Sabtu, 17 Januari 2026

Ini Jumlah Sekolah di Provinsi Jawa Barat Per Januari 2026

63.846 Sekolah

Sekolah di Jawa Barat Tahun 2026


No

Status

Sekolah

PAUD

SD

SMP

SMA

SMK

SLB

PKBM

SKB

 

Jumlah

30.405

19.605

6.238

1.896

2.912

400

2.364

26

1

Negeri

208

16.894

2.025

530

289

60

0

26

2

Swasta

30.197

2.711

4.223

1.366

2.623

340

2.364

0

Sumber, Dapodik, Kemendikdasmen, Januari 2026

Kota Bandung (BHC) - Provinsi Jawa Barat menjadi urutan ke-2 yang memiliki sekolah terbanyak dari 38 provinsi yang ada di Indonesia. Data per 17 Januari 2026, jumlah sekolah di Provinsi Jawa Barat mencapai 63.846 sekolah dari 444.281 sekolah di seluruh Indonesia.

Sedangkan jumlah sekolah di Provinsi Jawa Timur sebanyak 67.527 sekolah, setara dengan 15,19%.

Dan sekolah di Jawa Barat persentasenya dengan Nasional menjadi 14,37%.

Sekolah yang dimaksud termasuk, layanan PAUD, SD, SMP, SMA, SMK, dan SLB. Juga sudah termasuk PKBM dan SKB.

Jika didasarkan pada sekolah dalam persebaran di 27 kabupaten/kota di Jawa Barat, maka Kabupaten Bogor menjadi daerah terbanyak memiliki sekolah dengan jumlah 6.710 sekolah (10,50%) dan yang paling sedikit berada di Kota Banjar sebanyak 359 sekolah (0,56%).

Untuk persentase antara sekolah negeri dan sekolah swasta di Jawa Barat adalah, 20.022 sekolah negeri  (31,35%) dan 43.824 sekolah swasta (68,65%).

LAYANAN PAUD

Layanan Pendidikan Anak Usia Dini atau PAUD merupakan layanan jenjang pendidikan yang paling banyak dari seluruh jenjang yang ada. 

Di Indonesia, dari 444.281 sekolah, sebanyak 206.746 diantaranya merupakan layanan PAUD. Atau setara dengan 46,53%.

Begitu juga yang terjadi di Provinsi Jawa Barat, jumlah layanan PAUD di Jawa Barat sebanyak 30.405 lembaga. Setara dengan 47,62%.

Layanan PAUD juga didominasi oleh kepemilikan swasta (yayasan). Berdasarkan Data Pokok Pendidikan, Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah, per 17 Januari 2026, jumlah layanan PAUD Negeri di Provinsi Jawa Barat hanya sekitar 208 PAUD Negeri (0,68%). 

Artinya, layanan PAUD di Provinsi Jawa Barat yang dikelola oleh swasta (Yayasan) mencapai 30.197 lembaga (99,32%).

Berikut Tabel 1.2. Layanan PAUD di Jawa Barat Tahun 2026;

PAUD di Jawa Barat Per Januari 2026

 

No

Kab/Kota

Jumlah

Layanan PAUD

TK

KB

TPA

SPS

 

