Tampilkan postingan dengan label SD. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label SD. Tampilkan semua postingan

Senin, 31 Agustus 2026

Izin Pendirian Sekolah Dasar Swasta di DKI Jakarta Tahun 2026


Berikut Syarat Izin Pendirian Sekolah Dasar (SD) Swasta di DKI Jakarta Tahun 2026;

1. Tanda Daftar Yayasan

2. Akta Pendirian Yayasan

3. Surat Pernyataan Bermaterai yang menyatakan menaati segala ketentuan peraturan perundang-undangan

4. Tidak Menempati atau Menggunakan fasilitas gedung milik Pemerintah, Rumah Toko/Rumah Kantor atau pada lahan yang bermasalah

5. Surat Pernyataan Kepala Sekolah (bermaterai) yang menyatakan sanggup melaksanakan jam belajar mulai pukul 06.30

6. SK Pengesahan Akta Pendirian Yayasan

7. SK Pengesahan Akta Perubahan Yayasan

8. Izin Mendirikan Bangunan (IMB)

Minggu, 23 Agustus 2026

SD di Kabupaten Bekasi Tahun 2026

348.958 Siswa SD


Tambun Selatan (BHC) -
Data pokok pendidikan (Dapodik) Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) memperlihatkan jumlah sekolah di Kabupaten Bekasi mencapai 3.783 sekolah.

Terdiri dari 895 sekolah negeri (23,65%) dan 2.888 sekolah swasta (76,35%).

Berdasarkan jenjang, maka Kabupaten Bekasi memiliki 1.778 PAUD (46,99%), 1.124 SD (29,71%), 453 SMP (11,97%), 136 SMA (3,59%), 197 SMK (5,20%), 10 SLB, 84 PKBM, dan 1 SKB.

Kabupaten Bekasi juga memiliki 685.317 siswa dan 42.355 guru.

Sabtu, 22 Agustus 2026

Ini Aturan Baru Soal Jumlah Siswa dan Rombel di Sekolah Tahun 2026


Jakarta (BHC) -
Agar tidak sembrono menerima murid baru saat SPMB, Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah mengatur jumlah maksimal murid yang harus diterima dan jumlah rombel maksimal.

Namun, aturan ini dikecualikan terhadap daerah 3T atau daerah yang padat penduduknya diatas rata-rata agar tetap akses pendidikan yang merata dan berkeadilan terjamin.

Pengecualian berlaku apabila sebelumnya, Dinas Pendidikan sudah menghitung seluruh kebutuhan, sarana yang ada, kemampuan sekolah dan jumlah calon murid yang akan melanjutkan ke jenjang PAUD, Kelas 1 SD, Kelas 7 SMP, Kelas 10 SMA/SMK, SDLB/SMPLB/SMALB, Paket A, Paket B, dan Paket C.

Kamis, 20 Agustus 2026

Ini Dapodik SD di Kota Bekasi Tahun 2026

212.646 Siswa SD


Bekasi Timur (BHC) -
Hingga per tanggal 20 Agustus 2026, jumlah sekolah di Kota Bekasi sebanyak 2.507 sekolah dengan 456.148 siswa dan 34.109 guru.

Untuk jenjang SD saja, sebanyak 464 SD, 212.646 siswa, dan 13.721 guru.

Berdasarkan status, ada 316 SD Negeri, 132.154 siswa SD Negeri, dan 6.770 guru SD Negeri. Sedangkan untuk swasta, terdapat 330 SD Swasta, 80.490 siswa SD Swasta, dan 6.951 guru swasta.

Senin, 18 Mei 2026

SPMB Kota Bekasi Tahun 2026


Kota Bekasi (BHC) -
Sistem Penerimaan Murid Baru atau SPMB Tahun Ajaran 2026/2027 akan dimulai pada bulan Mei 2026 ini lo.

SPMB tahun ini tidak jauh berbeda dengan SPMB tahun lalu, hanya mengutak-atik persentase setiap jalur saja.

Untuk jenjang SMP misalnya, Jalur Domisili mendapatkan porsi lebih banyak hingga paling sedikit 45%. Sedangkan Jalur Afirmasi dan Prestasi masing-masing 25% dan Jalur Mutasi sebesar 5%.

Senin, 13 April 2026

Daftar SPK di Jabodetabek Tahun 2026


Jakarta (BHC) -
Yuk kita intip sekolah yang menyelenggarakan kurikulum internasional atau bekerja sama dengan lembaga pendidikan asing yang ada di Jabodetabek. Dalam Dapodik ditandai dengan status sekolah 'SPK' atau Satuan Pendidikan Kerjasama.

