Minggu, 30 November 2014

PDAM Tirta Bhagasasi Yang Tidak Pernah Menyediakan Air Minum ?

Yang Dikirim Air Berkaporit Berbau

Jangan dikira PDAM yang berakronim Perusahaan Daerah Air Minum itu mengirimkan air minum ke rumah tangga, bukan. Karena sekalipun namanya perusahaan air minum, BUMD ini hanya mengirimkan tetesan air kecil, berbau, berkaporit dan sering mati ...

Foto Neneng Hasanah Yasin, Bupati Bekasi, sumber : tirtabhagasasi.co.id

Kota Bekasi (BIB) - Di laman www.tirtabhasasi.co.id milik akun resmi PDAM Tirta Bhagasasi Bekasi ini terpampang gambar besar bupati Bekasi, Neneng Hasanah Yasin sedang menandatangani prasasti. Namun dalam teks gambar tertulis tepat pada hari Senin, 29 September 2014 menjadi ulang tahun PDAM Tirta Bhagasasi yang ke 33. Pun sudah berusia 33 tahun, pelayanan PDAM Tirta Bhagasasi masih jauh dari dibilang lumayan. Kalau boleh menilai, bisa dikasih angka 3.

Sudah hampir 2 minggu ini air sering mati, terutama di wilayah tempat tinggal saya, Perumnas II Bekasi. Kalaupun mengucur sangat kecil di setiap jelang siang, untuk mengisi bak mandi hingga penuh saja menghabiskan waktu kurang lebih 3 jam.

Sabtu, 29 November 2014

Taman Hutan Kota Bina Bangsa Bekasi

Jenis & Usia Pohon Belum Terdata Dengan Baik


Gerbang Taman Hutan Kota Bina Bangsa. Foto : Bang Imam
Taman Hutan Kota Bina Bangsa merupakan taman kedua milik Kota Bekasi yang dibangun dan direhabilitasi setelah Taman Hutan Kota Alun-Alun Bekasi. Terletak di jantung Kota Bekasi, Taman Hutan Kota Bina Bangsa terintegrasi langsung dengan kawasan Stadion Patriot, GOR Patriot dan Lintasan Sepatu Roda Kota Bekasi.

Letaknya persis di kawasan GOR Patriot, Jalan Jenderal Ahmad Yani Nomor 1, Kelurahan Kayuringinjaya, Kecamatan Bekasi Selatan, Kota Bekasi. Luasnya sekitar 3 hektar. Dahulunya sebelum ada pelebaran jalan Ahmad Yani dan pembangunan fly over Summarecon serta lintasan sepatu roda, jumlah total pohon yang tumbuh di hutan kota ini mencapai 7.653 pohon dengan 23 macam jenis.

Namun, seiring dengan perkembangan pohon-pohon banyak yang ditebang karena pembangunan untuk fasilitas lainnya.

Jumat, 28 November 2014

Apa Manfaat Sumur Resapan Buat Kamu ?

Pembuatan Sumur Resapan. Foto: ist
Air adalah salah satu kebutuhan vital bagi manusia. Demikian pentingnya fungsi dan kedudukannya, hingga di jaman modern ini, air menjadi salah satu produk yang diperjual belikan. 

Namun tahukah anda bahwa kerusakan lingkungan yang terjadi saat ini berefek pada menurunnya kualitas air? 

Berkurangnya area resapan karena kurang terencananya pembangunan, erosi, abrasi, banjir hingga kemarau berkepanjangan menjadi sebab menurunnya kualitas air, terutama yang terkandung dalam tanah.

Kondisi tersebut tidak bisa didiamkan bagitu saja. Harus ada upaya untuk mencari jalan keluar untuk memperbaiki kualitas air tanah. 

Usaha perbaikan ini bisa dimulai dari lingkungan rumah dimana kita tinggal. Salah satu caranya dengan membuat sumur resapan. 

Sumur resapan merupakan sebuah sarana berupa sumur atau lubang pada permukaan tanah yang dibuat untuk menampung air hujan dan meresapkannya ke dalam tanah dengan baik.

Kamis, 27 November 2014

Taman Hutan Kota Alun-Alun Bekasi

Taman Hutan Kota, Alun-Alun Kota Bekasi. Foto: Bang Imam
Taman Hutan Kota Alun-Alun Kota Bekasi terletak di komplek Alun-Alun Kota Bekasi, diapit oleh Jl. Pramuka dan Jl. Veteran di Kelurahan Margajaya, Kecamatan Bekasi Selatan, Kota Bekasi.

