Tampilkan postingan dengan label Sekolah. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Sekolah. Tampilkan semua postingan

Selasa, 01 September 2026

Dapodik Yang Sudah Singkron Baru 94,6%

Data pokok pendidikan di Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah menunjukkan hingga penutupan Dapodik 31 Agustus 2026, baru 96,4% yang sudah singkronisasi


Jakarta (BHC) -
Dari 447.108 sekolah yang terdata per 01 September 2026 pukul 0:04 wib, sudah ada 431.157 sekolah yang sudah terkirim dan sudah singkronisasi. Sehingga masih ada 15.951 sekolah yang belum si gkronisasi.

Jenjang tertinggi yang sudah singkron adalah jenjang SD yaitu 99,3% dari 149.876 SD yang masuk dapodik per hari ini, sebanyak 148.791 SD sudah singkronisasi. Dan masih ada 1.085 SD yang belum singkron dan belum update dapodiknya.

Kemudian jenjang SMP sudah singkron 98,3% atau setara dengan 43.745 SMP yang sudah melakukan singkronisasi. Yang belum singkron sebanyak 765 SMP terdata belum singkron.

Minggu, 30 Agustus 2026

Sekolah Muhammadiyah di Jabodetabek Tahun 2026


Jakarta (BHC) -
Selain Perguruan Tinggi, Perserikatan Muhammadiyah juga memiliki sekolah, madrasah, pendidikan diniyah, dan pondok pesantren.

Kali ini kita sedang membahas tentang sekolah Muhammadiyah yang berdiri di Jabodetabek. Mulai dari jenjang PAUD (yang diwakili oleh Aisyiyah atau Aisyiyah Bustanul Athfal), juga termasuk jenjang SD, SMP, SMA, dan SMK.

BACA JUGA : Kampus Muhammadiyah

Muhammadiyah sudah memiliki lembaga pendidikan dari layanan Pendidikan Anak Usia Dini hingga ke Perguruan Tinggi dan tersebar di seluruh Indonesia.

Sebetulnya basis Muhammadiyah bukan di Jabodetabek, melainkan di Yogyakarta, Solo, Semarang dan Pekalongan, serta di Lamongan, Jawa Timur. Sedangkan di luar Jawa, sebut saja Sumatera Barat, Sulawesi Selatan, Kalimantan Timur, dan Lampung. Namun, secara umum sudah tumbuh di kota-kota kecil di seluruh Indonesia.

Jumat, 28 Agustus 2026

Ini Kondisi Pendidikan di Flores Tahun 2026

Pulau Flores yang baru tertimpa musibah bencana gempa bumi, memiliki 8 kabupaten yaitu, Kabupaten Manggarai, Kabupaten Manggarai Timur, Kabupaten Manggarai Barat, Kabupaten Ngada, Kabupaten Nagekeo, Kabupaten Ende, Kabupaten Sikka dan Kabupaten Flores Timur.

Foto : Garda Indonesia


Labuan Bajo (BHC) -
Jumlah sekolah di 8 kabupaten yang ada di Pulau Flores, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) mencapai 5.277 sekolah.

Sedangkan jumlah siswa sebanyak 488.458 anak dengan didukung oleh 56.491 guru.

Berikut Tabel 1.1. Kondisi Pendidikan di Pulau Flores, NTT tahun 2026;

Selasa, 25 Agustus 2026

Sekolah di BSD City & Sekitarnya Tahun 2026


BSD City (BHC) -
Berdasarkan data yang diperoleh Bilqis Haura Consultant jumlah sekolah yang tersebar di Wilayah Kota Mandiri BSD City mencapai 653 sekolah. 

Dan juga memiliki 109.179 siswa serta 8.526 guru.

Data ini sudah termasuk layanan PAUD (TPA, KB, TK, SPS), SD, SMP, SMA, SMK, SLB, PKBM/SKB, dan SKB baik negeri maupun swasta.

Tersebar di 4 kecamatan yaitu, Kecamatan Serpong dan Serpong Utara di Kota Tangerang Selatan dan Kecamatan Cisauk dan Pagedangan di Kabupaten Tangerang.

Untuk Wilayah sekitarnya ditambah Kecamatan Kelapa Dua, Kabupaten Tangerang, Provinsi Banten.

Data ini tidak termasuk Madrasah (RA, MI, MTs, MA, dan MAK), Pondok Pesantren dan Pendidikan Diniyah.

