Selasa, 02 Juni 2026

SPMB SMA, SMK Jawa Barat Tahun 2026

Sudah Dimulai 29 Mei 2026

Kota Bandung (BHC) - Seleksi Penerimaan Murid Baru (SPMB) Tingkat SMA Negeri dan SMK Negeri di Provinsi Jawa Barat sudah dimulai sejak 29 Mei 2026. 

Ada 4 jalur SPMB jenjang SMA dan SMK, diantaranya jalur Domisili, Afirmasi, Prestasi dan Mutasi. SPMB SMA dan SMK di Provinsi Jawa Barat dilaksanakan dalam 2 tahap.

Pendaftaran SPMB Tahap I akan dimulai pada 15-19 Juni 2026. Sebelumnya sebanyak 40 SMA/SMK Negeri sudah terlebih dahulu melaksanakan SPMB Sekolah Maung.

SMA Negeri di Jakarta Tahun 2026


Jakarta (BHC) -
SMA di Provinsi DKI Jakarta berjumlah 520. Sebanyak 121 diantaranya merupakan SMA Negeri. Selebihnya, sebanyak 399 merupakan SMA Swasta. Hanya ada 117 SMA Negeri yang ikut SPMB Online, sisanya 2 SMA Negeri melakukan SPMB secara mandiri yaitu SMA Unggul M.H. Thamrin dan SMA Negeri Ragunan Jakarta.

Sedangkan 2 SMA Negeri lainnya merupakan Sekolah Rakyat, yakni SRMA 9 Jakarta Timur dan SRMA 10 Jakarta Selatan.

Jadi SMA Swasta mencapai 76,92%.

Sedangkan SMA Negeri hanya sekitar 23.08%.

BACA JUGA : Daftar SMA Swasta di Jakarta Tahun 2024

Kota Jakarta Timur memiliki 41 SMA Negeri, setara dengan 31.49%. Sisanya di 31 SMA Negeri di Jakarta Selatan, 17 SMA Negeri masing-masing di Jakarta Barat dan Jakarta Utara, 14 SMA Negeri di Jakarta Pusat, serta 1 SMA Negeri di Kepulauan Seribu.

Daftar Sekolah Maung Tahun 2026


Sekolah Maung adalah sekolah transformasi SMA/SMK Negeri menjadi sekolah unggulan di Provinsi Jawa Barat.

Awalnya digadang-gadang ada 41 sekolah yang menjadi Sekolah Maung. Al hasil ternyata tersisa menjadi 40 sekolah saja. Yaitu 28 SMA Negeri dan 12 SMK Negeri.

Satu SMK Negeri yang ada di Purwakarta tidak terlihat wujudnya hingga akhir pendaftaran.

Seleksi Sekolah Maung hanya memakai Jalur Prestasi, dengan 4 jalur utama yakni, Jalur Potensi Akademik, Kompetensi Akademik Rapor, Kompetensi Akademik Kejuaraan dan Kompetensi Non Akademik.

Masing-masing mendapatkan jatah kuota untuk Potensi Akademik (10%), Rapor (50%), Kejuaraan (20%) dan Non Akademik (20%).

Senin, 01 Juni 2026

Pendaftar Sekolah Maung Jenjang SMK di SPMB Tahun 2026

Dari dari 13 SMK Menjadi 12 SMK


Kota Bekasi (BHC) -
Pendaftaran Sekolah Maung sudah ditutup hingga 29 Mei 2026. Saat ini sedang dilakukan verifikasi dan validasi dokumen hingga 2 Juni 2026.

Pengumuman dilakukan 8 Juni 2026.

Sedianya peserta Sekolah Maung sebanyak 41 SMA/SMK Negeri. Tetapi, belakangan SMK Negeri Manusia Unggul di Purwakarta tidak jadi diikutsertakan, sehingga peserta berkurang menjadi 40 Sekolah Maung.

Dengan rincian 28 SMA Negeri dan 12 SMK Negeri.

Secara umum, pendaftar cukup menjanjikan. Tetapi, jika dipersempit menurut jalur, 3 jalur di jenjang SMK Negeri tidak memenuhi kuota sesuai dengan daya tampung yang disediakan.

Seperti Jalur Potensi Akademik, Jalur Potensi Akademik Kejuaraan dan Kompetensi Non Akademik ternyata jauh dari harapan.

Untuk Jalur Potensi Akademik misalnya dari 791 daya tampung yang tersedia, pelamar calon murid baru cuma 23 orang, setara dengan 2,90%. Artinya ada 768 kursi (97,1%) kosong melompong tanpa pelamar. 

Dan pelamar Kompetensi Akademik Kejuaraan cuma 31 orang (1,96%) pendaftar, padahal kuota yang disediakan mencapai 1.580 kursi. Akhirnya mubajir kursi Kompetensi Akademik Kejuaraan mencapai 1.549 kuris yang setara dengan 98,04% kursi tersisa.

Juga termasuk pada Jalur Kompetensi Non Akademik yang pendaftarnya cuma 943 orang (59,68%), padahal daya tampung yang tersedia sebanyak 1.580 kursi. Dengan demikian tersisa kursi tanpa pelamar sebanyak 637 kursi (40,32%).

Universitas di Indonesia Tahun 2026


Jakarta (BHC) -
Universitas atau perguruan tinggi di Indonesia mencapai 913 kampus. Namun, keseluruhan perguruan tinggi dari berbagai bentuk sebanyak 4.030 kampus.

Di Indonesia, bentuk perguruan tinggi termasuk universitas, institut, sekolah tinggi, politeknik, dan akademi.

Sebaran perguruan tinggi di Pulau Jawa masih mendominasi ya, mencapai 1.354 kampus yang setara dengan 33,59%.

BACA JUGA : Daftar Perguruan Tinggi Negeri 2026

Untuk universitas saja di Pulau Jawa mencapai 487 kampus (53,57%) dari 913 kampus. 72 kampus diantaranya merupakan Perguruan Tinggi Negeri yang ada di Pulau Jawa.