Jumlah

30.405

10.082

13.703

153

6.467

1

Kota Bandung

1.208

484

473

14

237

2

Kota Banjar

199

32

26

2

139

3

Kota Bekasi

1.186

768

148

15

255

4

Kota Bogor

397

161

21

2

213

5

Kota Cimahi

295

118

85

2

90

6

Kota Cirebon

214

102

76

7

29

7

Kota Depok

1.045

443

367

22

213

8

Kota Sukabumi

222

74

111

0

37

9

Kota Tasikmalaya

413

106

165

2

140

10

Kab. Bandung

1.989

708

921

12

348

11

Kab. Bandung Barat

1.022

256

373

2

391

12

Kab. Bekasi

1.686

1.017

558

20

91

13

Kab. Bogor

3.199

616

2.115

10

468

14

Kab. Ciamis

958

307

490

2

159

15

Kab. Cianjur

1.807

370

1.124

3

310

16

Kab. Cirebon

854

355

478

2

19

17

Kab. Garut

2.568

790

1.594

10

174

18

Kab. Indramayu

979

508

42

0

429

19

Kab. Karawang

1.435

419

56

2

958

20

Kab. Kuningan

951

351

549

5

46

21

Kab. Majalengka

859

407

411

4

37

22

Kab. Pangandaran

269

131

126

0

12

23

Kab. Purwakarta

447

193

198

3

53

24

Kab. Subang

1.107

353

454

6

294

25

Kab. Sukabumi

2.501

325

1.029

4

1.143

26

Kab. Sumedang

1.004

322

682

0

0

27

Kab. Tasikmalaya

1.581

366

1.031

2

182

Sumber : Dapodik Kemendikdasmen, 17 Januari 2026

SD DAN SMP

Layanan PAUD, SD, SMP, PKBM, dan SKB merupakan layanan pendidikan yang menjadi kewenangan Pemerintah Kabupaten dan Kota di Indonesia, termasuk di Provinsi Jawa Barat.

Jumlah SD dan SMP di Provinsi Jawa Barat sebanyak 25.843 sekolah. Dengan rincian 16.894 SD Negeri, 2.711 SD Swasta, 2.015 SMP Negeri, dan 4.223 SMP Swasta. Pada jenjang ini, sebanyak 73,16% merupakan sekolah negeri atau 18.909 Sekolah Negeri.

Hanya 6.934 Sekolah Swasta (26,84%). Jenjang SD ada di setiap desa/kelurahan, sedangkan jenjang SMP umumnya di tiap kecamatan.

Berikut Tabel 1.3. Kondisi SD dan SMP di Jawa Barat Tahun 2026;

SD Dan SMP di Jawa Barat Per Januari 2026

No

Kab/Kota

Jumlah

Sekolah

SD

SMP

 

Jumlah

25.843

19.605

6.238

1

Kota Bandung

765

492

273

2

Kota Banjar

116

88

28

3

Kota Bekasi

947

641

306

4

Kota Bogor

401

271

130

5

Kota Cimahi

169

119

50

6

Kota Cirebon

223

167

56

7

Kota Depok

710

437

273

8

Kota Sukabumi

175

128

47

9

Kota Tasikmalaya

323

227

96

10

Kab. Bandung

1.728

1.353

375

11

Kab. Bandung Barat

922

709

213

12

Kab. Bekasi

1.549

1.106

443

13

Kab. Bogor

2.648

1.855

793

14

Kab. Ciamis

881

743

138

15

Kab. Cianjur

1.707

1.246

461

16

Kab. Cirebon

1.056

829

227

17

Kab. Garut

1.972

1.544

428

18

Kab. Indramayu

1.087

867

220

19

Kab. Karawang

1.199

976

223

20

Kab. Kuningan

782

659

123

21

Kab. Majalengka

802

672

130

22

Kab. Pangandaran

343

287

56

23

Kab. Purwakarta

548

424

124

24

Kab. Subang

1.048

869

179

25

Kab. Sukabumi

1.613

1.216

397

26

Kab. Sumedang

752

616

136

27

Kab. Tasikmalaya

1.377

1.064

313

SMA, SMK, DAN SLB

Jenjang SMA, SMK, dan SLB merupakan layanan pendidikan kewenangan Provinsi Jawa Barat. Dari 63.846 sekolah di Jawa Barat saat ini, berarti hanya 5.208 sekolah yang menjadi kewenangan Provinsi Jawa Barat.

Setara dengan 8,15%.

Dengan rincian 1.896 SMA, 2.912 SMK, dan 400 SLB. Serta jika dilihat dari status, maka hanya 879 sekolah negeri (16,87%) jenjang pendidikan SMA, SMK, dan SLB yang dikelola Pemerintah Provinsi Jawa Barat.

Sedangkan sisanya sebanyak 4.329 sekolah merupakan milik swasta (83,13%).

Sehingga secara keseluruhan dari 63.846 sekolah di Jawa Barat, yang benar-banr dikelola oleh Pemerintah Provinsi Jawa Barat hanya 879 sekolah atau setara dengan 1,37% saja. 

