Tampilkan postingan dengan label MA. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label MA. Tampilkan semua postingan

Rabu, 24 Desember 2025

Sebaran SMA, SMK, MA dan SLB di Indonesia Tahun 2025

DAPODIKDASMEN SMA, SMK, SLB DI INDONESIA TAHUN 2025

 

No

Jenjang

Dapodikdasmen dan Emis

Sekolah

Murid

Rombel

Guru

Tendik

 

Jumlah

42.432

12.143.348

402.064

881.835

220.758

1

SMA

15.206

5.416.275

169.280

351.193

95.317

2

SMK

14.421

5.041.604

189.506

331.953

90.880

3

SLB

2.426

165.617

43.278

28.655

9.193

4

MA

10.374

1.519.852

-

170.016

25.368

5

MAK

5

-

-

18

-

Sumber : Dapodikdasmen dan Emis, 24 Desember 2025 

Jakarta (BHC) - Jumlah layanan pendidikan jenjang SMA, SMK, SLB, MA, dan MAK mencapai 42.432 lembaga. 

Dimana untuk jenjang SMA, SMK dan SLB merupakan kewenangan provinsi dan MA serta MAK menjadi kewenangan Kementerian Agama.

Data Emis untuk Madrasah Aliyah (MA) dan Madrasah Aliyah Kejuruan (MAK) sepertinya belum update untuk Semester Ganjil Tahun Ajaran 2025/2026.

Jadi, pembahasan kita fokus pada SMA, SMK, dan SLB saja ya.

Minggu, 09 November 2025

Daftar Madrasah Aliyah di Kabupaten Bekasi Tahun 2025


Babelan (BHC) -
Hingga saat ini ada 63 MA telah berdiri di Kabupaten Bekasi, Provinsi Jawa Barat. Jumlah madrasah sendiri di Kabupaten Bekasi mencapai 739 lembaga. 

Jika mengacu pada Data Emis Tahun Ajaran 2025/2026, jumlah madrasah di Indonesia sebanyak 88.581 lembaga.

Terdiri dari 31.482 RA, 1.721 MI Negeri, 1.539 MTs Negeri, 822 MA Negeri, 3 MAK Negeri, 23.305 MI Swasta, 18.155 MTs Swasta, 9.552 MA Swasta, dan 2 MAK Swasta.

Sehingga jumlah madrasah di Kabupaten Bekasi setara dengan 0,83% saja.

Ada 2 kecamatan di Kabupaten Bekasi belum terdapat Madrasah Aliyah (MA) yaitu Kecamatan Cikarang Pusat dan Kecamatan Kedungwaringin.

Rabu, 29 Oktober 2025

Daftar Sekolah dan Madrasah Berdasarkan Desa di Kabupaten Bekasi Tahun 2025

4.372 Sekolah/Madrasah


Kota Deltamas (BHC) -
Sebanyak 3.620 sekolah sudah berdiri di Kabupaten Bekasi, Provinsi Jawa Barat per Nopember 2025. Sedangkan jumlah madrasah di Kabupaten Bekasi mencapai 752 lembaga. Sehingga total jumlah sekolah dan madrasah saat ini menjadi 4.372 lembaga.

Dan hanya 893 sekolah negeri. 

Ditinjau dari layanan, Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) mendominasi di Kabupaten Bekasi yang mencapai 1.990 lembaga, setara dengan 45,51%. PAUD yang dimaksud sudah termasuk 994 TK, 554 KB, 20 TPA, 91 SPS, dan 331 RA.

Dalam pembahasan kali ini, Bilqis Haura Consultant akan menyajikan sebaran sekolah dan madrasah di 187 desa/kelurahan di Kabupaten Bekasi. Sekolah yang dimaksud adalah TPA, KB, TK, SPS, SD, SMP, SMA, SMK, dan SLB pada pendidikan formal.

BACA JUGA : Sebaran Sekolah dan Madrasah Berdasarkan Kelurahan di Kota Bekasi Tahun 2025

Sementara yang masuk pendidikan non formal diantaranya, PKBM dan SKB. Dan ditambah dengan madrasah yang terdiri dari RA, MI, MTs, dan MA.

Jumat, 24 Oktober 2025

Madrasah di Indonesia Tahun 2025

88.515 Madrasah


Jakarta (BHC) -
Kementerian Agama sebenarnya bertanggung jawab terhadap madrasah, pondok pesantren dan pendidikan diniyah, termasuk pendidikan tinggi keagamaan.

Berdasarkan Data Emis di Semester Ganjil Tahun Ajaran 2025/2026, jumlah layanan pendidikan keagamaan di Kementerian Agama sebanyak 433.296 lembaga. Terdiri dari 88.515 madrasah, 42.391 pondok pesantren dan 302.324 pendidikan diniyah. 

Jumlah murid dan santri mencapai 12.803.013 anak, 2.371.154 guru, 116.925 tenaga kependidikan dan 142.775 rombongan belajar.

