Tampilkan postingan dengan label 2026. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label 2026. Tampilkan semua postingan

Jumat, 28 Agustus 2026

Ini Kondisi Pendidikan di Flores Tahun 2026

Pulau Flores yang baru tertimpa musibah bencana gempa bumi, memiliki 8 kabupaten yaitu, Kabupaten Manggarai, Kabupaten Manggarai Timur, Kabupaten Manggarai Barat, Kabupaten Ngada, Kabupaten Nagekeo, Kabupaten Ende, Kabupaten Sikka dan Kabupaten Flores Timur.

Foto : Garda Indonesia


Labuan Bajo (BHC) -
Jumlah sekolah di 8 kabupaten yang ada di Pulau Flores, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) mencapai 5.277 sekolah.

Sedangkan jumlah siswa sebanyak 488.458 anak dengan didukung oleh 56.491 guru.

Berikut Tabel 1.1. Kondisi Pendidikan di Pulau Flores, NTT tahun 2026;

Kamis, 27 Agustus 2026

Dapodik Yang Sudah Singkron Baru 94,6%

Data pokok pendidikan di Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah menunjukkan hingga jelang penutupan Dapodik 31 Agustus 2026, baru 94,6% yang sudah singkronisasi


Jakarta (BHC) -
Dari 447.175 sekolah yang terdata per 27 Agustus 2026 sudah ada 423.848 sekolah yang sudah terkirim dan sudah singkronisasi. Sehingga masih ada 23.327 sekolah yang belum si gkronisasi.

Jenjang tertinggi yang sudah singkron adalah jenjang SD yaitu 98,8% dari 149.982 SD yang masuk dapodik per hari ini, sebanyak 148.238 SD sudah singkronisasi. Dan masih ada 1.744 SD yang belum singkron dan belum update dapodiknya.

Kemudian jenjang SMP sudah singkron 97,4% atau setara dengan 43.357 SMP yang sudah melakukan singkronisasi. Yang belum singkron sebanyak 1.147 SMP terdata belum singkron.

Rabu, 26 Agustus 2026

Daftar SMA, SMK & SLB di DKI Jakarta Tahun 2026


Jakarta (BHC) -
Bilqis Haura Consultant menyoroti data yang ada di Dapodik bahwa, jumlah SMA, SMK & SLB di Provinsi DKI Jakarta mencapai 1.165 SMA/SMK/SLB.

Terdiri dari 519 SMA, 558 SMK, 88 SLB.

Baca Juga : Daftar SPK SMA di Indonesia Tahun 2026 

Sedangkan berdasarkan status, terdapat 208 SMA/SMK/SLB Negeri (17,85%), dan 957 SMA/SMK/SLB Swasta (82,15%).

Selasa, 25 Agustus 2026

Sekolah di BSD City & Sekitarnya Tahun 2026


BSD City (BHC) -
Berdasarkan data yang diperoleh Bilqis Haura Consultant jumlah sekolah yang tersebar di Wilayah Kota Mandiri BSD City mencapai 653 sekolah. 

Dan juga memiliki 109.179 siswa serta 8.526 guru.

Data ini sudah termasuk layanan PAUD (TPA, KB, TK, SPS), SD, SMP, SMA, SMK, SLB, PKBM/SKB, dan SKB baik negeri maupun swasta.

Tersebar di 4 kecamatan yaitu, Kecamatan Serpong dan Serpong Utara di Kota Tangerang Selatan dan Kecamatan Cisauk dan Pagedangan di Kabupaten Tangerang.

Untuk Wilayah sekitarnya ditambah Kecamatan Kelapa Dua, Kabupaten Tangerang, Provinsi Banten.

Data ini tidak termasuk Madrasah (RA, MI, MTs, MA, dan MAK), Pondok Pesantren dan Pendidikan Diniyah.

Minggu, 23 Agustus 2026

SD di Kabupaten Bekasi Tahun 2026

348.958 Siswa SD


Tambun Selatan (BHC) -
Data pokok pendidikan (Dapodik) Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) memperlihatkan jumlah sekolah di Kabupaten Bekasi mencapai 3.783 sekolah.

Terdiri dari 895 sekolah negeri (23,65%) dan 2.888 sekolah swasta (76,35%).

Berdasarkan jenjang, maka Kabupaten Bekasi memiliki 1.778 PAUD (46,99%), 1.124 SD (29,71%), 453 SMP (11,97%), 136 SMA (3,59%), 197 SMK (5,20%), 10 SLB, 84 PKBM, dan 1 SKB.

Kabupaten Bekasi juga memiliki 685.317 siswa dan 42.355 guru.

Sabtu, 22 Agustus 2026

Kampus di Cikarang


Kota Cikarang sebagai kota commuter di wilayah Jabodetabek juga saat ini menjadi tempat terbaik untuk kuliah. Selain sangat dekat dengan Jakarta, juga dekat dengan Kawasan Industri tersebsar di Asia Tenggara.

