Sabtu, 30 Mei 2015

Direktorat Pembinaan Pendidikan Keluarga

Ini Untuk Ayah-Bunda


Jakarta (BIB) - Sesuai dengan Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 11 Tahun 2015 tentang Organisasi dan Tata Kerja Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, telah dibentuk Direktorat Pembinaan Pendidikan Keluarga pada Direktorat Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini dan Pendidikan Masyarakat, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.

Pada Pasal 283 disebutkan bahwa Direktorat Pembinaan Pendidikan Keluarga mempunyai tugas melaksanakan penyiapan perumusan dan pelaksanaan kebijakan di bidang pembinaan pendidikan keluarga.

Sementara itu Direktorat Pembinaan Pendidikan Keluarga menyelenggarakan fungsinya sebagai berikut :
  1. penyiapan perumusan kebijakan di bidang pendampingan pembelajaran, sumber belajar, dan pendanaan pendidikan keluarga
  2. koordinasi dan pelaksanaan kebijakan di bidang pendampingan pembelajaran, sumber belajar, dan pendanaan pendidikan keluarga
  3. peningkatan kualitas pendidikan karakter anak dan remaja
  4. fasilitasi sumber belajar dan pendanaan pendidikan keluarga
  5. fasilitasi penjaminan mutu pendidikan keluarga
  6. penyusunan norma, standar, prosedur, dan kriteria di bidang pendampingan pembelajaran, sumber belajar, dan pendanaan pendidikan keluarga
  7. pemberian bimbingan teknis dan supervisi di bidang pendidikan keluarga
  8. pelaksanaan evaluasi dan laporan di bidang pendidikan keluarga
  9. pelaksanaan administrasi Direktorat.
Untuk melaksanakan seluruh kegiatan pada Direktorat Pembinaan Pendidikan Keluarga, maka secara teknis telah dibentuk Subdirektorat, yaitu :
  • Subdirektorat Program dan Evaluasi
  • Subdirektorat Pendidikan Orang Tua
  • Subdirektorat Pendidikan Anak dan Remaja
  • Subdirektorat Kemitraan
  • Subbagian Tata usaha.
A. SUBDIREKTORAT PROGRAM DAN EVALUASI

Memiliki tugas melaksanakan penyusunan bahan perumusan kebijakan, program, kegiatan, anggaran, dan evaluasi pelaksanaan program, kegiatan, dan anggaran serta laporan Direktorat.

Untuk melaksanakan tugasnya, Subdirektorat Program dan Evaluasi menyelenggarakan fungsinya sebagai berikut :
  1. penyusunan bahan perumusan kebijakan di bidang pembinaan pendidikan keluarga
  2. pengumpulan, pengolahan, dan penyajian data dan informasi di bidang pembinaan pendidikan keluarga
  3. penyusunan program, kegiatan, dan anggaran Direktorat
  4. penyusunan bahan dan fasilitasi pendanaan pendidikan keluarga
  5. pemantauan dan evaluasi pelaksanaan program, kegiatan, dan anggaran Direktorat serta pendanaan pendidikan keluarga
  6. penyusunan laporan direktorat. 
Dalam menjalankan kegiatan, Subdirektorat Program dan Evaluasi membentuk seksi, yaitu : Seksi Program dan Seksi Evaluasi.

Pada Pasal 291, disebutkan bahwa Seksi Program memiliki tugas penyusunan bahan perumusan kebijakan, penyusunan program, kegiatan, dan anggaran direktorat serta penyusunan bahan fasilitasi pendanaan pendidikan keluarga.

Sementara Seksi Evaluasi bertugas melakukan pengumpulan, pengolahan, penyajian data dan informasi serta pemantauan dan evaluasi pelaksanaan program, kegiatan dan anggaran direktorat dan pelaksanaan fasilitasi pendanaan pendidikan keluarga serta penyusunan laporan direktorat.

