Senin, 31 Oktober 2016

INI CONTOH DINAS PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN PROVINSI MULAI TAHUN 2017

TIPE A DENGAN 5 BIDANG, TIPE A DENGAN 4 BIDANG, TIPE B DAN TIPE C


Jakarta (BIB) - Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan mengeluarkan Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 47 Tahun 2016 tentang Pedoman Organisasi Perangkat Daerah Bidang Pendidikan dan Kebudayaan. Hal ini mengacu kepada Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah.

Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi dibagi menjadi Tipe A dengan 5 Bidang, Tipe A dengan 4 Bidang, Tipe B dan Tipe C.

I. DINAS PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN PROVINSI DENGAN TIPE A DAN 5 BIDANG :

~ Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan

Minggu, 30 Oktober 2016

Begini Contoh Dinas Pendidikan di Kabupaten dan Kota 2017


Kota Bekasi (BIB) - Mengacu kepada Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah, kewenangan pendidikan dibagi antara Pemerintah Pusat, Pemerintah Provinsi dan Pemerintah Kabupaten/Kota. Pemerintah Pusat mengurus Pendidikan Tinggi, Pemerintah Provinsi mengurus pendidikan menengah (SMA/SMK) dan Pendidikan Khusus.

Sedangkan Pemerintah Kabupaten/Kota mengurus Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD), Pendidikan Dasar (SD dan SMP).

Pembahasan kali ini adalah mengenai wewenang Pemerintah Kabupaten dan Kota di Bidang Pendidikan.

Ada 3 pedoman atau tipe dan 1 UPT dalam menyusun perangkat daerah (SKPD) Bidang Pendidikan di Kabupaten/Kota seuai dengan Pasal 40 ayat (6) Peraturan Pemerintah Nomor 18 Tahun 2016 tentang Perangkat Daerah, yaitu :
  • Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Tipe A dengan 5 Bidang (terdiri atas 1 sekretariat, 5 bidang, sekretariat terdiri dari 3 subbagian, dan masing-masing bidang terdiri dari paling banyak 3 seksi);
  • Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Tipe A dengan 4 Bidang (terdiri atas 1 sekretariat dan 4 bidang, sekretariat terdiri atas 3 subbagian dan masing-masing bidang terdisi atas paling banyak 3 seksi); dan
  • Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Tipe B (terdiri atas 1 sekretariat dan 3 bidang, sekretariat terdiri dari 2 subbagian dan masing-masing bidang terdiri dari paling banyak 3 seksi).
  • Unit Pelaksana Teknis (UPT) Dinas Kabupaten/Kota dibagi menjadi 2 Kelas, yaitu: (Kelas A terdiri dari 1 subbagian tata usaha dan kelompok jabatan fungsional tertentu, dan Kelas B terdiri dari pelaksana dan kelompok jabatan fungsional tertentu).

Profil Pendidikan di Kabupaten Bekasi Semester Ganjil Tahun Pelajaran 2016/2017

522.982 Siswa Bersekolah di Kabupaten Bekasi


Kota Cikarang (BIB) - Berdasarkan data dari Sapulidi Riset Center (SRC) Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Sapulidi, hingga pada Semester Ganjil Tahun Pelajaran 2016/2017 jumlah lembaga pendidikan yang ada di seluruh Kabupaten Bekasi (SD, SMP, SMA, SMK, SLB) sebanyak 1.500 sekolah. 

Jumlah keseluruhan guru PNS dan Non PNS di Negeri dan Swasta yang ada di Kabupaten Bekasi pada seluruh jenjang mencapai 23.179 orang. Sedangkan jumlah siswa sebanyak 522.982 siswa.

Sekolah

Lembaga satuan pendidikan yang ada di Kabupaten Bekasi dari jenjang SD, SMP, SMA, SMK dan SLB sebanyak 1.500 satuan pendidikan. Terdiri dari 702 SD Negeri, 213 SD Swasta, 1 SLB Negeri, 9 SLB Swasta, 89 SMP Negeri, 214 SMP Swasta, 38 SMA Negeri, 67 SMA Swasta, 13 SMK Negeri, dan 156 SMK Swasta,

