Minggu, 31 Januari 2016

Taman Bantargebang Ruang Publik di Selatan Kota Bekasi


Taman Bantargebang terletak persis di seberang Pasar Baru Bantargebang dan di depan Kantor Kecamatan Bantargebang, Kota Bekasi.

Taman ini cukup indah dipandang mata dan sangat mudah aksesnya.

Bila ingin berobat ke Puskesmas Bantargebang, coba sempatkan ke Taman Bantargebang. Karena persis ada di depannya.

Jika ingin ke UPTD Pembinaan SD, UPTD Pembinaan PAUD, mau ke Polsek Bantargebang silahkan mampir di Taman Bantargebang, pas di depannya....

Bila menceritakan Bantargebang jangan selalu membayangkan sampah, ada juga yang indah-indah, seperti indahnya Taman Bantargebang.

Yuk mampir ah

#BangImamBerbagi #TamanBantargebang #1000TamanKotaBekasi #KotaBekasi

Jumat, 29 Januari 2016

UN Online Dukung Lingkungan

Jakarta (BIB) - Bayangkan, setiap tahun ada 7 juta siswa mengikuti ujian nasional (UN), yang masing-masing memakai minimal sepuluh lembar kertas. Jika satu pohon pinus menghasilkan 16 rim kertas, berarti ada sekitar 8.750 pohon pinus ditebang per tahun hanya untuk UN.
Nah, kebutuhan kertas berbahan baku pohon sebanyak itu akan menyusut drastis, jika proses semacam UN beralih menjadi online. Penerapan sistem online juga otomatis mendukung gerakan ramah lingkungan atau go green.

Bahan baku utama kertas berasal dari pohon atau kayu. Namun, pohon baru dapat diolah menjadi kertas setelah berumur 5 sampai 10 tahun. Selain itu, seperti dikutip dari situs web Kementerian Keuangan, membuat satu ton kertas butuh 7.000 galon air dan 20 pohon. 

Dengan begitu, pelaksanaan UN yang tak lagi berbasis kertas pada setiap tahun dapat ikut melestarikan ekosistem dengan signifikan mengurangi penebangan pohon. Itu baru dari ujian sekolah, tapi sudah serasa gerakan revolusi‎ dalam upaya menjaga lingkungan hidup.

Rabu, 27 Januari 2016

Ini Pengetahuan Dana BOS 2016

Untuk Masyarakat dan Orang Tua Siswa

Dengan Dana BOS Seluruh Siswa Miskin Baik di Sekolah Negeri Maupun Sekolah Swasta Sudah Terbebas Dari Seluruh Pungutan Dalam Bentuk Apapun, Alias GRATIS


Jakarta (BIB) - BOS adalah salah satu program pemerintah yang pada dasarnya digunakan untuk penyediaan pendanaan biaya operasi nonpersonalia bagi satuan pendidikan dasar dan pendidikan menengah sebagai pelaksana Program Wajib Belajar.

Sedangkan singkatan dari BOS sendiri merupakan 'Bantuan Operasional Sekolah. 

Senin, 25 Januari 2016

Mengapa Harus Sekolah di Madrasah

Pokoknya, Madrasah harus tampil beda 
Tidak seperti dulu-dulu
Saya ingin ada inovasi
Harus tampil modis, populis, fungky, 
Persepsi orang tentang madrasah itu kumuh, ndeso, ketinggalan zaman
Nah, persepsi itu harus kita ubah
~ ~ ~ Lukman Hakim Saifuddin, Menteri Agama Republik Indonesia


Jakarta (BIB) - Pesan Menteri Agama, Lukman Hakim Saifuddin diatas tentu sangat tegas dan wajib diaplikasikan di seluruh madrasah, untuk menjaga persaingan dan mempertahankan prestasi. Penggalan pengakuan menteri agama itu merupakan potret kebanyakan madrasah kita saat ini, sekalipun memang tidak sedikit yang memiliki prestasi hingga ke tingkat Internasional.

Saat ini madrasah sudah banyak menorehkan prestasi, lihat Profil Madrasah Tahun 2015.

Berdasarkan profil madrasah tahun 2015, jumlah keseluruhan madrasah saat ini mencapai 76.551 lembaga. Dan jumlah siswa pada tahun pelajaran 2014/2015 sebanyak 8.381.701 siswa. Sementara jumlah guru madrasah seluruh jenjang mencapai 813.590 orang.