Sehingga, kampus-kampus di Wilayah Cikarang menawarkan kuliah sambil bekerja alias kelas karyawan.

Ini Aturan Baru Soal Jumlah Siswa dan Rombel di Sekolah Tahun 2026


Jakarta (BHC) -
Agar tidak sembrono menerima murid baru saat SPMB, Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah mengatur jumlah maksimal murid yang harus diterima dan jumlah rombel maksimal.

Namun, aturan ini dikecualikan terhadap daerah 3T atau daerah yang padat penduduknya diatas rata-rata agar tetap akses pendidikan yang merata dan berkeadilan terjamin.

Pengecualian berlaku apabila sebelumnya, Dinas Pendidikan sudah menghitung seluruh kebutuhan, sarana yang ada, kemampuan sekolah dan jumlah calon murid yang akan melanjutkan ke jenjang PAUD, Kelas 1 SD, Kelas 7 SMP, Kelas 10 SMA/SMK, SDLB/SMPLB/SMALB, Paket A, Paket B, dan Paket C.

Ini Kondisi SMP di Kabupaten Bekasi Tahun 2026


Kota Cikarang (BHC) -
Di Kabupaten Bekasi, Provinsi Jawa Barat jumlah SMP yang sudah berdiri per 22 Agustus 2026 sebanyak 453 SMP, 139.048 Siswa, dan 8.246 Guru.

Untuk SMP Negeri saja terdiri dari 112 SMP Negeri, 92.553 Siswa SMP Negeri, dan 4.425 Guru SMP Negeri.

Serta 341 SMP Swasta, 46.495 Siswa SMP Swasta, dan 3.821 Guru SMP Swasta.

Jumat, 21 Agustus 2026

Daftar SMA, SMK dan SLB di Kota Bekasi Tahun 2026


Kota Bekasi (BHC) -
Jumlah SMA, SMK, dan SLB di Kota Bekasi sebanyak 277 SMA/SMK/SLB. Setara dengan 11,04% dari sekolah yang ada di Kota Bekasi. Terdiri dari 122 SMA, 142 SMK, dan 13 SLB.

Yang berstatus sekolah negeri hanya 41 SMA/SMK/SLB Negeri dan 236 SMA/SMK/SLB Swasta.

Sejak alih kelola SMA/SMK/SLB dari Pemerintah Kota Bekasi ke Pemerintah Provinsi Jawa Barat, tahun 2017, belum ada perubahan yang signifikan baik penambahan sekolah maupun penambahan ruang kelas baru.

Provinsi Jawa Barat baru membangun 1 sekolah negeri di Kota Bekasi dalam kurun 10 tahun pasca alih kelola, yakni SLB Negeri Medansatria tahun 2025.

Sisanya 22 SMA Negeri dan 15 SMK Negeri yang ada di Kota Bekasi seluruhnya masih dibangun oleh APBD Kota Bekasi.

Informasi Sekolah, Siswa dan Guru di Kota Bekasi Menurut Kecamatan Tahun 2026

Kota Bekasi (BHC) - Data Pokok Pendidikan (Dapodik) Kota Bekasi di Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah pada Semester Ganjil Tahun Ajaran 2026/2027, jumlah sekolah mencapai 2.507 lembaga.

Dengan jumlah siswa sebanyak 459.042 siswa dan memiliki guru yang mencapai 34.107 orang.

Sudah termasuk semua jenjang dari PAUD, SD, SMP, SMA, SMK, SLB, PKBM, dan SKB.

Ini Dapodik SMP di Kota Bekasi Tahun 2026


Bekasi Timur City (BHC) -
Jika pada jenjang SD, calon siswa ramai-ramai memilih SD Swasta, ternyata berbanding terbalik dengan pemilihan jenjang SMP. 

Calon siswa tidak lagi memilih SMP Swasta sebagai pilihan utama, tetapi berbalik badan condong ke SMP Negeri.

Padahal, di lingkungan SD Swasta sebelumnya yang menjadi pilihannya sudah tersedia dan terintegrasi jenjang pendidikan lanjutan baik SMP, SMA, dan SMK. 

Penomena ini terjadi di Kota Bekasi, sehingga SMP Negeri di Kota Bekasi justru tinggal duduk manis menunggu siswa, mereka merebut hingga daya tampung SMP Negeri tiap tahun tergolong sangat minim dibalik antusias calon murid baru.

Berbeda dengan SMP Swasta yang masih menunggu limpahan atau calon siswa yang sudah "gugur" dalm SPMB, untuk menjadi pilihan terakhir masuk SMP Swasta. Hanya PAUD, SD, dan SMK Swasta saja yang menjadi pilihan utama. Sedang SMP Swasta dan SMA Swasta cukup strong untuk berjuang mendapatkan murid limpahan yang tidak "lolos" SPMB.