Sabtu, 29 Oktober 2016

Review Rekomendasi TKPSDA Wilayah Sungai Ciliwung Cisadane


Nomor : 06.1/SK.2ci/P.PSDA/I/2014
Sifat : Segera
Lampiran : 1 (satu) berkas

Hal : Rekomendasi TKPSDA WS Ciliwung Cisadane Dalam Rangka Pola Pengelolaan SDA WS Ciliwung Cisadane

Kepada

Yth. Menteri Pekerjaan Umum Republik Indonesia

di Jakarta

Sesuai dengan amanat Peraturan Menteri PU No. 04/PRT/M/2008 tentang Pedoman Pembentukan Wadah Koordinasi Pengelolaan Sumber Daya Air pada Tingkat Provinsi, Kabupaten/Kota, dan Wilayah Sungai, dan mengacu pada Keputusan Menteri PU No. 242/KPTS/M/2013 tentang Pembentukan Tim Koordinasi Pengelolaan Sumber Daya Air Wilayah Sungai Ciliwung-Cisadane dijabat oleh Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Provinsi DKI Jakarta, Provinsi Jawa Barat, dan Provinsi Banten secara bergantian. Bersama ini Kepala Bappeda Provinsi DKI Jakarta selaku Ketua TKPSDA WS Ciliwung-Cisadane menyampaikan beberapa hal berikut :
  1. TKPSDA WS Ciliwung-Cisadane adalah wadah koordinasi pengelolaan sumber daya air pada wilayah sungai lintas provinsi. Tim ini bertugas membantu Menteri Pekerjaan Umum Republik Indonesia dalam koordinasi pengelolaan sumber daya air. Salah satunya melalui pembahasan rancangan pola dan rencana pengelolaan sumber daya air pada Wilayah Sungai Ciliwung-Cisadane, guna perumusan bahan pertimbangan untuk penetapan pola dan rencana pengelolaan sumber daya air.

Jumat, 28 Oktober 2016

Up Date NIP CPNS K2 Regional XIII Provinsi Aceh

Kantor Regional 13 Aceh : 6.170 Orang K2 Sudah Selesai Proses NIP CPNS

Banda Aceh (BIB) - Proses NIP CPNS K2 di Kantor Regional XIII Aceh per 28 Oktober 2016 sudah mencapai 6.170 orang. Sedangkan NIP yang masih diproses dan tersisa saat ini adalah sebanyak 298 orang.

Sementara itu formasi CPNS K2 di Kantor Regional XIII Aceh adalah 7.111 orang dan yang diusulkan oleh pemerintah daerah mencapai 6.907 orang.

Sisa formasi yang tidak diproses adalah 203 formasi.

Hingga saat ini tercatat ada berkas tidak lengkap (BTL) sebanyak 36 orang, yaitu :
  1. Kabupaten Aceh Besar 4 orang
  2. Kabupaten Aceh Utara 11 orang
  3. Kabupaten Bireuen 9 orang
  4. Kabupaten Pidie Jaya 11 orang
Ada juga K2 yang dinyatakan tidak memenuhi syarat (TMS) sebanyak 438 orang, yaitu :
  1. Kabupaten Aceh Besar 40 orang
  2. Kabupaten Pidie 73 orang
  3. Kabupaten Aceh Utara 3 orang
  4. Kabupaten Aceh Selatan 2 orang
  5. Kabupaten Aceh Barat 27 orang
  6. Kabupaten Aceh Tengah 84 orang
  7. Kabupaten Simeulue 17 orang
  8. Kabupaten Bireuen 78 orang
  9. Kabupaten Aceh Barat Daya 14 orang
  10. Kabupaten Gayo Luwes 1 orang
  11. Kabupaten Aceh Tamiang 85 orang
  12. Kabupaten Bener Meriah 14 orang
Berikut ini adalah Up Date NIP CPNS K2 di Kantor Regional XIII Aceh Per 28 Oktober 2016 :

Kamis, 27 Oktober 2016

Undang-Undang Nomor 4 Tahun 1950

Undang-Undang Nomor 4 Tahun 1950 adalah undang-undang yang mengatur soal masalah pendidikan pertama di Indonesia. 

