Tampilkan postingan dengan label SPMB Jawa Barat. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label SPMB Jawa Barat. Tampilkan semua postingan

Kamis, 02 Juli 2026

Data dan Fakta SPMB SMA dan SMK di Jawa Barat Tahun 2026

2.074 Peserta SPMB

Kota Bandung (BHC) -
Agar pemerataan layanan pendidikan tercipta secara adil di Provinsi Jawa Barat, Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Barat membagi ke dalam sistem dalam Penerimaan Murid Baru jenjang SMA/SMK di 27 Kabupaten/Kota.

Untuk jenjang SMA, ada jalur SPMB melalui SPMB Reguler, Sekolah Rakyat, Sekolah Manusia Unggul, Sekolah Hybrid, dan Sekolah Swasta Kerjasama.

Sedangkan untuk jenjang SMK proses SPMB dilakukan dengan pengelompokan SMK Negeri, SMK Sekolah Maung, dan SMK SSK saja.

Jika ditotal, jumlah peserta menjadi 2.074 peserta. Dengan jumlah daya tampung ... kursi.

Rabu, 01 Juli 2026

Daftar SMA, SMK "SSK" di Jawa Barat Tahun 2026


Kota Bandung (BHC) -
Dari data yang dipublish Haura Bilqis Consultant, ada sekitar 405 SMA Swasta yang ikut bergabung dalam program pendidikan beasiswa berupa "Sekolah Swasta Kerjasama" agar terciptanya pemerataan pendidikan di seluruh Provinsi Jawa Barat.

Sedangkan jenjang SMK SSK ada 726 lembaga. Sehingga jumlah SSK di Jawa Barat pada SPMB Tahun 2026 adalah 1.131 SMA/SMK.

Selasa, 30 Juni 2026

Sekolah Hybrid/Terbuka di Jawa Barat Untuk Menampung Siswa di SPMB Tahun 2026

170 SMA Hybrid/Terbuka

Kota Bandung (BHC) - Selain status sekolah negeri dan swasta, Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Barat kini membagi status sekolah berdasarkan jalur penerimaan siswa baru tahun 2026.

Ada Sekolah Manusia Unggul (Maung) dengan sistem SPMB murni prestasi siswa. Selain itu ada Sekolah Unggul Garuda milik Kemendiktisaintek yang juga menerima murid dengan jalur prestasi.

Sedangkan jalur siswa miskin pada Desil 1 dan Desil 2 yang masuk dalam daftar DTSEN diseleksi lewat Sekolah Rakyat milik Kementerian Sosial.

Tak kalah gercep, Jawa Barat juga membuka kerjasama dengan sekolah swasta lewat program beasiswa untuk siswa miskin sbesar Rp2.700.000,00 per siswa per tahun melalui skema SSK "Sekolah Swasta Kerjasama".

Yang terakhir agar pemerataan terhadap akses pendidikan terjaga di Jawa Barat, baru-baru ini dibentuk pula SMA Terbuka atau SMA Hybrid.

Ada 170 SMA Hybrid tahun ini, terdiri dari 105 SMA Negeri dan 65 SMA Swasta.

Senin, 29 Juni 2026

Pendaftar dan Daya Tampung SPMB SMA dan SMK Negeri di Bandung Raya Tahun 2026

280.031 Pendaftar Se-Bandung Raya

Kota Bandung (BHC) - Polemik demi polemik dalam SPMB masih terjadi hingga tahun ini. Masalahnya cuma berkutst disitu-situ saja. Ada penambahan rombel, Unit Sekolah Baru, nama sekolah baru, jenis jalur SPMB hingga penambahan rombel.

Yang terbaru di Provinsi Jawa Barat adanya Sekolah Manusia Unggul (Maung) yang di upgrade adalah sejumlah sekolah, 40 SMA/SMK lama dan 1 SMK Negeri baru.

Baru-baru ini muncul lagi, istilah pemerataan pendidikan dengan menggandeng sekolah swasta untuk menerima siswa miskin dari Desil 1-5 yang masuk daftar DTSEN. Sekolah yang ikut berpartisipasi dibedakan dengan gelar baru "SSK" atau Sekolah Swasta Kerjasama.

