Tampilkan postingan dengan label SMA. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label SMA. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 22 Agustus 2026

Ini Aturan Baru Soal Jumlah Siswa dan Rombel di Sekolah Tahun 2026


Jakarta (BHC) -
Agar tidak sembrono menerima murid baru saat SPMB, Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah mengatur jumlah maksimal murid yang harus diterima dan jumlah rombel maksimal.

Namun, aturan ini dikecualikan terhadap daerah 3T atau daerah yang padat penduduknya diatas rata-rata agar tetap akses pendidikan yang merata dan berkeadilan terjamin.

Pengecualian berlaku apabila sebelumnya, Dinas Pendidikan sudah menghitung seluruh kebutuhan, sarana yang ada, kemampuan sekolah dan jumlah calon murid yang akan melanjutkan ke jenjang PAUD, Kelas 1 SD, Kelas 7 SMP, Kelas 10 SMA/SMK, SDLB/SMPLB/SMALB, Paket A, Paket B, dan Paket C.

Jumat, 21 Agustus 2026

Daftar SMA, SMK dan SLB di Kota Bekasi Tahun 2026


Kota Bekasi (BHC) -
Jumlah SMA, SMK, dan SLB di Kota Bekasi sebanyak 277 SMA/SMK/SLB. Setara dengan 11,04% dari sekolah yang ada di Kota Bekasi. Terdiri dari 122 SMA, 142 SMK, dan 13 SLB.

Yang berstatus sekolah negeri hanya 41 SMA/SMK/SLB Negeri dan 236 SMA/SMK/SLB Swasta.

Sejak alih kelola SMA/SMK/SLB dari Pemerintah Kota Bekasi ke Pemerintah Provinsi Jawa Barat, tahun 2017, belum ada perubahan yang signifikan baik penambahan sekolah maupun penambahan ruang kelas baru.

Provinsi Jawa Barat baru membangun 1 sekolah negeri di Kota Bekasi dalam kurun 10 tahun pasca alih kelola, yakni SLB Negeri Medansatria tahun 2025.

Sisanya 22 SMA Negeri dan 15 SMK Negeri yang ada di Kota Bekasi seluruhnya masih dibangun oleh APBD Kota Bekasi.

Kamis, 13 Agustus 2026

Ini Perbandingan SMA Negeri dan Swasta di Kalimantan Tahun 2026


Pontianak (BHC) -
Wilayah Kalimantan memiliki 47 kabupaten/kota. Terdiri dari 9 kota dan 38 kabupaten di 5 provinsi.

Bicara Pendidikan, sesuai dengan Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2024 tentang Pemerintahan Daerah, maka kewenangan pengelolaan sekolah jenjang SMA, SMK dan SLB berada di provinsi.

Sehingga baik negeri dan swasta jenjang SMA/SMK/SLB menjadi tanggung jawab Gubernur melalui Dinas Pendidikan Provinsi.

Saat ini terdapat 1.252 SMA di Wilayah Kalimantan. Terdiri dari 783 SMA Negeri (62,53%) dan 469 SMA Swasta (37,47%).

Sedangkan bila berdasarkan persebaran menurut provinsi, maka Kalimantan Barat 497 SMA (39,69%), Kalimantan Tengah 257 SMA (20,52%), Kalimantan Selatan 218 SMA (17,41%), Kalimantan Timur 255 SMA (20,36%), dan Kalimantan Utara 75 SMA (2,02%).

Rabu, 12 Agustus 2026

Daftar SMA Negeri dan Swasta di Kalimantan Tahun 2026


Kota Banjarbaru (BHC) -
Saat ini Indonesia memiliki 446.949 sekolah yang tersebar di 38 provinsi, 96 kota, dan 416 kabupaten.

Pulau Kalimantan atau Borneo Raya hanya memiliki  33.658 sekolah. Terdiri dari 10.306 sekolah di Kalimantan Barat, 8.391 sekolah di Kalimantan Selatan, 7.193 sekolah di Kalimantan Tengah, 6.239 sekolah di Kalimantan Timur, dan 1.529 sekolah di Kalimantan Utara.

Jika dipersentase dengan jumlah sekolah nasional, maka jumlah sekolah di Kalimantan hanya 7,53%.

Senin, 13 Juli 2026

Daftar SMA & SMK Swasta Favorit di Indonesia Tahun 2026


Medan (BHC) -
Sekolah Swasta Favorit masih terkonsetrasi di kota-kota besar karena memang menyasar penduduk yang banyak dengan penghasilan yang mampu menyekolahkan ke sekolah berkualitas milik swasta. 

Sedangkan, di kota-kota kecil dan kota kabupaten, sekolah swasta favorit masih kalah jauh dengan sekolah negeri.

SMA dan SMK menjadi favorit karena jenjang akhir menuju perguruan tinggi. Murid akan berebut mencari sekolah favorit agar memudahkan untuk masuk perguruan tinggi.

Selasa, 30 Juni 2026

Sekolah Hybrid/Terbuka di Jawa Barat Untuk Menampung Siswa di SPMB Tahun 2026

170 SMA Hybrid/Terbuka

Kota Bandung (BHC) - Selain status sekolah negeri dan swasta, Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Barat kini membagi status sekolah berdasarkan jalur penerimaan siswa baru tahun 2026.

