Tampilkan postingan dengan label SMA. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label SMA. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 24 Januari 2026

Layanan Pendidikan di Tingkat Provinsi di Indonesia Tahun 2026


Jakarta (BHC) -
Kewenangan provinsi dalam layanan pendidikan terbatas pada jenjang SMA, SMK, dan SLB. Sisanya untuk jenjang PAUD, SD, SMP, PKBM, dan SKB masih menjadi kewenangan pemerintah kabupaten/kota.

Namun, sejak Tahun Ajaran 2025/2026 telah berdiri Sekolah Rakyat, yakni SRD, SRMP, SRMA, maka kewenangan tersebut ada pada Kementerian Sosial.

Sehingga, walaupun jenjang SMA, misalnya, akan dipisahkan. Berdasarkan Data Pokok Pendidikan (Dapodik), Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah, jumlah Sekolah Rakyat Jnejang SMA di seluruh Indonesia mencapai 97 SRMA.

Daftar SMA Negeri di Provinsi Jawa Barat Tahun 2026


Bandung (BHC) -
Sejak alih kelola satuan pendidikan jenjang SMA, SMK dan SLB dari kabupaten/kota ke provinsi, Provinsi Jawa Barat belum banyak menambah unit sekolah baru (USB).

Alih kelola dari kewenangan Pemerintah Kabupaten/Kota menjadi kewenangan Pemerintah Provinsi terjadi pada tahun 2017.

BACA JUGA : Ini Daftar SMA Terbuka di Jawa Barat Tahun 2025 

Hingga Tahun Ajaran 2025/2026 ini Provinsi Jawa Barat telah membangun beberapa SMA, SMK dan SLB Negeri. Untuk SMA Negeri yang sudah terbangun adalah :

  1. SMA Negeri 14 Kota Depok (Tahun 2020)
  2. SMA Negeri 15 Kota Depok (Tahun 2020)
  3. SMA Negeri 1 Cisalak, Kabupaten Subang (Tahun 2020)
  4. SMA Negeri 1 Panumbangan, Kabupaten Ciamis (Tahun 2021)
  5. SMA Negeri 1 Binong, Kabupaten Subang (Tahun 2021)
  6. SMA Negeri Depok, Kabupaten Cirebon (Tahun 2022)
  7. SMA Negeri 1 Tengah Tani, Kabupaten Cirebon (Tahun 2022)
  8. SMA Negeri 11 Tasikmalaya (Tahun 2025)
  9. SMA Negeri 1 Kutawaringin, Kabupaten Bandung (2025)
  10. SMA Negeri 1 Pasir Jambu, Kabupaten Bandung (2025)
  11. SMA Negeri 1 Pondok Salam, Kabupaten Purwakarta (2025)
  12. SMA Negeri 3 Jonggol, Kabupaten Bogor (Tahun 2025)
  13. SMA Negeri 1 Kemang, Kabupaten Bogor (Tahun 2025)
  14. SMA Negeri 1 Cibitung, Kabupaten Sukabumi (Tahun 2025)
  15. SMA Negeri 1 Sidamulih, Kabupaten Pangandaran (Tahun 2025)

Sedangkan SMA yang dibangun oleh Pemerintah Pusat melalui Kementerian Sosial adalah :

  1. SMA~Sekolah Rakyat Menengah Atas 11 Bandung 
  2. SMA~Sekolah Rakyat Menengah Atas 12 Bogor
  3. SMA~Sekolah Rakyat Menengah Atas 13 Bekasi
  4. SMA~Sekolah Rakyat Menengah Atas 14 Bandung Barat
  5. SMA~Sekolah Rakyat Menengah Atas Terintegrasi 4 Sumedang
  6. SMA~Sekolah Rakyat Menengah Atas Terintegrasi 16 Bandung
  7. SMA~Sekolah Rakyat Menengah Atas Terintegrasi 17 Cimahi

Minggu, 04 Januari 2026

Ini Jumlah SMA Negeri, Sekolah Rakyat Jenjang SMA, SMA Swasta dan SPK SMA di Indonesia Tahun 2026

15.211 SMA

Jakarta (BHC) - Sejak kewenangan SMA, SMK, dan SLB dibebankan kepada Pemerintah Provinsi, belum banyak sekolah negeri yang terbangun baru alias Unit Sekolah Baru (USB).