Minggu, 28 Juni 2026

Data SPMB SMA dan SMK Negeri di Wilayah Priangan Jawa Barat Tahun 2026

Kondisi Sekolah dan Murid di Priangan Tahun 2026

No

Kab/Kota

Total

SMA

SMK

Jumlah

Negeri

Swasta

Jumlah

Negeri

Swasta

1

Kota Banjar

20

4

3

1

16

4

12

2

Kota Tasikmalaya

82

31

11

20

51

4

47

3

Kab. Ciamis

102

37

18

19

65

9

56

4

Kab. Garut

315

144

32

112

171

15

156

5

Kab. Pangandaran

40

10

7

3

30

6

24

6

Kab. Tasikmalaya

216

80

19

61

136

14

122

 

Jumlah

775

306

90

216

469

52

417

Kota Banjar (BHC) - Wilayah Priangan terdiri dari Kabupaten Garut, Kota Tasikmalaya, Kabupaten Tasikmalaya, Kota Banjar, Kabupaten Ciamis, dan Kabupaten Pangandaran. Jumlah SMA/SMK di Priangan mencapai 775 lembaga

Terdiri dari 306 SMA dan 469 SMK. Jumlah sekolah negeri sebanyak 142 SMA/SMK, dengan rincian 90 SMA Negeri dan 52 SMK Negeri.

Sabtu, 27 Juni 2026

Berapa Sih Jumlah Siswa SMA Swasta di Jawa Barat Tahun 2026?

Dari 863.128 siswa SMA di Jawa Barat hanya 33,75% yang menjadi siswa di SMA Swasta, setara dengan 291.314 siswa


Kabupaten Bogor (BHC) -
Data Pokok Pendidikan atau Dapodik mencatat data siswa SMA di Provinsi Jawa Barat pada Semester Genap Tahun Ajaran 2025/2026 mencapai 863.128 siswa.

Namun, yang bersekolah di SMA Swasta hanya 291.314 siswa (33,75%).

Sehingga yang bersekolah di SMA Negeri mencapai 571.814 siswa (66,25%).

Pantas saja SMA Swasta benar-benar kekurangan murid ya.

Padahal dari 1.917 SMA di seluruh Provinsi Jawa Barat, cuma 540 SMA Negeri (28,16%). Ini juga sudah termasuk Unit Sekolah Baru (USB) dan Sekolah Rakyat Jenjang SMA milik Kementerian Sosial.

Jadi, sangat jomplang teteh murid SMA Negeri ketimbang murid SMA Swasta di Jawa Barat.

Selasa, 23 Juni 2026

PCMB SPMB SMA Negeri dan SMK Negeri di Kota Bandung Tahun 2026


Kota Bandung (BHC) -
Kota Bandung kini memiliki 30 SMA Negeri dan 16 SMK Negeri. Ada 2 Unit Sekolah Baru (USB) di Kota Bandung yaitu USB SMA Negeri 28 Bandung dan USB SMA Negeri 29 Bandung,

Ada juga 1 sekolah rakyat jenjang SMA. 

Jumlah keseluruhan SMA dan SMK di Kota Bandung mencapai 259 lembaga. Terdiri dari 152 SMA dan 107 SMK. Dengan jumlah 46 SMA/SMK Negeri, maka jumlah sekolah milik pemerintah di Kota Bandung jenjang menengah hanya 17,76%. Sedangkan sisanya 213 merupakan SMA/SMK Swasta yang setara dengan 82,24%.

Sabtu, 13 Juni 2026

PCMB SMA dan SMK Negeri di Kabupaten Bekasi Tahun 2026

72.187 Calon Siswa Mendaftar di PCMB

Kota Cikarang (BHC) - Kabupaten Bekasi di Provinsi Jawa Barat kini memiliki 60 SMA/SMK Negeri. Terdiri dari 45 SMA Negeri dan 15 SMK Negeri.

Tahun Ajaran 2026/2027 ini, Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Barat telah menambah 2 Unit Sekolah Baru (USB) di Kabupaten Bekasi, yaitu USB SMA Negeri 2 Cikarang Timur dan USB SMA Negeri 2 Karangbahagia. 

Potensi Calon Murid Baru SMA/SMK Negeri di Kabupaten Bekasi pada SPMB Tahun 2026 mencapai 72.187 siswa. 

Terdiri dari Pendaftar jenjang SMA pada PCMB SPMB SMA Negeri di Kabupaten Bekasi mencapai 57.396 siswa. Dan PCMB jenjang SMK Negeri sebanyak 14.791 siswa. 

Sementara daya tampung 44 SMA Negeri sebanyak 16.772 kuris dan 15 SMK Negeri sebesar 7.216 kursi. Dengan demikian total daya tampung SMA/SMK Negeri di Kabupaten Bekasi adalah 23.988 kursi

Jumat, 05 Juni 2026

Daftar SMA Swasta di Provinsi Jawa Barat Tahun 2026

Cibinong (BHC) - Provinsi Jawa Barat telah memiliki 1.917 SMA. Terdiri dari 540 SMA Negeri dan 1.377 SMA Swasta. 

Belum termasuk yang Unit Sekolah Baru (USB) yang belum mmeiliki Izin Operasional Sekolah dan NPSN.

