Tampilkan postingan dengan label Proper. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Proper. Tampilkan semua postingan

Jumat, 16 Oktober 2026

Daftar Perusahaan Peserta Proper di Kota Bandung, Kota Cimahi, Kabupaten Bandung, Kabupaten Bandung Barat dan Kabupaten Sumedang Tahun 2026


Kota Bandung (BHC) -
Pada tahun 2026 ini, Provinsi Jawa Barat mengikutsertakan 1.233 perusahaan sebagai peserta proper.

Di Wilayah Bandung Raya yang meliputi Kota Bandung, Kota Cimahi, Kabupaten Bandung, Kabupaten Bandung Barat, dan Kabupaten Sumedang jumlah peserta perusahaan untuk kegiatan proper sebanyak 293 perusahaan.

Kawasan Cekungan Bandung atau Bandung Raya menjadi salah satu perhatian dalam pencemaran lingkungan akibat sulitnya perusahaan mengendalikan limbah padat, cair, dan emisinya.

Padahal kawasan ini sebagai Ibukota Provinsi Jawa Barat dan termasuk wilayah hulu (pegunungan) dan kawasan hijau bumi Pasundan.

Daftar Peserta Proper di Kota Bandung Tahun 2026


Kota Bandung (BHC) -
Proper adalah program penilaian peringkat kinerja perusahaan di bidang pengelolaan lingkungan hidup. Kepatuhan pengelolaan lingkungan hidup diberikan tingkatan mulai dari Proper Emas, Proper Hijau, Proper Biru, Proper Merah, dan Proper Hitam. 

Perusahaan dan kegiatan besar di Kota Bandung menjadi peserta proper tahun 2026.

Peserta Proper di Kota Bekasi Tahun 2026


Kota Bekasi (BHC) -
Di Kota Bekasi, Provinsi Jawa Barat, hotel, restoran dan Mal serta Apartemen tidak masuk menjadi peserta proper 2026. 

Dari 26 perusahaan peserta proper di Kota Bekasi, sebanyak hanya 7 perusahaan yang menjadi evaluator (tanggung jawab) KLH/BPLH, sisanya merupakan tanggung jawab Provinsi melalui Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Jawa Barat.

Sangat terlihat jelas kalau pengelolaan lingkungan di Kota Bekasi kurang baik.

"Mereka menyamakan karakteristik Bekasi dengan daerah lainnya. Padahal, kan Kota Bekasi statusnya metropolitan dan commuter penyangga Jakarta, seharusnya perusahaan penunjang tersebut wajib ikut proper agar pemantauan lebih mudah dan perusahaan lebih patuh," kata Tengku Imam Kobul Moh Yahya S di Bekasi.

Senin, 12 Oktober 2026

Peserta Proper Kebun Sawit di Indonesia Tahun 2026


Jakarta (BHC) -
Luas Kebun Sawit di Indonesia hampir mencapai 16,83 juta hektar. Kebun sawit paling luas dan menjadi sentra di Indonesia diantaranya di Provinsi Riau, Kalimantan Tengah, Kalimantan Barat, Sumatera Utara, Kalimantan Timur, Sumatera Selatan, dan Jambi.

Saat ini lagi ramai isu soal pembakaran hutan (Karhutla) yang biasanya dilakukan untuk pembukaan lahan hutan bagi perkebunan sawit dan perkebunan lainnya.

Kejadian Karhutla saat ini terjadi di Kalimantan Tengah, Kalimantan Barat, Kalimantan Selatan, Kalimantan Timur, Sumatera Selatan, Jambi, Riau dan sebagian Papua.

Minggu, 11 Oktober 2026

Peserta Proper Tambang di Indonesia Tahun 2026


Jakarta (BHC) -
Tambang yang paling umum di Indonesia adalah tambang batubara, nikel, emas, tembaga dan timah. 