Di Tahun Ajaran 2025/2026 ini justru sekolah negeri yang terbangun berupa Sekolah Rakyat Jenjang SD, SMP, dan SMA.

Namun, pengelolaannya tidak di Provinsi melainkan di Kementerian Sosial. Hal ini dikarenakan menyasar peserta didik dari kalangan masyarakat miskin dan sangat miskin.

Tercatat dalam Dapodikdasmen, hingga per tanggal 03 Januari 2026 ada 95 Sekolah Rakyat Jenjang SMA yang sudah berdiri.

Indonesia hingga saat ini baru memiliki 15.211 SMA. Sudah termasuk 7.185 SMA Negeri, 95 Sekolah Rakyat Jenjang SMA, 7.801 SMA Swasta, dan 130 SPK SMA.

Provinsi Jawa Barat tetap menjadi nomor 1 daerah di Indonesia penyumbang SMA terbanyak. Diikuti oleh Jawa Timur, Sumatera Utara, Jawa Tengah, dan Banten.

Senin, 29 Desember 2025

SMA Dan SMK Terfavorit di Kalimantan Tahun 2025


Ketapang (BHC) -
Sekolah swasta di Wilayah Kalimantan masih terkonsentrasi di perkotaan. Walaupun ada 1-2 di wilayah kecamatan, belum mendapatkan perhatian dari calon peserta didik.

Tetapi, perkembangan sekolah swasta di Kalimantan masih sangat menjanjikan. Mengingat, tingginya minat warga Kalimantan untuk mengenyam pendidikan. Disamping, karena memang pemerintah belum mampu menyediakan pendidikan berkualitas dan bermutu secara merata.

Mungkin 5 tahun ke depan, sekolah swasta unggulan akan menjamur di seantero Kalimantan. Apalagi dengan telah beroperasinya Ibukota Nusantara (IKN) di Kalimantan Timur.

Sebetulnya, beberapa sekolah yang bekerja sama dengan internasional (SPK) sudah ada beberapa yang berdiri di wilayah Kalimantan lo.

Jumat, 26 Desember 2025

Daftar Sekolah Rakyat di Indonesia Tahun 2025


Jakarta (BHC) - Sekolah Rakyat (SR) dirancang sebagai sekolah berasrama (Boarding School) untuk memastikan para murid mendapatkan pendidikan dan pengasuhan yang optimal. Fasilitas yang disediakan mencakup asrama bagi siswa dan guru serta ruang kelas yang dilengkapi dengan sarana belajar modern.

Kurikulum Sekolah Rakyat dirancang secara tailor-made (khusus dan konstektual), menyesuaikan kebutuhan peserta didik dan dinamika sosial dilingkungan mereka. Kurikulum ini menggabungkan pendekatan nasional dan kekhasan lokal, mencakup tiga muatan utama; Kurikulum Persiapan, Kurikulum Sekolah Formal, dan Kurikulum Asrama (Boarding).

Menurut Kementerian Sosial, jumlah sekolah rakyat tahun 2025 sebanyak 159 Sekolah Rakyat. 63 Sekolah Rakyat sudah beroperasi sejak 14 Juli 2025. Sisanya 37 Sekolah Rakyat per 1 Agustus 2025, 59 Sekolah Rakyat per September 2025, dan 41 Sekolah Rakyat dalam proses penyampaian data oleh Kemensos ke KemenPU. Diperkirakan jumlah siswa mencapai 9.000 anak. Dengan Total Anggaran Rp.2,14 Triliun. 

Kamis, 25 Desember 2025

SMA Swasta Terfavorit di 10 Kota Besar dan Jabodetabek di Indonesia Tahun 2025


Jakarta (BHC) -
Dari 12 kota besar di Indonesia, Bilqis Haura Consultant telah merangkum 10 SMA Swasta Terfavorit di wilayah masing-masing. 

Kota Medan, Kota Palembang dan Jakarta merupakan lumbung SMA Swasta Favorit.