Taman Hutan Kota Bekasi dikelola oleh Badan Pengelolaan Lingkungan Hidup (BPLH) Kota Bekasi. Untuk mengunjungi Taman Hutan Kota Alun-Alun Bekasi jika dari wilayah Timur Bekasi bisa naik elf jurusan Cikarang-Bekasi dan elf jurusan Perumnas I Bekasi-Pulogadung turun di depan Masjid Agung Al-Barkah.

Rabu, 26 November 2014

Mengenal Pintu Air Manggarai

Pintu Air Manggarai tambahan di sisi kiri, untuk menambah kapasitas air menjadi 500 m3/detik. Foto pintu air baru manggarai diambil pada hari Selasa, 25 Nopember 2014 [Bang Imam]
Pintu Air Manggarai adalah pintu air yang berada di daerah Manggarai, sebagai pengatur aliran air yang akan memasuki Kanal Banjir Barat. 

Pintu air ini merupakan bagian dari pengendalian banjir di Ciliwung dengan mengalihkan air ke bagian luar Jakarta, melewati kanal dari Manggarai, di kawasan selatan Jakarta sampai ke Muara Angke di pantai utara. 

Setelah dari pintu air Manggarai, air akan mengalir ke Pasar Rumput, Dukuh Atas, lalu membelok ke arah barat laut di daerah Karet Kubur, kemudian dilanjutkan ke arah Tanah Abang, Tomang, Grogol, Pademangan, dan berakhir di sebuah reservoar di muara, di daerah Pluit.


Dalam pengoperasiannya, Pintu Air Manggarai terkait erat dengan Pintu Air Karet.

Selasa, 25 November 2014

Evaluasi Kurikulum 2013 !!!

Ganti menteri, apakah akan ganti kurikulum ?


buku kurikulum 2013
Wacana evaluasi kurikulum yang di dengungkan oleh Anies Baswedan, Menteri Kebudayaan, Pendidikan Dasar dan Menengah saat ini sebetulnya sudah diakomodir oleh Peraturan Menteri di Era Mohammad Nuh.

Terbitnya Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 159 Tahun 2014 tentang Evaluasi Kurikulum telah ditandatangani oleh Mendikbud saat itu pada tanggal 14 Oktober 2014 dan disahkan oleh Kemenkum HAM pada tanggal 17 Oktober 2014.

Pada Pasal 10 Permendikbud tersebut disebutkan bahwa Evaluasi Kurikulum dilaksanakan oleh Kementerian (yang dimaksud Kemendikbud), Kementerian Agama, dinas pendidikan provinsi, dinas pendidikan kabupaten/kota, kantor wilayah kementerian agama, kantor kementerian agama kabupaten/kota, komite satuan pendidikan/dewan pendidikan, satuan pendidikan, dan masyarakat sesuai dengan kewenangannya masing-masing.

Ada 3 tahapan yang harus dilakukan dalam melaksanakan evaluasi kurikulum, diantaranaya; (1) evaluasi reflektif; (2) evaluasi formatif; dan (3) evaluasi sumatif.

Senin, 24 November 2014

SURAT UNTUK IBU DAN BAPAK GURU DARI MENDIKBUD

Dalam Rangka Memperingati Hari Guru Nasional, 25 Nopember 2014


Anies Baswedan, Mendikbud saat mencium tangan ayahnya Rasyid Baswedan. Sumber : blog-turuntangan.org

Ibu dan Bapak Guru Yang Saya Hormati dan muliakan,

Semoga ibu dan bapak guru dalam keadaan sehat, bahagia, dan penuh semangat saat surat ini menemui ibu dan bapak sekalian.

Seiring dengan peringatan hari guru ini, atas nama pemerintah, saya menyampaikan apresiasi kepada ibu dan bapak guru semua yang telah mengemban tugas mulia serta mengabdi dengan hati dan sepenuh hati.

Izinkan saya dengan rendah hati menyampaikan rasa hormat, rasa terima kasih, dan rasa bangga atas pengabdian ibu dan bapak sekalian.

Menjadi guru bukanlah pengorbanan.

Menjadi Guru adalah suatu kehormatan.

Ibu dan bapak guru telah memilih jalan terhormat, memilih hadir bersama anak-anak kita, bersama para pemilik masa depan Indonesia.

