Selasa, 27 November 2012

Kota Bekasi Terbitkan Peta Komunitas Hijau

RTH & PETA HIJAU : Kota Bekasi saat ini sudah menerbitkan Peta Komunitas Hijau Kota Bekasi. Foto: Bang Imam
Bekasi Selatan, Kota Bekasi (BIB) - Sesuai target, Kota Bekasi akhirnya menerbitkan Peta Komunitas Hijau Kota Bekasi. Peta ini menggambarkan kondisi eksisting green map di Kota Bekasi, mulai dari peta situ, peta sejarah, peta sekolah berwawasan lingkungan hingga peta RTH kota dan RTH Hutan Kota.

Hal ini sebagai implementasi keikutsertaan Kota Bekasi dalam mendukung Program Pengembangan Kota Hijau (P2KH) yang digagas oleh Kementerian Pekerjaan Umum.

Hingga saat ini Kota Bekasi baru memiliki RTH berkisar antara 8-12%. Khusus untuk RTH publik baru terpenuhi sekitar 3,9% dari luas total Kota Bekasi.

Senin, 26 November 2012

Apa Itu Peta Hijau (Green Map)

PETA HIJAU JAKARTA
Sudahkah Kota anda memiliki Peta Hijau (Green Map)????
Peta Hijau (Green Map) adalah peta tematik yang menampilkan keterkaitan antara masyarakat dengan lingkungan. Sistem peta hijau adalah kerja sama global yang memungkinkan masyarakat di mana pun untuk membuat peta hijau yang bersifat lokal.

Tujuan pembuatan peta hijau :

1. Menciptakan cara pandang baru bagi warga kota untuk menemukan cara yang berbeda menikmati hidup di perkotaan.

2. Memandu wisatawan-terutama yang suka berpetualang – ke tempat-tempat istimewa bernuansa hijau yang dapat mereka rasakan sehingga mereka ingin menirunya di tempat tinggal mereka sendiri.

3. Sebagai sarana untuk menumbuhkan budaya tertib.

4. Membantu warga dan pendatang dalam menjelajahi dan mengenali suatu kota.

5. Menunjukkan kepada masyarakat tempat-tempat untuk berperilaku sosial yang bertanggung jawab, pilihan harian yang berkelanjutan, kaya secara budaya, sadar ekologi, dan hubungan yang lebih kuat dengan beragam komunitas di seluruh dunia.

Minggu, 25 November 2012

BPLHD Jabar: kepedulian terhadap Citarum perlu ditingkatkan


Citarum, foto: Antara
Karawang (ANTARA News) - Kepedulian masyarakat dan perusahaan perlu ditingkatkan agar Sungai Citarum terselamatkan dari ancaman pencemaran, kata Kasubid Pengembangan Kapasitas dan Kemitraan Lingkungan Badan Pengelolaan Lingkungan Hidup Daerah Jawa Barat Didi Adji Sidik. 

"Masyarakat di berbagai daerah sekitar Jawa Barat serta perusahaan perlu meningkatkan kepeduliannya untuk menjaga dan menyelamatkan Sungai Citarum sebab saat ini Sungai Citarum terindikasi tercemar berat," kata Didi di sela kegiatan Deklarasi Kemerdekaan sungai Citarum di Karawang, Sabtu. 

Selasa, 20 November 2012

112 Kota Dimodali 1 Miliar Buka Ruang Terbuka Hijau


Kota Bekasi diskusi tata ruang bersama Yayat Supriyatna
Jakarta (BIB) - Pemerintah berupaya mewujudkan kota hijau di Indonesia. Rencananya sebanyak 112 kota akan diberikan modal masing-masing Rp 1 miliar untuk membuat lahan hijau.

Direktur Jenderal Tata Ruang Kementerian Pekerjaan Umum Imam S. Ernawi mengatakan, ban­tuan yang dikeluarkan peme­rintah itu adalah untuk membantu suatu wilayah untuk membuat masterplan kota hijau.

“Pada prinsipnya kita mem­bantu untuk memfasilitasinya. Bagaimana membuat action plan, masterplan mewujudkan ruang terbuka hijau,” katanya usai acara Puncak Peringatan Hari Tata Ruang di Kantor Kementerian PU, Jakarta, belum lama ini.

Rabu, 14 November 2012

Guru Honor Hanya Dibayar 3,125 Rupiah Per Jam

Guru Honor Kota Bekasi (FKGS)
Guru Honor Dibayar hanya Rp. 3.125 per jam per tatap muka
 
Jakarta (BIB) - Dengan mengusung tema, "Memacu Profesionalisme Guru Melalui Peningkatan Kompetensi dan Penegakan Kode Etik" peringatan Hari Guru Nasional (HGN) ke-18 dan HUT PGRI ke-67 akan dilaksanakan pada Hari Ahad, 25 Nopember 2012.

Peran serta guru dalam kelas merupakan jantung utama dalam keberhasilan pendidikan di Indonesia.

Setelah terbitnya UU Guru dan Dosen Nomor 14 Tahun 2005 dan PP Nomor 74 Tahun 2008 tentang Guru sedikit banyaknya penghargaan dan perlindungan guru sudah dapat teratasi.

