Jayapura (BHC) - Berdasarkan catatan Bilqis Haura Consultant, pada tahun 2026 ini ada 56 perusahaan yang mengikuti program Proper KLH/BPLH dari Tanah Papua.
Yang paling menonjol adalah Pertamina, Listrik, Freeport dan perkebunan sawit. Uniknya di Provinsi Papua Pegunungan belum ada perusahaan yang mengikuti Proper tahun ini.
Semoga dengan mengikuti proper semakin transparan pengelolaan dan pengendalian lingkungan di perusahaan tersebut agar tidak terjadi lagi bencana kerusakan lingkungan, hutan, alam dan kebakaran yang lebih parah di tanah papua.
Mengingat, Papua menjadi salah satu paru-paru dunia yang hutannya menghasilkan oksigen yang bisa kita hirup hingga saat ini.