Di Indonesia perusahaan dengan penambang terbesar adalah, Emas oleh PT Freeport Indonesia, nikel, emas dan bauksit olek PT Antam (Persero) Tbk, batubara oleh PT Bukit Asam, dan PT Vale Indonesia di wilayah Sulawesi.

Ada juga PT Adaro Energy untuk batubara di Kalimantan dan PT Timah Tbk untuk pengolahan timah di Bangka.

Hampir semua daerah memiliki tambang.

Jumat, 23 Januari 2026

Kandidat Proper Emas 2025

164 Kandidat Emas

Jakarta (PROPER) - Pada Tahun 2026 ini, Proper Kandidat Emas 2025 sebanyak 164 perusahaan. Sektor paling dominan adalah listrik dan migas.

Selain itu ada juga sektor Aspal, Farmasi, Industri Ban, Industri Minuman Kemasan, Industri Pengolahan Tembakau, Kawasan Industri dan Kimia.

Selebihnya ada otomotif, Peleburan Timah, Pengolahan Mineral, Pertambangan Batubara, Pupuk, Kelapa Sawit dan Semen.

Jumat, 13 September 2024

Peserta Proper dari Kota Bekasi dan Kabupaten Bekasi Tahun 2024


Kota Bekasi (BHC) - Kota Bekasi dan Kabupaten Bekasi menjadi salah satu titik sentral peserta proper di Indonesia. Hal ini dikarenakan di Bekasi berdiri Kawasan Industri terbesar di Asia Tenggara.

Kabupaten Bekasi mengirim 259 peserta proper dan Kota Bekasi hanya mengirim 31 peserta proper tahun 2024.

Dimana menjadikan daerah ini rentan terhadap pencemaran limbah udara, limbah cair maupun limbah yang masuk ke dalam bumi.

Selama ini, yang terlihat belum begitu maksimal soal monitoring, evaluasi dan sanksi yang diberikan terhadap pelaku usaha yang 'bandel" dan abai dalam pengelolaan lingkungan.

Pun, terkesan lebih sering 'terbiarkan' melanggar, melanggar, dan melanggar lagi. Harusnya, dengan berdiri di Kawasan Industri, menjadikan pelaku usaha memiliki jaminan 100% untuk mengelola limbahnya di lokasi tersebut.

Sehingga masyarakat dapat terlindungi dengan jaminan itu.


Proper menjadi salah satu instrumen pemerintah dalam mengontrol pelaku usaha untuk mengelola limbahnya dengan baik sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

Sabtu, 07 September 2024

Perusahaan Yang Ditangguhkan Peringkat Proper Tahun 2023


Jakarta (BHC) -
Ternyata ada 121 perusahaan di Indonesia yang mengikuti program proper, tetapi peringkatnya ditangguhkan.

Mengutif Lampiran II Keputusan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Nomor: SK. 1377/MenLHK/Setjen/Kum.1/12/2023, sebanyak 121 perusahaan Peringkat Proper nya Ditangguhkan.

Justru yang lebih memprihatinkan, beberapa perusahaan berdiri ditengah-tengah pemukiman penduduk dan perkotaan, bukan di Kawasan Industri.

Hal ini dapat mengakibatkan pencemaran yang lebih masif dan sulit diantisipasi.

Sebaiknya, industri yang menempati dan berdiri bukan di Kawasan Industri harus lebih tegas dalam monitoring dan evaluasinya. Karena ini membahayakan kehidupan manusia dan penghidupan berkalnjutan.

Jumat, 06 September 2024

Kamis, 05 September 2024

Peringkat Proper di Kota Bekasi dan Kabupaten Bekasi Tahun 2023


Kota Bekasi (BHC) - Berbagai drama perusahaan dalam mengelola lingkungan sesuai dengan komitmen dalam Dokumen Lingkungan yang sudah disetujui kedua belah pihak antara perusahaan dengan pemerintah masih menjadi misteri.

Salah satu metode titik pantau soal kepatuhan pengelolaan lingkungan dapat dilihat dari keikutsertaan perusahaan dalam Proper.