Kamis, 20 Agustus 2026

Ini Dapodik SD di Kota Bekasi Tahun 2026

212.646 Siswa SD


Bekasi Timur (BHC) -
Hingga per tanggal 20 Agustus 2026, jumlah sekolah di Kota Bekasi sebanyak 2.507 sekolah dengan 456.148 siswa dan 34.109 guru.

Untuk jenjang SD saja, sebanyak 464 SD, 212.646 siswa, dan 13.721 guru.

Berdasarkan status, ada 316 SD Negeri, 132.154 siswa SD Negeri, dan 6.770 guru SD Negeri. Sedangkan untuk swasta, terdapat 330 SD Swasta, 80.490 siswa SD Swasta, dan 6.951 guru swasta.

Kabupaten dan Kota Dengan Sekolah Terbanyak di Indonesia Tahun 2026


Kota Cibinong (BHC) - Indonesia memiliki 447.080 sekolah. Dengan jumlah siswa sekitar 49,6 juta per 20 Agustus 2026. 

Tersebar di 416 kabupaten, 96 kota, dan 38 provinsi.

PAUD, SD, SMP, PKBM, dan SKB menjadi kewenangan Pemerintah Kabupaten/Kota. Sedangkan SMA, SMK, dan SLB menjadi kewenangan Pemerintah Provinsi.

Provinsi Jawa Timur merupakan daerah yang paling banyak memiliki sekolah, yakni 67.695 sekolah. Disusul Provinsi Jawa Barat sebanyak 64.489 sekolah, Provinsi Jawa Tengah sebanyak 53.289 sekolah, Provinsi Sumatera Utara sebanyak 23.898 sekolah.

Kemudian ada Provinsi Sulawesi Selatan sebanyak 16.629 sekolah, Provinsi Banten sebanyak 15.311 sekolah, dan Provinsi Nusa Tenggara Timur sebanyak 14.460 sekolah.

Kota dan Kabupaten di Pulau Jawa mendominasi dengan sekolah terbanyak di Indonesia.

Untuk urutan kota diwakili Kota Surabaya dan kabupaten diwakili Kabupaten Bogor.

Rabu, 19 Agustus 2026

Cara Membuat Izin Pendirian Sekolah Swasta/Madrasah Swasta dengan Tahun 2026 ?


Jakarta (BIB) -
Izin Operasional Sekolah/Madrasah (IOP/M) saat ini menyesuaikan dengan kewenangan dan tingkatannya.

Untuk sekolah umum, mulai dari jenjang Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD), SD, dan SMP menjadi kewenangan Pemerintah Kabupaten/Kota. Artinya, Izin Operasional Pendidikan Dasar dan PAUD menjadi tanggung jawab Pemerintah Kabupaten/Kota. 

Sementara untuk Izin Operasional Sekolah (IOP) jenjang SMA, SMK, dan SLB dilakukan di Pemerintah Provinsi.

Dan untuk Izin Operasional Madrasah dilakukan melalu laman Kementerian Agama.


Sementara itu, Izin Operasional Satuan Pendidikan Kerjasama (SPK) baik dari SPK KB, SPK TK, SPK SD, SPK SMP, SPK SMA, dan SPK SMK diajukan melalui Pemerintah Pusat (Kemdikdasmen).

Selasa, 18 Agustus 2026

Layanan Pendidikan di Jabodetabek Tahun 2026


Jakarta (BHC) -
Sebenarnya hanya 7,23% sebaran layanan pendidikan di Jabodetabek jika di hitung berdasarkan persentase nasional.

Saat ini jumlah sekolah di seluruh Indonesia mencapai 447.054 sekolah. Sedangkan di Jabodetabek hanya terdapat 32.358 sekolah.

Masih kalah dari Jawa Timur 67.693 sekolah, Jawa Barat 64.486 sekolah, dan Jawa Tengah 53.297 sekolah. 

Khusus untuk DKI Jakarta saja, masuk urutan ke-14 paling banyak memiliki sekolah.

Minggu, 16 Agustus 2026

Daftar Sekolah di Kabupaten Bogor Menurut Desa/Kelurahan Tahun 2026


Kota Cibinong (BHC) - Kabupaten Bogor saat ini memiliki 6.773 sekolah dan merupakan yang terbanyak dari seluruh kabupaten dan kota di Indonesia. 

Terdiri dari 3.257 PAUD, 1.862 SD, 784 SMP, 248 SMA, dan 380 SMK. Termasuk juga 6 SLB, 235 PKBM, dan 1 SKB.

Berdasarkan status, sebanyak 1.656 Sekolah Negeri dan 5.117 Sekolah Swasta.

