Tampilkan postingan dengan label SMA. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label SMA. Tampilkan semua postingan

Minggu, 14 Juni 2026

Hasil SPMB SMA Negeri Sekolah Maung (Manusia Unggul) Tahun 2026


Kota Bandung (BHC) -
Hasil SPMB Sekolah Maung sudah diumumkan per tanggal 08 Juni 2026 pada pukul 10.00 wib. Daftar ulang juga sudah berakhir antara tanggal 09-10 Juni 2026.

Total jumlah siswa pendaftar pada 40 Sekolah Maung (bukan 41) menjadi 38.478 orang. Sedangkan daya tampung atau kuota yang disediakan sebanyak 18.272 kursi.

Untuk Sekolah Manusia Unggul (MAUNG) jenjang SMA Negeri terdapat 28 SMA Negeri dengan jumlah pendaftar sebanyak 24.840 orang dan daya tampung secara keseluruhan mencapai 10.400 kursi. 

Ada 4 jalur dalam pemilihan Sekolah Maung, yaitu, Jalur Potensi Akademik (10%), Kompetensi Akademik Rapor (50%), Kompetensi Akademik Kejuaraan (20%), dan Kompetensi Nonakademik (20%).

Sabtu, 13 Juni 2026

PCMB SPMB SMA dan SMK Negeri di Kota Bekasi Tahun 2026


Kota Bekasi (BHC) -
Pemetaan Calon Murid Baru atau PCMB Jenjang SMA dan SMK Negeri di Kota Bekasi sudah berakhir per 08 Juni 2026. 

Verifikasi PCMB dilaksanakan hingga 12 Juni 2026 pada terakhir pukul 21.00 wib. Input Data Pemetaan berlangsung sejak 29 Mei s.d. 11 Juni 2026.

SPMB SMA, SMK Jawa Barat Tahun 2026

Sudah Dimulai 29 Mei 2026


Kota Bandung (BHC) -
Seleksi Penerimaan Murid Baru (SPMB) Tingkat SMA Negeri dan SMK Negeri di Provinsi Jawa Barat sudah dimulai sejak 29 Mei 2026. 

Ada 4 jalur SPMB jenjang SMA dan SMK, diantaranya jalur Domisili, Afirmasi, Prestasi dan Mutasi. SPMB SMA dan SMK di Provinsi Jawa Barat dilaksanakan dalam 3 tahap. Tahap awal adalah Pemetaan Calon Murid Baru (PCMB, kemudian SPMB Tahap I dan SPMB Tahap II.

Pendaftaran SPMB Tahap I akan dimulai pada 15-19 Juni 2026. Sebelumnya sebanyak 40 SMA/SMK Negeri sudah terlebih dahulu melaksanakan SPMB Sekolah Maung (MANUSIA UNGGUL).

Daftar SMA Unggul Garuda Tahun 2026

 


Jakarta (BHC) - Sepertinya sekolah Unggul Garuda masih mirp-mirp dengan Sekolah Rintisan Bertaraf Internasional yang dahulunya masih ada. Sekolah Rintisan Bertaraf Internasional atau RSBI dimulai pada tahun 2006 dan dihapus resmi pada tahun 2023 melalui Mahkamah Konstitusi (MK).

Kini sepertinya akan dihidupkan kembali pada masa Pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dengan nama "Sekolah Unggul Garuda". Bedanya cuma dikit, jika RSBI umumnya merupakan Sekolah Negeri, tetapi Sekolah Unggul Garuda fokus pada jenjang SMA/MA baik negeri maupun swasta.

Tujuan utamanya adalah mencari potensi siswa yang mampu masuk perguruan tinggi di dunia.

Program Sekolah Unggul Garuda dikelola oleh Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains dan Teknologi (Kemendiktisaintek). 

Saat ini transformasi sekolah menjadi "Sekolah Unggul Garuda" tercatat sebanyak 12 SMA/MA yang tersebar di 11 provinsi di Indonesia tahun 2025. Tahun 2026 ada tambahan 30 Sekolah Unggul Garuda Transformasi dan 4 Sekolah Unggul Garuda (SUG) Baru.

Untuk Sekolah Swasta murni yang menjalankan program kurikulum internasional atau bekerja sama dengan Lembaga Pendidikan Asing disebut SPK (Satuan Pendidikan Kerjasama).