Berikut isi lengkap Undang-Undang Nomor 4 Tahun 1950 :

UNDANG-UNDANG 1950 NO.4

PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA

Menimbang : bahwa perlu ditetapkan dasar-dasar pendidikan dan pengadjaran disekolah didalam Nagara Republik Indonesia, agar pendidikan dan pengadjaran itu dapat diselenggarakan sesuai dengan tjita-tjita nasional bangsa Indonesia;

Mengingat : akan pasal 20, 31pasal II dan IV Aturan Peralihan Undang-Undang Dasar dan Maklumat Wakil Presiden tanggal 16 Oktober 1945 No.X;

Dengan Persetudjuan Badan Pekerdja Komite Nasional Pusat;

Memutuskan :

Menetapkan peraturan sebagai berikut:

UNDANG-UNDANG TENTANG DASAR-DASAR PENDIDIKAN DAN PENGADJARAN DISEKOLAH

Minggu, 23 Oktober 2016

INI DAPODIK DI BABELAN SEMESTER GANJIL TAHUN PELAJARAN 2016/2017

40.104 Siswa Bersekolah di Babelan

Foto : Bekasi Urban City
Babelan (BIB) - Kecamatan Babelan merupakan daerah pesisir pantai utara (Pantura) Kabupaten Bekasi, selain Kecamatan Muaragembong dan Kecamatan Tarumajaya. Babelan tergolong istimewa untuk Bekasi, karena daerah ini merupakan tempat kelahiran Pahlawan Nasional, KH Noer Alie.

Kecamatan Babelan juga merupakan penghasil minyak mentah, karena banyaknya sumur pertamina di lokasi ini. Daerah ini cukup padat penduduknya, terutama yang berbatasan langsung dengan Kota Bekasi di Kelurahan Bahagia, Kelurahan Kebalen dan Desa Babelankota. 

Di daerah wilayah pesisir Babelan juga terdapat pembangkit listrik (PLTGU) Muara Tawar. Kecamatan Babelan pun merupakan alur air terakhir (hilir) dari DAS Bekasi yang melewati Kali CBL.

Sabtu, 22 Oktober 2016

Ini Dapodik SMA dan SMK di Tambun Selatan 2016

20.696 Siswa Bersekolah di SMA/SMK Tambun Selatan


Tambun Selatan (BIB) - Hingga saat ini ada sekitar 50 lembaga jenjang SMA/SMK di Kecamatan Tambun Selatan, Kabupaten Bekasi. Berdasarkan Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah, sekolah jenjang SMA/SMK menjadi tanggung jawab Pemerintah Provinsi. 

Artinya SMA/SMK di Kecamatan Tambun Selatan dikelola langsung oleh Provinsi Jawa Barat.

Dari 50 SMA/SMK, hanya 7 lembaga yang berstatus sekolah negeri, yakni 6 SMA Negeri dan 1 SMK Negeri. Selebihnya merupakan milik yayasan yang dikelola oleh swasta.

Data Pokok Pendidikan di Sapulidi Riset Center (SRC) Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Sapulidi pada Semester Ganjil Tahun Pelajaran 2016/2017, jumlah siswa SMA/SMK di Tambun Selatan mencapai 20.696 siswa. Terdiri dari 10.634 siswa bersekolah di SMA dan 10.062 orang bersekolah di SMK.

Jumlah rpombongan belajar saat ini baik di SMA/SMK sebanyak 645 rombel. Sedangkan jumlah ruang kelas yang tersedia mencapai 675 ruang. Kalau dihitung, untuk jenjang SMA/SMK masih kelebihan ruang kelas sebanyak 30 ruang.

MAU MEMILIH SMP DI TAMBUN SELATAN, INI REFERENSINYA ....

SMP Swasta Tidak Kebagian Murid, Apa Penyebabnya ?

Tambun Selatan (BIB) - Jumlah siswa antara SMP Negeri dengan SMP Swasta di Kecamatan Tambun Selatan cukup jomplang dan berbanding terbalik. Sekalipun jumlah sekolah SMP Swasta 3 kali lebih banyak, namun jumlah peminat masuk SMP swasta justru sangat sedikit. Ada apa ?

Berdasarkan data dari Sapulidi Riset Center (SRC) Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Sapulidi Tahun 2016, jumlah lembaga pendidikan jenjang SMP di Kecamatan Tambun Selatan, Kabupaten Bekasi mencapai 55 lembaga, terdiri dari 13 SMP Negeri dan 42 SMP Swasta. 