Sabtu, 22 Agustus 2026

Ini Aturan Baru Soal Jumlah Siswa dan Rombel di Sekolah Tahun 2026


Jakarta (BHC) -
Agar tidak sembrono menerima murid baru saat SPMB, Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah mengatur jumlah maksimal murid yang harus diterima dan jumlah rombel maksimal.

Namun, aturan ini dikecualikan terhadap daerah 3T atau daerah yang padat penduduknya diatas rata-rata agar tetap akses pendidikan yang merata dan berkeadilan terjamin.

Pengecualian berlaku apabila sebelumnya, Dinas Pendidikan sudah menghitung seluruh kebutuhan, sarana yang ada, kemampuan sekolah dan jumlah calon murid yang akan melanjutkan ke jenjang PAUD, Kelas 1 SD, Kelas 7 SMP, Kelas 10 SMA/SMK, SDLB/SMPLB/SMALB, Paket A, Paket B, dan Paket C.

Jumat, 21 Agustus 2026

Informasi Sekolah, Siswa dan Guru di Kota Bekasi Menurut Kecamatan Tahun 2026

Kota Bekasi (BHC) - Data Pokok Pendidikan (Dapodik) Kota Bekasi di Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah pada Semester Ganjil Tahun Ajaran 2026/2027, jumlah sekolah mencapai 2.507 lembaga.

Dengan jumlah siswa sebanyak 459.042 siswa dan memiliki guru yang mencapai 34.107 orang.

Sudah termasuk semua jenjang dari PAUD, SD, SMP, SMA, SMK, SLB, PKBM, dan SKB.

Ini Dapodik SMP di Kota Bekasi Tahun 2026


Bekasi Timur City (BHC) -
Jika pada jenjang SD, calon siswa ramai-ramai memilih SD Swasta, ternyata berbanding terbalik dengan pemilihan jenjang SMP. 

Calon siswa tidak lagi memilih SMP Swasta sebagai pilihan utama, tetapi berbalik badan condong ke SMP Negeri.

Padahal, di lingkungan SD Swasta sebelumnya yang menjadi pilihannya sudah tersedia dan terintegrasi jenjang pendidikan lanjutan baik SMP, SMA, dan SMK. 

Penomena ini terjadi di Kota Bekasi, sehingga SMP Negeri di Kota Bekasi justru tinggal duduk manis menunggu siswa, mereka merebut hingga daya tampung SMP Negeri tiap tahun tergolong sangat minim dibalik antusias calon murid baru.

Berbeda dengan SMP Swasta yang masih menunggu limpahan atau calon siswa yang sudah "gugur" dalm SPMB, untuk menjadi pilihan terakhir masuk SMP Swasta. Hanya PAUD, SD, dan SMK Swasta saja yang menjadi pilihan utama. Sedang SMP Swasta dan SMA Swasta cukup strong untuk berjuang mendapatkan murid limpahan yang tidak "lolos" SPMB.

Kamis, 20 Agustus 2026

Kabupaten dan Kota Dengan Sekolah Terbanyak di Indonesia Tahun 2026


Kota Cibinong (BHC) - Indonesia memiliki 447.080 sekolah. Dengan jumlah siswa sekitar 49,6 juta per 20 Agustus 2026. 

Tersebar di 416 kabupaten, 96 kota, dan 38 provinsi.

PAUD, SD, SMP, PKBM, dan SKB menjadi kewenangan Pemerintah Kabupaten/Kota. Sedangkan SMA, SMK, dan SLB menjadi kewenangan Pemerintah Provinsi.

Provinsi Jawa Timur merupakan daerah yang paling banyak memiliki sekolah, yakni 67.695 sekolah. Disusul Provinsi Jawa Barat sebanyak 64.489 sekolah, Provinsi Jawa Tengah sebanyak 53.289 sekolah, Provinsi Sumatera Utara sebanyak 23.898 sekolah.

Kemudian ada Provinsi Sulawesi Selatan sebanyak 16.629 sekolah, Provinsi Banten sebanyak 15.311 sekolah, dan Provinsi Nusa Tenggara Timur sebanyak 14.460 sekolah.

Kota dan Kabupaten di Pulau Jawa mendominasi dengan sekolah terbanyak di Indonesia.

Untuk urutan kota diwakili Kota Surabaya dan kabupaten diwakili Kabupaten Bogor.

Selasa, 18 Agustus 2026

Layanan Pendidikan di Jabodetabek Tahun 2026


Jakarta (BHC) -
Sebenarnya hanya 7,23% sebaran layanan pendidikan di Jabodetabek jika di hitung berdasarkan persentase nasional.