Daerah terbanyak memiliki SMA adalah, (1) Kabupaten Bogor = 246 SMA, (2) Kota Bandung = 152 SMA, (3) Kabupaten Garut = 144 SMA, (4) Kabupaten Bekasi = 134 SMA, (5) Kabupaten Bandung = 128 SMA, (6) Kota Bekasi = 121 SMA, (7) Kabupaten Cianjur = 112 SMA, dan (8) Kabupaten Sukabumi = 102 SMA.

Sisanya dibawah 100 SMA. Dan paling sedikit Kota Banjar cuma memiliki 4 SMA saja.

Kamis, 04 Juni 2026

Daftar SMA Swasta Kerjasama Penerima Siswa Miskin dengan Pemerintah Provinsi Jawa Barat Tahun 2026


Kota Bandung (BHC) -
Provinsi Jawa Barat saat ini memiliki 5.221 SMA/SMK/SLB. Terdiri dari 1.906 SMA, 2.913 SMK, dan 402 SLB.

Dari jumlah tersebut hanya 879 SMA/SMK/SLB Negeri yang setara dengan 16,83%. Jika dirinci lagi terdapat 530 SMA Negeri, 289 SMK Negeri, dan 60 SLB Negeri.

Pada Tahun Ajaran 2026/2027 ini terdapat penambahan 13 USB SMA Negeri dan 4 USB SMK Negeri. Tetapi dengan jumlah tersebut layanan pemerataan pendidikan terutama terhadap siswa yang berasal dari keluarga kurang mampu belum maksimal di Sekolah Negeri.

Karenanya, Pemerintah Provinsi Jawa Barat bekerja sama dengan SMA Swasta untuk menyelesaikan persoalan akses pemerataan pendidikan.

Selasa, 26 Mei 2026

SPMB Sekolah Maung


Kota Bandung (BHC) -
Sekolah Maung adalah sekolah unggulan jenjang pendidikan menengah atas yang digagasa oleh Pemerintah Provinsi Jawa Barat. 

Sebanyak 41 SMA/SMK Negeri menjadi peserta SPMB Tahun Ajaran 2026/2027 ini.

Seleksi calon peserta didik baru pada Sekolah Maung, terbagi dalam 4 jalur, yaitu; Jalur Potensi Akademik (10%), Jalur Kompetensi Akademik Rapor (50%), Jalur Kompetensi Akademik Kejuaraan (20%), dan Jalur Jalur Kompetensi Non Akademik (20%).

Link SPMB Maung : https://maung-spmb.jabarprov.go.id/

Senin, 14 Juli 2025

Rombel SMA Negeri di Bodebek pada SPMB Tahun 2025

Paling Tinggi 14 Rombongan Belajar

Kota Cibinong (BHC) - Kota Bogor, Kota Bekasi, Kota Depok, Kabupaten Bogor, dan Kabupaten Bekasi memiliki 136 SMA Negeri.

Di Kabupaten Bogor terdapat 45 SMA Negeri, Kabupaten Bekasi sebanyak 44 SMA Negeri, Kota Bekasi memiliki 22 SMA Negeri, di Kota Depok ada 15 SMA Negeri, serta sebaran di Kota Bogor sebanyak 10 SMA Negeri.

Dengan daya tampung yang terbatas, SMA Negeri di Bodebek kerap harus terpaksa menolak murid. Entah apa kesulitan Provinsi Jawa Barat sejak alih kelola SMA, SMK dan SLB dari Pemerintah Kabupaten/Kota menjadi kewenangan Provinsi Jawa Barat tahun 2017, belum ada gebrakan yang signifikan yang dijalankan oleh Jawa Barat.

Bahkan, terkesan kualitas SMA dan SMK Negeri justru semakin menurun sejak dipegang Jawa Barat, terutama keberadaan SMA dan SMK Negeri yang diperkotaan. Sebut saja di Bandung raya dan Bodebek.

Pun, dipergantian Gubernur, pergantian aturan, bahkan pada pergantian dari PPDB menjadi SPMB pun, penerimaan murid baru masih terjadi masalah. Dan masalahnya itu-itu saja, daya tampung terbatas, sistem eror, hingga pelibatan masyarakat pendidikan yang sangat kurang.

Adanya wacana atau realisasi sebagian SMA Negeri menerima murid dari 36 murid per rombongan belajar membengkak menjadi 50 murid per kelas bukanlah soslusi.