Apakah termasuk sekolahmu?

Rabu, 10 Juni 2026

Daftar SMA Negeri di Provinsi Jawa Barat Tahun 2026


Bandung (BHC) - Sejak alih kelola satuan pendidikan jenjang SMA, SMK dan SLB dari kabupaten/kota ke provinsi, Provinsi Jawa Barat belum banyak menambah unit sekolah baru (USB).

Alih kelola dari kewenangan Pemerintah Kabupaten/Kota menjadi kewenangan Pemerintah Provinsi terjadi pada tahun 2017.

BACA JUGA : Ini Daftar SMA Terbuka di Jawa Barat Tahun 2025 

Hingga jelang SPMB Provinsi Jawa Barat Tahun Ajaran 2026/2027, jumlah SMA yang terdaftar di Data Pokok Pendidikan (Dapodik), Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) mencapai 1.917 SMA. Terdiri dari 540 SMA Negeri dan 1.377 SMA Swasta.

Ini Daftar SMA Negeri di Banten Tahun 2026


Kota Serang (BIB) -
Hingga November tahun 2026, jumlah SMA di Provinsi Banten mencapai 654 SMA Negeri/Swasta. Terdiri dari 165 SMA Negeri dan 489 SMA Swasta.

Hanya Kabupaten Tangerang dan Kota Tangerang Selatan yang memiliki SMA lebih dari 100 SMA.

Masing-masing, Kabupaten Tangerang sebanyak 196 SMA dan Kota Tangerang Selatan sebanyak 101 SMA.

Sedangkan untuk tingkat Nasional, Provinsi Banten masuk urutan ke-6 yang memiliki SMA terbanyak setelah, Provinsi Jawa Barat (1.792 SMA), Provinsi Jawa Timur (1.519 SMA), Provinsi Sumatera Utara (1.069 SMA), Provinsi Jawa Tengah (869 SMA), dan Provinsi Sumatera Selatan (625 SMA).

Syarat Perizinan Operasional Pendirian Sekolah Menengah Atas (SMA) di Banten Tahun 2026


Kota Serang (BHC) -
Yang dimaksud Wilayah Banten mencakup Kota Serang, Kabupaten Serang, Kabupaten Lebak, Kabupaten Pandeglang, Kota Cilegon, Kota Tangerang, Kota Tangerang Selatan, dan Kabupaten Tangerang.

Izin Operasional SMA, SMK dan SLB (SKH) merupakan kewenangan Provinsi. Di Banten menjadi kewenangan Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Provinsi Banten.

Minggu, 07 Juni 2026

Daftar SMA, SMK Swasta Favorit di Jakarta, Bekasi, Bogor, Depok dan Tangerang Tahun 2026


Jakarta (BHC) -
 SMK dan SMA Swasta di Jabodetabek masih menjadi favorit siswa dalam menempuh ilmu. Hal ini terlihat dari minat siswa yang masih cukup tinggi untuk belajar.

Dari 3.464 SMA/SMK di Wilayah Jakarta, Bekasi, Bogor, Depok, dan Tangerang ada 440 SMA/SMK Swasta yang tergolong Favorit. Terdiri dari 138 SMA Swasta dan 302 SMK Swasta. Hal ini terlihat dari jumlah muridnya yang rata-rata diatas 500 siswa bahkan ada yang mencapai 4.000-an siswa.

Ada 11 SMA Swasta yang memiliki murid lebih dari 1.000 siswa dan 74 SMK Swasta di Jabodetabek juga mmeiliki siswa mencapai 1.000 orang.

Sekolah ini menjadi pilihan utama bagi siswa untuk bersekolah

Sabtu, 06 Juni 2026

Peringkat SMA Swasta di Jawa Barat Menurut Jumlah Siswa Tahun 2026


Bandung (BHC) -
Salah satu ciri sekolah swasta menjadi favorit adalah terlihat dengan banyaknya murid. Nah, hal ini paling terkait dengan pilihan calon peserta didik memilih sekolah. 

Dari 1.917 SMA Swasta di Provinsi Jawa Barat, beberapa SMA Swasta menjadi Favorit siswa untuk belajar menuntut ilmu. Umunya, mereka memilih sekolah swasta yang sudah memiliki fasilitas sarana dan prasarana yang baik dan biaya pendidikan tidak terlalu mahal alias terjangkau.

