Selasa, 20 November 2018

Wah...IPM Kota Bekasi Sangat Tinggi

80,30


Kota Bekasi (BIB) - Wah... hebat ya, Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kota Bekasi masuk kategori IPM Tinggi dengan nilai 80,31. IPM tinggi ini menjadikan Kota Bekasi sebagai pemilik IPM tertinggi kedua di Provinsi Jawa Barat setelah Kota Bandung.

Perkembangan Kota Bekasi sebagai kota penyeimbang dan mitra Ibukota DKI Jakarta memang cukup menggembirakan saat ini.

IPM yang tinggi ini juga didasarkan karena rata-rata lama sekolah di Kota Bekasi tahun 2017 mencapai angka 10,93, itu artinya setiap orang di Kota Bekasi sudah masuk Kelas 11 SMA/SMK. Angka ini sama halnya dengan rata-rata lama sekolah yang dimiliki oleh Kota Cimahi. Sedangkan rata-rata lama sekolah di Kota Bandung hanya 10,59 masih dibawah Kota Depok, Kota Cimahi dan Kota Bekasi.

Untuk Harapan Lama Sekolah menurut BPS, Kota Bekasi memiliki nilai sebesar 13,51 atau dapat dikatakan sudah lulus SMA/SMK.

Senin, 12 November 2018

Tahukah Kamu, Bahwa Tambun Selatan Merupakan Kecamatan di Indonesia Yang Paling Banyak Memiliki Siswa Tahun 2018???

Siswa 90.627 Anak


Kota Cikarang (BIB) - Tahukah kamu, bahwa siswa terbanyak jika dihitung berdasarkan persebaran di Kecamatan, maka Kecamatan Tambun Selatan di Kabupaten Bekasi merupakan daerah yang memiliki jumlah siswa terbanyak di Indonesia.

Tercatat, jumlah siswa di Kecamatan Tambun Selatan mencapai 90.627 siswa. Di Tambun Selatan sudah berdiri sebanyak 215 sekolah, yang terdiri dari 101 SD, 57 SMP, 24 SMA, 28 SMK, dan 5 SLB.

Luas Kecamatan Tambun Selatan sendiri cuma 43,10 km dengan jumlah penduduk 417.008 jiwa. Batas-batas Kecamatan Tambun Selatan adalah sebelah utara : Kecamatan Tambun Utara (Kab. Bekasi), selatan : Kecamatan Mustikajaya (Kota Bekasi), barat : Kecamatan Cikarang Barat dan Cibitung (Kab. Bekasi), dan sebelah barat : Kecamatan Bekasi Timur (Kota Bekasi).

Kecamatan Tambun Selatan terdiri dari 1 kelurahan dan 9 desa, yaitu : Kelurahan Jatimulya, Desa Lambangjaya, Lambangsari, Mangunjaya, Mekarsari, Setiadarma, Setiamekar, Sumberjaya, Tambun, dan Tridayasakti.

BACA JUGA :
Ini Daftar SD di Tambun Selatan 2018 

Sedangkan, kecamatan kedua yang memiliki jumlah siswa adalah Kecamatan Duren Sawit, Kota Jakarta Timur yakni sebanyak 77.463 siswa.

Berikut ini adalah kecamatan di Indoensia yang memiliki siswa terbanyak di Indonesia untuk Semester Ganjil Tahun Ajaran 2018/2019 :

Minggu, 11 November 2018

Ini Daftar SD di Tambun Selatan

44.604 Siswa SD


DAPODIK SD DI TAMBUN SELATAN SEMESTER GANJIL T.A 2018/2019

Status
Sekolah
Siswa
Guru
Peg
Rombel
Ruang
Kelas
Ruang
Perpus
Ruang
Lab
Negeri
64
31.417
1.238
106
1.049
524
12
28
Swasta
38
13.187
724
59
493
532
51
31
Jumlah
102
44.604
1.962
165
1.542
1.056
63
59
Sumber : Dapodik diolah Bang Imam Berbagi, 2018
 

Tambun Selatan (BIB) - Jumlah satuan pendidikan di Kecamatan Tambun Selatan jenjang SD sebanyak 102 SD. Terdiri dari 64 SD Negeri dan 38 SD Swasta.

Sementara itu jumlah peserta didik mencapai 44.604 siswa. Terdiri dari 31.417 siswa bersekolah di SD Negeri dan 13.187 siswa bersekolah di SD Swasta.

Sedangkan jumlah guru SD di Tambun Selatan sebanyak 1.962 guru, terdiri dari 1.238 guru SD Negeri dan 724 guru SD Swasta.

Jumlah rombel jenjang SD pada Semester Ganjil Tahun Ajaran 2018/2019 mencapai 1.542 rombel, yang terdiri dari 1.049 rombel SD Negeri dan 493 rombel SD Swasta.

Untuk jumlah ruang kelas yang tersedia pada jenjang SD sebanyak 1.056 ruang, terdiri dari 524 ruang kelas SD Negeri dan 532 ruang kelas SD Swasta.