Mengapa harus sekolah di madrasah ??? Menurut Kementerian Agama, ada 7 alasan mengapa kita harus memilih sekolah di madrasah, ketujuh alasan tersebut adalah:
  1. sejarah telah mencatat bahwa madrasah telah melahirkan pemimpin di bidang pendidikan dan agama (scholar), negarawan dan bahkan pahlawan. Sebut saja misalnya Wahid Hasyim, Hamka, Abdurrahman Wahid (Gus Dur), Nurcholis Madjid (Cak Nur), KH M.A Sahal Mahfudz, AR. Fakhruddin dan Mahfud MD.
  2. madrasah tumbuh dan berkembang dari, oleh dan untuk rakyat (masyarakat) berbeda dengan sistem pendidikan sekolah biasa atau community-based education. Dalam sejarahnya madrasah memiliki akar yang kuat untuk perjuangan bangsa dan memberantas kebodohan.
  3. madrasah telah memadukan dua kurikulum: kurikulum dari Kemdikbud dan Kurikulum dari Kementerian Agama. Atau dengan kata lain, madrasah juga memberikan materi pelajaran umum, sebagaimana sekolah-sekolah biasa dan juga memberikan materi-materi pelajaran agama yang lebih kuat dibandingkan sekolah-sekolah biasa, Madrasah tidak hanya mengajarkan ilmu, tetapi juga menanamkan akhlak yang mulia.
  4. madrasah tidak lagi dianggap sebagai pelengkap sistem pendidikan nasional, melainkan madrasah semakin menorehkan prestasi tidak hanya di bidang tafaqquh fi al din, akan tetapi juga dibidang-bidang lainnya, seperti riset ilmiah, vokasional, kewirausahaan, lingkungan (adiwiyata), dan sebagainya.
  5. madrasah tidak hanya mencetak kader intelektual yang profesional dan pintar saja, melainkan juga kader muslim yang berintegritas, berkarakter, dan berakhlak mulia. Profesionalitas tanpa integritas akan membawa kerugian dan kehancuran. Sebaliknya integritas tanpa profesionalitas, akan menyebabkan kita jalan di tempat di tengah dunia yang kompetitif.
  6. pendidikan madrasah menyentuh empat dimensi pendidikan, yakni dimensi pikir (kognisi), dimensi hati (spiritual), dimensi rasa (estetika), dan dimensi raga (fisik). 
  7. mencetak anak yang memiliki pandangan keagamaan yang rahmatan lil 'alamin dan menghargai kearifan lokal.

Ayo ... sekolah di madrasah ....

Peringkat Universitas di Indonesia Tahun 2016

Universitas Gunadarma Urutan 11

Kampus Institut Teknologi Bandung (ITB)

Jakarta (BIB) - Situs International Colleges & Universities merilis Top Universities in Indonesia tahun 2016. Peringkat terkini Universitas di Indonesia ini membantu kita untuk menetapkan pilihan mau kuliah dimana usai lulusan SMA/SMK/MA.

Situs ini membuat list of top Colleges and Universities in Indonesia by University Web Ranking, berikut ini 401 peringkat Universitas di Indonesia :
  1. Institut Teknologi Bandung (Bandung, Jawa Barat)
  2. Universitas Gadjah Mada (Yogyakarta, DI Yogyakarta)
  3. Universitas Indonesia (Depok, Jawa Barat)
  4. Universitas Sebelas Maret (Surakarta, Jawa Tengah)
  5. Universitas Padjadjaran (Bandung, Jawa Barat)
  6. Universitas Pendidikan Indonesia (Bandung, Jawa Barat)
  7. Universitas Diponegoro (Semarang, Jawa Tengah)
  8. Universitas Negeri Yogyakarta (Yogyakarta, DI Yogyakarta)
  9. Univeristas Brawijaya (Malang, Jawa Timur)
  10. Universitas Airlangga (Surabaya, Jawa Timur)
  11. Universitas Gunadarma (Depok, Jawa Barat)
  12. Institut Pertanian Bogor (Bogor, Jawa Barat)
  13. Universitas Mercu Buana (Jakarta, DKI Jakarta)
  14. Universitas Bina Nusantara (Jakarta, DKI Jakarta)
  15. Universitas Sumatera Utara (Medan, Sumatera Utara)

Polder Pengasinan Menanti Banjir

Luas 2 Hektar, Harga Rp. 12 Miliar


Bang Imam mengunjungi Polder Pengasinan, Ahad, 24 Januari 2016. Polder Pengasinan sudah selesai dibangun, namun saluran belum terintegrasi menuju polder. Foto: Bang Imam

Rawalumbu (BIB) - Sejak semalam sore hingga pagi ini Kota Bekasi masih diguyur hujan mulai dari intensitas lebat hingga ringan. Menurut BMKG, puncak musim hujan sudah masuk di akhir Januari 2016 untuk kawasan Jabodetabek.