Sebetulnya telah dilihat di beberapa kota besar lainnya, namun jumlah SMA Swasta Favoritnya kurang dari 10 lembaga. Sehingga tidak masuk dalam daftar kita pada penutup tahun 2025 ini.

SMA mana sajakah yang termasuk ke dalam SMA Swasta Terfavorit di Indonesia Tahun 2025 :

Rabu, 24 Desember 2025

Sebaran SMA, SMK, MA dan SLB di Indonesia Tahun 2025

DAPODIKDASMEN SMA, SMK, SLB DI INDONESIA TAHUN 2025

 

No

Jenjang

Dapodikdasmen dan Emis

Sekolah

Murid

Rombel

Guru

Tendik

 

Jumlah

42.432

12.143.348

402.064

881.835

220.758

1

SMA

15.206

5.416.275

169.280

351.193

95.317

2

SMK

14.421

5.041.604

189.506

331.953

90.880

3

SLB

2.426

165.617

43.278

28.655

9.193

4

MA

10.374

1.519.852

-

170.016

25.368

5

MAK

5

-

-

18

-

Sumber : Dapodikdasmen dan Emis, 24 Desember 2025 

Jakarta (BHC) - Jumlah layanan pendidikan jenjang SMA, SMK, SLB, MA, dan MAK mencapai 42.432 lembaga. 

Dimana untuk jenjang SMA, SMK dan SLB merupakan kewenangan provinsi dan MA serta MAK menjadi kewenangan Kementerian Agama.

Data Emis untuk Madrasah Aliyah (MA) dan Madrasah Aliyah Kejuruan (MAK) sepertinya belum update untuk Semester Ganjil Tahun Ajaran 2025/2026.

Jadi, pembahasan kita fokus pada SMA, SMK, dan SLB saja ya.

Selasa, 09 Desember 2025

37,5% SMA Swasta di Kota Bekasi Kekurangan Murid Tahun 2025

26.400 Murid di SMA Negeri


Kota Bekasi (BHC) -
Kota Bekasi hingga per 09 Desember 2025 memiliki 488.157 murid. Yang terdiri dari 50.514 murid SMA. Dan sekitar 16.400 orang diantaranya bersekolah di SMA Negeri yang ada di Kota Bekasi.

Sehingga jumlah murid di SMA Swasta sebanyak 24.114 orang (47,73%).

Dari 119 SMA di Kota Bekasi, sebanyak 23 SMA Negeri dan 96 SMA Swasta.

Jadi jumlah murid yang 24.114 orang dibagi 96 SMA Swasta, rata-rata mendapatkan murid sebanyak 251,1 murid, terlihat cukup banyak ya. 

Tetapi, dilapangan ada 36 SMA Swasta yang hanya memiliki murid dibawah 100 anak. Setara dengan 37,5% untuk seluruh SMA Swasta di Kota Bekasi.

Selasa, 18 November 2025

Daftar SMA Negeri di Jawa Tengah Tahun 2025


Kota Semarang (BHC) -
Provinsi Jawa Tengah hanya memiliki 899 SMA. Jumlah ini masih lebih sedikit atau kalah dari Provinsi Jawa Barat sebanyak 1.886 SMA, Provinsi Jawa Timur sebanyak 1.537 SMA dan Provinsi Sumatera Utara yang mencapai 1.099 SMA.

Sedangkan jumlah SMA Negeri di Provinsi Jawa Tengah mencapai 371 SMA Negeri. Jumlah ini juga kalah jauh dari Provinsi Jawa Barat 529 SMA Negeri, Sumatera Utara 440 SMA Negeri, Jawa Timur 436 SMA Negeri, Nusa Tenggara Timur = 400 SMA Negeri, dan Aceh = 398 SMA Negeri.

BACA JUGA : Daftar SMK Negeri di Jawa Tengah

Dari 35 kabupaten/kota di Provinsi Jawa Tengah, jumlah SMA terbanyak adalah;

  1. Kota Semarang = 74 SMA Negeri/Swasta;
  2. Kabupaten Cilacap = 43 SMA Negeri/Swasta;
  3. Kabupaten Banyumas = 38 SMA Negeri/Swasta;
  4. Kabupaten Magelang = 40 SMA Negeri/Swasta; 
  5. Kabupaten Brebes = 35 SMA Negeri/Swasta
  6. Kabupaten Grobogan = 34 SMA Negeri/Swasta;
  7. Kabupaten Kendal = 34 SMA Negeri/Swasta. 