Tabel 1.3. SMA, SMK dan SLB di Jawa Barat Tahun 2026;

SMA, SMK dan SLB di Jawa Barat Tahun 2026

No

Kab/Kota

Jumlah

Sekolah

SMA

SMK

SLB

 

Jumlah

5.208

1.896

2.912

400

1

Kota Bandung

301

150

107

44

2

Kota Banjar

25

4

16

5

3

Kota Bekasi

275

120

142

13

4

Kota Bogor

169

57

102

10

5

Kota Cimahi

50

19

22

9

6

Kota Cirebon

61

28

28

5

7

Kota Depok

215

81

124

10

8

Kota Sukabumi

53

20

29

4

9

Kota Tasikmalaya

89

31

51

7

10

Kab. Bandung

313

126

141

46

11

Kab. Bandung Barat

187

70

98

19

12

Kab. Bekasi

339

132

197

10

13

Kab. Bogor

626

241

379

6

14

Kab. Ciamis

127

37

65

25

15

Kab. Cianjur

297

110

187

10

16

Kab. Cirebon

175

52

109

14

17

Kab. Garut

351

144

171

36

18

Kab. Indramayu

200

54

139

7

19

Kab. Karawang

178

55

118

5

20

Kab. Kuningan

92

34

43

15

21

Kab. Majalengka

92

26

52

14

22

Kab. Pangandaran

46

9

30

7

23

Kab. Purwakarta

97

31

60

6

24

Kab. Subang

175

54

111

10

25

Kab. Sukabumi

279

102

166

11

26

Kab. Sumedang

156

30

90

36

27

Kab. Tasikmalaya

230

79

135

16

PKBM DAN SKB

ANALISA PENDIDIKAN 

Berbagai tantangan dalam pengembangan, peningkatan dan layanan serta pemerataan pendidikan di Indonesia mulai banyak tuntutan. Termasuk tuntutan jaman dan keinginan orang tua.

Berdasarkan analisis yang dilakukan oleh Tengku Imam Kobul Moh. Yahya S, sebagai pemerhati pendidikan dan Direktur pada PT Bilqis Haura Consultant, ada beberapa proses seleksi pendidikan yang terjadi saat ini.

Dimana, umumnya masyarakat di perkotaan tidak lagi melihat sisi "Pendidikan Gratis" untuk memilih sekolah terutama pada jenjang pendidikan dasar. Sehingga, dalam kurun waktu 10 tahun terakhir terjadi perpindahan persepsi orang tua untuk mencari sekolah anak pada jenjang pendidikan dasar yang lebih bermutu dan memiliki sarana dan prasarana diatas rata-rata.

Makanya, tidak heran beberapa kasus di perkotaan banyak SD Negeri yang muridnya sedikit alias terancam tutup karena kalah bersaing dengan SD Swasta.

Bahkan, beberapa diantaranya harus di "Merger" karena tidak laku lagi oleh calon peserta didik. Fenomena ini sebetulnya lumrah terjadi, mengingat dalam proses pembelajaran di tingkat dasar, orang tua kepengen anaknya bukan cuma diajarkan baca tulis, tetapi mengarahkan anak ke karakter dan budi pekerti yang lebih baik.

Intinya, orang tua butuh pendidikan keagamaan yang lebih intensif dan terarah terutama dalam masa jenjang pendidikan dasar.

Di Kota Bandung, Kota Bekasi, dan Kota Depok misalnya jumlah SD Negeri dan SD Swasta saat ini sudah berimbang. Ini, mengindikasikan pilihan orang tua terhadap SD Swasta sudah menjadi pilihan utama, setelah SD Negeri.

Ada juga fenomena baru, orang tua di perkotaan pada umumnya sudah memberikan layanan pendidikan terhadap anak sejak usia dini. Makanya, layanan Pendidikan Anak Usia Dini atau PAUD bak jamur yang bertumbuh bahkan ada yang berdiri setiap hari PAUD baru di daerah perkotaan.

Layanan PAUD bahkan sudah menjangkau tingkat RT/RW atau minimal per Blok/Cluster di perumahan-perumahan yang bertumbuh di perkotaan.

