Jumat, 29 Januari 2021

Ini Kondisi Madrasah di Jawa Barat Tahun 2021

15.330 Madrasah


Kota Bandung (BIB) -
Saat ini jumlah madrasah di Indonesia hingga per Januari 2021 mencapai 82.418 madrasah. Terdiri dari 4.010 Madrasah Negeri dan 78.408 Madrasah Swasta.

Dan jika dipersentasikan, hanya 4,9% yang berstatus negeri atau dikelola langsung oleh Direktorat Jenderal Pendidikan Islam, Kementerian Agama. Sisanya sebanyak 95,10% dikelola oleh masyarakat (yayasan).

Sedangkan jika dilihat berdasarkan jenjang pendidikan, maka jumlah Raudlatul Athfal (RA) sebanyak 29.842 RA, 1.709 MI Negeri, 23.884 MI Swasta, 1.499 MTs Negeri, 16.677 MTs Swasta, 802 MA Negeri, dan 8.005 MA Swasta.

Sedangkan jumlah madrasah di Provinsi Jawa Barat saat ini sebanyak 15.330 madrasah. Terdiri dari 7.047 RA, 4.048 MI, 2.972 MTs, dan 1.264 MA. Dengan demikian, Provinsi Jawa Barat merupakan provinsi nomor urut 2 terbanyak memiliki madrasah setelah Provinsi Jawa Timur.

Selasa, 26 Januari 2021

Ini Jumlah SMA, SMK dan SLB di Jawa Barat Tahun 2021

5.005 Sekolah

SMA, SMK DAN SLB NEGERI DAN SWASTA DI JAWA BARAT TAHUN 2021

 

No.

Status

Jumlah

SMA

SMK

SLB

 

Jawa Barat

5.005

1.670

2.951

384

1

Negeri

841

511

288

42

2

Swasta

4.164

1.159

2.663

342

 

Bandung (BIB) - Provinsi Jawa Barat merupakan provinsi dengan jumlah satuan pendidikan terbanyak nomor 2 di Indonesia setelah provinsi Jawa Timur. Saat ini jumlah satuan pendidikan yang merupakan wewenang dan tanggung jawab provnsi adalah jenjang SMA, SMK dan SLB.

Jumlah satuan pendidikan di Provinsi Jawa Barat jenjang SMA, SMK, dan SLB saat ini mencapai 5.005 sekolah. Terdiri dari 1.670 SMA, 2.951 SMK, dan 384 SLB. 

Apabila dilihat berdasarkan status, maka jumlah satuan pendidikan milik pemerintah sebanyak 841 sekolah dan milik swasta sebanyak 4.164 sekolah. Artinya hanya 16,80% yang merupakan sekolah negeri, dan sisanya sebanyak 83,20% merupakan sekolah swasta.

Senin, 25 Januari 2021

Banjir Lagi Bekasi, Meluap dari DAS Cakung

Kok Bekasi Bisa Banjir Ya....!!!

Oleh : Tengku Imam Kobul Moh. Yahya S

Banyak orang bertanya dan terheran-heran, kok Bekasi bisa banjir ya...!!! Kan tidak ada kiriman dari Bogor, mengapa bisa?

Untuk diketahui, pada hari Minggu, 24 Januari 2021 sejumlah wilayah di Kecamatan Rawalumbu, Kecamatan Jatiasih, Kecamatan Bekasi Barat, dan Kecamatan Medansatria kena bencana banjir. Banjir kali ini berkisar antara 10 cm hingga 100 cm.

Banjir bukan akumulasi dari hulu, tetapi lebih pada buruknya penataan drainase di Kota Bekasi dan prilaku masyarakat yang masih suka buang sampah ke sungai. Perlu juga diketahui wilayah yang banjir saat ini merupakan wilayah langganan banjir tahunan.

Kamis, 21 Januari 2021

Ini Jumlah SD di Jabodetabek Tahun 2021

8.405 SD


Jakarta (BIB) -
Jumlah Sekolah Dasar Negeri dan Swasta di Indonesia di tahun 2021 sebanyak 149.117 SD. Yang terdiri dari 131.058 SD Negeri (87,88%) dan 18.059 SD Swasta (12,12%).