Selasa, 18 November 2014

Pemerintah Hapus Guru Bantu

Yang Mengabdi di Sekolah Swasta Menjadi GTT

Jakarta (BIB) - Terhitung mulai 1 Januari 2016, Pemerintah akan menghapus status guru bantu dan menghentikan honor dari APBN.

Menurut Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 141 Tahun 2014 tentang Penghentian Perjanjian Kerja Sama Guru Bantu yang ditandatangani Mohammad Nuh pada akhir masa jabatannya sebagai menteri, perjanjian kerja antara Pemerintah dengan Guru Bantu akan berakhir terhitung per 31 Januari 2015. Sehingga per 1 Januari 2016 yang namanya guru bantu resmi dihapus Pemerintah.

Dalam pasal 2 pada ayat (1) dinyatakan bahwa Pemerintah Daerah dan sekolah swasta untuk mengoptimalkan peran guru bantu. Bila memungkinkan dengan perhitungan analisis kebutuhan, Guru Bantu yang bekerja pada sekolah negeri dapat diangkat menjadi PNS. Sementara yang bekerja pada sekolah swasta dapat diangkat menjadi Guru Tetap Yayasan (GTY).

Sehingga untuk tetap memberdayakan dan mempekerjakan guru bantu, biaya dan gajinya dibebankan pada APBD untuk guru bantu di sekolah negeri dan anggaran yayasan untuk guru bantu di sekolah swasta.

Pemberhentian dan penghapusan Guru Bantu ini juga sekaligus mencabut Keputusan Menteri Pendidikan Nasional Nomor 034/U/2003 tentang Guru Bantu atau pengangkatan Guru Bantu yang pada waktu itu dimaksudkan untuk mengatasi kekurangan guru.

Sabtu, 15 November 2014

Aturan Pendirian PAUD

Pedoman Pendirian TK, KB, TPA & SPS

Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan
Republik Indonesia

Nomor 84 Tahun 2014

tentang 

Pendirian Satuan Pendidikan Anak Usia Dini

Dengan Rahmat Tuhan Yang Maha Esa,

Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia,

Menimbang : bahwa untuk melaksanakan ketentuan pasal 182 ayat (1) dan pasal 185 ayat (2) Peraturan Pemerintah Nomor 17 Tahun 2010 tentang Pengelolaan dan Penyelenggaraan Pendidikan sebagaimana telah diubah dengan Peraturan Pemerintah Nomor 66 Tahun 2010 tentang Perubahan Atas Peraturan Pemerintah Nomor 17 Tahun 2010 tentang Pengelolaan dan Penyelenggaraan Pendidikan, perlu menetapkan Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan tentang Pendirian Satuan Pendidikan Anak Ussia Dini;

Jumat, 14 November 2014

Beda Bendungan (DAM) & Bendung (WEIR)

Bendungan Scrivener di Canberra, Australia untuk mengatasi banjir 5000-tahunan, foto: ist
Bendungan atau DAM adalah konstruksi yang dibangun untuk menahan laju air menjadi waduk, danau, atau tempat rekreasi. 

Seringkali bendungan juga digunakan untuk mengalirkan air ke sebuah Pembangkit Listrik Tenaga Air. 

Kebanyakan DAM juga memiliki bagian yang disebut pintu air untuk membuang air yang tidak diinginkan secara bertahap atau berkelanjutan.

Kementerian Pekerjaan Umum mendefinisikan bendungan sebagai "bangunan yang berupa tanah, batu, beton, atau pasangan batu yang dibangun selain untuk menahan dan menampung air, dapat juga dibangun untuk menampung limbah tambang atau lumpur.

Bendungan (DAM) dan Bendung (WEIR) sebenarnya merupakan struktur yang berbeda.

Bendung (weir) adalah struktur bendungan berkepala rendah (lowhead dam), yang berfungsi untuk menaikkan muka air, biasanya terdapat di sungai. 

Air sungai yang permukaannya dinaikkan akan melimpas melalui puncak/mercu bendung (overflow). 

Kamis, 13 November 2014

Anies Baswedan Akan Review Kurikulum 2013

Apakah Kurikulum Buatan M. Nuh Merepotkan Guru & Siswa ?


Buku Kurikulum 2013, foto: ist
Jakarta (BIB) - Menteri Kebudayaan dan Pendidikan Dasar dan Menengah Anies Baswedan mengatakan akan membuat tim untuk mereview kurikulum 2013. 