Terlihat sekolah tersebut rata-rata berada di Perkotaan seperti Bandung Raya dan Bodebek saja. Sisanya hanya sangat sedikit.

Hanya 296 SMA Swasta yang tercatat memiliki siswa minimal 300 orang. Dan 15 SMA Swasta diantaranya memiliki siswa lebih dari 1.000 orang.

Jumat, 05 Juni 2026

Daftar SMA Swasta di Provinsi Jawa Barat Tahun 2026

Cibinong (BHC) - Provinsi Jawa Barat telah memiliki 1.917 SMA. Terdiri dari 540 SMA Negeri dan 1.377 SMA Swasta. 

Belum termasuk yang Unit Sekolah Baru (USB) yang belum mmeiliki Izin Operasional Sekolah dan NPSN.

Daerah terbanyak memiliki SMA adalah, (1) Kabupaten Bogor = 246 SMA, (2) Kota Bandung = 152 SMA, (3) Kabupaten Garut = 144 SMA, (4) Kabupaten Bekasi = 134 SMA, (5) Kabupaten Bandung = 128 SMA, (6) Kota Bekasi = 121 SMA, (7) Kabupaten Cianjur = 112 SMA, dan (8) Kabupaten Sukabumi = 102 SMA.

Sisanya dibawah 100 SMA. Dan paling sedikit Kota Banjar cuma memiliki 4 SMA saja.

Kamis, 04 Juni 2026

Daftar SMA Swasta Kerjasama Penerima Siswa Miskin dengan Pemerintah Provinsi Jawa Barat Tahun 2026


Kota Bandung (BHC) -
Provinsi Jawa Barat saat ini memiliki 5.221 SMA/SMK/SLB. Terdiri dari 1.906 SMA, 2.913 SMK, dan 402 SLB.

Dari jumlah tersebut hanya 879 SMA/SMK/SLB Negeri yang setara dengan 16,83%. Jika dirinci lagi terdapat 530 SMA Negeri, 289 SMK Negeri, dan 60 SLB Negeri.

Pada Tahun Ajaran 2026/2027 ini terdapat penambahan 13 USB SMA Negeri dan 4 USB SMK Negeri. Tetapi dengan jumlah tersebut layanan pemerataan pendidikan terutama terhadap siswa yang berasal dari keluarga kurang mampu belum maksimal di Sekolah Negeri.

Karenanya, Pemerintah Provinsi Jawa Barat bekerja sama dengan SMA Swasta untuk menyelesaikan persoalan akses pemerataan pendidikan.

Selasa, 02 Juni 2026

SMA Negeri di Jakarta Tahun 2026


Jakarta (BHC) -
SMA di Provinsi DKI Jakarta berjumlah 520. Sebanyak 121 diantaranya merupakan SMA Negeri. Selebihnya, sebanyak 399 merupakan SMA Swasta. Hanya ada 117 SMA Negeri yang ikut SPMB Online, sisanya 2 SMA Negeri melakukan SPMB secara mandiri yaitu SMA Unggul M.H. Thamrin dan SMA Negeri Ragunan Jakarta.

Sedangkan 2 SMA Negeri lainnya merupakan Sekolah Rakyat, yakni SRMA 9 Jakarta Timur dan SRMA 10 Jakarta Selatan.

Jadi SMA Swasta mencapai 76,92%.

Sedangkan SMA Negeri hanya sekitar 23.08%.

BACA JUGA : Daftar SMA Swasta di Jakarta Tahun 2024

Kota Jakarta Timur memiliki 41 SMA Negeri, setara dengan 31.49%. Sisanya di 31 SMA Negeri di Jakarta Selatan, 17 SMA Negeri masing-masing di Jakarta Barat dan Jakarta Utara, 14 SMA Negeri di Jakarta Pusat, serta 1 SMA Negeri di Kepulauan Seribu.

Senin, 01 Juni 2026

Prestasi Tertinggi Sekolah Maung Tingkat Nasional Tahun 2026


Kota Bandung (BHC) -
Melihat prestasi SMA/SMK Negeri yang ditetapkan sebagai Sekolah Maung Jawa Barat Tahun 2026.

Dikutif dari Sistem Informasi Manajemen Talenta (SIMT), Pusat Prestasi Nasional (Puspresnas), Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah, prestasi tertinggi SMK Negeri peserta Sekolah Maung Provinsi Jawa Barat adalah rangking 46 dari 2.235 SMK se Indonesia. 