Ada Sekolah Manusia Unggul (Maung) dengan sistem SPMB murni prestasi siswa. Selain itu ada Sekolah Unggul Garuda milik Kemendiktisaintek yang juga menerima murid dengan jalur prestasi.

Sedangkan jalur siswa miskin pada Desil 1 dan Desil 2 yang masuk dalam daftar DTSEN diseleksi lewat Sekolah Rakyat milik Kementerian Sosial.

Tak kalah gercep, Jawa Barat juga membuka kerjasama dengan sekolah swasta lewat program beasiswa untuk siswa miskin sbesar Rp2.700.000,00 per siswa per tahun melalui skema SSK "Sekolah Swasta Kerjasama".

Yang terakhir agar pemerataan terhadap akses pendidikan terjaga di Jawa Barat, baru-baru ini dibentuk pula SMA Terbuka atau SMA Hybrid.

Ada 170 SMA Hybrid tahun ini, terdiri dari 105 SMA Negeri dan 65 SMA Swasta.

Senin, 29 Juni 2026

Pendaftar dan Daya Tampung SPMB SMA dan SMK Negeri di Bandung Raya Tahun 2026

280.031 Pendaftar Se-Bandung Raya

Kota Bandung (BHC) - Polemik demi polemik dalam SPMB masih terjadi hingga tahun ini. Masalahnya cuma berkutst disitu-situ saja. Ada penambahan rombel, Unit Sekolah Baru, nama sekolah baru, jenis jalur SPMB hingga penambahan rombel.

Yang terbaru di Provinsi Jawa Barat adanya Sekolah Manusia Unggul (Maung) yang di upgrade adalah sejumlah sekolah, 40 SMA/SMK lama dan 1 SMK Negeri baru.

Baru-baru ini muncul lagi, istilah pemerataan pendidikan dengan menggandeng sekolah swasta untuk menerima siswa miskin dari Desil 1-5 yang masuk daftar DTSEN. Sekolah yang ikut berpartisipasi dibedakan dengan gelar baru "SSK" atau Sekolah Swasta Kerjasama.

Jumat, 26 Juni 2026

Daftar SMA dan SMK di Bodebek Tahun 2026

601.185 Siswa

Kondisi Sekolah dan Murid di Bodebek Tahun 2026

 

No

Kab/Kota

SMA

SMK

Sekolah

Siswa

Sekolah

Siswa

 

Jumlah

642

265.919

944

335.266

1

Kab Bogor

246

95.339

379

130.574

2

Kota Bogor

58

22.812

102

33.282

3

Kota Depok

83

34.476

124

38.170

4

Kota Bekasi

121

50.507

142

59.442

5

Kab. Bekasi

134

62.785

197

73.798

Sumber : Dapodik, diolah Bilqis Haura Consultant, 2026

Kota Cibinong (BHC) - Bodebek adalah akronim dari Kabupaten Bogor, Kota Bogor, Kota Depok, Kota Bekasi dan Kabupaten Bekasi. 

Daerah ini merupakan wilayah administrasi Provinsi Jawa Barat yang mempengaruhi segala aktifitas di Ibukota DKI Jakarta. Makanya, tak heran wilayah ini termasuk Wilayah Aglomerasi Jabodetabek.

Jumlah sekolah SMA dan SMK di Bodebek sebanyak 1.586 lembaga. Terdiri dari 642 SMA dan 944 SMK. Sedangkan sekolah negeri jenjang menengah sebanyak 690 SMA/SMK Negeri.

Jika dipersentasekan jumlah SMA/SMK di Bodebek terhadap jumlah keseluruhan SMA/SMK di Jawa Barat, maka 32,82%.

Rabu, 24 Juni 2026

Sebaran SMA dan SMK di Bandung Raya Tahun 2026

Kondisi Sekolah dan Murid di Bandung Raya Tahun 2026

 

No

Kab/Kota

SMA

SMK

Sekolah

Siswa

Sekolah

Siswa

 

Jumlah

513

193.733

645

226.834

1

Kota Bandung

152

64.847

107

51.817

2

Kota Cimahi

19

12.054

22

16.235

3

Kab. Bandung

128

65.438

141

54.054

4

Kab. Bandung Barat

71

30.537

98

28.916

5

Kab. Cianjur

112

33.056

187

52.925

6

Kab. Sumedang

31

20.768

90

22.887

Sumber : Dapodik, diolah Bilqis Haura Consultant, 2026

Kota Bandung (BHC) - Berdasarkan data yang dimiliki Haura Bilqis Consultant, Bandung Raya atau Cekungan Bandung memiliki 1.158 SMA/SMK. Terdiri dari 513 SMA dan 645 SMK. Sedangkan jumlah SMK/SMK di Provinsi Jawa Barat mencapai 4.831 lembaga.

Sehingga sebaran SMA/SMK di Bandung Raya mencapai 23,97% dari seluruh SMA/SMK di Jawa Barat.

Jumlah SMA dan SMK Negeri di Provinsi Jawa Barat mencapai 830 lembaga. Terdiri 540 SMA Negeri dan 290 SMK Negeri.

Sekolah memengah negeri baik SMA dan SMK yang tersebar di Bandung Raya mencapai 188 SMA/SMK Negeri. Terdiri dari 114 SMA Negeri dan 74 SMK Negeri. Artinya dari 1.158 SMA/SMK di Bandung Raya, hanya 16,23% sekolah negeri dan 83,77% SMA/SMK Swasta.