Saat ini jumlah sekolah di seluruh Indonesia mencapai 447.054 sekolah. Sedangkan di Jabodetabek hanya terdapat 32.358 sekolah.

Masih kalah dari Jawa Timur 67.693 sekolah, Jawa Barat 64.486 sekolah, dan Jawa Tengah 53.297 sekolah. 

Khusus untuk DKI Jakarta saja, masuk urutan ke-14 paling banyak memiliki sekolah.

Minggu, 16 Agustus 2026

Daftar Sekolah di Kabupaten Bogor Menurut Desa/Kelurahan Tahun 2026


Kota Cibinong (BHC) - Kabupaten Bogor saat ini memiliki 6.773 sekolah dan merupakan yang terbanyak dari seluruh kabupaten dan kota di Indonesia. 

Terdiri dari 3.257 PAUD, 1.862 SD, 784 SMP, 248 SMA, dan 380 SMK. Termasuk juga 6 SLB, 235 PKBM, dan 1 SKB.

Berdasarkan status, sebanyak 1.656 Sekolah Negeri dan 5.117 Sekolah Swasta.

Berdasarkan sebaran per kecamatan, Kecamatan Cibinong menjadi yang terbanyak memiliki sekolah yakni 381 sekolah. Disusul oleh Kecamatan Cileungsi 354 sekolah, Gunungputri 343 sekolah, Bojonggede 248 sekolah, dan Kecamatan Jonggol 238 sekolah.

Sedangkan yang paling sedikit adalah, Kecamatan Tanjung Sari 83 sekolah, Cariu 87 sekolah, dan Sukajaya 96 sekolah.

Jumat, 14 Agustus 2026

Berapa Jumlah Sekolah, Madrasah, Pondok Pesantren dan Pendidikan Diniyah di Indonesia Tahun 2026?

 874.939 Sekolah/Madrasah


Jakarta (BHC) -
Indonesia memiliki beragam model pendidikan, mulai dari sekolah, madrasah, pondok pesantren dan pendidikan diniyah.

Terbagi lagi menjadi pendidikan formal, nonformal dan informal.

Sedangkan berdasarkan jaring pendidikan dibedakan lagi, Sekolah Rakyat, Sekolah Umum, Sekolah Unggul Garuda, Sekolah Nasional Terintegrasi, Satuan Pendidikan Kerjasama, Madrasah, Pondok Pesantren, Pendidikan Diniyah dan Pendidikan lainnya.

Dibagi lagi berdasarkan nama lembaga seperti PAUD (TPA, KB, TK, SPS), SD, SMP, SMA, SMK, SLB, PKBM,SKB, Madrasah (RA/BA, MI, MTs, MA, MAK), Pondok Pesantren, Pendidikan Diniyah (SPM, PDF, PKPPS, MA'HAD ALY, MDT, LPQ).

Banyak ya istilah-istilahnya sampe bingung. Masih ada LPK. Homeschooling, Daycare, Kindergarten, Childhood dan sebagainya.

Senin, 10 Agustus 2026

Dapodik Wilayah Kalimantan 2026

Dapodik di Wilayah Kalimantan Semester Ganjil T.A. 2026/2027 

Dapodik  

Provinsi

Kalbar

Kalteng

Kalsel

Kaltim

Kaltara

Sekolah

10.306

7.193

8.391

6.239

1.529

Siswa

1.023.221

528.559

706.443

817.201

153.879

Guru

92.363

61.241

75.038

74.929

17.320

Pontianak (BHC) - Provinsi Kalimantan Barat menjadi daerah di wilayah Kalimantan yang paling banyak memiliki sekolah. Dari total seluruh sekolah yang ada di Kalimantan, sebanyak 10.306 sekolah tersebar di Provinsi Kalimantan Barat.

Saat ini jumlah sekolah di Wilayah Kalimantan yang mencakup 5 provinsi sebanyak 33.658 sekolah. Dengan layanan siswa yang mencapai 3.229.303 orang dan memiliki jumlah guru sebanyak 320.891 guru.

Minggu, 15 Februari 2026

Sekolah di Indonesia Yang Menjalankan Kurikulum Internasional dan Nasional Yang Belum Memiliki Izin Operasional SPK Tahun 2026

 Sekolah Nasional Plus

Jakarta (BHC) - Indonesia memiliki aturan soal pelaksanaan Kurikulum Internasional yang dilaksanakan di Wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia. Namanya SPK, atau Satuan Pendidikan Kerjasama.