Jumlah siswa misalnya di SMP Negeri mencapai 15.695 orang, sedangkan di SMP Swasta cuma 8.154 orang. Penurunan minat siswa masuk sekolah swasta di Tambun Selatan disebabkan karena sarana dan prasarana yang dimiliki beberapa sekolah swasta kurang memadai, bahkan lebih baik dari SMP Negeri.

Selain itu, karena berbatasan langsung dengan Kota Bekasi, siswa asal Tambun Selatan banyak yang memilih SMP Negeri di Kota Bekasi. 

Mau Tahu Dapodik SD di Tambun Selatan 2016 ? Pantengin Disini Saja....

45.734 Siswa Bersekolah pada Jenjang SD


Tambun Selatan (BIB) - Kecamatan Tambun Selatan, Kabupaten Bekasi merupakan daerah terpadat di Kabupaten Bekasi. Daerah ini juga berbatasan langsung dengan Kota Bekasi, Provinsi Jawa Barat.

Karena jumlah penduduknya yang cukup padat, otomatis jumlah sekolah berjamur di daerah ini. Berdasarkan catatan Sapulidi Riset Center (SRC) Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Sapulidi pada Tahun Pelajaran 2016/2017 ini, jumlah sekolah jenjang Sekolah Dasar (SD) sudah mencapai 98 lembaga.

Terdiri dari 64 lembaga berbentuk SD Negeri, 33 milik swasta dan 1 SD Inklusi (C). Dengan persebaran sekolah yang cukup signifikan tersebut, barang tentu jumlah siswanya juga membludak. 

Pada data pokok pendidikan (Dapodik) Tahun Pelajaran 2016/2017 pada Semester Ganjil, di Kecamatan Tambun Selatan, Kabupaten Bekasi terdapat jumlah siswa yang mencapai 45.734 siswa. Terdiri dari 33.684 siswa bersekolah di SD Negeri dan 11.976 siswa bersekolah pada SD Swasta, termasuk 74 siswa diantaranya merupakan siswa berkebutuhan khusus.

Jumat, 21 Oktober 2016

Ini Dapodik di Muaragembong Semester Ganjil Tahun 2016

6.976 Siswa Bersekolah dari Jenjang SD Hingga SMA


Muaragembong (BIB) - Sapulidi Riset Center (SRC) Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Sapulidi mengeluarkan data pokok pendidikan atau profil pendidikan di Kecamatan Muaragembong, Kabupaten Bekasi.

Kecamatan Muaragembong merupakan wilayah paling Utara di Kabupaten Bekasi. Daerah ini berhadapan langsung dengan laut Jawa. 

Saat ini telah berdiri 35 sekolah di Kecamatan Muaragembong. Terdiri dari 21 SD Negeri, 2 SD Swasta, 3 SMP Negeri, 3 SMP Swasta, 1 SMA Negeri, 2 SMA Swasta, dan 3 SMK Swasta. 

Up Date Penetapan NIP CPNS K2 di Yogyakarta & Jawa Tengah

Kantor Regional I Yogyakarta : NIP Dibuat 16.207 Orang   


Yogyakarta (BIB) - Hingga per tanggal 21 Oktober 2016, Proses NIP CPNS K2 di Kantor Regional I Yogyakarta sudah selesai mencapai 99,99%.

Saat ini hanya tersisa di Kabupaten Klaten sebanyak 1 orang K2. Sisa formasi di Kanreg I Yogyakarta sebanyak 714 formasi tidak terisi. Ada 5 orang dinyatakan BTL di Kabupaten Klaten. Sementara itu yang dinyatakan TMS mencapai 411 orang.


Berdasarkan Sistem Aplikasi Pelayanan Kepegawaian (SAPK) Badan Kepegawaian Negara khususnya di wilayah Kantor Regional I Yogyakarta yang membawahi Provinsi Jawa Tengah dan Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta, hingga per tanggal 21 Oktober 2016, yang sudah selesai di proses Nomor Induk Pegawai (NIP) Calon Pegawai Negeri Sipil dari Tenaga Honorer Kategori II (K2) yang lulus seleksi CPNS tahun 2013 lalu sebanyak 16.207 orang.

Proses NIP CPNS K2 dibagi menjadi Tahun Anggaran 2013 dan Tahun Anggaran 2014. Sementara itu K2 yang masih dalam proses atau belum ditetapkan adalah 1 orang. Dan yang diusulkan oleh berbagai daerah kabupaten/kota di 2 provinsi tersebut sebanyak 16.643 orang. Padahal seharusnya formasi MenPANRB yang lulus sebanyak 17.356 orang, sehingga ada sisa formasi yang tidak diproses sebesar 714 orang.

Masih ada K2 yang dinyatakan Berkas Tidak Lengkap (BTL, 5 orang yaitu di :
  1. Kabupaten Klaten 5 orang
Ada yang TMS 411 orang, yaitu di daerah :
  1. Provinsi DI Yogyakarta 1 orang
  2. Kabupaten Sleman 3 orang
  3. Kabupaten Semarang 4 orang
  4. Kabupaten Kendal 7 orang
  5. Kabupaten Grobogan 12 orang
  6. Kabupaten Batang 2 orang
  7. Kabupaten Tegal 14 orang
  8. Kabupaten Brebes 17 orang
  9. Kabupatin Pati 18 orang
  10. Kabupaten Kudus 11 orang
  11. Kabupaten Pemalang 2 orang
  12. Kabupaten Cilacap 3 orang
  13. Kabupaten Purbalingga 3 orang
  14. Kabupaten Banjarnegara 11 orang
  15. Kabupaten Purworejo 2 orang
  16. Kabupaten Klaten 292 orang
  17. Kabupaten Karanganyar 2 orang
  18. Kota Semarang 4 orang
  19. Kota Pekalongan 1 orang
  20. Kota Tegal 2 orang

Up Date Penetapan NIP K2 Provinsi Jawa Timur

Regional 2 Surabaya : Selesai NIP 13.853 Orang


Per 14 Juli 2014
Surabaya (BIB) - Proses NIP CPNS K2 hingga per tanggal 21 Oktober 2016 di Kantor Regional II Surabaya adalah :

Formasi MenPANRB adalah 14.282 orang, yang diusulkan 13.969 orang.

Sementara yang sudah selesai di proses NIP CPNS K2 sebanyak 13.853 orang.

Yang masih dalam proses NIP sebanyak 112 orang K2.

Sehingga masih ada sisa formasi karena perbedaan antara formasi MenPANRB dengan yang diusulkan oleh daerah. Sisa formasi di Regional II Surabaya per tanggal 21 Oktober 2016 mencapai 313 formasi.

Yang berkas tidak lengkap (BTL) 1 orang di Kota Surabaya.

Ada yang TMS (tidak memenuhi syarat) 2 orang di:
  1. Kabupaten Blitar 2 orang
Tabel Progres NIP CPNS K2 di Regional II Surabaya per 21 Oktober 2016 :

Sabtu, 08 Oktober 2016

INI DAPODIK SD, SMP, SMA DAN SMK DI KECAMATAN BANTARGEBANG SEMESTER GANJIL TAHUN 2016

39 Satuan Pendidikan Jenjang SD, SMP, SMA dan SMK di Bantargebang


Bantargebang (BIB) - Hingga saat ini berdasarkan data Sapulidi Riset Center (SRC) Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Sapulidi, jumlah lembaga satuan pendidikan umum di Kecamatan Bantargebang sebanyak 39 satuan pendidikan. 

Terdiri dari 25 SD, 9 SMP, 1 SMA dan 4 SMK. Satuan pendidikan milik pemerintah sebanyak 21 sekolah (16 SD Negeri, 3 SMP Negeri, 1 SMA Negeri dan 1 SMK Negeri), sedangkan milik masyarakat dibawah naungan yayasan mencapai 18 sekolah (9 SD, 6 SMP, dan 3 SMK).

Jumlah keseluruhan siswa mulai dari jenjang SD, SMP, SMA dan SMK di Kecamatan Bantargebang sebanyak 19.733 siswa. Terdiri dari 8.538 siswa SD Negeri, 2.725 siswa SD Swasta, 3.900 siswa SMP, 882 siswa SMA, dan 3.688 siswa SMK.

Jumat, 07 Oktober 2016

INI LO DAPODIK SD SEMESTER GANJIL DI MUSTIKAJAYA TAHUN 2016

22.057 Siswa Bersekolah Jenjang SD


Mustikajaya (BIB) - Berdasarkan data Sapulidi Riset Center (SRC) Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Sapulidi, di Kecamatan Mustikajaya, Kota Bekasi terdapat 22 SD Negeri dan 17 SD Swasta. Sehingga jumlah satuan pendidikan di kecamatan ini pada jenjang SD mencapai 39 lembaga.

Sedangkan jumlah siswa keseluruhan mencapai 22.057 murid, terdiri dari 16.377 murid SD Negeri dan 5.680 murid SD Swasta. 

Sementara itu jumlah rombongan belajar di SD yang ada di Kecamatan Mustikajaya sebanyak 610 rombel, dan 390 rombel diantaranya merupakan kelas yang sekolah pada SD Negeri. Pada SD Swasta hanya berkisar 230 rombel. 

Dengan jumlah rombel yang ada, ruang kelas baru tersedia sebanyak 452 ruang. Itu artinya masih kekurangan ruang kelas sebanyak 158 ruang kelas. Kekurangan ini terdapat di SD Negeri sebanyak 178 ruang kelas, karena saat ini ruang kelas yang tersedia di SD Negeri baru mencukupi sekitar 212 ruang kelas.

Lain hal dengan SD Swasta sudah kelebihan ruang kelas sebanyak 10 ruang, sebab, ruang kelas yang tersedia sudah mencapai 240 ruang, sementara jumlah rombongan belajar di 17 SD Swasta cuma 230 ruang. 

Penetapan NIP CPNS K2 di Banten & Jawa Barat Sudah Tuntas

Kantor Regional 3 Bandung : Sudah Selesai 18.561 Orang


Bandung (BIB) - Proses NIP CPNS Kategori II (K2) secara keseluruhan sudah selesai dibuat di Kantor Regional III Bandung, Jawa Barat. 

Tercatat sebanyak 15.561 orang mendapatkan NIP CPNS K2 yang terdiri dari Provinsi Banten dan Provinsi Jawa Barat.

Di Provinsi Jawa Barat yang terdiri dari 27 kabupaten/kota, yang dibuatkan NIP CPNS K2 nya sebanyak 14.537 orang. Padahal, K2 yang dinyatakan lulus mencapai 16.301 orang. Sehingga ada 1764 orang dinyatakan TMS (Tidak Memenuhi Syarat).

Sementara di Provinsi Banten yang dinyatakan diberikan NIP CPNS K2 sebanyak 4.064 orang. Yang dinyatakan lulus tes CPNS K2 sebanyak 4.276 orang. Sehingga bila dikurangi antara CPNS yang lulus dengan yang dibuatkan NIP ada selisih 212 orang.

Jumlah yang tidak dapat diproses NIP atau TMS sebanyak 204 orang.

Yang dinyatakan TMS mencapai 204 orang, terdiri dari :
  1. Provinsi Jawa Barat 2 orang
  2. Kabupaten Bogor 14 orang
  3. Kabupaten Sukabumi 3 orang
  4. Kabupaten Cianjur 1 orang
  5. Kabupaten Bekasi 1 orang
  6. Kabupaten Purwakarta 3 orang
  7. Kabupaten Subang 12 orang
  8. Kabupaten Bandung 27 orang
  9. Kabupaten Sumedang 2 orang
  10. Kabupaten Tasikmalaya 2 orang
  11. Kabupaten Ciamis 1 orang
  12. Kabupaten Kuningan 1 orang
  13. Kabupaten Bandung Barat 70 orang
  14. Kota Bandung 1 orang
  15. Kota Depok 2 orang
  16. Kota Tasikmalaya 1 orang
  17. Kabupaten Pandeglang 5 orang
  18. Kabupaten Tangerang 17 orang
  19. Kota Tangerang 10 orang
  20. Kota Cilegon 1 orang
  21. Kota Serang 5 orang
  22. Kota Tangerang Selatan 19 orang

Kamis, 06 Oktober 2016

INI DAPODIK SMP DI MUSTIKAJAYA SEMESTER GANJIL 2016

Jumlah Siswa SMP Negeri Dua Kali Lipat Lebih Besar Ketimbang Swasta

Mustikajaya (BIB) - Jumlah siswa di SMP Negeri lebih banyak ketimbang di SMP Swasta di Kecamatan Mustikajaya, Kota Bekasi. Padahal jumlah satuan pendidikan swasta jauh lebih banyak. SMP Negeri di Kecamatan Mustikajaya baru berdiri sebanyak 5 satuan pendidikan, satu diantaranya merupakan SMP Negeri Persiapan, yaitu SMPN 48 Kota Bekasi yang baru berdiri sejak Tahun Pelajaran 2016/2017.

Sedangkan jumlah SMP Swasta saat ini di Mustikajaya sebanyak 13 lembaga. Dari segi fasilitas juga SMP Swasta masih kalah jauh dengan SMP Negeri. 

Selasa, 04 Oktober 2016

INI KANDIDAT PROPER HIJAU 2015 - 2016


Jakarta (BIB) - Program Penilaian Peringkat Kinerja Perusahaan Dalam Pengelolaan Lingkungan Hidup (PROPER) Tahun 2016 terutama pada KATEGORI HIJAU telah diumumkan sebanyak 694 perusahaan peserta.

PROPER adalah penilaian kinerja perusahaan lingkungan hidup perusahaan yang memerlukan indikator yang terukur. Hal inilah yang diterapkan oleh Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK). Dengan tujuan meningkatkan peran perusahaan dalam melakukan pengelolaan lingkungan sekaligus menimbulkan efek stimulan dalam pemenuhan peraturan lingkungan dan nilai tambah terhadap pemeliharaan sumber daya alam (SDA), Konservasi Energi, dan Pengembangan Masyarakat (Community Development).

KLHK telah melaksanakan program lingkungan yang disebutnya PROPER yaitu Program Penilaian Peringkat Kinerja Perusahaan Dalam Pengelolaan Lingkungan Hidup. 

PROPER sendiri didesain untuk mendorong penataan perusahaan dalam pengelolaan lingkungan melalui instrumen insentif dan disinsentif.

INSENTIF dalam bentuk penyebarluasan kepada publik tentang reputasi atau citra baik bagi perusahaan yang mempunyai kinerja pengelolaan lingkungan hidup yang baik, ini ditandai dengan label KATEGORI BIRU, HIJAU & EMAS.

DISINSENTIF dalam bentuk penyebarluasan kepada publik tentang reputasi perusahaan yang mempunyai kinerja perusahaan dalam pengelolaan lingkungan hidup yang TIDAK BAIK (Buruk) ditandai dengan label KATEGORI MERAH & HITAM.  

Sesuai dengan Keputusan Direktorat Jenderal Pengendalian Pencemaran dan Kerusakan Lingkungan, Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) ada perubahan penetapan PROPER KATEGORI HIJAU TAHUN 2015-2016, yaitu :
  1. PT PUPUK ISKANDAR MUDA (Pupuk) Kabupaten Aceh Utara, Aceh
  2. PT SOCFINDO - PERKEBUNAN SEUNAGAN (Sawit) Kabupaten Nagan Raya, Aceh
  3. PT MC FET FILM INDONESIA (Industri Kimia) Kota Cilegon, Banten
  4. PT SULFINDO ADIUSAHA (Industri Kimia) Kabupaten Serang, Banten

INI DAPODIK SMK DI RAWALUMBU KOTA BEKASI 2016

Jumlah Siswa 9.312 Orang


Rawalumbu (BIB) - Pada Tahun Pelajaran 2016/2017 di Kecamatan Rawalumbu, Kota Bekasi sudah berdiri 16 sekolah menengah kejuruan atau SMK. Satu diantaranya merupakan SMK Negeri atau milik pemerintah.

Jumlah siswa keseluruhan yang bersekolah di SMK di Kecamatan Rawalumbu mencapai 9.312 orang. Dengan memiliki 263 rombongan belajar, 186 ruang kelas, 26 ruang laboratorium dan 8 ruang perpustakaan.

Sementara jumlah guru yang mengajar di SMK di Kecamatan Rawalumbu sebanyak 366 guru. Ada juga yang bekerja menjadi pegawai sebanyak 70 orang.

Ada yang unik pada kualitas SMK di Rawalumbu, misalnya SMK Bina Karya Mandiri 1 Bekasi dan SMK Bina Karya Mandiri 2 sudah mendominasi jumlah siswa yang ada, yaitu mencapai 6.072 siswa.

Untuk SMK Bina Karya Mandiri 1 Bekasi misalnya jumla siswanya mencapai 4.114 orang. Terdiri dari Kelas 10 jumlah siswa sebanyak 1.570 siswa (Laki-laki 1.218 siswa dan perempuan 352 siswa); Kelas 11 jumlah siswa mencapai 1.417 siswa (Laki-laki 1.063 siswa dan perempuan 354 siswa); sementara Kelas 12 jumlah siswa di SMK ini mencapai 1.127 siswa (Laki-laki 826 dan perempuan 301 siswa).

Kalau dihitung berdasarkan jenis kelamin adalah laki-laki 3.107 siswa dan perempuan sebanyak 1.007 siswa. 

Minggu, 02 Oktober 2016

INI DAPODIK SMK SEMESTER GANJIL KECAMATAN BEKASI UTARA, MEDANSATRIA, BEKASI BARAT DAN BEKASI TIMUR

Jumlah Siswa Sekitar 22.887 Orang



Bekasi Barat (BIB) - Kali ini yang mau kita bahas adalah masalah pendidikan jenjang SMK Swasta di 4 kecamatan, yaitu; Kecamatan Bekasi Utara, Kecamatan Bekasi Barat, Kecamatan Bekasi Timur dan Kecamatan Medansatria, Kota Bekasi. 

Ada beberapa SMK yang memiliki jumlah siswa diatas 1.000 orang, tetapi banyak juga sekolah tidak memperoleh murid. Beberapa faktor satuan pendidikan tidak mendapatkan siswa saat penerimaan siswa baru disebabkan oleh:
  • kurang promosi, sehingga siswa dan orang tua tidak memiliki akses informasi terhadap sekolah;
  • sekolah tidak memiliki sarana dan prasarana yang bermutu, banyak yang masih menumpang di jenjang lainnya;
  • terlalu jauh dari jalan raya atau jalan utama;
  • jurusan yang ditawarkan tidak diminati calon siswa;
  • masih diragukan kualitas sekolahnya;
  • dan lain-lain

Sabtu, 01 Oktober 2016

INI SEKOLAH SMP DI PONDOKGEDE, PONDOKMELATI DAN JATISAMPURNA

Jumlah Peserta Didik 15.279 Siswa


Pondokgede (BIB) - Wilayah paling selatan Kota Bekasi adalah Kecamatan Jatisampurna, Pondokmelati dan Pondokgede. Hingga saat ini lembaga satuan pendidikan jenjang SMP/MTs sudah berdiri sekitar 64 lembaga. Yang terdiri dari 49 SMP dan 15 MTs. 

Delapan diantaranya merupakan SMP Negeri, yaitu SMP Negeri 6 Kota Bekasi, SMP Negeri 15 Kota Bekasi, SMP Negeri 17 Kota Bekasi, SMP Negeri 20 Kota Bekasi, SMP Negeri 28 Kota Bekasi, SMP Negeri 35 Kota Bekasi, SMP Negeri 43 Kota Bekasi dan SMP Negeri 45 Kota Bekasi. Sedangkan sisanya merupakan milik masyarakat (yayasan).

Berdasarkan data di Sapulidi Riset Center (SRC) Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Sapulidi hingga Semester Ganjil Tahun Pelajaran 2016/2017, jumlah siswa SMP Negeri dan Swasta mencapai 15.279 siswa. Yang terdiri dari 7.194 siswa SMP Negeri dan 8.085 siswa SMP Swasta. 

Sedangkan jumlah rombongan belajar (Rombel) di 8 SMP Negeri sebanyak 175 rombel, di SMP Swasta mencapai 284 rombel. 

Sementara itu jumlah guru baik PNS dan Non PNS pada jenjang SMP di 3 kecamatan paling selatan Kota Bekasi mencapai 850 orang, yang terdiri dari 319 guru mengabdi di sekolah negeri dan sisanya 531 guru mengabdi di SMP Swasta. Sementara jumlah pegawai mencapai 154 orang.

Jumlah ruang kelas yang ada saat ini adalah sekitar 435 ruang, 101 ruang laboratorium dan 38 ruang perpustakaan.

Berikut ini tabel jumlah siswa, rombel, guru, pegawai, ruang kelas, ruang laboratorium dan ruang perpustakaan jenjang SMP Negeri/Swasta yang ada di Kecamatan Pondokgede, Pondokmelati, Jatisampurna pada Semester Ganjil Tahun Pelajaran 2016/2017 :