Berikut ini daftar satuan pendidikan di Kecamatan Tambun Selatan :

Sabtu, 10 November 2018

Ini Daftar SMP di Tambun Selatan Tahun 2018

22.947 Siswa


DAPODIK SMP DI TAMBUN SELATAN SEMESTER GANJIL T.A 2018/2019
Status
Sekolah
Siswa
Guru
Peg
Rombel
Ruang
Kelas
Ruang
Perpus
Ruang
Lab
Negeri
13
14.919
572
129
389
300
25
12
Swasta
44
8.028
486
58
296
349
94
42
Jumlah
57
22.947
1.058
187
685
649
119
54
Sumber : Dapodik diolah Bang Imam Berbagi, 2018

Tambun Selatan (BIB) - Jumlah satuan pendidikan jenjang SMP di Kecamatan Tambun Selatan sebanyak 57 sekolah, terdiri dari 13 SMP Negeri dan 44 SMP Swasta. Sedangkan jumlah siswa saat ini mencapai 22.947 siswa, terdiri dari 14.919 siswa SMP Negeri dan 8.028 siswa SMP Swasta.

Untuk komposisi guru, saat ini terdapat 572 guru SMP Negeri yang tersebar di 13 SMP dan 486 guru SMP Swasta yang tersebar di 44 SMP milik masyarakat ini.

Jumlah rombel yang tersedia sebanyak 685 rombel dengan ruang kelas yang tersedia sebanyak 649 ruang.

Berikut ini adalah daftar SMP yang sudah beroperasi di Kecamatan Tambun Selatan 2018 :

Rabu, 07 November 2018

CARA MEMBUAT LAPORAN SEMESTER DPLH 2018

Kewajiban Pelaporan Setiap 6 Bulan Sekali

Bang Imam 0813 14 325 400

Kota Bekasi (BIB) - Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 27 Tahun 2012 tentang Izin Lingkungan pada Pasal 53 ayat (1) huruf b dan ayat 2 tentang Kewajiban Pemegang Izin Lingkungan adalah :

Pasal 53 ayat (1) huruf b

"membuat dan menyampaikan laporan pelaksanaan terhadap persyaratan dan kewajiban dalam Izin Lingkungan kepada Menteri, Gubernur, atau Bupati/Walikota"


Pasal 53 ayat (2)

"Laporan sebagaimana dimaksud pada ayat (1) huruf b disampaikan secara berkala setiap 6 (enam) bulan"


Nah, berdasarkan acuan diatas, maka kegiatan eksisting atau Dokumen Pengelolaan Lingkungan Hidup (DPLH/UKL-UPL) wajib menyampaikan LAPORAN SEMESTER (6 BULAN) kepada Bupati/Walikota (Dinas Lingkungan Hidup) dan ditembuskan kepada instansi yang menyangkut terhadap usaha dan/atau kegiatan pemrakarsa.

Berikut ini adalah tata cara membuat LAPORAN SEMESTER (6 BULAN) DPLH 2018 :

Selasa, 06 November 2018

DAPODIK DI KABUPATEN BEKASI TAHUN 2018

537.291 Siswa

Cikarang (BIB) - Data pokok pendidikan pada Semester Ganjil Tahun Ajaran 2018/2019 untuk Kabupaten Bekasi mencapai 537.291 siswa.

Jumlah tersebut terdiri dari 309.879 siswa SD (57,67%), siswa SMP sebanyak 116.673 siswa (21,71%), siswa SMA sebanyak 48.736 siswa (9,07%), siswa SMK sebanyak 61.367 siswa (11,42%), dan siswa SLB sebanyak 636 siswa atau setara dengan 0,11%).

Jumlah sekolah di Kabupaten Bekasi saat ini sebanyak 1.646 sekolah, yang terdiri dari 985 SD, 347 SMP, 116 SMA, 188 SMK, dan 10 SLB.

Sedangkan jumlah rombongan belajar saat ini sebanyak 18.264 rombel, yang terdiri dari 10.980 rombel SD, 3.508 rombel SMP, 1.496 rombel SMA, 2.160 rombel SMK, dan 120 rombel SLB.

Sementara itu jumlah guru di Kabupaten Bekasi sebanyak 22.959 orang, terdiri dari guru SD 12.817 orang, guru SMP 5.074 orang, guru SMA 2.379 orang, guru SMK 2.608 guru SMK, dan 81 guru SLB.

Senin, 05 November 2018

DAPODIK NASIONAL SEMESTER GANJIL TAHUN AJARAN 2018/2019

Siswa Didominasi di Pulau Jawa


Jakarta (BIB) - Data Pokok Pendidikan pada Semester Ganjil Tahun Ajaran 2018/2019 didominasi pergerakan di pulau Jawa. Terutama untuk Provinsi Jawa Barat, Jawa Timur, Jawa Tengah, Banten dan DKI Jakarta.

