Jakarta (BHC) - Agar tidak sembrono menerima murid baru saat SPMB, Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah mengatur jumlah maksimal murid yang harus diterima dan jumlah rombel maksimal.
Namun, aturan ini dikecualikan terhadap daerah 3T atau daerah yang padat penduduknya diatas rata-rata agar tetap akses pendidikan yang merata dan berkeadilan terjamin.
Pengecualian berlaku apabila sebelumnya, Dinas Pendidikan sudah menghitung seluruh kebutuhan, sarana yang ada, kemampuan sekolah dan jumlah calon murid yang akan melanjutkan ke jenjang PAUD, Kelas 1 SD, Kelas 7 SMP, Kelas 10 SMA/SMK, SDLB/SMPLB/SMALB, Paket A, Paket B, dan Paket C.
Berikut Tabel 1.1. Jumlah Murid Per Kelas, Jumlah Rombel Maksimal Per Jenjang, dan Jumlah Keseluruhan Murid Tiap Layanan Pendidikan Tahun 2026;
Jumlah Murid Per Jenjang dan Rombel Tahun 2026
|
No |
Jenjang
|
Kemendikdasmen
Nomor 14 Tahun 2026 |
|||
|
Murid
(Maksimal) |
Rombel
(Maksimal) |
Jumlah
Murid (Total) |
Jumlah Rombel di SPMB |
||
|
1 |
TPA |
10 |
16 |
160 |
- |
|
2 |
KB |
12 |
16 |
192 |
- |
|
3 |
TK |
15 |
16 |
240 |
- |
|
4 |
SD |
28 |
24 |
672 |
4 |
|
5 |
SMP |
32 |
33 |
1.056 |
11 |
|
6 |
SMA |
36 |
36 |
1.296 |
12 |
|
7 |
SMK |
36 |
72 |
2.592 |
24/18 |
|
8 |
SDLB |
5 |
30 |
150 |
- |
|
9 |
SMPLB |
8 |
33 |
264 |
- |
|
10 |
SMALB |
8 |
36 |
288 |
- |
|
11 |
Paket A (SD) |
20 |
36 |
|
720 |
|
12 |
Paket B (SMP) |
25 |
36 |
900 |
- |
|
13 |
Paket C (SMA) |
30 |
36 |
1.080 |
- |
Sumber : Kemendikdasmen Nomor 14 Tahun
2026
PAUD
Layanan Pendidikan Anak Usia Dini atau PAUD sudah ditetapkan jumlah maksimal rombel yang boleh diampu sekolah dan jumlah maksimal per rombongan belajar (rombel).
Untuk Layanan Taman Penitipan Anak (TPA) yang melayani anak usia 0-2 tahun tiap kelas hanya boleh menerima maksimal 10 siswa per kelas dengan jumlah rombongan belajar maksimal 16 rombel. Sehingga jumlah murid yang diterima tiap 1 TPA maksimal 160 anak.
Begitu juga dengan layanan Kelompok Bermain (KB) yang melayani anak usia 2-4 tahun hanya boleh menerima murid 12 anak per kelas. Dan jumlah rombel maksimal 16 kelas. Sehingga jumlah murid tiap KB tidak boleh melebihi 192 anak.
Sedangkan pada layanan Taman Kanak-Kanak (TK) yang melayani usia 4-6 tahun, diatur tiap siswa hanya maksimal 15 anak per kelas dengan jumlah maksimal rombongan belajar sebanyak 16 rombel. Sehingga jumlah siswa tiap TK tidak lebih dari 240 anak.
SD
Sekolah Dasar atau SD melayani pendidikan anak usia 7 tahun. Atau 6 tahun dengan kondisi khusus. Aturan jumlah murid SD adalah 28 anak per kelas.
Jumlah rombongan belajar keseluruhan dari Kelas 1-6 maksimal 24 rombel, sehingga total murid kelas 1-6 harusnya tidak lebih dari 672 anak.