SMK Negeri tersebut dipegang oleh SMK Negeri 1 Cimahi.

Sedangkan prestasi tertinggi SMA Negeri Peserta Sekolah Maung adalah SMA Negeri 3 Bandung dengan peringkat 144 nasional.

Melihat, data tersebut, target Sekolah Maung sebagai Sekolah Unggulan Kebanggaan Jawa Barat masih jauh dari harapan.

Sebetulnya ada prestasi SMA yang membanggakan, masuk urutan 39 nasional, tetapi merupakan SMA Swasta, yakni SMA Regina Pacis.

Sedangkan jenjang SMK ada SMK Negeri 8 Bandung yang masuk urutan ke-8 nasional. Sayang, SMK Negeri 8 tidak masuk menjadi peserta Sekolah Maung.

Senin, 13 April 2026

Daftar SPK di Jabodetabek Tahun 2026


Jakarta (BHC) -
Yuk kita intip sekolah yang menyelenggarakan kurikulum internasional atau bekerja sama dengan lembaga pendidikan asing yang ada di Jabodetabek. Dalam Dapodik ditandai dengan status sekolah 'SPK' atau Satuan Pendidikan Kerjasama.

Rata-rata jenjang yang bekerja sama itu adalah Kelompok Bermain (KB). Taman Kanak-Kanak (TK), Sekolah Dasar (SD), Sekolah Menengah Pertama (SM), dan Sekolah Menengah Atas (SMA). 

Data diambil dari Data Pokok Pendidikan (Dapodik) terbaru per bulan Mei 2025 ya di laman Dapodikdasmen, Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah.

Sehingga bisa jadi perbedaan, apabila tahun 2024 masih berstatus SPK, tahun 2025 sudah menjadi sekolah nasional saja.

BACA JUGA : Daftar SMA Unggul Garuda di Indonesia Tahun 2025

Oh ya...pemerintah juga sedang mendirikan saingan SPK lo, namanya 'Sekolah Garuda'.

Selasa, 17 Maret 2026

SMA & SMK Swasta Favorit di Indonesia Tahun 2026

Jakarta (BHC) - Sekolah favorit jenjang SMA dan SMK di Indonesia tersebar rata-rata di kota-kota besar termasuk di luar Pulau Jawa. 

Jumlah SMA/SMK saat ini sebanyak 29.658 sekolah. Terdiri dari 15.237 SMA dan 14.421 SMK. Jumlah sekolah negeri sebanyak 11.093 SMA/SMK Negeri dan 18.565 SMA/SMK Swasta.

Beberapa SMA dan SMK Swasta menjadi Favorit siswa untuk belajar. Bukan, karena sekolah mahal atau memakai kurikulum internasional, tetapi lebih pada pilihan terbaik menurut orang tua dan siswanya.

SMA dan SMK Favorit biasanya sudah memiliki standar sarana dan prasarana yang cukup lengkap dan terkenal di daerahnya. 

Sabtu, 24 Januari 2026

Layanan Pendidikan di Tingkat Provinsi di Indonesia Tahun 2026


Jakarta (BHC) -
Kewenangan provinsi dalam layanan pendidikan terbatas pada jenjang SMA, SMK, dan SLB. Sisanya untuk jenjang PAUD, SD, SMP, PKBM, dan SKB masih menjadi kewenangan pemerintah kabupaten/kota.

Namun, sejak Tahun Ajaran 2025/2026 telah berdiri Sekolah Rakyat, yakni SRD, SRMP, SRMA, maka kewenangan tersebut ada pada Kementerian Sosial.

Sehingga, walaupun jenjang SMA, misalnya, akan dipisahkan. Berdasarkan Data Pokok Pendidikan (Dapodik), Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah, jumlah Sekolah Rakyat Jnejang SMA di seluruh Indonesia mencapai 97 SRMA.

Minggu, 04 Januari 2026

Ini Jumlah SMA Negeri, Sekolah Rakyat Jenjang SMA, SMA Swasta dan SPK SMA di Indonesia Tahun 2026

15.211 SMA

Jakarta (BHC) - Sejak kewenangan SMA, SMK, dan SLB dibebankan kepada Pemerintah Provinsi, belum banyak sekolah negeri yang terbangun baru alias Unit Sekolah Baru (USB).