Bila dihitung berdasarkan sebaran satuan pendidikan berdasarkan pulau, maka jumlah satuan pendidikan di P. Jawa mencapai 97.965 sekolah, itu artinya 44,68% sekolah berada di P. Jawa. 

Sisanya di P. Sumatera 53.608 sekolah (24,45%), P. Kalimantan 17.897 sekolah (8,16%), P. Sulawesi 23.725 sekolah (10,83%). 

Sedangkan persebaran peserta didik juga didominasi di P. Jawa yakni sebesar 22.801.794 siswa atau setara dengan 50,48%. Sebaran kedua di P. Sumatera dengan jumlah peserta didik sebanyak 11.052.160 siswa (24,47%). Sehingga untuk jumlah siswa di P. Jawa dan P. Sumatera mencapai 33.853.954 siswa atau sama dengan 74,96%.

Jumat, 02 November 2018

Cara Membuat Dokumen DPLH Tahun 2018

Apakah Anda Kesulitan Menyusun DPLH ???

*Oleh : Tengku Imam Kobul Moh Yahya S (Bang Imam)

Mendukung Kota Tanpa Kumuh program Dirjen Cipta Karya, PUPR
Foto : Bang Imam / Tengku Imam Kobul Moh Yahya S

Dokumen Lingkungan Hidup merupakan dokumen yang memuat pengelolaan dan pemantauan lingkungan hidup yang dipersyaratkan oleh Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2009 tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup. 

Agar lebih jelas, silahkan simak ulasan ini, atau dapat berkonsultasi langsung alamat dan nomor kontak ada di bawah ulasan.

Nah, yang dimaksud dengan dokumen lingkungan hidup terdiri atas; 
  • AMDAL (Analisis Mengenai Dampak Lingkungan Hidup) ;
  • UKL-UPL (Upaya Pengelolaan Lingkungan Hidup dan Upaya Pemantauan Lingkungan Hidup)
  • SPPL (Surat Pernyataan Kesanggupan Pengelolaan dan Pemantauan Lingkungan Hidup) ;
  • DPPL (Dokumen Pengelolaan dan Pemantauan Lingkungan Hidup) ;
  • SEMDAL (Studi Evaluasi Mengenai Dampak Lingkungan Hidup) ;
  • SEL (Studi Evaluasi Lingkungan Hidup) ;
  • PIL (Penyajian Informasi Lingkungan) ;
  • PEL (Penyajian Evaluasi Lingkungan) ;
  • DPL (Dokumen Pengelolaan Lingkungan Hidup) ;
  • RKL-RPL (Rencana Pengelolaan Lingkungan dan Rencana Pemantauan Lingkungan) ;
  • DELH (Dokumen Evaluasi Lingkungan Hidup) ; 
  • DPLH (Dokumen Pengelolaan Lingkungan Hidup) ; dan
  • Audit Lingkungan.

Kamis, 01 November 2018

DAPODIK SD DI KOTA BEKASI 2018

69,24% Siswa Sekolah di SD Negeri


DAPODIK SD DI KOTA BEKASI 2018

No
Kecamatan
Sekolah
Siswa
Negeri
Swasta
Total
Negeri
Swasta
Total
1
Bekasi Timur
68
25
93
23.032
9.102
32.134
2
Bekasi Barat
50
30
80
19.238
6.519
25.757
3
Bekasi Selatan
40
24
64
12.367
5.730
18.097
4
Bekasi Utara
49
35
84
21.977
10.885
32.862
5
Medansatria
20
33
53
8.066
6.812
14.878
6
Rawalumbu
37
30
67
15.017
9.955
24.972
7
Bantargebang
17
9
26
8.229
2.771
11.000
8
Mustikajaya
22
21
43
16.471
6.687
23.158
9
Jatiasih
39
27
66
15.673
6.174
21.847
10
Pondokgede
37
26
63
17.644
5.378
23.022
11
Pondokmelati
19
14
33
9.516
3.614
13.130
12
Jatisampurna
19
17
36
7.509
3.967
11.476

Jumlah
417
291
708
174.739
77.594
252.333
Sumber : Bang Imam Berbagi, 2018


Kota Bekasi (BIB) - Sebanyak 69,24% siswa jenjang pendidikan dasar atau setingkat SD di Kota Bekasi pada Semester Ganjil Tahun Ajaran 2018/2019 bersekolah di SD Negeri. Jika dihitung, maka jumlah siswa yang bersekolah di SD Negeri di Kota Bekasi mencapai 174.739 siswa.

Siswa tersebut bersekolah di 417 SD Negeri.

Jumlah satuan pendidikan jenjang SD di Kota Bekasi saat ini mencapai 708 SD, yang terdiri dari 417 SD Negeri dan 291 SD Swasta. Itu artinya, sebanyak 58,90% merupakan satuan pendidikan milik pemerintah. Sisanya 41,90% merupakan sekolah milik swasta.