"Nanti kita akan buat tim independen untuk membuat review atas konsep dan pelaksanaan kurikulum 2013," kata Anies saat selesai mendengarkan pemaparan siswa dan masukan dari guru di SMA 87, Jakarta, Rabu.


Anies melakukan tinjauan langsung ke SMA 87, Rempoa, Jakarta dan mendengarkan langsung masukan dari lima orang murid mengenai kurikulum. Hal ini dilakukan Anies untuk mengkaji kurikulum di tingkat hilir yakni di kelas. 

"Jangan dilihat bahwa ganti menteri akan ganti kurikulum, bukan itu. Yang ingin kita kerjakan adalah menyempurnakan kurikulum," kata Anis.

Bagi Anies masalah kurikulum ini jangan sampai memberatkan siswa dan guru yang merupakan pengguna langsung kurikulum tersebut. 

"Kita harus melakukan kebijakan yang tidak merugikan ke depan. Termasuk ketika kita membuat kurikulum, jangan membuat kurikulum yang membuat repot semuanya," katanya.

Dalam pemaparan oleh lima orang siswa SMA 87 yang terdiri dari Ahmad Dhiya, Dinda Putri, Imaduddin Irza, Nadhif Rafifaiz, dan Parardhya Amaraputri, ditekankan bahwa kurikulum 2013 dirasa memberatkan siswa. 

"Ada 16 pelajaran dan beban berat sekali. Kami senang Pak Anies mau mendengarkan langsung keluhan kami, semoga ada perbaikan dengan kurikulum," ujar Dinda mewakili teman-temannya.

Menanggapi masukan dari para siswa tersebut, Anies sangat mengapresiasinya. (ANT/A-102)

Sumber : Review Kurikulum 2013

Anda boleh memberikan kritik, saran, masukan untuk perbaikan atau "review" Kurikulum 2013 di laman komentar !!!

Potensi Banjir di Bekasi Diperkirakan Desember

Selama Nopember 2014 Masih Aman


Potensi Banjir di Jawa Barat, bulan Desember 2014. Foto: BMKG
Kota Bekasi (BIB) - Berdasarkan peta sebaran hujan pada bulan Nopember dan Desember 2014 oleh Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG), curah hujan pada bulan Nopember ini belum menyebabkan banjir di wilayah Jawa Barat. Kalaupun ada masih berkapasitas banjir rendah.

Namun, diperkirakan mulai Desember 2014, potensi banjir berkapasitas sedang mulai menghampiri hampir seluruh wilayah di Provinsi Jawa Barat.

Berikut ini daerah rawan banjir di bulan Desember 2014 :

I. KOTA BEKASI
  1. Bekasi Barat
  2. Bekasi Selatan
  3. Bekasi Timur
  4. Bekasi Utara
II. KABUPATEN BEKASI
  1. Cabangbungin
  2. Muaragembong

Selasa, 11 November 2014

Pidato Joko Widodo di APEC China

Daftar Upah Minimum Provinsi & Kabupaten/Kota di Indonesia 2015


Ini daftar upah minumum provinsi dan kabupaten/kota tahun 2015 :

I. Daftar Upah Minimum Provinsi 2015

  1. Aceh Rp. 1.750.000,00 (naik 8,57%)
  2. Sumatera Utara Rp. 1.505.850,00
  3. Sumatera Barat Rp. 1.490.000,00 
  4. Riau Rp. 1.700.000,00
  5. Kepulauan Riau Rp. 1.665.000,00
  6. Bengkulu Rp. 1.350.000,00
  7. Jambi Rp. 1.710.000,00 (naik 13,83%)
  8. Sumatera Selatan Rp. 1.974.346,00 (naik 13,83%)
  9. Bangka Belitung Rp. 2.100.000,00 (28,05%)
  10. Banten Rp. 1.600.000,00 (naik 20,75%)
  11. DKI Jakarta Rp. 2.441.301,00

Senin, 10 November 2014

Anggaran Pendidikan 2015 Sebesar Rp. 409 Triliun

BOS Rp. 31,298 Triliun, Tunjangan Sertifikasi Rp. 70,2 Triliun

Jakarta (BIB) - Anggaran Pendidikan untuk tahun 2015 dalam APBN sebesar Rp. 409.131.707.077.000,00 atau Empat Ratus Sembilan Triliun Seratur Tiga Puluh Satu Miliar Tujuh Ratus Tujuh Juta Tujuh Puluh Tujuh Ribu Rupiah.

