Jumat, 31 Oktober 2025

Kalender Pendidikan di Jawa Barat November-Desember 2025

10-21 November Tes Kompetensi Akademik (TKA)


Bandung (BHC) -
Tahun 2025 tersisa 2 bulan lagi, yakni bulan November dan bulan Desember. Biasanya pada akhir tahun, selain pelaksanaan ujian semester, juga menuju libur akhir tahun dan tahun baru.

Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Barat sudah menetapkan Kalender Pendidikan untuk bulan November dan Desember 2025.

Berikut Kalender Pendidikan Tahun 2025 :

Rabu, 29 Oktober 2025

Daftar Sekolah dan Madrasah Berdasarkan Desa di Kabupaten Bekasi Tahun 2025

4.372 Sekolah/Madrasah


Kota Deltamas (BHC) -
Sebanyak 3.620 sekolah sudah berdiri di Kabupaten Bekasi, Provinsi Jawa Barat per Nopember 2025. Sedangkan jumlah madrasah di Kabupaten Bekasi mencapai 752 lembaga. Sehingga total jumlah sekolah dan madrasah saat ini menjadi 4.372 lembaga.

Dan hanya 893 sekolah negeri. 

Ditinjau dari layanan, Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) mendominasi di Kabupaten Bekasi yang mencapai 1.990 lembaga, setara dengan 45,51%. PAUD yang dimaksud sudah termasuk 994 TK, 554 KB, 20 TPA, 91 SPS, dan 331 RA.

Dalam pembahasan kali ini, Bilqis Haura Consultant akan menyajikan sebaran sekolah dan madrasah di 187 desa/kelurahan di Kabupaten Bekasi. Sekolah yang dimaksud adalah TPA, KB, TK, SPS, SD, SMP, SMA, SMK, dan SLB pada pendidikan formal.

BACA JUGA : Sebaran Sekolah dan Madrasah Berdasarkan Kelurahan di Kota Bekasi Tahun 2025

Sementara yang masuk pendidikan non formal diantaranya, PKBM dan SKB. Dan ditambah dengan madrasah yang terdiri dari RA, MI, MTs, dan MA.

Selasa, 28 Oktober 2025

Ini Daftar SMP Negeri dan Swasta di Kota Bekasi Tahun 2025

313 SMP



Kota Bekasi (BHC) - Data Pokok Pendidikan (Dapodik) Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) per Nopember 2025, jumlah SMP di Kota Bekasi mencapai 307 SMP. Terdiri dari 56 SMP Negeri dan 251 SMP Swasta

Dilapangan, Kota Bekasi memiliki Unit Sekolah Baru (SMP) sebanyak 6 USB, sehingga jumlah SMP Negeri di Kota Bekasi saat ini mencapai 62 SMP Negeri. Sehingga total SMP di Kota Bekasi mencapai 313 SMP Negeri/Swasta.

USB SMP Negeri yang dimaksud adalah; USB SMP Negeri 57 Kota Bekasi, USB SMP Negeri 58 Kota Bekasi, USB SMP Negeri 59 Kota Bekasi, USB SMP Negeri 60 Kota Bekasi, USB SMP Negeri 61 Kota Bekasi, dan USB SMP Negeri 62 Kota Bekasi.

Di Kota Bekasi juga ada 3 SMP Satuan Pendidikan Kerja Sama (SPK), yaitu SPK SMP Global Prestasi (Bekasi Barat), SPK SMP Victory Plus (Rawalumbu) dan SPK SMP Bina Nusantara (Mustikajaya)

Senin, 27 Oktober 2025

Sebaran Sekolah dan Madrasah Berdasarkan Kelurahan di Kota Bekasi Tahun 2025

3.016 Sekolah/Madrasah


Kota Bekasi (BHC) -
Kota Bekasi hingga per Oktober 2025 sudah memiliki 3.016 sekolah/madrasah. Terdiri dari 2.468 sekolah (81,83%) dan 548 madrasah (18,17%). 

Dalam dokumen kali ini, kita akan menuliskan jumlah sekolah/madrasah berdasarkan kelurahan di Kota Bekasi. 

Sesuai dengan urutannya, dimulai dari kelompok layanan PAUD (TPA, KB, TK, RA, SPS), SD, MI, SMP, MTs, SMA, MA, SMK, dan SLB.

Serta terakhir PKBM dan SKB.

Coba, kamu cek kelurahan masing-masing tempat tinggalmu, daerah mana yang paling banyak memiliki sekolah dan madrasah ya.

Minggu, 26 Oktober 2025

Dapodikdasmen SMP Swasta di Kota Bekasi Tahun 2025

43.67% Murid Bersekolah di SMP Swasta


Kota Bekasi (BHC) -
Sebetulnya jumlah SMP Negeri di Kota Bekasi sudah mencapai 62 unit. Tetapi, yang terdaftar atau memiliki izin hanya 56 SMP Negeri.

Sisanya masih berstatus Unit Sekolah Baru (USB), yaitu USB SMP Negeri 57 Kota Bekasi, USB SMP Negeri 58 Kota Bekasi, USB SMP Negeri 59 Kota Bekasi, USB SMP Negeri 60 Kota Bekasi, USB SMP Negeri 61 Kota Bekasi, dan USB SMP Negeri 62 Kota Bekasi.

Siswa yang mendaftar pada USB SMP Negeri tersebut masih tercatat dalam dapodikdasmen sekolah induknya.

Sehingga jumlah SMP di Kota Bekasi seharusnya 317 SMP. Namun, yang terdaftar di dapodikdasmen hanya 307 SMP saja. Sedangkan 6 USB SMP Negeri di Kota Bekasi belum terdaftar dan masih menginduk.

Sementara itu, jumlah SMP Swasta di Kota Bekasi tercatat sebanyak 251 SMP Swasta.