Selasa, 14 Oktober 2025

KBLI Pendidikan Untuk Perizinan Pendirian Sekolah dan Madrasah Tahun 2025

Klasifikasi Lapangan Usaha Indonesia atau KBLI yaitu sistem pengkodean standar yang disusun oleh Badan Pusat Statistik (BPS) untuk mengklasifikasikan aktifitas ekonomi di Indonesia berdasarkan lapangan usaha


Jakarta (BHC) -
KBLI sangat penting bagi pelaku usaha karena digunakan sebagai panduan untuk menentukan jenis usaha yang sesuai dan merupakan acuan dalam proses perizinan berusaha, seperti pengurusan izin usaha dan Nomor Induk Berusaha (NIB).

Di Indonesia, pendirian pendidikan harus dibawah badan hukum "YAYASAN". Yayasan sendiri bertujuan untuk tujuan Sosial, Keagamaan, dan Kemanusiaan.

Sedangkan kategori "Pendidikan" masuk dalam kategori kegiatan "Sosial".

KBLI seperti dipergunakan untuk izin usaha, sementara Pendidikan merupakan kategori Sosial, bukan kategori Usaha dan/atau Kegiatan. Namun, karena "Beban Resiko" kegiatan Pendidikan masuk "Resiko Tinggi" yang membutuhkan "Perizinan", makanya tetap harus menggunakan KBLI.

Jumat, 01 Agustus 2025

Dari Mana Memulai Izin Pendirian Sekolah atau Madrasah Tahun 2025 ?

Saya ingin membangun sekolah atau madrasah, mulai dari Mana ????

Ini pertanyaan yang banyak disampaikan kepada saya selaku konsultan pendidikan. Ok, kita sama-sama belajar ya. 

Untuk membangun atau membuat sekolah atau madrasah itu membutuhkan persyaratan, baik persyaratan umum maupun persyaratan teknis.

PERSYARATAN UMUM 

Secara umum, tentu kita sudah mengetahui hal-hal yang dibutuhkan untuk operasional sekolah atau amdrasah. Secara umum persyaratan yang wajib ada adalah sesuai dengan 8 Standar Nasional Pendidikan (SNP)/Madrasah.

Apa saya, standar yang dimaksud, yaitu : 

  1. Standar Kompetensi Lulusan;
  2. Standar Isi;
  3. Standar Proses;
  4. Standar Penilaian Pendidikan;
  5. Standar Pendidik dan Tenaga Kependidikan;
  6. Standar Sarana dan Prasarana;
  7. Standar Pengelolaan;
  8. Stnadar Pembiayaan;

Artinya, semua yang diatas ada standarisasinya mulai dari guru, tenaga kependidikan, bangunan, sarana, prasarana, pengelolaan hingga biaya yang dibutuhkan.

Tentang Standar Nasional Pendidikan/Madrasah akan kita bahas secara terpisah, karena saat ini sistem selalu berubah dan disesuaikan dengan kondisi jaman dan kebutuhan di masyarakat.

Sabtu, 26 Juli 2025

Daftar Madrasah Paling Berprestasi di Indonesia Tahun 2025


Jakarta (BHC) -
Prestasi multi talenta juga dimiliki oleh murid madrasah dan mampu bersaing dengan murid sekolah umum. Ini terbukti dengan banyaknya murid madrasah baik jenjang MI, MTs, maupun MA.
Rinciannya 256 MI, 604 MTs, dan 983 MA. Sehingga jumlah madrasah yang memiliki prestasi mencapai 1.843. 

Indonesia sendiri sudah memiliki sekolah/madrasah berprestasi sebanyak 11.899 SD/MI, 10.430 SMP/MTs, 8.699 SMA/MA, 1.699 SMK dan 764 SLB. Jumlah total keseluruhan sebanyak 33.491 sekolah/madrasah.

Berarti hanya 5,50% saja madrasah yang memiliki prestasi.  

Prestasi dan talenta yang dimaksud adalah bidang olahraga; bidang riset dan inovasi; serta bidang seni dan budaya yang dirilis oleh Pusat Prestasi Nasional Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen).

Data prestasi ini terangkum pada Sistem Informasi Manajemen Talenta, Kemendikdasmen. Pada jenjang Pendidikan Dasar dan Menengah maka :

  • MI mampu diurutan ke-49;
  • MTs berada di urutan ke-4, dan 
  • MA mampu di urutan ke-10.  

Jumat, 18 Juli 2025

Struktur Kurikulum SMA/MA Tahun 2025


Struktur Kurikulum Sekolah Menengah Atas (SMA) dan Madrasah Aliyah (MA) diubah sejak tahun 2025 dengan mengintegrasikan Kurikulum Merdeka dan Kurikulum 2013.

Kurkikulum SMA, MA dan sederajat terdiri dari Mata Pelajaran Wajib, Mata Pelajaran Pilihan dan Muatan Lokal.

Kamis, 17 Juli 2025

Pengembangan Ekstrakurikuler di Kurikulum 2025

Ekstrakurikuler adalah

Minggu, 04 Mei 2025

Daftar SMA, SMK dan MA di Provinsi Banten Tahun 2025


Kota Serang (BHC) -
Provinsi Banten memiliki sekolah pendidikan menengah sebanyak 1.859 SMA/SMK/MA, terdiri dari 634 SMA, 750 SMK dan 475 MA.