Dengan demikian, anggaran pendidikan tahun 2015 mencapai 20,06% dari APBN. Karena APBN 2015 adalah sebesar Rp. 2.039.483.607.639.000,00.

Anggaran pendidikan sebesar itu dilaksanakan untuk memenuhi fungsi pendidikan dalam rangka :
  1. meningkatkan kualitas wajib belajar pendidikan dasar sembilan tahun yang merata
  2. meningkatkan akses, kualitas, dan relevansi pendidikan menengah universal (PMU)
  3. meningkat akses, kualitas, relevansi dan daya saing pendidikan tinggi
  4. meningkatkan profesionalisme dan distribusi guru dan tenaga kependidikan
  5. meningkatkan akses dan kualitas pendidikan anak usia dini (PAUD), pendidikan nonformal, dan pendidikan informal serta kualitas pendidikan agama dan keagamaan
  6. memantapkan pelaksanaan pendidikan nasional
  7. meningkatkan efisiensi dan efektifitas manajemen pelayanan pendidikan
  8. mengurangi kesenjangan taraf pendidikan antar wilayah, antar jenis kelamin, dan antar kelompok sosial-ekonomi.

Minggu, 09 November 2014

Apa Yang WAJIB Dilakukan Bekasi Dalam Menghadapi Banjir

Hingga akhir tahun 2014 ini, yang namanya banjir belum bisa diatasi oleh Kota Bekasi


tanggul rusak di perumahan Pondok Gede Permai (PGP) di Jatiasih yang merupakan langganan banjir setiap tahun. Foto: Bang Imam
Kota Bekasi (BIB) - Musim penghujan sudah tiba. Saatnya warga Kota Bekasi was-was dengan kedatangan tamu yang bernama Banjir. Banjir ini merupakan agenda tahunan di Kota Bekasi, mirip seperti proyek abadi Pantura.

Kita patut bertanya, sebenarnya apa yang sudah dilakukan Pemerintah Kota Bekasi mengatasi atau membebaskan warganya dari 'Bencana Banjir'. Mengingat sifat banjir di Kota Bekasi yang sebenarnya ada 2 macam, pertama adalah banjir karena kondisi alam; kedua banjir karena genangan.

Banjir karena kondisi alam terjadi karena intensitas musim penghujan yang cukup tinggi di hulu sungai (Kabupaten Bogor) yang menyebabkan Kali Bekasi dan kali-kali lainnya yang melewati Kota Bekasi tidak dapat menampung debit yang cukup tinggi. Sehingga menyebabkan air menuju pemukiman, terutama yang berada di sepanjang daerah aliran sungai (DAS) yang memang kondisinya lebih rendah dari tinggi muka air di kali.

Beda hal dengan banjir yang disebabkan karena genangan, umumnya terjadi pada pemukiman yang justru jauh dari Kali Bekasi. Banjir disebabkan karena buruknya kondisi saluran, atau saluran primer tidak cukup mampu menampung air yang dibuang dari perumahan, hingga kembali luber dan balik arah ke pemukiman tersebut.

Kamis, 06 November 2014

Siapa Menetapkan Status Siaga Banjir di Bekasi

Bendung Bekasi, sore ini pukul 19.00, 06-11-2014 debit Bendung Bekasi mencapai 14,17 m3/detik
Hari ini anggota Tim Koordinasi Pengelolaan Sumber Daya Air (TKPSDA) Wilayah Sungai Ciliwung Cisadane (WS Cilcis) mengadakan pertemuan dengan Perusahaan Umum (Perum) Jasa Tirta II Seksi Pengelolaan Bendung Bekasi.

Anggota TKPSDA WS 2Ci bersama Balai Besar Wilayah Sungai Ciliwung Cisadane sekaligus melihat langsung operasional Shipon Kalimalang yang melintasi Kali Bekasi.

Kali Bekasi yang langsung bersinggungan dengan Kalimalang yang merupakan air baku untuk DKI Jakarta ini harus melewati Bendung Bekasi.

Mengingat berubahnya iklim yang sangat berpengaruh terhadap pengelolaan Bendung Bekasi. Selama ini, Bendung Bekasi hanya berfungsi sebagai pengamanan air baku, karena pertemuan langsung antara Kali Bekasi dengan Kalimalang. Saat ini selain untuk air baku DKI Jakarta, PDAM Tirta Patriot Bekasi dan PDAM Tirta Bhagasasi Bekasi, Bendung Bekasi juga berfungsi sebagai alat pengontrol dan pengendali banjir.