Di Tahun Ajaran 2025/2026 ini justru sekolah negeri yang terbangun berupa Sekolah Rakyat Jenjang SD, SMP, dan SMA.

Namun, pengelolaannya tidak di Provinsi melainkan di Kementerian Sosial. Hal ini dikarenakan menyasar peserta didik dari kalangan masyarakat miskin dan sangat miskin.

Tercatat dalam Dapodikdasmen, hingga per tanggal 03 Januari 2026 ada 95 Sekolah Rakyat Jenjang SMA yang sudah berdiri.

Indonesia hingga saat ini baru memiliki 15.211 SMA. Sudah termasuk 7.185 SMA Negeri, 95 Sekolah Rakyat Jenjang SMA, 7.801 SMA Swasta, dan 130 SPK SMA.

Provinsi Jawa Barat tetap menjadi nomor 1 daerah di Indonesia penyumbang SMA terbanyak. Diikuti oleh Jawa Timur, Sumatera Utara, Jawa Tengah, dan Banten.

Senin, 29 Desember 2025

SMA Dan SMK Terfavorit di Kalimantan Tahun 2025


Ketapang (BHC) -
Sekolah swasta di Wilayah Kalimantan masih terkonsentrasi di perkotaan. Walaupun ada 1-2 di wilayah kecamatan, belum mendapatkan perhatian dari calon peserta didik.

Tetapi, perkembangan sekolah swasta di Kalimantan masih sangat menjanjikan. Mengingat, tingginya minat warga Kalimantan untuk mengenyam pendidikan. Disamping, karena memang pemerintah belum mampu menyediakan pendidikan berkualitas dan bermutu secara merata.

Mungkin 5 tahun ke depan, sekolah swasta unggulan akan menjamur di seantero Kalimantan. Apalagi dengan telah beroperasinya Ibukota Nusantara (IKN) di Kalimantan Timur.

Sebetulnya, beberapa sekolah yang bekerja sama dengan internasional (SPK) sudah ada beberapa yang berdiri di wilayah Kalimantan lo.

Jumat, 26 Desember 2025

Daftar Sekolah Rakyat di Indonesia Tahun 2025


Jakarta (BHC) - Sekolah Rakyat (SR) dirancang sebagai sekolah berasrama (Boarding School) untuk memastikan para murid mendapatkan pendidikan dan pengasuhan yang optimal. Fasilitas yang disediakan mencakup asrama bagi siswa dan guru serta ruang kelas yang dilengkapi dengan sarana belajar modern.

Kurikulum Sekolah Rakyat dirancang secara tailor-made (khusus dan konstektual), menyesuaikan kebutuhan peserta didik dan dinamika sosial dilingkungan mereka. Kurikulum ini menggabungkan pendekatan nasional dan kekhasan lokal, mencakup tiga muatan utama; Kurikulum Persiapan, Kurikulum Sekolah Formal, dan Kurikulum Asrama (Boarding).

Menurut Kementerian Sosial, jumlah sekolah rakyat tahun 2025 sebanyak 159 Sekolah Rakyat. 63 Sekolah Rakyat sudah beroperasi sejak 14 Juli 2025. Sisanya 37 Sekolah Rakyat per 1 Agustus 2025, 59 Sekolah Rakyat per September 2025, dan 41 Sekolah Rakyat dalam proses penyampaian data oleh Kemensos ke KemenPU. Diperkirakan jumlah siswa mencapai 9.000 anak. Dengan Total Anggaran Rp.2,14 Triliun. 

Kamis, 25 Desember 2025

SMA Swasta Terfavorit di 10 Kota Besar dan Jabodetabek di Indonesia Tahun 2025


Jakarta (BHC) -
Dari 12 kota besar di Indonesia, Bilqis Haura Consultant telah merangkum 10 SMA Swasta Terfavorit di wilayah masing-masing. 

Kota Medan, Kota Palembang dan Jakarta merupakan lumbung SMA Swasta Favorit.

Sebetulnya telah dilihat di beberapa kota besar lainnya, namun jumlah SMA Swasta Favoritnya kurang dari 10 lembaga. Sehingga tidak masuk dalam daftar kita pada penutup tahun 2025 ini.

SMA mana sajakah yang termasuk ke dalam SMA Swasta Terfavorit di Indonesia Tahun 2025 :