SPK adalah satuan pendidikan yang diselenggarakan atau dikelola atas dasar kerja sama antara Lembaga Pendidikan Asing yang terakreditasi/diakui di negaranya dengan lembaga pendidikan di Indonesia (LPI) pada jalur formal dan non formal yang sesuai dengan ketentuan perundang-undangan.

Sejak per tanggal 1 Desember 2014 seluruh sekolah yang berlabel Internasional harus berganti nama menjadi Satuan Pendidikan Kerjasama (SPK). SPK sebagai lembaga pendidikan Indonesia harus mencari mitra kerja satuan pendidikan yang sama dari luar negeri atau Lembaga Pendidikan Asing (LPA) yang terakreditasi atau diakui di negaranya.

Sesuai dengan Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 31 Tahun 2014 tentang Kerjasama Penyelenggaraan dan Pengelolaan Pendidikan oleh Lembaga Pendidikan Asing dengan Lembaga Pendidikan di Indonesia.

Selasa, 03 Februari 2026

Daftar SD di DKI Jakarta Tahun 2026

Foto : Kelanakids.com

Jakarta (BHC) -
Provinsi DKI Jakarta telah memiliki 8.949 sekolah per 03 Februari 2026. Terdiri dari 2.018 sekolah negeri (22,55%) dan 6.931 sekolah swasta (77,45%).

Sekolah swasta yang banyak tersebut ditunjang dari layanan Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) sebanyak 4.136 sekolah (46,21%).

Sedangkan untuk SD saja sebanyak 2.235 SD (24,97%) saja. Sebanyak 1.305 SD Negeri (14,58%), 860 SD Swasta (9,61%), dan 70 SPK SD (0,78%).

BACA JUGA : Daftar SD Negeri dan Swasta di Jakarta Tahun 2025

Sementara itu jumlah sekolah di Indonesia mencapai 444.484 sekolah, sehingga persentase sekolah di Provinsi DKI Jakarta terhadap nasional adalah 2,01%.

Provinsi DKI Jakarta menjadi urutan ke-15 dari 38 provinsi di Indonesia yang memiliki sekolah terbanyak.

Senin, 26 Januari 2026

Persentase Sekolah Negeri dan Sekolah Swasta Per Jenjang Tahun 2026

60,85% Peran Swasta


Jakarta (BHC) -
Peran masyarakat dalam pendidikan di Indonesia sangat penting dan cukup vital. Sebab, dari 444.283 sekolah yang ada di Indonesia, sebanyak 270.319 sekolah merupakan milik swasta atau masyarakat.

Atau sebanding dengan 60,85% menjadi partisipasi masyarakat dalam pendidikan.

Sehingga, pemerintah baru mampu membangun sekolah sebanyak 173.964 sekolah (39,15%) saja.

Kamis, 22 Januari 2026

Daftar SLB di DKI Jakarta Tahun 2026


Jakarta Pusat (BHC) -
SLB atau Sekolah Pendidikan Khusus adalah layanan pendidikan pada peserta didik yang membutuhkan pendidikan khusus. DKI Jakarta memiliki 87 SLB. Terdiri dari 13 SLB Negeri dan 74 SLB Swasta, Masih sangat minim pendidikan khusus di DKI Jakarta saat ini.

Layanan Sekolah Luar Biasa terdiri dari;

Sabtu, 17 Januari 2026

Ini Jumlah Sekolah di Provinsi Jawa Barat Per Januari 2026

63.846 Sekolah

Sekolah di Jawa Barat Tahun 2026


No

Status

Sekolah

PAUD

SD

SMP

SMA

SMK

SLB

PKBM

SKB

 

Jumlah

30.405

19.605

6.238

1.896

2.912

400

2.364

26

1

Negeri

208

16.894

2.025

530

289

60

0

26

2

Swasta

30.197

2.711

4.223

1.366

2.623

340

2.364

0

Sumber, Dapodik, Kemendikdasmen, Januari 2026

Kota Bandung (BHC) - Provinsi Jawa Barat menjadi urutan ke-2 yang memiliki sekolah terbanyak dari 38 provinsi yang ada di Indonesia. Data per 17 Januari 2026, jumlah sekolah di Provinsi Jawa Barat mencapai 63.846 sekolah dari 444.281 sekolah di seluruh Indonesia.