Di Kota Bekasi setiap musim penghujan, masyarakat selalu was-was menanti bencana ini. Saking seringnya kebanjiran, masyarakat Kota Bekasi sudah terbiasa dan tidak kaget lagi apabila air limpasan hujan dari got memasuki rumahnya.

Makanya, saya selalu bilang kalau "Kota Bekasi Sangat Bersahabat Dengan Banjir".

Untuk mengatasi hal tersebut, Pemerintah Kota Bekasi tentu tidak berdiam diri. Tahun 2015 ini misalnya sudah ada 2 polder (penampungan air) yang sudah selesai dibangun, yakni di Kelurahan Pengasinan, Rawalumbu dan Perumahan Taman Galaxy, Bekasi Selatan.

Polder Pengasinan misalnya berdasarkan lelang umum yang diterbitkan LPSE Kota Bekasi sudah dimulai pada bulan Pebruari dan selesai pada Agustus 2015. Sekalipun terlihat pengerjaannya molor dari jadwal yang ditentukan, saat ini kondisi Polder Pengasinan sudah siap menanti banjir.

Polder Pengasinan dibangun dari dana APBD Tahun Anggaran 2015 sebesar Rp. 12.000.000.000,00 (Dua Belas Miliar Rupiah). Dibangun dilahan seluas kurang lebih 2 hektar, Polder Pengasinan akan mampu menampung air yang mencapai 64.000 meter kubik.

Ya... Polder ini diharapkan bisa mengatasi banjir di Kecamatan Rawalumbu, khususnya Kelurahan Pengasinan dan sekitarnya. 

Minggu, 24 Januari 2016

Curug Parigi, Destinasi Wisata Pilihan di Bekasi


Curug Parigi adalah destinasi wisata baru di Kota Bekasi. Curug Parigi berada di Kampung Parigi, Kelurahan Cikiwul, Kecamatan Bantargebang, Kota Bekasi.

Masuk dari Pangkalan Lima, KM 12,5 Jl. Raya Narogong (Siliwangi) Kota Bekasi.

Saat ini jalanan menuju Curug Parigi sudah di beton sekitar 1 km, sisanya masih jalan batu. Dan untuk menuju curug, turun ke bawah harus ekstra hati-hati terutama saat musim penghujan. Karena masih kondisi tanah lumpur yang dibuat jenjang menyerupai tangga oleh warga.

Menurut penuturan warga, Curug Parigi mirip dengan Niagara di AS.

Yang lebih mengesankan adalah pedagang yang ada di sekitar Curug Parigi tergolong JUJUR dan tidak suka diberikan tips.

Bahkan mereka membuat akses menuju Curug Parigi dengan sukarela.

Menuju Curug Parigi keluar tol Bekasi Barat terus belok kanan dan masuk Jl. Siliwangi/Jl. Narogong Raya arah ke Cileungsi/Bogor.

Sabtu, 23 Januari 2016

Hasil UKG Rendah, Guru Akan Mendapat Pelatihan Mei 2016

Jakarta (BIB) - Direktur Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemdikbud) Sumarna Surapranata mengatakan, pelatihan guru akan diselenggarakan pada Mei mendatang.

"Pelatihan guru akan dilangsungkan pada Mei mendatang. Terdapat tiga jenis pelatihan yaitu tatap muka, dalam jaringan dan campuran," ujar Sumarna, di Jakarta, Kamis (21/1/2016).

Lelaki yang kerap disapa Pranata itu menambahkan pelatihan tatap muka akan diberikan kepada 400.000 guru, sementara pelatihan dalam jaringan atau online diberikan kepada 1,9 juta guru, dan sekitar 600.000 guru diberikan pelatihan campuran yang mengkombinasikan pelatihan tatap muka dan dalam jaringan.

Selasa, 19 Januari 2016

Tiket Garuda Indonesia Jakarta-Sibolga PP

Tiket PP Rp. 3,055 Juta, Naik Garuda Menjadi Wisatawan


Jakarta (BIB) - Kota Sibolga dan sekitarnya saat ini sudah dilalui oleh Garuda Indonesia dengan dibukanya Bandar Udara Dr. Ferdinand Lumban Tobing. 