Jumlah lembaga pendidikan di Indonesia saat ini sebagai berikut;
  • TK = 94.451 lembaga
  • RA = 29.598 lembaga
  • KB = 84.914 lembaga
  • TPA = 2.928 lembaga
  • SPS = 22.152 lembaga
  • PKBM = 10.001 lembaga
  • SKB = 440 lembaga
  • SD = 149.117 lembaga
  • MI = 25.579 lembaga
  • SMP = 41.143 lembaga
  • MTs = 18.080 lembaga
  • SMA = 14.002 lembaga
  • SMK = 14.302 lembaga
  • MA = 8.871 lembaga
  • SLB = 2.252 lembaga

Rabu, 20 Januari 2021

Cara Membuat SPPL di Kota Tangerang Tahun 2021

Kota Tangerang (BIB) - Surat Pernyataan Kesanggupan Pengelolaan dan Pemantauan Lingkungan (SPPL) adalah pernyataan kesanggupan penanggung jawab usaha dan/atau kegiatan untuk melakukan pengelolaan dan pemantauan lingkungan hidup atas dampak lingkungan yang ditimbulkan dari usaha dan/atau kegiatan diluar usaha dan/atau kegiatan yang wajib Amdal atau UKL-UPL.

Di Kota Tangerang, SPPL bukan merupakan Izin, hanya sebagai pedoman dalam pelaksanaan pengelolaan lingkungan hidup.

PROSEDUR 

  • Pemrakarsa harus datang sendiri ke DPMPTSP atau dikuasakan ke pihak ke-3 untuk menyampaikan formulir yang sudah disusun dan ditujukan ke DPMPTSP.
  • Pemeriksaan draf dokumen dilaksanakan apabila lokasi kegiatan usah telah sesuai dengan rencana tata ruang daerah Kota Tangerang.
  • Petugas memeriksa draf yang telah memenuhi format SPPL dan lampiran persyatannya.
  • dalam hal terdapat kekurangan dan/atau informasi dalam SPPL dan memerlukan tambahan/perbaikan, pemrakarsa wajib menyempurnakannya dan/atau melengkapinya sesuai hasil pemeriksaan

Berikut ini adalah Tabel 1.1 Syarat SPPL IMB Baru dan Tabel 1.2 Syarat SPPL Usaha di Kota Tangerang tahun 2021:

Selasa, 19 Januari 2021

Ini Perusahaan di Kalimantan Selatan Peringkat Proper 2020

Banjarmasin (BIB) - Berbagai spekulasi penyebab banjir di Provins Kalimantan Selatan sudah banyak dikupas media, paska trendingnya bencana banjir di provinsi ini pertengahan Januari 2021.

Selain maraknya tambang dan perkebunan sawit yang membuka lahan hutan di hulu, juga disebabkan karena tingginya hujan selama periode tersebut.

Kali ini kita tidak membahas secara spesifik soal banjir lagi Kalimantan Selatan, tetapi soal pengelolaan lingkungan oleh perusahaan yang beroperasi di banua ini.

Berdasarkan hasil proper yang diliris KLHK tahun 2020, ada 57 perusahaan yang mengikuti penilaian proper tahun 2020.

Hasilnya adalah, 1 perusahaan memperoleh Peringkat Proper Emas, 6 perusahaan peringkat Hijau, 47 perusahan peringkat Biru, dan 3 perusahaan peringkat Merah.

Sedangkan peringkat Hitam di proper tahun 2020 di Kalimantan Selatan tidak ada.

Berikut ini Tabel 1.1. Peringkat Proper 2020 di Kalimantan Selatan :

Sabtu, 16 Januari 2021

Ini Luas Hutan di Kalimantan


Banjarmasin (BIB) - Hutan merupakan sebuah kawasan yang ditumbuhi dengan lebat oleh pepohonan dan tumbuhan lainnya. 

Salah satu fungsi hutan saat ini sebagai penampung karbon dioksida, habitat hewan, modulator arus hidrologika, serta untuk pelestarian tanah.

Hutan juga merupakan salah satu aspek biosfer bumi yang paling penting.

Jika mengadopsi Undang-Undang Nomor 41 Tahun 1999 tentang Kehutanan, maka devenisi hutan adalah suatu kesatuan ekosistem berupa hamparan lahan berisi sumber daya alam hayati yang didominasi pepohonan dalam persekutuan alam lingkungannya yang satu dengan lainnya tidak dapat dipisahkan.

Pada tahun 1950, Indonesia memiliki kawasan hutan mencapai 162,00 juta hektar. Menyusut secara seporadis hingga tahun 1992 menjadi 118,7 juta hektar.

Kamis, 14 Januari 2021

Izin Lokasi di OSS dan Komitmen Izin Lokasi di Daerah

Setiap Usaha dan/atau Kegiatan Wajib Memiliki Izin Lokasi

Apa sih izin lokasi itu? Berikut ini menurut peraturan perundang-undangan...

~ Peraturan Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala BPN Nomor 5 Tahun 2015 ~

Izin Lokasi adalah izin yang diberikan kepada perusahaan untuk memperoleh tanah yang diperlukan dalam rangka penanaman modal yang berlaku pula sebagai izin pemindahan hakdan untuk menggunakan tanah tersebut guna keperluan usaha penanaman modalnya.