B. SUBDIREKTORAT PENDIDIKAN ORANG TUA

Tugas dari Subdirektorat Pendidikan Orang Tua adalah melaksanakan penyusunan bahan perumusan, koordinasi, dan pelaksanaan kebijakan, norma, standar, prosedur, kriteria, bimbingan teknis dan supervisi, fasilitasi sumber belajar dan fasilitasi penjaminan mutu di bidang pendidikan orang tua.

Untuk melaksanakan tugasnya, Subdirektorat Pendidikan Orang Tua menyelenggarakan fungsinya sebagai berikut :
  1. penyusunan bahan perumusan, koordinasi, dan pelaksanaan kebijakan di bidang pendampingan pembelajaran dan sumber belajar pendidikan orang tua
  2. penyusunan bahan dan fasilitasi sumber belajar pendidikan orang tua
  3. penyusunan bahan fasilitasi pelaksanaan penjaminan mutu di bidang pendampingan pembelajaran dan sumber belajar pendidikan orang tua
  4. penyusunan norma, standar, prosedur, dan kriteria di bidang pendampingan pembelajaran dan sumber belajar pendidikan orang tua
  5. pemberian bimbingan teknis dan supervisi di bidang pendampingan pembelajaran dan sumber belajar pendidikan orang tua
  6. pelaksanaan evaluasi dan laporan di bidang pendampingan pembelajaran dan sumber belajar pendidikan orang tua.
Ada 2 seksi yang terbentuk untuk melaksanakan tugas tersebut, yaitu Seksi Pendampingan dan Pembelajaran dan Seksi Sumber Belajar.

Berdasarkan Pasal 295 Permendikbud 11/2015, bahwa Seksi Pendampingan dan Pembelajaran mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan, koordinasi, dan pelaksanaan kebijakan, norma, standar, prosedur, kriteria, bimbingan teknis dan supervisi, fasilitasi penjaminan mutu pendampingan pembelajaran, evaluasi, dan laporan di bidang pendampingan pembelajaran pendidikan orang tua.

Sedangkan Seksi Sumber Belajar mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan, koordinasi dan pelaksanaan kebijakan, norma, standar, prosedur, kriteria, bimbingan teknis dan supervisi, fasilitasi sumber belajar, fasilitasi penjaminan mutu sumber belajar, evaluasi, dan laporan di bidang sumber belajar pendidikan orang tua.

C. SUBDIREKTORAT PENDIDIKAN ANAK DAN REMAJA

Tugas dari Subdirektorat Pendidikan Anak dan Remaja adalah melaksanakan penyusunan bahan perumusan, koordinasi, dan pelaksanaan kebijakan, norma, standar, prosedur, kriteria, bimbingan teknis dan supervisi, peningkatan pendidikan kualitas pendidikan karakter, fasilitasi sumber belajar, dan fasilitasi penjaminan mutu pendidikan anak dan remaja.

Sedangkan fungsinya ada 7, yakni :
  1. penyusunan bahan perumusan, koordinasi, dan pelaksanaan kebijakan di bidang pendidikan anak dan remaja
  2. penyusunan bahan peningkatan kualitas pendidikan karakter anak dan remaja
  3. penyusunan bahan dan fasilitasi sumber belajar pendidikan anak dan remaja
  4. penyusunan bahan dan fasilitasi pelaksanaan penjaminan mutu di bidang pendampingan pembelajaran dan sumber belajar pendidikan anak dan remaja
  5. penyusunan norma, standar, prosedur, dan kriteria di bidang pendampingan pembelajaran dan sumber belajar pendidikan anak dan remaja
  6. pemberian bimbingan teknis dan supervisi di bidang pendampingan pembelajaran dan sumber belajar pendidikan anak dan remaja
  7. pelaksanaan evaluasi dan laporan di bidang pendampingan pembelajaran dan sumber belajar pendidikan anak dan remaja.
Subdirektorat Pendidikan Anak dan Remaja dibentuk 2 seksi, yaitu :
  • Seksi Pendampingan Pembelajaran
  • Seksi Sumber Belajar
Seksi Pendampingan Pembelajaran mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan, koordinasi dan pelaksanaan kebijakan, norma, standar, prosedur, kriteria, bimbingan teknis dan supervisi, peningkatan kualitas pendidikan karakter, fasilitasi penjaminan mutu pendampingan pembelajaran, evaluasi, dan laporan di bidang pendampingan pembelajaran pendidikan anak dan remaja.