Sayang diskriminasi dan pembedaan masih terjadi, jika dibandingkan dengan guru berstatus PNS dan Non PNS (Honor, Sukwan). 

Minggu, 11 November 2012

Belajar Melalui Program "KELAS MAYA"


Mari belajar lewat Program "Kelas Maya" di www.belajar.kemdiknas.go.id
JAKARTA, KOMPAS.com - Jika selama ini anak-anak hanya belajar di kelas dengan guru sekolah yang setiap hari bertemu, maka sekarang anak-anak baik dari tingkat Sekolah Dasar (SD) hingga Sekolah Menengah Atas (SMA) dapat memperluas wawasan dengan mengikuti kelas dari guru yang tersebar di seluruh pelosok Indonesia melalui program Kelas Maya.

Nah jika penasaran dengan Kelas Maya, silakan berkunjung ke belajar.kemdiknas.go.id. Melalui situs ini, anak-anak dapat memilih sendiri jenjang dan kelas sesuai dengan yang sedang dijalaninya. 

Jumat, 09 November 2012

Bogor Peringkat 5 Rawan Bencana


Kota Bekasi Belum Memiliki BPBD

KORBAN BANJIR RW 26 MARGAHAYU MENGUNGSI DI LOTTE MART
Bogor (BIB) - Berdasarkan data indeks rawan bencana 2011, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menetapkan wilayah Kabupaten Bogor sebagai peringkat ke lima dengan skor 129 atau tingkat kerentanan tinggi daerah rawah bencana di Indonesia.

"Kabupaten Bogor berada di peringkat ke lima setelah Bandung sebagai daerah rawan bencana di Indonesia," kata Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Yos Sudrajat, di Bogor, Rabu.

Yos mengatakan, indeks kerawanan bercana berdasarkan data BNPB 2011 paling tinggi terdapat di Jawa Barat. 

Kamis, 08 November 2012

Siapa TETEN MASDUKI...!!!


Teten Masduki, penggiat Anti Korupsi
Teten Masduki (lahir di Garut, Jawa Barat, 6 Mei 1963; umur 49 tahun) adalah seorang aktivis Indonesia.

Secara fisik, penampilan Teten Masduki biasa saja. Namun ia mudah dikenali karena kepalanya yang botak. 

Meski “kumis jenderal” menempel di atas bibirnya, tidak ada kesan galak pada dirinya. Tapi kalau “berhadapan” dengan tindak penyelewengan uang rakyat dan negaranya, ia sangat garang. Jenderal pun dilibasnya.

Nama Teten mencuat ketika Indonesia Corruption Watch (ICW), yang dipimpinnya, membongkar kasus suap yang melibatkan Jaksa Agung (saat itu) Andi M. Ghalib pada masa pemerintahan B.J. Habibie. 

Minggu, 04 November 2012

Kota Bekasi Penuh Sesak Hutan Beton

Bekasi (BIB) - Memperingati Hari Tata Ruang (HARITARU) 2012 mungkin sangat tidak nyaman bila dilakukan di Kota Bekasi.

Sebab, dengan arah kebijakan sebagai kota metropolitan di pinggiran Jakarta, Kota Bekasi dari sejengkal tanah sudah berdiri hutan beton yang kepemilikannya dikuasai oleh swasta, pun di daerah-daerah jalan protokol sekitar perkantoran Pemkot Bekasi di Jalan Jenderal Ahmad Yani Bekasi Selatan dan Jalan Ir. H. Juanda di Bekasi Timur.

Sabtu, 03 November 2012

Air PDAM Bekasi Sering Mati

Air PDAM Tirta Bhagasasi Bekasi mengucur sangat kecil, bahkan sering mati. Foto: Bang Imam
Bekasi Selatan (BIB) - Kondisi air PDAM Tirta Bhagasasi Bekasi sering dikeluhkan para pelanggan. Terutama hampir setiap hari terjadi di pagi hari.

"Kalau pagi air ngucurnya cuma seiprit," ujar Asri warga Perumnas II yang sehari-harinya menggunakan air PDAM Tirta Bhagasasi untuk keperluan sehari-hari.

Menurutnya kondisi ini sudah lama terjadi, bahkan beberapa minggu terakhir air sama sekali tidak mengucur, sehingga ia harus mempergunakan air isi ulang hanya untuk keperluan mencuci pakaian dan mencuci piring.

"Padahal kalau kita telah bayar saja sudah ditegur dan didenda," ungkapnya kesal.

Jumat, 02 November 2012

Situ Gede Bekasi Jadi Pembuangan Sampah

Situ [Rawa] Gede sebelah selatan jadi tempat pembuangan sampah (Foto: Bang Imam)
Bojongmenteng, Kota Bekasi (BIB) - Situ Gede atau Situ Rawa Gede di Kelurahan Bojongmenteng, Kecamatan Rawalumbu, Kota Bekasi, Provinsi Jawa Barat sudah dijadikan sebagai tempat pemuangan sampah (TPA). 

Resmi atau liarnya TPA ini menurut penuturan warga justru dilakukan oleh oknum-oknum dari dinas kebersihan.

"Yang buang kesini juga dinas kebersihan. Kan biar pulangnya dekat," kata warga yang tidak bersedia disebutkan namanya.