Sebenarnya walaupun terkenal dengan nama Bandara Sibolga, letak bandara ini bukan benar-benar di Kota Sibolga, melainkan di Kecamatan Pinangsori, Kabupaten Tapanuli Tengah, Sumatera Utara. Sehingga banyak juga yang menyebutnya dengan Bandara Pinangsori.

Jarak dari bandara ke Kota Sibolga sendiri masih tergolong cukup jauh, sekitar 40 km. Landasan pacu bandara ini mencapai 2.250 x 30 meter. Dinamakan Ferdinand Lumbantobing karena mengacu pada nama Pahlawan Nasional dari daerah tersebut. 

Ketinggian landasan bandara dari atas permukaan laut sekitar 32,81 kaki atau 10 meter (MDPL). 

Kode Internasional Ferdinand Lumban Tobing Airport adalah FTZ (IATA) dan WIMS (ICAO). 

Total Harga Tiket = Rp.3.055.700,00

Kamis, 14 Januari 2016

Per Januari 2016, Jumlah PAUD di Indonesia Capai 190.238 Lembaga

Dan Terdiri Dari 750.769 Orang Guru PAUD



Jakarta (BIB) - Pertumbuhan pendidikan anak usia dini (PAUD) di Indonesia cukup menggembirakan. Berdasarkan data Sapulidi Riset Center (SRC) per Januari 2016 jumlah lembaga PAUD di seluruh Indonesia mencapai 190.238 lembaga.

Terdiri dari Taman Kanak-Kanak (TK) 80.140 lembaga, Kelompok Bermain (KB) 78.056 lembaga, Taman Penitipan Anak (TPA) 3.473 lembaga, dan Satuan PAUD Sejenis (SPS) 28.569 lembaga.

Penyebaran lembaga PAUD berada di Provinsi Jawa Timur yakni sebanyak 36.894 lembaga. Kemudian disusul oleh Jawa Tengah 27.033 lembaga, Jawa Barat 25.516 lembaga, Sumatera Utara 9.229 lembaga, dan Sulawesi Selatan 6.704 lembaga.

Berikut tabel jumlah lembaga PAUD per provinsi di Indonesia :

Senin, 11 Januari 2016

Tips Agar Mahasiswa Tidak Jadi DO ...

Jakarta (BIB) - Banyak faktor mahasiswa tidak dapat melanjutkan kuliahnya alias drop uot atau DO. Penyebab yang paling utama dan umum masih berkutat pada ketiadaan biaya, yang akhirnya mau tidak mau dan suka-tidak suka harus berhenti ditengah jalan.

Pemerintah sebetulnya sudah mengantisipasi hal tersebut, dengan menerbitkan Undang-Undang Nomor 12 Tahun 2012 tentang Pendidikan Tinggi.

Mahasiswa dalam haknya untuk mendapatkan pendidikan dijamin oleh Pemerintah, Pemerintah Daerah dan Perguruan Tinggi dengan 3 model, yaitu (1) lewat beasiswa bagi mahasiswa yang berprestasi, (2) bantuan berupa membebaskan pembiayaan pendidikan, dan (3) dengan memberikan pinjaman tanpa bunga yang dapat dibayar atau dicicil setelah lulus kuliah atau setelah mendapatkan pekerjaan.

Kemudahan untuk menjamin mahasiswa agar tetap menyelesaikan kuliahnya hingga tuntas tanpa terbebani masalah biaya, dikhususkan bagi mahasiswa dari keluarga tidak mampu secara ekonomi.

Memang, dalam APBN sesuai dengan amanat Undang-Undang yang harus mengalokasikan biaya pendidikan minimal 20% dari total anggaran yang sudah ada. Persentase 20% tersebut sudah termasuk didalamnya Rp. 5 triliun setiap tahun sebagai dana abadi pendidikan.

Dana Abadi Pendidikan (endowment fund) itu saat ini dikelola oleh LPDP (Lembaga Pengelola Dana Pendidikan)

Kamis, 07 Januari 2016

Perusahaan Yang Mengajukan DELH di Kota Bekasi Tahun 2015

Kleidoskop Dokumen Evaluasi Lingkungan Hidup Tahun 2015


PT Seoilindo Primatama merusak dan menyerobot sempadan sungai, Kali Cakung, bahkan 300-an meter tembok pagarnya sydah rubuh ke dasar Kali Cakung. Foto: Bang Imam
Kota Bekasi (BIB) - Dokumen Evaluasi Lingkungan Hidup atau DELH diperlukan bagi pelaku usaha/kegiatan yang belum memiliki dokumen lingkungan hidup karena sudah berdiri sebelum terbitnya undang-undang. 