Peringkat Proper dapat terlihat jelas bagaimana kepatuhan suatu perusahaan dalam pengelolaan lingkungan dalam aktifitas usahanya.

Untuk Kategori Emas dan Hijau merupakan peringkat perusahaan sudah diatas patuh, artinya ada inovasi, brandmarking serta penghematan dan pengelolaan lingkungan yang berkelanjutan.

Sedangkan pada Peringkat Biru, proper perusahaan hanya patuh sesuai dengan instrumen saja, artinya apa adanya sajalah, yang penting menggugurkan kewajiban, sudah cukup.

Tetapi, masih banyak juga perusahaan yang tidak mengelola limbahnya sesuai dengan ketentuan, hingga mendapatkan ganjaran Proper Merah dan Hitam.

Bahkan ada juga Peringkat Proper nya yang ditangguhkan, akibat ada prosedur yang tidak dilalui sesuai peraturan perundang-undangan yang berlaku.

Perlu pembinaan, monitoring, evaluasi dan sanksi yang ketat agar perusahaan tersebut jera untuk melakukan pelanggaran yang berulang tiap tahunnya.

Kamis, 04 Mei 2023

Ini Peserta Proper di Jakarta Tahun 2023

141 Perusahaan 


Jakarta (BIB) -
DKI Jakarta mengajukan peserta proper sebanyak 141 perusahaan tahun 2023. Hal ini tertuang dalam Keputusan Direktur Jenderal Pengendalian Pencemaran dan Kerusakan Lingkungan Nomor : SK.23/PPKL/SET.6/WAS.3/3/2023 tentang Peserta Program Penilaian Peringkat Kinerja Perusahaan Dalam Pengelolaan Lingkungan Hidup.

Bila didasarkan pada Peraturan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) Nomor 1 Tahun 2021 tentang Program Penilaian Peringkat Kinerja Perusahaan Dalam Pengelolaan Lingkungan Hidup, Proper merupakan evaluasi kinerja penanggung jawab usaha dan/atau kegiatan di bidang pengelolaan lingkungan hidup.

Untuk DKI Jakarta, selain industri, kawasan industri dan migas, beberapa hotel dan rumah sakit menjadi peserta proper.

Berikut ini perusahaan peserta proper dari Jakarta tahun 2023:

Minggu, 30 April 2023

Ini Peserta Proper dari Riau Tahun 2023

257 Peserta

Kota Dumai di malam hari, Foto : Bang Imam

Kota Pekanbaru (BIB) -
Sesuai dengan Keputusan Direktur Jenderal Pengendalian Pencemaran dan Kerusakan Lingkungan (PPKL), Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) Nomor SK.23/PPKL/SET.6/WAS.3/3/2023 tentang Peserta Program Penilaian Kinerja Perusahaan Dalam Pengelolaan Lingkungan Hidup atau Proper tahun 2023 jumlah peserta sebanyak 3.741 perusahaan.

Dari Provinsi Riau sendiri peserta sebanyak 257 perusahaan.

Peserta Proper dari Riau didominasi oleh perusahaan perkebunan, sawit dan unit pertamina. Hampir semua daerah memiliki peserta proper.

BACA JUGA : Peserta Proper di Riau Tahun 2022

Namun, ada 5 besar kabupaten/kota dengan peserta proper terbanyak di Riau tahun 2023, yaitu;

  1. Kabupaten Pelalawan sebanyak 44 peserta;
  2. Kabupaten Siak sebanyak 35 peserta;
  3. Kabupaten Kampar sebanyak 31 peserta;
  4. Kabupaten Rokan Hulu sebanyak 29 peserta; dan
  5. Kabupaten Indragiri Hulu sebanyak 23 peserta.

Berikut ini daftar perusahaan peserta proper dari Provinsi Riau tahun 2023;

Sabtu, 29 April 2023

Peserta Proper dari Jawa Barat Tahun 2023


Program Penilaian Peringkat Kinerja Perusahaan Dalam Pengelolaan Lingkungan Hidup atau disingkat Proper ditetapkan berdasarkan Peraturan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan  Nomor 1 Tahun 2021.