~ Peraturan Pemerintah Nomor 24 Tahun 2018 ~

Izin Lokasi adalah izin yang diberikan kepada Pelaku Usaha untuk memperoleh tanah yang diperlukan untuk usaha dan/atau kegiatannya dan berlaku pula sebagai izin pemindahan hak dan untuk menggunakan tanah tersebut untuk usaha dan/atau kegiatannya.

Rabu, 13 Januari 2021

Ini Syarat Izin Operasional SD Swasta di Kabupaten Karawang Tahun 2021

Karawang (BIB) - Perizinan satuan pendidikan swasta di Kabupaten Karawang, Provinsi Jawa Barat dilakukan secara online melalui laman DPMPTSP Kabupaten Karawang.

Sebelum mengajukan perizinan, terlebih dahulu melakukan login ke laman DPMPTSP.

Sementara itu sebelum melanjutkan proses perizinan operasional pendidikan dasar, terlebih dahulu sudah memiliki atau mengurus beberapa perizinan terkait, diantaranya:

  1. Izin Lokasi;
  2. Izin Lingkungan; dan
  3. Izin Mendirikan Bangunan (IMB).

Setelah menyelesaikan 3 perizinan tersebut diatas, maka baru dapat dilanjutkan untuk mengajukan izin operasional pendidikan dasar ke Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Karawang.

Berikut ini Syarat Izin Operasional Pendidikan Dasar Swasta di Kabupaten Karawang :

Ini Jumlah Madrasah di Indonesia Tahun 2021

83.548 Madrasah

Jakarta (BIB) - Jumlah madrasah per Semester Genap Tahun Ajaran 2020/2021 sebanyak 83.548 madrasah.

Jenjang madrasah terbanyak berada pada jenjang Raudlatul Athfal (RA) yakni sebanyak 30.148 RA atau setara dengan 36.08%. Kemudian disusul jenjang Madrasah Ibtidaiyah (MI) sebanyak 25.840 MI (30,92%), Madrasah Tsanawiyah (MTs) sebanyak 18.380 MTs (21,99%) dan sisanya Madrasah Aliyah (MA) sebanyak 9.150 MA (11,01%).

Apabila dilihat berdasarkan provnsi, persebaran madrasah didominasi di Pulau Jawa. Provinsi Jawa Timur merupakan provinsi dengan jumlah madrasah terbanyak, yakni mencapai 20.378 madrasah. Itu artinya persentase madrasah di Jawa Timur sebanyak 24,39%.

Berikut ini adalah 10 besar provinsi dengan jumlah madrasah terbanyak tahun 2021:

  1. Jawa Timur sebanyak 20.378 madrasah;
  2. Jawa Barat sebanyak 15.575 madrasah;
  3. Jawa Tengah sebanyak 11.408 madrasah;
  4. Sumatera Utara sebanyak 4.548 madrasah;
  5. Banten sebanyak 4.018 madrasah;
  6. Nusa Tenggara Barat (NTB) sebanyak 2.961 madrasah;
  7. Sulawesi Selatan sebanyak 2.636 madrasah;
  8. Lampung sebanyak 2.420 madrasah;
  9. Riau sebanyak 1.998 madrasah; dan
  10. Sumatera Selatan sebanyak 1.825 madrasah;
  11. DKI Jakarta sebanyak 1.824 madrasah.

Selasa, 12 Januari 2021

Ini EMIS MTs di Kota Bekasi Tahun 2021

82 MTs

Kota Bekasi (BIB) - Jumlah madrasah di Kota Bekasi hingga Semester Genap Tahun Ajaran 2020/2021 sebanyak 552 madrasah. Terdiri dari 301 Raudlatul Athfal (RA), 136 Madrasah Ibtidaiyah (MI), 82 Madrasah Tsanawiyah (MTs), dan 33 Madrasah Aliyah (MA).

Untuk jenjang MTs ada 3 MTs Negeri dan 79 MTs Swasta.

Saat ini jumlah siswa madrasah jenjang MTs di Kota Bekasi mencapai 16.735 siswa. Sedangkan jumlah kelas/rombongan belajar mencapai 573 rombel.

Jumlah guru madrasah jenjang MTs yang mengabdi di Kota Bekasi mencapai 1.393 guru dengan dibantu oleh 141 tenaga kependidikan.

Jumlah MTs terbanyak tersebar di Kecamatan Pondokgede, Jatiasih dan Bekasi Utara.