Rata-rata jenjang yang bekerja sama itu adalah Kelompok Bermain (KB). Taman Kanak-Kanak (TK), Sekolah Dasar (SD), Sekolah Menengah Pertama (SM), dan Sekolah Menengah Atas (SMA). 

Data diambil dari Data Pokok Pendidikan (Dapodik) terbaru per bulan Mei 2025 ya di laman Dapodikdasmen, Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah.

Sehingga bisa jadi perbedaan, apabila tahun 2024 masih berstatus SPK, tahun 2025 sudah menjadi sekolah nasional saja.

BACA JUGA : Daftar SMA Unggul Garuda di Indonesia Tahun 2025

Oh ya...pemerintah juga sedang mendirikan saingan SPK lo, namanya 'Sekolah Garuda'.

Selasa, 03 Februari 2026

Daftar SD di DKI Jakarta Tahun 2026

Foto : Kelanakids.com

Jakarta (BHC) -
Provinsi DKI Jakarta telah memiliki 8.949 sekolah per 03 Februari 2026. Terdiri dari 2.018 sekolah negeri (22,55%) dan 6.931 sekolah swasta (77,45%).

Sekolah swasta yang banyak tersebut ditunjang dari layanan Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) sebanyak 4.136 sekolah (46,21%).

Sedangkan untuk SD saja sebanyak 2.235 SD (24,97%) saja. Sebanyak 1.305 SD Negeri (14,58%), 860 SD Swasta (9,61%), dan 70 SPK SD (0,78%).

BACA JUGA : Daftar SD Negeri dan Swasta di Jakarta Tahun 2025

Sementara itu jumlah sekolah di Indonesia mencapai 444.484 sekolah, sehingga persentase sekolah di Provinsi DKI Jakarta terhadap nasional adalah 2,01%.

Provinsi DKI Jakarta menjadi urutan ke-15 dari 38 provinsi di Indonesia yang memiliki sekolah terbanyak.

Minggu, 25 Januari 2026

Membantu Izin Pendirian Sekolah SD di Jakarta Tahun 2026

Oleh : Tengku Imam Kobul Moh. Yahya S

Izin Pendirian Sekolah untuk jenjang Sekolah Dasar (SD) atau Elementary School di Provinsi DKI Jakarta wajib melakukan langkah-langkah dengan teratur dan terpadu.

Biasanya, untuk mendirikan sekolah memerlukan lokasi yang sesuai dengan peruntukannya, saat ini disebut sebagai KKPR (Kesesuain Kegiatan Pemanfaatan Ruang).

Di Jakarta, sebelum KKPR, terlebih dahulu dilihat kondisi ril di lapangan soal lahan yang digunakan apakah sesuai peruntukannya, dengan mendaftarkan ke Informasi Rencana Kota (IRK). Jika mmeungkinkan untuk dibangun, selanjutnya mengurus IMB (saat ini bernama PGB-SLF) dan baru bisa mengajukan Izin Pendirian Sekolah.

Ada beberapa proses yang harus dilakukan baik dalam bentuk Perizinan dan Non Perizinan.

Berikut Perizinan dan Non Perizinan yang harus ditempuh dalam mendirikan sekolah di Jakarta Tahun 2025;

  1. Akta Notaris Yayasan
  2. Pengesahan Kemenkumham
  3. NIB
  4. IRK
  5. KKPR
  6. Izin Lingkungan (SPPL, UKL-UPL, Amdal)
  7. PGB-SLF
  8. Izin Pendirian Sekolah

Sabtu, 03 Januari 2026

Ini Jumlah SD Negeri dan Swasta di Indonesia Tahun 2026

149.838 SD


Jakarta (BHC) -
Sekolah Dasar atau SD yang dimaksud adalah Sekolah Dasar Negeri, Sekolah Rakyat Jenjang SD, SD Swasta dan SPK SD.

Total jumlah SD di Indonesia hingga per 03 Januari 2026 sebanyak 149.838 SD. Rinciannya 129.169 SD Negeri, 65 Sekolah Rakyat SD, 20.405 SD Swasta, dan 199 SD SPK.

Jumlah layanan SD terbanyak berdasarkan provinsi di Indonesia adalah Provinsi Jawa Barat sebanyak 19.661 lembaga. Kemudian diikuti oleh Jawa Timur sebanyak 19.008 lembaga.

Diikuti oleh Jawa Tengah 18.543 lembaga.

Baru kemudian provinsi di luar Pulau Jawa yakni Sumatera Utara sebanyak 9.724 lembaga dan Sulawesi Selatan sebanyak 6.493 lembaga.