DELH akan menggambarkan kondisi eksisting dan akan diperbaiki dengan waktu tertentu untuk menyesuaikan dengan peraturan yang berlaku sesuai dengan amanat Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2009 tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup terutama pada Pasal 121.

Untuk memudahkan penyusunan dokumen DELH bagi perusahaan, Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) sudah mengeluarkan PermenLH Nomor 14 Tahun 2010 tentang Dokumen Lingkungan Hidup Bagi Usaha dan/atau Kegiatan Yang Telah Memiliki Izin Usaha dan/atau Kegiatan Tetapi Belum Memiliki Dokumen Lingkungan Hidup.

Dengan adanya DELH ini maka Pemerintah, Pemerintah Daerah dan Pelaku Usaha/Kegiatan serta masyarakat bisa memantau apakah usaha/kegiatan tersebut sudah melakukan pengelolaan lingkungan hidup sesuai dengan yang dipersyaratkan.

Berikut ini adalah perusahaan/kegiatan yang mengajukan DELH untuk dibahas dan dinilai oleh Komisi Penilai Amdal Kota Bekasi tahun 2015 :
  • 22 April 2015
1. PT METINDO ERA SAKTI : PT Metindo Era Sakti adalah perusahaan atau industri yang melakukan kegiatan industri komponen kenderaan yang beralamat di Jl. Tari Kolot RT 004/006 Kelurahan Cikiwul, Kecamatan Bantargebang, Kota Bekasi.

Rabu, 06 Januari 2016

Perusahaan Yang Mengajukan Dokumen Amdal di Kota Bekasi 2015

Kleidoskop Dokumen Amdal, RKL-RPL Tahun 2015



Kota Bekasi (BIB) - Heboh soal gugatan warga Jatibening Estate soal pembangunan Apartemen City Terrace di Jl. Dr. Ratna RT 001/001 Kelurahan Jatibening, Kecamatan Pondokgede, Kota Bekasi 2 tahun lalu menjadikan Pemerintah Kota Bekasi harus lebih baik dan ketat memberikan izin rekomendasi Amdal terhadap usaha/kegiatan yang berdampak pada persepsi masyarakat.

Pada pembahasan Dokumen Analisis Mengenai Dampak Lingkungan dan Rencana Pengelolaan Lingkungan-Rencana Pemantauan Lingkungan (Andal, RKL-RPL) pembangunan Apartemen City Terrace di Badan Pengelolaan Lingkungan Hidup (BPLH) Kota Bekasi, Gedung baru lantai 4, tanggal 05 Agustus 2014 memang sudah timbul masalah dan diprotes warga Perumahan Jatibening Estate.

Hal ini dikarenakan selain peruntukan lahan yang tidak sesuai dengan RTRW Kota Bekasi 2011-2031 juga karena prores pembuangan run off apartemen tersebut akan membuang ke saluran warga di Perumahan Jatibening Estate.

Kemudian izin lingkungan yang telah dikeluarkan oleh BPLH Kota Bekasi di PTUN-kan oleh warga melalui pendaftaran register di Pengadilan Tata Usaha Negara Bandung, Jawa Barat Nomor No.42/G/2015/PTUN/BDG.

Selasa, 05 Januari 2016

Perusahaan Yang Mengajukan Kerangka Acuan Andal di Kota Bekasi 2015

Kleidoskop KA-ANDAL 2015 

Kota Bekasi (BIB) - Sebelum mendapatkan perizinan, perusahaan harus terlebih dahulu mengurus izin lingkungan yang ditandai dengan pembuatan dokumen Andal (Analisis Mengenai Dampak Lingkungan). 

Dokumen Andal merupakan tolak ukur dalam melihat dampak dari pembangunan usaha tersebut terhadap lingkungan sekitarnya.

Analisa Mengenai Dampak Lingkungan (Amdal) merupakan sebuah proses identifikasi, prediksi, dan evaluasi dampak suatu kegiatan pembangunan usaha terhadap lingkungan baik yang bersifat fisika, biologi, kimia, geografis, dan juga yang berdampak terhadap kesejahteraan manusia dan kesehatan masyarakat di sekitar pembangunannya.