Sesuai dengan Keputusan Direktur Jenderal Pengendalian Pencemaran dan Kerusakan Lingkungan, KLHK, perusahaan yang menjadi peserta Proper Tahun 2023 sebanyak 3.741 peserta.

Dan sebanyak 727 peserta diantaranya berasal dari Provinsi Jawa Barat. Dari 27 kabupaten/kota di Jawa Barat, hanya 23 kabupaten/kota yang memiliki peserta proper tahun 2023.

Berikut ini perusahaan peserta proper dari Provinsi Jawa Barat tahun 2023:

Kamis, 05 Januari 2023

Tambang di Proper 2022

242 Perusahaan


Jakarta (BIB) -
Sebanyak 242 perusahaan tambang ikut dalam proper 2022. Sebanyak 6 perusahaan tambang mendapatkan proper emas, 20 proper hijau, dan  115 proper biru.

Sementara yang mendapatkan kategori proper merah di perusahaan tambang  sebanyak 100 perusahaan serta proper hitam 1 perusahaan.

Berikut ini kegiatan pertambangan pada proper tahun 2022;

EMAS

  1. PT Indonesia Asahan Aluminium (Persero) (pengolahan logam), Kabupaten Batubara, Provinsi Sumatera Utara;
  2. PT Timah Tbk, Wilayah Operasi Kepri dan Riau-Unit Metalurgi Kundur (tambang pengolahan dan pemurnian), Kabupaten Karimun, Provinsi Kepulauan Riau;
  3. PT Timah Tbk, Unit Metalurgi Muntok (tambang pengolahan dan pemurnian), Kabupaten Bangka Barat, Provinsi Bangka Belitung;
  4. PT Bukit Asam Tbk, - Unit Pelabuhan Tarahan (stockpile batubara), Kota Bandar Lampung, Provinsi Lampung;
  5. PT Adaro Indonesia (tambang batubara), Kabupaten Tabalong, Kabupaten Balangan, Kabupaten Barito Selatan, dan Kabupaten Barito Timur, Provinsi Kalimantan Selatan;
  6. PT Berau Coal-Site Lati (tambang batubara), Kabupaten Berau, Provinsi Kalimantan Timur.

Rabu, 04 Januari 2023

Sawit di Proper 2022

541 Peserta


Jakarta (BIB) -
Menurut data Direktorat Jenderal Perkebunan, Kementerian Pertanian, luas lahan sawit di seluruh Indonesia mencapai 16,8 juta ha. Dari luas tersebut, hanya sekitar 6,94 juta ha yang merupakan lahan sawit rakyat.

Dari penguasaan lahan, hanya 5% yang dikuasai oleh BUMN (PTPN) atau setara dengan kurang lebih 800 ribu ha. Sementara yang dikuasai oleh perusahaan swasta mencapai 8,64 juta ha (53%), dan yang dikuasai oleh kebun rakyat sebanyak 6,94 juta ha (42%). 

Perkebunan Sawit menjadi salah satu peserta Proper 2022.

Program Penilaian Peringkat Kinerja Perusahaan Dalam Pengelolaan Lingkungan Hidup atau Proper tahun 2022 sudah diumumkan.

Berikut ini peringkat proper di bidang perusahaan sawit di Indonesia tahun 2022:

Selasa, 03 Januari 2023

Ini Proper di Aceh Tahun 2022

34 Perusahaan


Kota Banda Aceh (BIB) -
Ada 34 perusahaan yang mengikuti proper dari Provinsi Aceh tahun 2022.

Yang mendapatkan peringkat proper emas sebanyak 1 perusahaan, proper hijau 3 perusahaan, proper biru sebanyak 28 perusahaan dan proper merah sebanyak 5 perusahaan.