Jumlah pendidikan menengah negeri terdiri dari 161 SMA Negeri, 99 SMK Negeri, dan 21 MA Negeri. Sehingga total jumlah pendidikan menengah negeri di Provinsi Banten sebanyak 281 SMA/SMK/MA Negeri.

Provinsi Banten juga menjadi salah satu daerah yang memiliki sekolah internasional atau SPK milik swasta, terutama di wilayah Kabupaten Tangerang, Kota Tangerang Selatan dan Kota Tangerang.

Persebaran sekolah menengah di Banten, yang paling banyak di Kabupaten Tangerang sebanyak 476 sekolah.

Senin, 30 Desember 2024

Daftar Cabang Dinas Pendidikan di Jawa Tengah Tahun 2025


Semarang (BHC) -
Provinsi Jawa Tengah membentuk 13 Cabang Dinas Pendidikan (Cadindik) di sejumlah daerah untuk mengkoordinasikan pengelolaan sekolah jenjang SMA, SMK dan SLB.

Pembentukan Cabang Dinas Pendidikan berdasarkan Peraturan Gubernur Jawa Tengah Nomor 49 Tahun 2018.

BACA JUGA : Daftar SMA Negeri di Jawa Tengah Tahun 2024

Jumat, 01 November 2024

Ini Daftar SMA, SMK, dan MA di Kota Cikarang Tahun 2024



Kota Cikarang (BHC) - Kota Cikarang sebetulnya masih bagian dari Kabupaten Bekasi dan menjadi ibukota kabupaten ini. Kota Cikarang terdiri dari 5 kecamatan, yakni Kecamatan Cikarang Pusat, Cikarang Timur, Cikarang Barat, Cikarang Selatan, dan Kecamatan Cikarang Utara.

Kota Cikarang memiliki 84 SMA/SMK/MA. Terdiri dari 33 SMA dan 33 SMK. Kota Cikarang masih bagian dari Kabupaten Bekasi ya.

Terdiri dari 10 SMA Negeri, 6 SMK Negeri. Sisanya 50 SMA/SMK Swasta. 

Sabtu, 28 September 2024

Daftar RA dan Madrasah di Kota Jakarta Selatan Tahun 2024


Jakarta Selatan (BHC) -
Kota Jakarta Selatan menjadi wilayah dengan perkembangan madrasah yang paling banyak nomor 2 di DKI Jakarta, setelah Kota Jakarta Barat.

Di Kota Jakart Selatan saat ini memiliki 459 madrasah. Terdiri dari 228 RA, 138 MI, 65 MTs, dan 28 MA.

Sedangkan lembaga pendidikan umum di Kota Jakarta Selatan mencapai 1.882 sekolah. Sehingga jika ditambah antara sekolah dan madrasah, maka di Kota Jakarta Selatan terdapat 2.110 sekolah. Nah, dari jumlah ini persentase madrasah hanya 24,38% saja.

Jumat, 27 September 2024

Daftar Madrasah Negeri di DKI Jakarta Tahun 2024

KONDISI MADRASAH DI DKI JAKARTA TAHUN 2024

 

No

Kota/Kab

Jumlah

Madrasah

RA

MI

MTs

MA

 

Jumlah

1.819

990

475

254

100

1

Jakarta Pusat

113

81

15

10

7

2

Jakarta Timur

592

329

131

99

33

3

Jakarta Barat

364

184

118

45

17

4

Jakarta Selatan

459

228

138

65

28

5

Jakarta Utara

281

161

72

34

14

6

Kep. Seribu

10

7

1

1

1

Sumber : EMIS, diolah Bilqis Haura Consultant

DKI Jakarta (BHC) - Jumlah Madrasah saat ini di DKI Jakarta sebanyak 1.819 lembaga. Terdiri dari 990 RA, 475 MI, 254 MTs, dan 100 MA.

Ditinjau dari persebarannya, di wilayah Jakarta Pusat sebanyak 113 lembaga (6,21%), Jakarta Timur sebanyak 592 lembaga (32,54%), Jakarta Barat sebanyak 364 lembaga (20,01%), Jakarta Selatan sebanyak 459 lembaga (25,23%), Jakarta Utara sebanyak 281 lembaga (15,44%), dan di Kabupaten Kepulauan Seribu sebanyak 10 lembaga (0,57%).

Sedangkan jumlah madrasah negeri sebanyak 86 madrasah (4,72%). Terdiri dari 20 MI, 42 MTs, dan 24 MA.

Untuk layanan pendidikan umum di DKI Jakarta saat ini mencapai 8.823 sekolah. Jika ditambah madrasah sebanyak 1.819 lembaga, maka jumlah sekolah dan madrasah di DKI Jakarta mencapai 10.642 sekolah/madrasah.

Dan jika dipersentasikan, maka madrasah hanya 17,09% dari seluruh lembaga pendidikan yang ada di DKI Jakarta.