Jumlah Sekolah Rakyat jenjang SD terbanyak berada di Jawa Timur sebanyak 9 SRSD. Dan SPK SD terbanyak berada di DKI Jakarta sebanyak 28 SPK SD.

Jumat, 26 Desember 2025

Daftar Sekolah Rakyat di Indonesia Tahun 2025


Jakarta (BHC) - Sekolah Rakyat (SR) dirancang sebagai sekolah berasrama (Boarding School) untuk memastikan para murid mendapatkan pendidikan dan pengasuhan yang optimal. Fasilitas yang disediakan mencakup asrama bagi siswa dan guru serta ruang kelas yang dilengkapi dengan sarana belajar modern.

Kurikulum Sekolah Rakyat dirancang secara tailor-made (khusus dan konstektual), menyesuaikan kebutuhan peserta didik dan dinamika sosial dilingkungan mereka. Kurikulum ini menggabungkan pendekatan nasional dan kekhasan lokal, mencakup tiga muatan utama; Kurikulum Persiapan, Kurikulum Sekolah Formal, dan Kurikulum Asrama (Boarding).

Menurut Kementerian Sosial, jumlah sekolah rakyat tahun 2025 sebanyak 159 Sekolah Rakyat. 63 Sekolah Rakyat sudah beroperasi sejak 14 Juli 2025. Sisanya 37 Sekolah Rakyat per 1 Agustus 2025, 59 Sekolah Rakyat per September 2025, dan 41 Sekolah Rakyat dalam proses penyampaian data oleh Kemensos ke KemenPU. Diperkirakan jumlah siswa mencapai 9.000 anak. Dengan Total Anggaran Rp.2,14 Triliun. 

Senin, 10 November 2025

Segini Jumlah Anak Tidak Sekolah Jenjang SD/MI/Sederajat Tahun 2025

649.600 Anak

Foto : Riau Aktual

Kota Bandung (BHC) -
Provinsi Jawa Barat menjadi daerah yang memiliki Anak Tidak Sekolah (ATS) paling banyak dari 38 provinsi di Indonesia. Anak Tidak Sekolah atau ATS yang dimaksud adalah anak yang dikarenakan putus sekolah atau tidak melanjutkan ke jenjang berikutnya.

Jumlah ATS SD/MI/Sederajat di Provinsi Jawa Barat mencapai 114.513 anak, yang setara dengan 17,62% dari jumlah seluruh Indonesia.

Anak Putus Sekolah (ATS) dalam data ini adalah ATS per Desember 2024 yang dirilis Kemendikdasmen per Februari 2025.

Data ini juga mencakup siswa jenjang SD, MI, dan Sederajat.

Untuk 10 Provinsi Yang Memiliki ATS SD/MI/Sederajat Terbanyak Tahun 2025 adalah;

  1. Provinsi Jawa Barat = 114.513 anak (17,62%)
  2. Provinsi Jawa Tengah = 59.662 anak (9.18%)
  3. Provinsi Jawa Timur = 57.026 anak (8,77%)
  4. Provinsi Sumatera Utara = 39.553 anak (6,08%)
  5. Provinsi Sulawesi Selatan = 32.584 anak (5,01%)
  6. Provinsi Sumatera Selatan = 29.662 anak (4,56%)
  7. Provinsi Banten = 28.794 anak (4,43%)
  8. Provinsi Riau = 26.881 anak (4,13%)
  9. Provinsi Kalimantan Barat = 23.765 anak (3,65%)
  10. Provinsi Lampung = 22.028 anak (3,39%)

Rabu, 29 Oktober 2025

Daftar Sekolah dan Madrasah Berdasarkan Desa di Kabupaten Bekasi Tahun 2025

4.372 Sekolah/Madrasah


Kota Deltamas (BHC) -
Sebanyak 3.620 sekolah sudah berdiri di Kabupaten Bekasi, Provinsi Jawa Barat per Nopember 2025. Sedangkan jumlah madrasah di Kabupaten Bekasi mencapai 752 lembaga. Sehingga total jumlah sekolah dan madrasah saat ini menjadi 4.372 lembaga.

Dan hanya 893 sekolah negeri. 

Ditinjau dari layanan, Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) mendominasi di Kabupaten Bekasi yang mencapai 1.990 lembaga, setara dengan 45,51%. PAUD yang dimaksud sudah termasuk 994 TK, 554 KB, 20 TPA, 91 SPS, dan 331 RA.