Apalagi layanan PAUD belum mampu dibangun oleh pemerintah, masih bergantung pada swasta.

Fenomena lainnya yang sudah lama terjadi adalah, calon peserta didik lebih memilih melanjutkan pendidikan pada jenjang SMK (Sekolah Menengah Kejuruan) ketimbang masuk SMA. Hal ini berkaitan dengan masyarakat yang ingin cepat-cepat bisa bekerja dan menghasilkan uang.

Apalagi, saat ini banyak bertumbuh Kawasan Industri, Pasar UKM, Pasar Online yang memungkinkan penerimaan tenaga kerja yang lebih kompetitif dan bersaing serta pilihan terhadap upah yang lebih layak.

Jadi, jenjang PAUD, SD, dan SMK merupakan tantangan tersendiri bagi Pemerintah karena dijenjang ini, sekolah swasta jauh lebih unggul dan sudah menjadi pilihan utama bagi calon peserta didik.

Sementara, pada jenjang SMP dan SMA, peserta didik masih berbondong-bondong memilih sekolah negeri. Sehingga setiap pelaksanaan SPMB, selalu menjadi masalah soal daya tampung yang terlalu sedikit dibandingkan peminat untuk masuk SMP Negeri dan SMA Negeri.

Provinsi Jawa Barat saat ini memiliki 63.846 sekolah dengan 20.022 sekolah negeri dan 43.824 sekolah swasta.

Berikut Tabel Sebaran Sekolah Berdasarkan Status Per Kabupaten/Kota di Jawa Barat Tahun 2026; 

Sekolah di Jawa Barat Per Januari 2026 

No

Kab/Kota

Jumlah

Sekolah

Negeri

Swasta

 

Jumlah

63.846

20.022

43.824

1

Kota Bandung

2.396

402

1.994

2

Kota Banjar

359

103

256

3

Kota Bekasi

2.480

426

2.054

4

Kota Bogor

1.019

241

778

5

Kota Cimahi

538

123

415

6

Kota Cirebon

521

159

362

7

Kota Depok

2.064

263

1.801

8

Kota Sukabumi

467

132

335

9

Kota Tasikmalaya

846

228

618

10

Kab. Bandung

4.132

1.343

2.789

11

Kab. Bandung Barat

2.177

734

1.443

12

Kab. Bekasi

3.655

893

2.762

13

Kab. Bogor

6.710

1.652

5.058

14

Kab. Ciamis

2.010

852

1.158

15

Kab. Cianjur

4.191

1.393

2.798

16

Kab. Cirebon

2.169

879

1.290

17

Kab. Garut

5.192

1.617

3.575

18

Kab. Indramayu

2.369

965

1.404

19

Kab. Karawang

2.876

998

1.878

20

Kab. Kuningan

1.940

807

1.133

21

Kab. Majalengka

1.792

767

1.025

22

Kab. Pangandaran

673

365

308

23

Kab. Purwakarta

1.124

501

623

24

Kab. Subang

2.376

941

1.435

25

Kab. Sukabumi

4.500

1.339

3.161

26

Kab. Sumedang

2.023

690

1.333

27

Kab. Tasikmalaya

3.274

1.209

2.038

KESIMPULAN

  • Hanya 879 sekolah (1.37%)  di Jawa Barat yang dimiliki oleh Pemerintah Provinsi Jawa Barat
  • Dan 19.143 sekolah (29,98%) milik 27 kabupaten/kota di Jawa Barat
  • Sisanya sebanyak 43.824 sekolah (68,65%) adalah milik swasta atau Yayasan. 

#BangImamBerbagi #BilqisHauraConsultant #Sekolah #JawaBarat #2025

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

silahkan memberikan komentar yang tidak menghasut, memfitnah, dan menyinggung sara dan komentar menjadi tanggung jawab pemberi komentar. jika komentar lebih panjang dan memerlukan jawaban bisa ke email: bangimam.kinali@gmail.com, WA 0813-14-325-400, twitter: @BangImam, fb: Bang Imam Kinali Bekasi, ig: bangimam_berbagi