.

Kota Tangerang Selatan juga menjadi urutan ke-1 di Provinsi Banten untuk tingkat kabupaten/kota yang memiliki prestasi murid.

Rabu, 23 Juli 2025

Sekolah Paling Berprestasi di Kota Tangerang Tahun 2025


Kota Tangerang (BHC) -
Sekolah di Kota Tangerang sudah memiliki 1.180 prestasi. Dengan jumlah sekolah mencapai 229 sekolah.

Prestasi yang dimaksud adalah bidang olahraga sebanyak 475 prestasi, bidang riset dan inovasi sebanyak 575 prestasi dan bidang seni budaya sebanyak 207 prestasi.

Untuk 8 kabupaten/kota di Banten, Kota Tangerang memperoleh prestasi dengan urutan ke-2 terbanyak. Hanya kalah dengan Kota Tangerang Selatan.

Daftar Sekolah Paling Berprestasi di Kabupaten Bogor Tahun 2025

 992 Prestasi


Kota Cibinong (BHC) -
Prestasi bidang pendidikan baik secara perorangan (murid) maupun sekolah di Kabupaten Bogor cukup membanggakan. Secara khusus dari 27 kabupaten/kota di Provinsi Jawa Barat, Kabupaten Bogor masuk urutan ke-2 dibawah Kota Bandung.

Prestasi peserta didik di Kabupaten Bogor periode 2016-2025 sebanyak 992, dengan rincian 86 prestasi jenjang SD, 375 prestasi jenjang SMP, 514 prestasi jenjang SMA, 8 prestasi jenjang SMK, dan 9 prestasi jenjang SLB. 

Selasa, 22 Juli 2025

Ini Daftar Sekolah Paling Berprestasi di Kabupaten Bekasi Tahun 2025


Kabupaten Bekasi (BHC) -
Prestasi adalah salah satu yang dikejar dan diburu baik murid maupun sekolah. 

Kabupaten Bekasi sudah memiliki prestasi bidang olahraga; riset dan inovasi; serta seni dan budaya di bidang pendidikan dari jenjang SD-SMA sebanyak 612 peserta didik. Jika dilihat berdasarkan bidang maka bidang olahraga 43 peserta didik, bidang riset dan inovasi sebanyak 466 peserta didik, dan bidang seni dan budaya sebanyak 127 peserta didik.

Data ini berasal dari prestasi murid mulai dari tahun 2016-2025.

Untuk tingkat Jawa Barat, prestasi Kabupaten Bekasi berada di urutan ke-7 dari 27 kabupaten/kota di Jawa Barat.