Sehingga tiap SPMB Kelas 7 hanya boleh menerima maksimal 4 rombel dengan jumlah murid sebanyak 112 anak.
SMP
Sekolah Menengah Pertama atau SMP dan sederajat melaksanakan pembelajaran untuk Kelas 7 sampai dengan Kelas 9.
Jumlah murid per kelas sudah diatur maksimal 32 anak dengan jumlah rombongan belajar maksimal 33 rombel. Sehingga seharusnya jumlah murid keseluruhan jenjang SMP itu maksimal 1.056 anak.
Dan seleksi SPMB Kelas 7 wajib hanya menerima maksimal 11 rombel setara dengan 352 murid.
SMA
Pada jenjang SMA pengaturan penerimaan murid baru di SPMB Kelas 10 hanya menerima 36 anak per kelas dengan penerimaan rombongan belajar maksimal 12 rombel dengan jumlah total murid sebanyak 432 anak.
Sehingga jumlah ideal murid SMA Kelas 10-12 mencapai 1.296 anak saja.
SMK
Jumlah murid jenjang SMA dan SMK per kelas sama yakni 36 anak tetapi jumlah rombel maksimalnya berbeda. Jika SMA memiliki maksimal 36 rombel, di SMK masih diperbolehkan maksimal 72 rombel.
Artinya dalam SPMB seleksi Kelas 10 SMK menerima murid maksimal 24 rombel untuk yang melaksanakan pembelajaran 3 tahun dan maksimal 18 rombel untuk yang melaksanakan pembelajaran 4 tahun.
Jumlah total murid SMK harusnya hanya boleh 2.592 anak atau untuk Kelas 10 wajib hanya menerima maksimal 24 rombel x 36 murid per kelas = 864 anak.
SLB
Sekolah Luar Biasa atau SLB atau Sekolah Khusus (SKH) menerima murid untuk SDLB 5 murid per kelas x 30 rombel = 150 murid (maksimal);
Dan SMPLB 8 murid per kelas x 33 rombel = 264 anak, serta SMALB menerima murid maksimal 8 murid per kelas x 36 rombel = 288 murid.
PKBM/SKB
Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat/Sanggar Kegiatan Belajar yang menyelenggarakan layanan pendidikan Paket A Setara SD, Paket B Setara SMP, dan Paket C Setara SMA juga diatus jumlah murid per kelas dan jumlah rombongan belajar maksimalnya.
Untuk Paket A (SD) tiap kelas maksimal memiliki 20 murid dan hanya boleh menerima maksimal 36 rombel. Sehingga jumlah murid Paket A Setara SD hanya ada 720 siswa.
Sedangkan Paket B Setara SMP boleh menerima murid 25 anak per kelas dengan jumlah rombel maksimal 36, sehingga jumlah siswa total sebanyak 900 anak.
Dan Paket C Setara SMA menerima murid 30 anak per kelas dengan jumlah rombel maksimal 36 dan sehingga jumlah murdinya tidak lebih dari 1.080 anak.
KESIMPULAN
Jika setelah dihitung jumlah siswa yang lulus dan jumlah sekolah yang ada baik negeri maupun swasta tidak mampu menampung siswa yang ada, maka boleh mengajukan ke Kemendikdasmen untuk Konsisi Tertentu dan Pengecualian.
Aturan ini juga tidak berlaku untuk sekolah di wilayah 3T.
Pengaturan Rombel dan Jumlah Murid Per Kelas sudah berlaku pada SPMB Tahun Ajaran 2026/2027.
#BangImamBerbagi #BilqisHauraConsultant #SPMB #Rombel #RuangKelas #2026

Tidak ada komentar:
Posting Komentar
silahkan memberikan komentar yang tidak menghasut, memfitnah, dan menyinggung sara dan komentar menjadi tanggung jawab pemberi komentar. jika komentar lebih panjang dan memerlukan jawaban bisa ke email: bangimam.kinali@gmail.com, WA 0813-14-325-400, twitter: @BangImam, fb: Bang Imam Kinali Bekasi, ig: bangimam_berbagi