Sedangkan yang paling sedikit mmeiliki SMA adalah Kota Salatiga sebanyak 8 SMA Negeri/Swasta.

Senin, 17 November 2025

Ini Daftar SMA Negeri di Banten Tahun 2025


Kota Serang (BIB) -
Hingga November tahun 2025, jumlah SMA di Provinsi Banten mencapai 645 SMA Negeri/Swasta. Terdiri dari 163 SMA Negeri dan 482 SMA Swasta.

Hanya Kabupaten Tangerang dan Kota Tangerang Selatan yang memiliki SMA lebih dari 100 SMA.

Masing-masing, Kabupaten Tangerang sebanyak 182 SMA dan Kota Tangerang Selatan sebanyak 101 SMA.

Sedangkan untuk tingkat Nasional, Provinsi Banten masuk urutan ke-6 yang memiliki SMA terbanyak setelah, Provinsi Jawa Barat (1.792 SMA), Provinsi Jawa Timur (1.519 SMA), Provinsi Sumatera Utara (1.069 SMA), Provinsi Jawa Tengah (869 SMA), dan Provinsi Sumatera Selatan (625 SMA).

SMA Negeri di Jakarta Tahun 2025


Jakarta (BHC) -
SMA di Provinsi DKI Jakarta berjumlah 520. Sebanyak 121 diantaranya merupakan SMA Negeri. Selebihnya, sebanyak 399 merupakan SMA Swasta.

Jadi SMA Swasta mencapai 76,92%.

Sedangkan SMA Negeri hanya sekitar 23.08%.

BACA JUGA : Daftar SMA Swasta di Jakarta Tahun 2024

Kota Jakarta Timur memiliki 41 SMA Negeri, setara dengan 31.49%. Sisanya di 31 SMA Negeri di Jakarta Selatan, 17 SMA Negeri masing-masing di Jakarta Barat dan Jakarta Utara, 14 SMA Negeri di Jakarta Pusat, serta 1 SMA Negeri di Kepulauan Seribu.

Minggu, 16 November 2025

Daftar SMA Negeri di Jawa Timur Tahun 2025

436 SMA Negeri


Surabaya (BHC) -
Provinsi Jawa Timur hingga akhir 2024 memiliki 1.520 SMA dan 2.164 SMK. Terdiri dari 422 SMA Negeri dan 1.098 SMA Swasta.

Berarti hanya 27,76% saja SMA Negeri atau milik pemerintah di Provinsi Jawa Timur. Kota Surabaya menjadi daerah yang memiliki SMA Negeri terbanyak yakni sebanyak 22 SMA Negeri. Disusul oleh Kabupaten Bojonegoro sebanyak 20 SMA Negeri dan Kabupaten Tuban sebanyak 19 SMA Negeri. 

Sedangkan Kota Batu dan Kota Mojokerto menjadi 2 wilayah yang memiliki SMA Negeri paling sedikit di Provinsi Jawa Timur, yakni masing-masing hanya 3 SMA Negeri.

Tahun 2025, per Novemver jumlah SMA di Jawa Timur menjadi 1.537 SMA, tardiri dari 436 SMA Negeri (38,36%) dan 1.101 SMA Swasta (61,64%).

Rabu, 29 Oktober 2025

Daftar Sekolah dan Madrasah Berdasarkan Desa di Kabupaten Bekasi Tahun 2025

4.372 Sekolah/Madrasah


Kota Deltamas (BHC) -
Sebanyak 3.620 sekolah sudah berdiri di Kabupaten Bekasi, Provinsi Jawa Barat per Nopember 2025. Sedangkan jumlah madrasah di Kabupaten Bekasi mencapai 752 lembaga. Sehingga total jumlah sekolah dan madrasah saat ini menjadi 4.372 lembaga.