Dalam pembahasan kali ini, Bilqis Haura Consultant akan menyajikan sebaran sekolah dan madrasah di 187 desa/kelurahan di Kabupaten Bekasi. Sekolah yang dimaksud adalah TPA, KB, TK, SPS, SD, SMP, SMA, SMK, dan SLB pada pendidikan formal.

BACA JUGA : Sebaran Sekolah dan Madrasah Berdasarkan Kelurahan di Kota Bekasi Tahun 2025

Sementara yang masuk pendidikan non formal diantaranya, PKBM dan SKB. Dan ditambah dengan madrasah yang terdiri dari RA, MI, MTs, dan MA.

Senin, 27 Oktober 2025

Sebaran Sekolah dan Madrasah Berdasarkan Kelurahan di Kota Bekasi Tahun 2025

3.016 Sekolah/Madrasah


Kota Bekasi (BHC) -
Kota Bekasi hingga per Oktober 2025 sudah memiliki 3.016 sekolah/madrasah. Terdiri dari 2.468 sekolah (81,83%) dan 548 madrasah (18,17%). 

Dalam dokumen kali ini, kita akan menuliskan jumlah sekolah/madrasah berdasarkan kelurahan di Kota Bekasi. 

Sesuai dengan urutannya, dimulai dari kelompok layanan PAUD (TPA, KB, TK, RA, SPS), SD, MI, SMP, MTs, SMA, MA, SMK, dan SLB.

Serta terakhir PKBM dan SKB.

Coba, kamu cek kelurahan masing-masing tempat tinggalmu, daerah mana yang paling banyak memiliki sekolah dan madrasah ya.

Sabtu, 25 Oktober 2025

Daftar SD, SMP, SMA, SMK, dan SLB Swasta di Kota Bekasi Tahun 2025

809 Swasta


Kota Bekasi (BHC) -
Kota Bekasi per 25 Oktober 2025 memiliki 2.468 sekolah. Terdiri dari 423 sekolah negeri dan 2.045 sekolah swasta.

Dari 2.468 sekolah, sebanyak 1.178 merupakan layanan pendidikan anak usia dini (PAUD).

Lainnya 640 SD, 307 SMP, 118 SMA, 142 SMK, dan 12 SLB. Ada juga pendidikan non formal yakni 70 PKBM dan 1 SKB.

Yang lagi kita bahas saat ini adalah sekolah swasta dari jenjang SD, SMP, SMA, SMK, dan SLB. Jumlah sekolah swastanya mencapai 809 sekolah, dengan rincian 325 SD Swasta, 251 SMP Swasta, 95 SMA Swasta, 127 SMK Swasta, dan 11 SLB Swasta.

Selasa, 14 Oktober 2025

KBLI Pendidikan Untuk Perizinan Pendirian Sekolah dan Madrasah Tahun 2025

Klasifikasi Lapangan Usaha Indonesia atau KBLI yaitu sistem pengkodean standar yang disusun oleh Badan Pusat Statistik (BPS) untuk mengklasifikasikan aktifitas ekonomi di Indonesia berdasarkan lapangan usaha


Jakarta (BHC) -
KBLI sangat penting bagi pelaku usaha karena digunakan sebagai panduan untuk menentukan jenis usaha yang sesuai dan merupakan acuan dalam proses perizinan berusaha, seperti pengurusan izin usaha dan Nomor Induk Berusaha (NIB).

Di Indonesia, pendirian pendidikan harus dibawah badan hukum "YAYASAN". Yayasan sendiri bertujuan untuk tujuan Sosial, Keagamaan, dan Kemanusiaan.

Sedangkan kategori "Pendidikan" masuk dalam kategori kegiatan "Sosial".

KBLI seperti dipergunakan untuk izin usaha, sementara Pendidikan merupakan kategori Sosial, bukan kategori Usaha dan/atau Kegiatan. Namun, karena "Beban Resiko" kegiatan Pendidikan masuk "Resiko Tinggi" yang membutuhkan "Perizinan", makanya tetap harus menggunakan KBLI.

Kamis, 09 Oktober 2025

Daftar SD Negeri dan Swasta di Kalimantan Selatan Tahun 2025


Kota Banjarbaru (BHC) -
Perbedaan kota-kota metropolitan dengan kondisi di Wilayah Kalimantan adalah bahwa sekolah-sekolah negeri masih mendominasi, termasuk di kota-kota besar.

Peran Pemerintah memang cukup penting di pedesaan dan kota-kota kecil. 

Untuk di Provinsi Kalimantan Selatan misalnya, tiap sekolah banyak yang sudah memiliki murid lebih dari 300 anak. Angka 300 memang angka minimal untuk menghitung kebutuhan biaya operasional pendidikan.