Seksi Sumber Belajar mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan, koordinasi, dan pelaksanaan kebijakan, norma, standar, prosedur, kriteria, bimbingan teknis dan supervisi, fasilitasi sumber belajar, fasilitasi penjaminan mutu sumber belajar, evaluasi dan laporan di bidang sumber belajar pendidikan anak dan remaja.

D. SUBRIREKTORAT KEMITRANAAN

Tugas dari Subdirektorat Kemitraan diantaranya penyusunan bahan perumusan, koordinasi, dan pelaksanaan kebijakan, norma, standar, prosedur, kriteria, dan bimbingan teknis dan supervisi di bidang kemitraan.

Ada 4 fungsi Subdirektorat Kemitraan, diantaranya :
  1. penyusunan bahan, koordinasi, dan pelaksanaan kebijakan di bidang kemitraan pendidikan keluarga
  2. penyusunan norma, standar, prosedur, kriteria di bidang kemitraan satuan pendidikan dan kemitraan masyarakat
  3. pemberian bimbignan teknis dan supervisi di bidang kemitraan satuan pendidikan dan kemitraan masyarakat
  4. pelaksanaan evaluasi dan laporan di bidang kemitraan satuan pendidikan dan kemitraan masyarakat.
Untuk melaksanakan fungsi diatas maka dibentuklah 2 seksi, yakni :
  • Seksi Kemitraan Satuan Pendidikan
  • Seksi Kemitraan Masyarakat
Seksi Kemitraan Satuan Pendidikan bertugas melakukan penyusunan bahan perumusan, koordinasi dan pelaksanaan kebijakan, norma, standar, prosedur, kriteria, bimbingan teknis dan supervisi, evaluasi, dan laporan di bidang kemitraan satuan pendidikan.

Seksi Kemitraan Masyarakat bertugas melakukan penyusunan bahan perumusan, koordinasi, dan pelaksanaan kebijakan, norma, standar, prosedur, kriteria, bimbingan teknis dan supervisi, evaluasi, dan laporan di bidang kemitraan masyarakat.

E. SUBBAGIAN TATA USAHA

Tugas utamanya melakukan persuratan, kepegawaian, keuangan, barang milik negara, dan kerumahtanggaan direktorat.

Sumber : Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 11 Tahun 2015

(bang imam)

Cek info lain :

Direktorat Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini dan Pendidikan Masyarakat

Direktorat Pembinaan Pendidikan Anak Usia Dini

1 komentar:

  1. alimuddin dandin28 Juli 2015 15.12

    Ini berarti merespon agenda prioritas yang digagas Jokowi, dengan TRISAKTI dengan basis pembangunan Karakter dan jati diri merupakan hal yang sangat esensial dalam kehidupan berbangsa. Sebagaimana pepatah ; Hilangnya karekater akan menyebabkan hilangnya generasi penerus generasi bangsa. Dan semuanya berawal dari keluarga

    BalasHapus

silahkan memberikan komentar yang tidak menghasut, memfitnah, dan menyinggung sara.

komentar menjadi tanggung jawab pemberi komentar.

jika komentar lebih panjang dan memerlukan jawaban bisa ke bangimam.kinali@gmail.com dan SMS/WA 085739986767

twitter: @BangImam

facebook: Bang Imam Kinali Bekasi