Selasa, 04 November 2014

3 Situ Hilang di Kota Bekasi

Penjual dan Pembeli Situ Harus Dipenjarakan


MoU Situ antara Wakil Walikota Bekasi dan Menteri PU
Kota Bekasi (BIB) - Sungguh miris kondisi Kota Bekasi ini. Selain sudah pernah di 'bully' lewat media sosial karena kondisi infrastruktulnya yang buruk, juga karena kondisi lainnya seperti banjir, panas dan macet.

Baru-baru ini media juga gencar mengabarkan kalau ternyata 3 Situ/Danau di Kota Bekasi 'hilang' alias raib.

Pertanyaan tentu akan muncul, kenapa bisa hilang, siapa yang menjual dan siapa yang membeli ?

Situ sebenarnya berfungsi sebagai tandon/penampung air saat musim penghujan artinya bisa menjadi solusi penyelesaian banjir, minimal di sekitar lokasi situ. Situ juga berfungsi sebagai tempat cadangan air, apabila saat musim kemarau dapat dipergunakan.

Di Kota Bekasi berdasarkan Rencana Tata Ruang Wilayah Kota Bekasi Tahun 2011-2031 sesuai dengan Peraturan Daerah (Perda) Nomor 13 Tahun 2011 tentang RTRW, Kota Bekasi memiliki sedikitnya 6 Situ/Setu yang tersedia. Diantarnya, Situ Lumbu, Situ Gede, Situ Pulo, Situ Harapan Baru, Situ Wong, dan Situ Rawabogo.

Minggu, 02 November 2014

Car Free Day Bekasi Semakin Asyik

Pedagang dan Peserta Senam memakan jalur utama, sehingga pe-gowes harus turun
Car Free Day (CFD) Kota Bekasi atau Hari Bebas Kenderaan Bermotor (HBKB) semakin di minati di Bekasi.

Karena sudah diminati warga, setiap minggu sudah dipenuhi warga dari berbagai kecamatan di Kota Bekasi.

Selain para komunitas dari berbagai hobi, sejumlah perites nasional juga berpartisipasi mengikuti CFD.

Sayang partisipasi peritel ini baru sebatas berjualan dengan iming-iming diskon.

Jangan buang sampah sembarangan yah...

Oh ya kelupaaan, tolong dong bagi yang hobi tukang joget [klub senam car free day] sebaiknya memilih tempat di bawah jembatan layang KH Noer Ali Summarecon. Karena kalau dilaksanakan pas dilintasan turunan jalan layang menghambat para pe-gowes mania. 

Kan kasihan yang lainnya yang mau menikmati lintasan CFD terganggu dengan deretan senam yang melimpah hingga ke kawasan tengah jalan, apalagi pas lagi di turunan jalan layang, kan bahaya Om....

Untuk para pedagang sebaiknya hanya di pinggiran saja atau pas di jalur lambat sebelah kiri-atau kanan. Kalau bisa mulai minggu depan bolehlah pedagang atau Pemerintah Kota Bekasi menyediakan tempat sampah yang lebih banyak, kasihan tukang sapu jalan 2 kali kerjaan....

Ok...CFD Bekasi nya sudah keren....apalagi dilaksanakan sudah setiap minggu....

Sabtu, 01 November 2014

Ini Profil MenPANRB Baru Kita, Yuddy Chrisnandy

Yuddy Chrisnandi
Membaca profil Yuddy Chrisnandy, beliau lebih banyak bergelut dalam politik praktis, kepemudaan dan dosen di berbagai perguruan tinggi.

Presiden Ir. H. Joko Widodo memilih Yuddy sebagai Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (MenPANRB) menggantikan Azwar Abubakar. Yuddy menjadi MenPANRB sejak 27 Oktober 2014.

Kita lihat gebrakan Yuddy soal reformasi birokrasi dan penyelesaian tenaga honorer. [berharap]

YUDDY Chrisnandy adalah seorang politisi yang mengawali karier politik di Partai Golongan Karya (Golkar).  Pada 2004, Yuddy dipercaya untuk memegang posisi sebagai Ketua Departemen Organisasi, Keanggotaan dan Kaderisasi DPP Partai Golkar untuk periode 2004-2009. Bahkan ia sempat masuk kedalam jajaran Calon Ketua Umum Partai Golkar pada 2009.