Dibelakang pemerataan pendidikan, ada yang unik di Kalimantan Selatan, yaitu terdapatnya beberapa "SD Kecil". SD Kecil adalah sekolah dasar milik pemerintah (Negeri) yang tetap melaksanakan program belajar mengajar pada murid yang jumlahnya sedikit, bahkan kurang dari 10 anak di daerah tertentu.

BACA JUGA : Daftar SMA di Kalimantan Selatan Tahun 2025

Sangat Bangga dengan Program "SD Kecil".

Indonesia memiliki 443.079 sekolah, 87.576 madrasah, dan 344.130 pondok pesantren.  Kalimantan Selatan sendiri memiliki 9.798 Sekolah/Madrasah.

Rabu, 01 Oktober 2025

Daftar SD Negeri dan Swasta di DKI Jakarta Tahun 2025


Jakarta (BHC) -
Provinsi DKI Jakarta memiliki 2.233 SD. Tersebar di 5 kotamadya dan 1 kabupaten administratif.

Secara berurutan, kota paling banyak memiliki SD di Provinsi DKI Jakarta adalah; Kotamadya Jakarta Timur 612 SD, Kotamadya Jakarta Barat 562 SD, Kotamadya Jakarta Selatan 456 SD, Kotamadya Jakarta Utara 336 SD, Kotamadya Jakarta Pusat 253 SD, dan Kabupaten Administratid Kepulauan Seribu sebanyak 14 SD.

BACA JUGA : Daftar SD Dengan Murid Terbanyak di Jakarta Tahun 2025

Jakarta memang barometer dalam pendirian sekolah.

Daftar SD Negeri dan Swasta di Kota Tangerang Selatan Tahun 2025


Ciputat (BHC) -
Kota Tangerang Selatan menjadi salah satu kota satelit yang menjadi tujuan pendirian sekolah. Hal ini dikarenakan di Kota Tangerang Selatan banyak bertumbuh pemukiman baru, baik perumahan biasa maupun kota mandiri.

Kota Tangerang Selatan memiliki 347 SD. Terdiri dari 157 SD Negeri (45,24%) dan 190 SD Swasta 54,76%).

Dan memiliki 119 SD yang punya murid diatas 500 anak. Bahkan, ada SD yang memiliki murid lebih dari 1.000 anak lo.

Beberapa SD di Kota Tangerang Selatan, Provinsi Banten ternyata memiliki murid diatas 500 anak, sebut saja;

Senin, 29 September 2025

Ini Daftar SD Negeri dan Swasta di Kota Banda Aceh Tahun 2025


Kota Banda Aceh (BHC) -
Rata-rata penomoran sekolah di kota-kota di Pulau Jawa didasarkan kepada tingkat kelurahan untuk jenjang SD, dan tingkat kecamatan untuk jenjang SMP, serta tingkat Kabupaten/Kota untuk jenjang SMA/SMK.

Penomoran menggunakan angka desimal atau nomor urut biasa.

Beda hal dengan wilayah Provinsi Sumatera Utara. Nomor sekolah mirip seperti nomor HP (handphone) dan sangat sulit sekali mengingatnya untuk orang awam.

Lain Jawa lain juga di Medan, tentu berbeda juga di Kota Banda Aceh khususnya, yang penomoran SD dilakukan setingkat kota. Makanya tiap kelurahan dan kecamatan nomor SD nya tidak ada yang urut sama sekali.

Jumlah SD di Kota Banda Aceh sebanyak 98 SD. Terdiri dari 72 SD Negeri dan hanya 26 SD Swasta. Dari 10 Ibukota Provinsi di Sumatera, Kota Banda Aceh masuk urutan ke-8 yang memiliki SD paling banyak.

Ditambah dengan 16 MI.

Hanya berada diatas Kota Pangkalpinang dan Kota Tanjungpinang.

Sabtu, 27 September 2025

Ini Daftar SD Negeri dan Swasta di Kota Medan Tahun 2025


Kota Medan (BHC) -
Kota Medan Memiliki 822 SD. Terdiri dari 296 SD Negeri dan 526 SD Swasta. Karena merupakan Kota Metropolitan, sekaligus kota terbesar diluar Pulau Jawa, pertumbuhan layanan pendidikan cukup tinggi di daerah ini.

Kota Medan memiliki jumlah penduduk sekitar 2,5 juta tersebar 21 kecamatan dan 151 kelurahan. Hampir sekolah sudah merata di Kota Medan.