Sabtu, 12 Juli 2025

SPMB : Bodebek dan Jawa Barat Serupa Tapi Tak Sama

32,62% Sekolah Menengah Berada di Bodebek

DATA SMA DAN SMK DI BODEBEK TAHUN 2025

 

No

Wilayah

Jumlah

SMA

SMK

 

Jawa Barat

4.782

1.857

2.925

 

Bodebek

1.560

617

943

1

Kota Bekasi

260

117

143

2

Kabupaten Bekasi

326

130

196

3

Kota Bogor

159

55

104

4

Kota Depok

206

81

125

5

Kabupaten Bogor

609

234

375

Sumber : Dapodikdasmen, diolah Bang Imam Berbagi, 2025

Kota Bekasi (BHC) - SPMB SMA dan SMK di Jawa Barat tahun 2025 sudah usai. 

Lulusan SMP yang mau melanjutkan pendidikan menengah di Jawa Barat sebanyak 837.115 orang. Sementara daya tampung SMA/SMK Negeri di Jawa Barat hanya 338.091 murid setara dengan 40,38%. 

Sisanya 499.024 murid akan bersekolah di SMA/SMK Swasta yang tersebar di 27 kabupaten/kota di Jawa Barat. Berarti sekitar 59,61% murid lulusan SMP di Jawa Barat menjadi jatah SMA/SMK Swasta.

Persoalan yang tertinggal dari SPMB, sebagian murid yang belum tertampung di SMA/SMK Negeri masih enggan mendaftar ke SMA/SMK Swasta.

Mereka masih menunggu adanya "keajaiban" atau kebijakan dari Pemerintah Provinsi Jawa Barat.

Apalagi, sesumbar KDM sudah pernah mengusulkan agar rombongan belajar SMA/SMK Negeri di Jawa Barat ditambah menjadi 50 murid per rombel...Wow.

Kamis, 10 Juli 2025

Hasil SPMB Jalur Prestasi Nilai Rapor SMA Negeri di Kabupaten Bogor Tahun 2025

4.391 Murid Diterima

Kota Cibinong (BHC) - Daya tampung atau kuota Jalur Prestasi Nilai Rapor Jenjang SMA Negeri di Kabupaten Bogor Tahun 2025 sebenarnya sebanyak 4.434 kursi.

Namun, yang terisi cuma 4.391 kursi. Masih ada sisa kuris sebanyak 43 kursi.

Kursi yang tidak terisi penuh berada di :

  1. SMA Negeri 1 Rumpin = 37 kursi
  2. SMA Negeri 1 Tenjo = 5 kursi
  3. SMA Negeri 1 Pamijahan = 1 kursi

Biasanya kursi kosong otomatis akan dialihkan ke Jalur berikutnya, bisa ke Jalur Kejuaraan Akademik, Kejuaraan Non Akademik, dan Jalur Kepemimpinan.

Skor akhir tertinggi berada di SMA Negeri 1 Cibinong sebesar 383,09 poin dan terkecil berada di SMA Negeri 1 Rumpin sebesar 199,09 poin.

Rabu, 02 Juli 2025

Pendaftar SPMB Tahap I SMA Negeri di Kota Bekasi Tembus 10.291 Murid

Jalur Domisili, Afirmasi dan Mutasi

Kota Bekasi (BHC) - Antusias murid untuk mendaftar pada SMA Negeri di Kota Bekasi masih tergolong tinggi. 

Catatan Sapulidi Riset Center pada Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) Tahun Ajaran 2025/2026 ini terlihat jumlah pendaftar tembus pada angka 10.291 murid. Bahkan, dihari pertama yang laman https://spmb.jabarprov.go.id/ sempat down, jumlah pendaftar sudah melebihi 8.000 murid.

Bayangkan, andaikan di SPMB Tahap I semua dilakukan seleksi, tidak akan mampu menampung pendaftar yang begitu membludak.

Daya tampung 22 SMA Negeri di Kota Bekasi hanya berkisar 8.047 murid. Itupun, yang sudah dilakukan seleksi baru sekitar 70% dari total daya tampung yang ada.

Ketatnya proses seleksi, terutama pada Jalur Domisili, KETM, Murid Berkebutuhan Khusus (MBK), Mutasi dan Anak Guru pada SPMB Tahap I menjadikan persaingan cukup sengit.

Untungnya di Kota Bekasi semua kecamatan sudah memiliki SMA Negeri. Sehingga setiap murid memiliki kesempatan yang sama untuk berkompetisi dalam merebut kursi. 

Namun, tidak semua jalur menjadi perebutan sengit. Contoh, untuk Murid Berkebutuhan Khusus (MBK) dan Jalur Mutasi pendaftarnya tidak begitu antusias di Bekasi.

Murid cenderung memilih mendaftar melalui Jalur Domisili, karena persyaratan mudah dan semua murid memiliki kesempatan untuk mendaftar.

Berbeda dengan Jalur MBK, Mutasi dan Anak Guru yang memang kuota spesifik untuk murid tertentu.