Berikut ini adalah Emis MTs di Kota Bekasi pada Semester Ganjil Tahun Ajaran 2020/2021 :

Senin, 11 Januari 2021

Ini EMIS MI di Kota Bekasi Tahun 2021

136 MI

Foto siswa madrasah (Kumparan)


Kota Bekasi (BIB) -
Berdasarkan data EMIS Direktorat Jenderal Pendidikan Islam, Kementerian Agama, jumlah satuan pendidikan jenjang Madrasah Ibtidaiyah (MI) di Kota Bekasi pada Semester Ganjil Tahun Ajaran 2020/2021 sebanyak 136 MI.

Terdiri dari 1 MI Negeri dan 135 MI Swasta.

Sedangkan jumlah siswa yang tercatat saat ini mencapai 28.386 siswa. Siswa tersebut belajar pada 1.033 rombongan belajar (kelas) dan didampingi oleh 1.826 guru dan 186 tenaga kependidikan.

Berdasarkan persebaran madrasah, jumlah MI terbanyak berada di Kecamatan Pondokmelati 29 MI, Kecamatan Bekasi Utara 22 MI, Kecamatan Jatiasih 19 MI, dan Kecamatan Bekasi Barat sebanyak 18 MI.

Berikut ini Tabel 1.1. EMIS Madrasah Ibtidaiyah pada Semester Ganjil Tahun Ajaran 2020/2021 di Kota Bekasi :

Jumat, 08 Januari 2021

10 Kabupaten dan Kota Yang Memiliki Siswa Terbanyak Tahun 2020

 Rekor Kabupaten Bogor dan Kota Surabaya


Bogor (BIB) -
Kabupaten Bogor, Provinsi Jawa Barat merupakan wilayah dengan jumlah kabupaten terbanyak yang memiliki siswa di Semester Ganjil Tahun Ajaran 2020/2021.

Kabupaten Bogor masuk wilayah Jabodetabek. Kabupaten Bogor memiliki jumlah penduduk sebanyak 5.965.410 jiwa dengan luas wilayahn mencapai 2.663,85 km2.

Saat ini jumlah siswa yang bersekolah di Kabupaten Bogor dari jenjang PAUD hingga SMA/SMK mencapai 1.082.021 siswa. Dengan jumlah tersebut, ada 20 provinsi yang memiliki jumlah siswa dibawah Kabupaten Bogor.

Kemudian kabupaten kedua yang memiliki jumlah siswa terbanyak adalah Kabupaten Bandung (691.867 siswa). Lainnya menyusul Kabupaten Tangerang, Provinsi Banten (633.436 siswa), dan Kabupaten Bekasi sebanyak 602.786 siswa.

Kamis, 07 Januari 2021

10 Besar Provinsi Dengan Jumlah Siswa Terbanyak Tahun 2020

52.837.156 Siswa


Jakarta (BIB) -
Jumlah siswa pada Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan di Semester Ganjil Tahun Ajaran 2020/2021 sebanyak 52.837.156 siswa. Siswa tersebut tersebar di 34 provinsi dan sekolah Indonesia diluar negeri.

Jika dihitung berdasarkan sebaran provinsi, maka provinsi dengan jumlah siswa terbesar adalah Provinsi Jawa Barat.

Di Provinsi Jawa Barat terdapat 9.359.700 siswa. Terdiri dari 4.871.832 siswa laki-laki dan 4.487.868 siswa perempuan. Persentase jumlah siswa terhadap siswa nasional mencapai 17,71%.

Kemudian disusul Provinsi Jawa Timur sebanyak 6.647.860 siswa (12,58%), Provinsi Jawa Tengah 6.190.668 siswa (11,71%), Provinsi Sumatera Utara sebanyak 3.281.216 siswa (6,21%) dan Provinsi Banten sebanyak 2.331.321 siswa (4,41%).

Sabtu, 02 Januari 2021

Ini Dapodik SMK Negeri dan Swasta di Kota Bekasi Tahun 2020

 64.078 Siswa

Kota Bekasi (BIB) - Hanya 22,41% siswa jenjang SMK bersekolah di SMK Negeri. Dan 77,59% sisanya bersekolah di SMK Swasta.

Jumlah seluruh siswa SMK saat ini di Kota Bekasi pada Semester Ganjil Tahun Ajaran 2020/2021 sebanyak 64.078 siswa.

Siswa yang bersekolah di SMK Negeri sebanyak 14.360 siswa dan yang bersekolah di SMK Swasta sebanyak 49.718 siswa.

Berikut ini Tabel 1.1 Jumlah Siswa, Rombongan Belajar dan Ruang Kelas SMK Negeri dan Swasta di Kota Bekasi pada Semester Ganjil Tahun Ajaran 2020/2021 :