Dan hanya 893 sekolah negeri. 

Ditinjau dari layanan, Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) mendominasi di Kabupaten Bekasi yang mencapai 1.990 lembaga, setara dengan 45,51%. PAUD yang dimaksud sudah termasuk 994 TK, 554 KB, 20 TPA, 91 SPS, dan 331 RA.

Dalam pembahasan kali ini, Bilqis Haura Consultant akan menyajikan sebaran sekolah dan madrasah di 187 desa/kelurahan di Kabupaten Bekasi. Sekolah yang dimaksud adalah TPA, KB, TK, SPS, SD, SMP, SMA, SMK, dan SLB pada pendidikan formal.

BACA JUGA : Sebaran Sekolah dan Madrasah Berdasarkan Kelurahan di Kota Bekasi Tahun 2025

Sementara yang masuk pendidikan non formal diantaranya, PKBM dan SKB. Dan ditambah dengan madrasah yang terdiri dari RA, MI, MTs, dan MA.

Senin, 27 Oktober 2025

Sebaran Sekolah dan Madrasah Berdasarkan Kelurahan di Kota Bekasi Tahun 2025

3.016 Sekolah/Madrasah


Kota Bekasi (BHC) -
Kota Bekasi hingga per Oktober 2025 sudah memiliki 3.016 sekolah/madrasah. Terdiri dari 2.468 sekolah (81,83%) dan 548 madrasah (18,17%). 

Dalam dokumen kali ini, kita akan menuliskan jumlah sekolah/madrasah berdasarkan kelurahan di Kota Bekasi. 

Sesuai dengan urutannya, dimulai dari kelompok layanan PAUD (TPA, KB, TK, RA, SPS), SD, MI, SMP, MTs, SMA, MA, SMK, dan SLB.

Serta terakhir PKBM dan SKB.

Coba, kamu cek kelurahan masing-masing tempat tinggalmu, daerah mana yang paling banyak memiliki sekolah dan madrasah ya.

Minggu, 26 Oktober 2025

Ini Dapodik SMA Swasta di Kota Bekasi Tahun 2025

80,50% Swasta


Kota Bekasi (BHC) -
Jenjang SMA, SMK dan SLB sebenarnya menjadi tanggung jawab provinsi. Namun, murid nya masih wilayah sekitar Bekasi, sehingga perlu dimenej dengan baik.

Berdasarkan data dapodikdasmen, Kemendikdasmen pada Semester Ganjil Tahun Ajaran 2025/2026, jumlah SMA di Kota Bekasi sebanyak 118 SMA. Terdiri dari 23 SMA Negeri dan 95 SMA Swasta. 

Tahun Ajaran 2025/2026 ini ada penambahan 1 SMA, yakni Sekolah Rakyat Menengah Atas 13 Kota Bekasi. Sekolah ini diinisiasi oleh Kementerian Sosial Republik Indonesia yang menjadi Asta Cita Presiden Prabowo Subianto untuk menampung siswa miskin ekstrem di wilayah sekitar Bekasi.

Berdasarkan Dapodikdasmen, SRMA 13 Kota Bekasi memiliki 139 murid, 4 rombongan belajar, 20 guru, 7 tenaga kependidikan dan juga tersedia 9 ruang kelas.

SRMA 13 Kota Bekasi berada di Sentra Terpadu Pangudi Luhur (STPL) Margahayu, Bekasi Timur. Sehingga sebenarnya jumlah SMA Negeri yang dimiliki oleh Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Barat sebanyak 22 SMA Negeri.

Berikut Tabel 1.1. Dapodik SMA di Kota Bekasi Tahun 2025:

Dapodik SMA Negeri/Swasta di Kota Bekasi Tahun 2025

No

Status  

Dapodik SMA

Sekolah

Murid

Rombel

Guru

Tendik

Ruang Kelas

 

Jumlah

118

50.433

1.508

2.796

698

1.703

1

Negeri

23

26.542

704

1.193

354

607

2

Swasta

95

23.891

804

1.603

344

1.096

Sumber : Dapodikdasmen, Kemendikdasmen, diolah PT Bilqis Haura Consultant, 2025