Berdasarkan sebaran per kecamatan, Kecamatan Cibinong menjadi yang terbanyak memiliki sekolah yakni 381 sekolah. Disusul oleh Kecamatan Cileungsi 354 sekolah, Gunungputri 343 sekolah, Bojonggede 248 sekolah, dan Kecamatan Jonggol 238 sekolah.

Sedangkan yang paling sedikit adalah, Kecamatan Tanjung Sari 83 sekolah, Cariu 87 sekolah, dan Sukajaya 96 sekolah.

Jumat, 14 Agustus 2026

Berapa Jumlah Sekolah, Madrasah, Pondok Pesantren dan Pendidikan Diniyah di Indonesia Tahun 2026?

 874.939 Sekolah/Madrasah


Jakarta (BHC) -
Indonesia memiliki beragam model pendidikan, mulai dari sekolah, madrasah, pondok pesantren dan pendidikan diniyah.

Terbagi lagi menjadi pendidikan formal, nonformal dan informal.

Sedangkan berdasarkan jaring pendidikan dibedakan lagi, Sekolah Rakyat, Sekolah Umum, Sekolah Unggul Garuda, Sekolah Nasional Terintegrasi, Satuan Pendidikan Kerjasama, Madrasah, Pondok Pesantren, Pendidikan Diniyah dan Pendidikan lainnya.

Dibagi lagi berdasarkan nama lembaga seperti PAUD (TPA, KB, TK, SPS), SD, SMP, SMA, SMK, SLB, PKBM,SKB, Madrasah (RA/BA, MI, MTs, MA, MAK), Pondok Pesantren, Pendidikan Diniyah (SPM, PDF, PKPPS, MA'HAD ALY, MDT, LPQ).

Banyak ya istilah-istilahnya sampe bingung. Masih ada LPK. Homeschooling, Daycare, Kindergarten, Childhood dan sebagainya.

Daftar Sekolah Indonesia di Luar Negeri (SILN) Tahun 2026

221 SILN


Malaysia (BHC) -
Selain sekolah negeri dan swasta yang ada di Indonesia, untuk tetap mendapatkan pendidikan yang berkualitas dengan nuansa khas Nusantara, Indonesia mendirikan Sekolah Indonesia di Luar Negeri (SILN) di beberapa negara.

Ada 221 SILN yang sudah berdiri di 12 negara di seluruh dunia. Yang terbanyak berada di Malaysia (174 SILN), Arab Saudi (14 SILN), dan masing-masing Singapore, Thailand, Japan dan Myanmar 4 SILN.

Di Mesir juga terdapoat sekolah Indonesia sebanyak 5 SILN. SILN ada yang berbentuk TK, SD, SMP, SMA, dan PKBM. SILN juga ada yang status SILN Negeri dan SILN Swasta.

Indonesia memiliki 95 kedutaan besar RI, 30 konsulat jenderal RI dan 4 konsulat RI.

Kamis, 13 Agustus 2026

Ini Perbandingan SMA Negeri dan Swasta di Kalimantan Tahun 2026


Pontianak (BHC) -
Wilayah Kalimantan memiliki 47 kabupaten/kota. Terdiri dari 9 kota dan 38 kabupaten di 5 provinsi.

Bicara Pendidikan, sesuai dengan Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2024 tentang Pemerintahan Daerah, maka kewenangan pengelolaan sekolah jenjang SMA, SMK dan SLB berada di provinsi.

Sehingga baik negeri dan swasta jenjang SMA/SMK/SLB menjadi tanggung jawab Gubernur melalui Dinas Pendidikan Provinsi.

Saat ini terdapat 1.252 SMA di Wilayah Kalimantan. Terdiri dari 783 SMA Negeri (62,53%) dan 469 SMA Swasta (37,47%).

Sedangkan bila berdasarkan persebaran menurut provinsi, maka Kalimantan Barat 497 SMA (39,69%), Kalimantan Tengah 257 SMA (20,52%), Kalimantan Selatan 218 SMA (17,41%), Kalimantan Timur 255 SMA (20,36%), dan Kalimantan Utara 75 SMA (2,02%).

Rabu, 12 Agustus 2026

Daftar SMA Negeri dan Swasta di Kalimantan Tahun 2026


Kota Banjarbaru (BHC) -
Saat ini Indonesia memiliki 446.949 sekolah yang tersebar di 38 provinsi, 96 kota, dan 416 kabupaten.

Pulau Kalimantan atau Borneo Raya hanya memiliki  33.658 sekolah. Terdiri dari 10.306 sekolah di Kalimantan Barat, 8.391 sekolah di Kalimantan Selatan, 7.193 sekolah di Kalimantan Tengah, 6.239 sekolah di Kalimantan Timur, dan 1.529 sekolah di Kalimantan Utara.

Jika dipersentase dengan jumlah sekolah nasional, maka jumlah sekolah di Kalimantan hanya 7,53%.