Sedangkan jumlah sekolah di Provinsi Jawa Timur sebanyak 67.527 sekolah, setara dengan 15,19%.

Dan sekolah di Jawa Barat persentasenya dengan Nasional menjadi 14,37%.

Sekolah yang dimaksud termasuk, layanan PAUD, SD, SMP, SMA, SMK, dan SLB. Juga sudah termasuk PKBM dan SKB.

Jika didasarkan pada sekolah dalam persebaran di 27 kabupaten/kota di Jawa Barat, maka Kabupaten Bogor menjadi daerah terbanyak memiliki sekolah dengan jumlah 6.710 sekolah (10,50%) dan yang paling sedikit berada di Kota Banjar sebanyak 359 sekolah (0,56%).

Untuk persentase antara sekolah negeri dan sekolah swasta di Jawa Barat adalah, 20.022 sekolah negeri  (31,35%) dan 43.824 sekolah swasta (68,65%).

Senin, 12 Januari 2026

Ini Daftar Sekolah di Kabupaten Tangerang Tahun 2026

903 Sekolah Negeri


Tigaraksa (BHC) -
Kabupaten Tangerang secara administratif masuk Provinsi Banten. Tetapi, lebih dikenal dengan wilayah Aglomerasi Jabodetabek. Maka, tidak heran kultur di Tangerang adalah kultur khas perkotaan seperti di Jakarta.

Provinsi Banten saat ini memiliki 15.137 sekolah yang menjadikan provinsi ini sebagai provinsi penyumbang sekolah terbanyak urutan ke-6 dari 38 provinsi di Indonesia.

Kabupaten Tangerang sendiri memiliki 3.790 sekolah dan menjadikannya sebagai daerah paling banyak memiliki sekolah di Provinsi Banten. Bahkan, menjadi urutan ke-6 kabupaten di seluruh Indonesia yang memiliki sekolah terbanyak.

BACA JUGA : Sekolah di Kota Bekasi Tahun 2025

Kabupaten Tangerang memiliki 3.790 sekolah dengan rincian 903 sekolah negeri (23,82%) dan 2.887 sekolah swasta (76,18%).

Minggu, 11 Januari 2026

Ini Kabupaten dan Kota Dengan Sekolah Terbanyak di Indonesia Tahun 2026

Kota Surabaya Juaranya


Surabaya (BHC) -
Ada 38 provinsi saat ini di Indonesia. Berdasarkan Data Pokok Pendidikan pada Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Dapodik, Kemendikdasmen) per 11 Januari 2026, jumlah sekolah di seluruh Indonesia mencapai 444.175 sekolah.

Dan Provinsi Jawa Timur menjadi penyumbang sekolah terbanyak di Indonesia dengan jumlah 67.527 sekolah.

Sedangkan penyumbang sekolah paling sedikit adalah Provinsi Papua Selatan dengan jumlah 1.230 sekolah.

Untuk penyumbang Sekolah Negeri terbanyak adalah Provinsi Jawa Barat sebanyak 20.078 sekolah negeri. Serta penyumbang Sekolah Swasta terbanyak berada di Provinsi Jawa Timur sebanyak 47.945 sekolah.

Rabu, 07 Januari 2026

Ini Sekolah di Kabupaten Bogor Selain Bogor Timur dan Bogor Barat Tahun 2026

3.172 Sekolah di Kabupaten Bogor (Jika Dimekarkan)


Cibinong (BHC) -
 Kabupaten Bogor memiliki 40 kecamatan dengan jumlah sekolah mencapai 6.760 lembaga. Jika dimekarkan, maka hanya tersisa 3.172 sekolah (46,92%).

Sisanya di Kabupaten Bogor Bagian Timur (Jonggol) sebanyak 1.340 sekolah (19,82%) dan Kabupaten Bogor Bagian Barat sebanyak 2.248 sekolah (33,26%).

Sedangkan dari segi wilayah, jika Kabupaten Bogor Bagian Timur (Jonggol) dan Kabupaten Bogor Bagian Barat (Cigudeg) dimekarkan dan berdiri sendiri, Kabupaten Bogor hanya tersisa 19 kecamatan dari 40 kecamatan di Kabupaten Bogor saat ini.

BACA JUGA : Sekolah di Kota Bekasi Tahun 2025

Karena, rencananya Kabupaten Jonggol ada 7 kecamatan yang akan bergabung, sedangkan Kabupaten Bogor Bagian Barat yang akan bergabung sekitar 14 kecamatan.