Sebelum membuat dokumen Andal, perusahaan wajib terlebih dahulu menyusun Kerangka Acuan Analisa Dampak Lingkungan (KA-ANDAL).

KA-ANDAL adalah merupakan ruang lingkup studi analisis mengenai dampak lingkungan hidup yang merupakan hasil pelingkupan yang akan disepakati antara pemerakarsa/pemilik usaha (dikerjakan oleh konsultan) bersama Komisi Penilai Amdal (KPA).

KA-ANDAL berfungsi sebagai pedoman dalam penyusunan dokumen Andal. Pedoman ini termasuk dalam KA-Andal Kegiatan Tunggal, KA-Andal Kegiatan Multi Sektor atau Terpadu dan KA-Andal Kegiatan Dalam Kawasan.

Ada 2 TUJUAN utama dalam penyusunan KA-ANDAL, yaitu :
  1. merumuskan ruang lingkup kedalaman studi Amdal; dan
  2. mengarahkan studi Amdal agar berjalan secara efektif dan efesien sesuai dengan biaya, tenaga dan waktu yang tersedia

Sabtu, 02 Januari 2016

Lowongan : Seleksi Guru Indonesia di Luar Negeri 2016


Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan melakukan seleksi penerimaan calon guru Indonesia di luar negeri untuk tahun 2016.

Guru yang diterima akan ditempatkan di Yangon, Miyanmar; Tokyo, Jepang; dan Kuala Lumpur, Malaysia. Kebutuhan guru sebanyak 6 orang dengan status Non-PNS.

Guru akan di kontrak kerjasama selama 2 tahun.

Lowongan Guru Indonesia di Luar Negeri yang dibutuhkan adalah :
  • 1 orang Guru Mata Pelajaran Bahasa Indonesia untuk ditempatkan di Sekolah Indonesia di Yangon, Myanmar;
  • 1 orang Guru Mata Pelajaran Bahasa Indonesia untuk ditempatkan di Sekolah Republik Indonesia di Tokyo, Jepang;
  • 1 orang Guru Mata Pelajaran Pendidikan Agama Islam untuk ditempatkan di Sekolah Republik Indonesia Tokyo, Jepang;
  • 1 orang Guru Mata Pelajaran IPA Biologi untuk ditempatkan di Sekolah Indonesia Kuala Lumpur, Malaysia; dan
  • 2 orang Guru Kelas untuk ditempatkan di Sekolah Indonesia Kuala Lumpur, Malaysia.
Persyaratan Umum
  1. Warga Negara Indonesia (WNI)
  2. Berusia maksimal 40 (empat puluh) tahun pada tanggal 1 Januari 2017
  3. Sehat Jasmani, rohani, dan bebas narkoba
  4. Berkelakukan baik dan tidak pernah di hukum penjara atau kurungan berdasarkan putusan pengadilan yang memiliki kekuatan hukum tetap.
  5. Tidak pernah diberhentikan dengan hormat tidak atas permintaan sendiri atau tidak dengan hormat sebagai PNS/Anggota TNI/Polri atau diberhentikan tidak dengan hormat sebagai pegawai swasta
  6. Tidak berkedudukan sebagai CPNS atau PNS dan/atau tidak sedang menjalani perjanjian kontrak/kerja/ikatan dinas pada instansi lain, baik instansi di dalam maupun di luar Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan
Persyaratan Khusus
  1. Berijazah minimal S1 dengan IPK 3,00 sesuai mata pelajaran yang dibutuhkan
  2. Memiliki Sertifikat Profesi Pendidik
  3. Memiliki Nomor Unik Pendidik dan Tenaga Kependidikan (NUPTK)
  4. Memiliki pengalaman mengajar minimal 5 tahun pada mata pelajaran yang diampu
  5. TOEFL Prediction Score minimal 500 atau IELTS 6,0
  6. Memiliki Sertifikat/Penghargaan Keterampilan tambahan selain mengajar, seperti : olahraga, pramuka, seni budaya, keagamaan, prakarya, teknologi informasi komunikasi (ICT) dll.

Jumat, 01 Januari 2016

Jujur Itu Penting #AyoBerubah



Buat saya Jujur itu sangat penting,

Memang Jujur itu saat ini sangat murah,

karena murah,

Makanya orang enggan berbuat jujur.

Sebab, semua orang gengsi pada yang murah

 ~~~ Selamat Tahun Baru 2016 ~~~

#BangImamBerbagi #AyoBerubah