Berikut ini perusahaan yang memperoleh proper hijau tahun 2022:

EMAS

  1. PT Pertamina EP Asset 1-Field Rantau (Migas EP) Kabupaten Aceh Tamiang, Provinsi Aceh.

Kamis, 17 November 2022

Ini Kandidat Proper Emas Tahun 2022

SK.106/PPKL/SET.6/WAS.8/11/2022


Jakarta (BIB) -
Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) melalui Direktur Jenderal Pengendalian Pencemaran dan Kerusakan Lingkungan (PPKL) memberikan kesempatan terhadap beberapa perusahaan untuk menjadi kandidat Emas Program Penilaian Kinerja Perusahaan Dalam Pengelolaan Lingkungan Hidup (Proper).

Ada 102 calon peserta proper emas dan didominasi oleh perusahaan pertamina.

Berikut ini adalah Kandidat Proper Emas Tahun 2022;

  1. PT Pertamina EP Asset 1-Field Rantau (Migas EP) Kabupaten Aceh Tamiang, Provinsi Aceh;
  2. PT Austindo Nusantara Jaya Agri (Sawit) Kabupaten Padang Lawas, Provinsi Sumatera Utara;
  3. PT Indonesia Asahan Aluminium (Persero) (Pengolahan Logam) Kabupaten Batubara, Provinsi Sumatera Utara;
  4. PLTA PT Indonesia Asahan Aluminium (Persero) (PLTA) Kabupaten Toba Samosir, Provinsi Sumatera Utara;
  5. PT Pertamina Patra Niaga-Regional Sumbagut Fuel Terminal Medan Group (Migas Distribusi) Kota Medan, Provinsi Sumatera Utara; 

Rabu, 07 September 2022

Peserta Proper dari DKI Jakarta Tahun 2022

137 Perusahaan


Jakarta (BIB) -
Provinsi DKI Jakarta termasuk yang menyertakan perusahaan peserta proper terbanyak di Indonesia. Seperti hotel, rumah sakit bahkan diajak menjadi peserta proper.

Dari 137 peserta proper dari DKI Jakarta, ada sekitar 32 hotel dan 9 rumah sakit. Selebihnya merupakan perusahaan industri.

Jika didasarkan pada persebaran peserta proper, maka di Jakarta Timur sebanyak 54 perusahaan (39,41%), Jakarta Utara sebanyak 35 perusahaan (26,32%), Jakarta Pusat sebanyak 20 perusahaan (14,59%), Jakarta Barat sebanyak 13 perusahaan (9,48%), Jakarta Selatan sebanyak 14 perusahaan (9,48%), dan Kepulauan Seribu 1 perusahaan (0,72%).

BACA JUGA : Peserta Proper di Jakarta Tahun 2021

Berikut ini perusahaan peserta proper dari DKI Jakarta tahun 2022 :

Selasa, 06 September 2022

Peserta Proper dari Kota Bekasi dan Kabupaten Bekasi Tahun 2022

231 Perusahaan


Kota Bekasi (BIB) -
Ada 231 perusahaan peserta Proper Tahun 2022 di Kota Bekasi dan Kabupaten Bekasi. Daerah ini memang terkenal dengan industri terluas di Asia Tenggara. Selain itu, Kota Bekasi merupakan darah yang menerapkan upah tertinggi di Indonesia. Tahun 2022 mengalahkan Kabupaten Karawang.

Karena merupakan wilayah penyangga ibukota dan commuter, maka perlu dikelola dengan baik limbah yang berasal dari pabrik, salah satunya dengan mengikuti program Proper dari KLHK.

Saat ini ada 3.295 perusahaan peserta proper tahun 2022. Itu artinya 7,01% perusahaan peserta berasal dari Bekasi.

BACA JUGA :

1. Peringkat Proper di Bekasi Tahun 2021

2. Proper Hijau di Bekasi 10 Tahun Terakhir

Berikut ini perusahaan peserta proper dari Bekasi 2022: