Jumat, 05 Juni 2026

Daftar Peserta SPMB Bersama DKI Jakarta Tahun 2026


Jakarta (BHC) -
SPMB Bersama adalah adalah jalur penerimaan murid baru jenjang SD, SMP, SMA, SMK, dan SLB Swasta yang didanai penuh oleh Pemerintah Provinsi DKI Jakartasehingga siswa dibebaskan biaya uang pangkal dan SPP Bulanan. 

Syarat Pendaftaran;

  • KK Jakarta minimal dikeluarkan Dukcapil Jakarta per 15 Juni 2025
  • Penerima KJP Plus Tahap I
  • Terdaftar dalam DTKS
  • Anak Pengemudi Mitra Trans Jakarta
  • Anak dari Buruh/Pekerja pemegang Kartu Pekerja Jakarta

Kamis, 04 Juni 2026

Daftar SLB di Jawa Barat Tahun 2026

402 SLB


Kota Bandung (BHC) -
Provinsi Jawa Baratmemiliki 402 Sekolah Luar Biasa yang tersebar di 27 kabupaten/kota. 60 sekolah diantaranya merupakan SLB Negeri. Selebihnya masih dikelola oleh swasta.

Hampir semua kabupaten/kota memiliki SLB Negeri. 

Namun, jika dihitung berdasarkan daerah, maka Kabupaten Bandung paling banyak memiliki SLB, yakni sebanyak 46 SLB. Kemudian disusul Kota Bandung 44 SLB, Kabupaten Garut dan Kabupaten Sumedang masing-masing memiliki 36 SLB.

Dan Kota Sukabumi merupakan daerah yang memiliki paling sedikit SLB, yakni hanya 4 SLB saja. SLB termasuk kategori Pendidikan Khusus.

Berikut Daftar SLB Negeri dan Swasta di Provinsi Jawa Barat Tahun 2026;

Daftar SMA Swasta Kerjasama Penerima Siswa Miskin dengan Pemerintah Provinsi Jawa Barat Tahun 2026


Kota Bandung (BHC) -
Provinsi Jawa Barat saat ini memiliki 5.221 SMA/SMK/SLB. Terdiri dari 1.906 SMA, 2.913 SMK, dan 402 SLB.

Dari jumlah tersebut hanya 879 SMA/SMK/SLB Negeri yang setara dengan 16,83%. Jika dirinci lagi terdapat 530 SMA Negeri, 289 SMK Negeri, dan 60 SLB Negeri.

Pada Tahun Ajaran 2026/2027 ini terdapat penambahan 13 USB SMA Negeri dan 4 USB SMK Negeri. Tetapi dengan jumlah tersebut layanan pemerataan pendidikan terutama terhadap siswa yang berasal dari keluarga kurang mampu belum maksimal di Sekolah Negeri.

Karenanya, Pemerintah Provinsi Jawa Barat bekerja sama dengan SMA Swasta untuk menyelesaikan persoalan akses pemerataan pendidikan.

Daftar SMA Negeri di Provinsi Jawa Barat Tahun 2026


Bandung (BHC) -
Sejak alih kelola satuan pendidikan jenjang SMA, SMK dan SLB dari kabupaten/kota ke provinsi, Provinsi Jawa Barat belum banyak menambah unit sekolah baru (USB).

Alih kelola dari kewenangan Pemerintah Kabupaten/Kota menjadi kewenangan Pemerintah Provinsi terjadi pada tahun 2017.

BACA JUGA : Ini Daftar SMA Terbuka di Jawa Barat Tahun 2025 

Hingga Tahun Ajaran 2025/2026 ini Provinsi Jawa Barat telah membangun beberapa SMA, SMK dan SLB Negeri. Untuk SMA Negeri yang sudah terbangun adalah :

  1. SMA Negeri 14 Kota Depok (Tahun 2020)
  2. SMA Negeri 15 Kota Depok (Tahun 2020)
  3. SMA Negeri 1 Cisalak, Kabupaten Subang (Tahun 2020)
  4. SMA Negeri 1 Panumbangan, Kabupaten Ciamis (Tahun 2021)
  5. SMA Negeri 1 Binong, Kabupaten Subang (Tahun 2021)
  6. SMA Negeri Depok, Kabupaten Cirebon (Tahun 2022)
  7. SMA Negeri 1 Tengah Tani, Kabupaten Cirebon (Tahun 2022)
  8. SMA Negeri 11 Tasikmalaya (Tahun 2025)
  9. SMA Negeri 1 Kutawaringin, Kabupaten Bandung (2025)
  10. SMA Negeri 1 Pasir Jambu, Kabupaten Bandung (2025)
  11. SMA Negeri 1 Pondok Salam, Kabupaten Purwakarta (2025)
  12. SMA Negeri 3 Jonggol, Kabupaten Bogor (Tahun 2025)
  13. SMA Negeri 1 Kemang, Kabupaten Bogor (Tahun 2025)
  14. SMA Negeri 1 Cibitung, Kabupaten Sukabumi (Tahun 2025)
  15. SMA Negeri 1 Sidamulih, Kabupaten Pangandaran (Tahun 2025)

Sedangkan SMA yang dibangun oleh Pemerintah Pusat melalui Kementerian Sosial adalah :

  1. SMA~Sekolah Rakyat Menengah Atas 11 Bandung 
  2. SMA~Sekolah Rakyat Menengah Atas 12 Bogor
  3. SMA~Sekolah Rakyat Menengah Atas 13 Bekasi
  4. SMA~Sekolah Rakyat Menengah Atas 14 Bandung Barat
  5. SMA~Sekolah Rakyat Menengah Atas Terintegrasi 4 Sumedang
  6. SMA~Sekolah Rakyat Menengah Atas Terintegrasi 16 Bandung
  7. SMA~Sekolah Rakyat Menengah Atas Terintegrasi 17 Cimahi

Bantu Izin Pendirian Sekolah Swasta Tahun 2026

TK, SD, SMP, SMA, SMK, SLB, Madrasah & Pesantren

Jakarta (BHC) - Untuk memulai pra pendirian satuan pendidikan (sekolah swasta), dimulai dengan membentuk badan hukum nirlaba, biasanya berbentuk 'Yayasan'.

Saat ini dalam pembentukan badan hukum bidang pendidikan wajib memperhatikan jenjang yang akan didirikan berdasarkan KBLI yang telah ditetapkan.

Setelah membentuk badan hukum, kemudian diaktifkan dan didaftar pada https://oss.go.id/ untuk mendapatkan Nomor Induk Berusaha (NIB) yang dikeluarkan oleh OSS-RBA. Dan biasanya, https://oss.go.id/ juga akan menentukan langkah perizinan selanjutnya yang akan diurus setelah membentuk badan hukum, seperti;

Syarat Perizinan Operasional Pendirian Sekolah Menengah Atas (SMA) di Banten Tahun 2026


Kota Serang (BHC) -
Yang dimaksud Wilayah Banten mencakup Kota Serang, Kabupaten Serang, Kabupaten Lebak, Kabupaten Pandeglang, Kota Cilegon, Kota Tangerang, Kota Tangerang Selatan, dan Kabupaten Tangerang.

Izin Operasional SMA, SMK dan SLB (SKH) merupakan kewenangan Provinsi. Di Banten menjadi kewenangan Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Provinsi Banten.

Cara Membuat Izin Pendirian Sekolah Swasta/Madrasah Swasta dengan Tahun 2026 ?


Jakarta (BIB) -
Izin Operasional Sekolah/Madrasah (IOP/M) saat ini menyesuaikan dengan kewenangan dan tingkatannya.

Untuk sekolah umum, mulai dari jenjang Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD), SD, dan SMP menjadi kewenangan Pemerintah Kabupaten/Kota. Artinya, Izin Operasional Pendidikan Dasar dan PAUD menjadi tanggung jawab Pemerintah Kabupaten/Kota. 

Sementara untuk Izin Operasional Sekolah (IOP) jenjang SMA, SMK, dan SLB dilakukan di Pemerintah Provinsi.

Dan untuk Izin Operasional Madrasah dilakukan melalu laman Kementerian Agama.


Sementara itu, Izin Operasional Satuan Pendidikan Kerjasama (SPK) baik dari SPK KB, SPK TK, SPK SD, SPK SMP, SPK SMA, dan SPK SMK diajukan melalui Pemerintah Pusat (Kemdikdasmen).

Izin Pendirian Sekolah Dasar Swasta di DKI Jakarta Tahun 2026


Berikut Syarat Izin Pendirian Sekolah Dasar (SD) Swasta di DKI Jakarta Tahun 2026;

1. Tanda Daftar Yayasan

2. Akta Pendirian Yayasan

3. Surat Pernyataan Bermaterai yang menyatakan menaati segala ketentuan peraturan perundang-undangan

4. Tidak Menempati atau Menggunakan fasilitas gedung milik Pemerintah, Rumah Toko/Rumah Kantor atau pada lahan yang bermasalah

5. Surat Pernyataan Kepala Sekolah (bermaterai) yang menyatakan sanggup melaksanakan jam belajar mulai pukul 06.30

6. SK Pengesahan Akta Pendirian Yayasan

7. SK Pengesahan Akta Perubahan Yayasan

8. Izin Mendirikan Bangunan (IMB)

Selasa, 02 Juni 2026

SPMB SMA, SMK Jawa Barat Tahun 2026

Sudah Dimulai 29 Mei 2026


Kota Bandung (BHC) -
Seleksi Penerimaan Murid Baru (SPMB) Tingkat SMA Negeri dan SMK Negeri di Provinsi Jawa Barat sudah dimulai sejak 29 Mei 2026. 

Ada 4 jalur SPMB jenjang SMA dan SMK, diantaranya jalur Domisili, Afirmasi, Prestasi dan Mutasi. SPMB SMA dan SMK di Provinsi Jawa Barat dilaksanakan dalam 3 tahap. Tahap awal adalah Pemetaan Calon Murid Baru (PCMB, kemudian SPMB Tahap I dan SPMB Tahap II.

Pendaftaran SPMB Tahap I akan dimulai pada 15-19 Juni 2026. Sebelumnya sebanyak 40 SMA/SMK Negeri sudah terlebih dahulu melaksanakan SPMB Sekolah Maung.

SMA Negeri di Jakarta Tahun 2026


Jakarta (BHC) -
SMA di Provinsi DKI Jakarta berjumlah 520. Sebanyak 121 diantaranya merupakan SMA Negeri. Selebihnya, sebanyak 399 merupakan SMA Swasta. Hanya ada 117 SMA Negeri yang ikut SPMB Online, sisanya 2 SMA Negeri melakukan SPMB secara mandiri yaitu SMA Unggul M.H. Thamrin dan SMA Negeri Ragunan Jakarta.

Sedangkan 2 SMA Negeri lainnya merupakan Sekolah Rakyat, yakni SRMA 9 Jakarta Timur dan SRMA 10 Jakarta Selatan.

Jadi SMA Swasta mencapai 76,92%.

Sedangkan SMA Negeri hanya sekitar 23.08%.

BACA JUGA : Daftar SMA Swasta di Jakarta Tahun 2024

Kota Jakarta Timur memiliki 41 SMA Negeri, setara dengan 31.49%. Sisanya di 31 SMA Negeri di Jakarta Selatan, 17 SMA Negeri masing-masing di Jakarta Barat dan Jakarta Utara, 14 SMA Negeri di Jakarta Pusat, serta 1 SMA Negeri di Kepulauan Seribu.

Daftar Sekolah Maung (Manusia Unggul) Tahun 2026


Sekolah Maung (Manusia Unggul) adalah sekolah transformasi SMA/SMK Negeri menjadi sekolah unggulan di Provinsi Jawa Barat.

Awalnya digadang-gadang ada 41 sekolah yang menjadi Sekolah Maung. Al hasil ternyata tersisa menjadi 40 sekolah saja. Yaitu 28 SMA Negeri dan 12 SMK Negeri.

Satu SMK Negeri yang ada di Purwakarta tidak terlihat wujudnya hingga akhir pendaftaran.

Seleksi Sekolah Maung hanya memakai Jalur Prestasi, dengan 4 jalur utama yakni, Jalur Potensi Akademik, Kompetensi Akademik Rapor, Kompetensi Akademik Kejuaraan dan Kompetensi Non Akademik.

Masing-masing mendapatkan jatah kuota untuk Potensi Akademik (10%), Rapor (50%), Kejuaraan (20%) dan Non Akademik (20%).

Senin, 01 Juni 2026

Pendaftar Sekolah Maung Jenjang SMK di SPMB Tahun 2026

Dari dari 13 SMK Menjadi 12 SMK


Kota Bekasi (BHC) -
Pendaftaran Sekolah Maung sudah ditutup hingga 29 Mei 2026. Saat ini sedang dilakukan verifikasi dan validasi dokumen hingga 2 Juni 2026.

Pengumuman dilakukan 8 Juni 2026.

Sedianya peserta Sekolah Maung sebanyak 41 SMA/SMK Negeri. Tetapi, belakangan SMK Negeri Manusia Unggul di Purwakarta tidak jadi diikutsertakan, sehingga peserta berkurang menjadi 40 Sekolah Maung.

Dengan rincian 28 SMA Negeri dan 12 SMK Negeri.

Secara umum, pendaftar cukup menjanjikan. Tetapi, jika dipersempit menurut jalur, 3 jalur di jenjang SMK Negeri tidak memenuhi kuota sesuai dengan daya tampung yang disediakan.

Seperti Jalur Potensi Akademik, Jalur Potensi Akademik Kejuaraan dan Kompetensi Non Akademik ternyata jauh dari harapan.

Untuk Jalur Potensi Akademik misalnya dari 791 daya tampung yang tersedia, pelamar calon murid baru cuma 23 orang, setara dengan 2,90%. Artinya ada 768 kursi (97,1%) kosong melompong tanpa pelamar. 

Dan pelamar Kompetensi Akademik Kejuaraan cuma 31 orang (1,96%) pendaftar, padahal kuota yang disediakan mencapai 1.580 kursi. Akhirnya mubajir kursi Kompetensi Akademik Kejuaraan mencapai 1.549 kuris yang setara dengan 98,04% kursi tersisa.

Juga termasuk pada Jalur Kompetensi Non Akademik yang pendaftarnya cuma 943 orang (59,68%), padahal daya tampung yang tersedia sebanyak 1.580 kursi. Dengan demikian tersisa kursi tanpa pelamar sebanyak 637 kursi (40,32%).

Universitas di Indonesia Tahun 2026


Jakarta (BHC) -
Universitas atau perguruan tinggi di Indonesia mencapai 913 kampus. Namun, keseluruhan perguruan tinggi dari berbagai bentuk sebanyak 4.030 kampus.

Di Indonesia, bentuk perguruan tinggi termasuk universitas, institut, sekolah tinggi, politeknik, dan akademi.

Sebaran perguruan tinggi di Pulau Jawa masih mendominasi ya, mencapai 1.354 kampus yang setara dengan 33,59%.

BACA JUGA : Daftar Perguruan Tinggi Negeri 2026

Untuk universitas saja di Pulau Jawa mencapai 487 kampus (53,57%) dari 913 kampus. 72 kampus diantaranya merupakan Perguruan Tinggi Negeri yang ada di Pulau Jawa.

Prestasi Tertinggi Sekolah Maung Tingkat Nasional Tahun 2026


Kota Bandung (BHC) -
Melihat prestasi SMA/SMK Negeri yang ditetapkan sebagai Sekolah Maung Jawa Barat Tahun 2026.

Dikutif dari Sistem Informasi Manajemen Talenta (SIMT), Pusat Prestasi Nasional (Puspresnas), Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah, prestasi tertinggi SMK Negeri peserta Sekolah Maung Provinsi Jawa Barat adalah rangking 46 dari 2.235 SMK se Indonesia. 

SMK Negeri tersebut dipegang oleh SMK Negeri 1 Cimahi.

Sedangkan prestasi tertinggi SMA Negeri Peserta Sekolah Maung adalah SMA Negeri 3 Bandung dengan peringkat 144 nasional.

Melihat, data tersebut, target Sekolah Maung sebagai Sekolah Unggulan Kebanggaan Jawa Barat masih jauh dari harapan.

Sebetulnya ada prestasi SMA yang membanggakan, masuk urutan 39 nasional, tetapi merupakan SMA Swasta, yakni SMA Regina Pacis.

Sedangkan jenjang SMK ada SMK Negeri 8 Bandung yang masuk urutan ke-8 nasional. Sayang, SMK Negeri 8 tidak masuk menjadi peserta Sekolah Maung.

Hasil Sementara Seleksi SMA Negeri Sekolah Unggul Maung Jawa Barat Pada SPMB Tahun 2026


Kota Bekasi (BHC) -
Dari 4 jalur seleksi SPMB Sekolah Maung di Jawa Barat, 2 jalur diantaranya "Sepi Peminat" alias pendaftar dibawah daya tampung yang disediakan.

Hal ini terjadi atas 3 kemungkinan, yang pertama (1) calon murid baru enggan mendaftar, (2) minimnya prestasi murid di bidang akademik dan kejuaraan, (3) kurangnya sosialisasi Sekolah Maung.

Ke-3 masalah tersebut tentu saling terkait dan menjadi momok bagi "Program Politik Terburu-buru Kepala Daerah".

Dari 1.185 kursi yang tersedia untuk Jalur Akademik Sekolah Maung jenjang SMA misalnya, hanya 582 pendaftar hingga 31 Mei 2026. Itu artinya, cuma 49,11% pendaftar dari kuota yang disediakan.

Malah ada yang tidak mendapatkan murid sama sekali alias "Jonk" pendaftar. Terjadi di SMA Negeri 1 Pelabuhan Ratu, Kabupaten Sukabumi dan SMA Negeri 1 Paminanan, Kabupaten Cirebon. Selain yang "Jonk", ada juga dengan Nol pendaftar untuk Jalur Kejuaraan pada SMAN 1 Banjar di Kota Banjar, dan SMAN 1 Parigi di Kabupaten Pangandaran.

Direktur Bilqis Haura Consultant, Tengku Imam Kobul Moh. Yahya S, mengakui program Sekolah Maung Unggulan "KDM" belum siap tempur.

"Pendaftar di jalur Akademik dan jalur Kejuaraan masih ada yang 'Jonk' peminat, bahkan pada Jalur Kejuaraan jenjang SMA persentasenya cuma 20,17% pendaftar. Memprihatinkan sekali," kata Bang Imam di Bekasi, 1 Juni 2026.

Pendaftar yang lumayan dan membludak hanya di jalur Rapor. Itupun, karena syaratnya cuma nilai rata-rata rapor Semester 1-5. 

"Jadi di jalur ini tidak ada kendala. Rata-rata tingginya peminat bukan karena ingin bersekolah di Sekolah Maung. Cuma mau coba-coba saja, siapa tahu diterima dan tercatat sebagai pelopor Sekolah Maung Jawa Barat, hehehe," jelas Bang Imam, panggilan akrabnya menambahkan.

Minggu, 31 Mei 2026

Penerimaan Mahasiswa Baru (PMB) Kampus di Jakarta Tahun 2026


Jakarta (BHC) -
Provinsi DKI Jakarta sebagai ibukota negara menjadi magnet utama mencari kampus-kampus unggulan di Indonesia. Hingga saat ini, Jakarta belum bisa digantikan oleh daerah lainnya.

Walaupun di daerah sekitar dan kota-kota besar di Indonesia sudah tumbuh kampus bergensi, tapi Jakarta tetap menjadi tujuan utama. Hal ini karena lulusan kampus langsung bisa berdaya di ibukota ini.

Sedangkan, serapan lulusan perguruan tinggi di daerah masih sangat terbatas.

BACA JUGA : Program Studi Kampus Unggul di Indonesia Tahun 2026

Saat ini terdapat 236 perguruan tinggi yang tersebar di Jakarta, termasuk universitas, institut, sekolah tinggi, politeknik dan akademi.

Sedangkan perguruan tinggi negeri ada UI, UNJ, UPN Veteran Jakarta, UT, PNJ, dan Polimedia Jakarta.

Sabtu, 30 Mei 2026

Penerimaan Mahasiswa Baru (PMB) Program Studi Kampus K/L di Jabodetabek Tahun 2026


Jakarta (BHC) -
Selain Perguruan Tinggi Negeri, Perguruan Tinggi Keagamaan Negeri dan Perguruan Tinggi Swasta, kita juga memiliki Perguruan Tinggi Kementerian/Lembaga (K/L).

Perguruan Tinggi K/L ini bahkan sudah tersebar hampir di seluruh provinsi yang ada lo. Umumnya PTKL ini lebih dominan Politeknik, Akademi dan Sekolah Tinggi. Sedangkan yang berbentuk universitas dan institut masih minim sekali.

Namun jangan salah, PTKL sudah banyak yang mendapatkan akreditasi "Unggul" lo dari BAN-PT.

Tapi, yang kita bahas kali ini soal program studi PTKL yang ada di Jabodetabek.

PTKL tidak banyak program studinya, karena memang rata-rata hanya untuk memenuhi kebutuhan pada teknis di K/L nya saja. Tidak komersil banget, tapi sangat signifikan memakai Anggaran Pendidikan yang 20% dari APBN, hehehehe.

Kamis, 28 Mei 2026

Universitas di Indonesia Yang Paling Banyak Program Studinya Tahun 2026


Yogyakarta (BHC) -
Lagi ramai dibahas soal mendominasinya perguruan tinggi negeri ketimbang swasta. Nyaris di beberapa kota besar, perguruan tinggi negeri menyapu bersih calon mahasiswa.

Apalagi sudah tersedianya sistem seleksi mulai dari SNBP, UTBK-SNBT hingga Seleksi Mandiri. Beberapa PTN-BH malah terlihat obesitas alias kegemukan program studi.

Menurut catatan, Bilqis Haura Consultant, 10 perguruan tinggi negeri dengan program studi terbanyak di Indonesia adalah; 

  1. Universitas Gadjah Mada (UGM) = 294 prodi, 
  2. Universitas Indonesia (UI) = 271 prodi, 
  3. Universitas Hasanuddin Makassar (UNHAS) = 239 prodi, 
  4. Universitas Sebelas Maret Surakarta (UNS) = 213 prodi, 
  5. Universitas Padjadjaran Bandung (UNPAD) = 211 prodi, 
  6. Universitas Airlangga (UNAIR) = 199 prodi, 
  7. Universitas Brawijaya Malang (UB) = 198 prodi, 
  8. Universitas Negeri Surabaya (UNESA) = 191 prodi, 
  9. Universitas Sumatera Utara (USU) = 183 prodi, dan
  10. Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) = 178 prodi.

Rabu, 27 Mei 2026

Program Studi Kampus Negeri di Jabodetabek Tahun 2026


Jakarta (BHC) -
Kampus Negeri dan swasta di Jabodetabek sangat bejibun dan beragam. Untuk kampus negeri juga cukup komplit, mulai dari universitas, institut, sekolah tinggi, hingga politeknik.

Ngomong=ngomong hampur semua program studi pada kampus negeri di Jabodetabek sudah di borong. Namun demikian, kampus swasta masih kebagian kue, mengingat tingginya minat warga Jabodetabek untuk kuliah.

Jabodetabek memang surganya kampus dan menjadi incaran utama masyarakat Jabodetabek bahkan luar Jabodetabek sekalipun.

BACA JUGA : Daftar Program Studi Kampus Swasta Akreditasi Unggul di Indonesia Tahun 2026

Selasa, 26 Mei 2026

SPMB Sekolah Maung


Kota Bandung (BHC) -
Sekolah Maung adalah sekolah unggulan jenjang pendidikan menengah atas yang digagasa oleh Pemerintah Provinsi Jawa Barat. 

Sebanyak 41 SMA/SMK Negeri menjadi peserta SPMB Tahun Ajaran 2026/2027 ini.

Seleksi calon peserta didik baru pada Sekolah Maung, terbagi dalam 4 jalur, yaitu; Jalur Potensi Akademik (10%), Jalur Kompetensi Akademik Rapor (50%), Jalur Kompetensi Akademik Kejuaraan (20%), dan Jalur Jalur Kompetensi Non Akademik (20%).

Link SPMB Maung : https://maung-spmb.jabarprov.go.id/