Selasa, 17 November 2015

Mengenal Daerah Aliran Sungai (DAS) Bekasi

Luas DAS Bekasi 51.785 Hektar

DAS Bekasi, foto: ist
Kota Bekasi (BIB) - Daerah Aliran Sungai (DAS) Kali Bekasi terdiri dari 5 sub DAS, yaitu Sub DAS Kali Bekasi, Sub DAS Kali Cikeas, Sub DAS Kali Cileungsi, Sub DAS Kali Citeureup, dan Sub DAS Cijanggel.

Pada bagian DAS Bekasi hilir bermuara di CBL (Cikarang Bekasi Laut) yang berada di Kabupaten Bekasi bagian utara. Total luas DAS Bekasi mencapai 51.785 hektar. Daerah lahan terbangun DAS Bekasi sudah mencapai 31,20% yang tersebar dari hulu hingga ke hilir.

Dan daerah DAS Bekasi yang sudah dijadikan sebagai permukiman mencapai 27,5%. Daerah terpadat berada di wilayah DAS tengah hingga hilir Kali Bekasi. Kawasan hijau hanya ada di daerah hulu karena memang masih dalam kawasan hutan.

Namun beberapa permukiman dan perumahan elit sudah berdiri di DAS Bekasi hulu, sebut saja seperti Bukit Snetul dan beberapa kawasan yang dianggap masih 'bermasalah' seperti di sekitar Babakan Madang dan Cileungsi, sehingga berkurangnya kebun karet di bagian hulu yang berubah menjadi daerah permukiman, terutama di sepanjang Kali Cikeas dan Kali Cileungsi.


Perubahan penggunaan lahan juga terjadi di wilayah bagian selatan hulu DAS Bekasi. Seperti telah berdirinya perumahan Sentul, Lapangan Golf Snetul, dan Gunung Geulis yang merupakan hulu dari Kali Cikeas. Demikian juga adanya pertumbuhan perumahan di sekitar lapangan golf di kiri-kanan tol Jagorawi, di sekitar Cibinong, Cileungsi, dan Cimanggis yang otomatis berkontribusi terhadap naiknya debit Kali Cikeas terutama di wilayah Perumahan Villa Indah Bekasi.

Sementara itu dibagian Sub DAS Cileungsi terdapat permukiman padat di sekitar pabrik Semen Cibinong, pabrik Semen Holcim, dan Kawasan Industri Branta-Mulia. 

Selain itu terdapat juga perumahan-perumahan elit di sepanjang Sub DAS Cileungsi yang melakukan pembuangan ke Kali Cileungsi, seperti Perumahan Kota Legendan dan Kota Wisata di Cububur, sehingga Sub DAS Cileungsi merupakan daerah yang memberikan kontribusi terhadap peningkatan air larian (run off) yang menyebabkan naiknya debit air di Kali Bekasi, terutama saat musim penghujan. 

Profil Singkat DAS Bekasi

Persentase tutupan lahan DAS Bekasi, foto: ist
Secara topografis, DAS Kali Bekasi terletak pada dataran landai dan perbukitan bergelombang. Daerah dataran terletak pada Kota Bekasi yang merupakan bagian hilir DAS dengan elevasi titik tengahnya pada 27 meter. Sedangkan pada bagian hulu masih terdiri dari daerah bergelombang seperti DAS Cikeruh, Cibadak, dan Cijanggel yang masing-masing terletak pada elevasi titik tengah pada 400 meter, 509 meter dan 417 meter. 

DAS Cikeruh dan Cibadak memiliki lereng yang relatif terjal yaitu 25-40%. Kelerengan ini dibentuk oleh pegunungan yang terletak disebelah selatan DAS Bekasi sementara dibagian hilir didominasi oleh kelerangan yang relatif rendah, yaitu antara 0-8%.

DAS Kali Bekasi hampir seluruhnya mempunyai bentuk wilayah datar dengan cekungan-cekungan berupa rawa namun beberapa di antaranya telah berubah menjadi pemukiman dan industri. Perbedaan tinggi tempat berkisar antara 0-15 meter dengan lereng kurang dari 3%. 

Secara garis besar fisiografi DAS Kali Bekasi bagian Bekasi Utara dikategorikan sebagai dataran pantai (coastal plain) dengan sub unit fisiografinya dibedakan menjadi beting pantai, dataran aluvial, tanggul sungai atau levee dan cekungan/ perlembahan. 

Sedangkan wilayah lainnya yang mengarah ke hulu Sungai Bekasi (Bekasi Selatan dan Bogor) sub unit fisiografinya dibedakan menjadi daerah jalur sungai/pelembahan, daerah kipas vulkan, daerah perbukitan lipatan, daerah vulkan.

DAS Bekasi (warna ungu) pada Wilayah Sungai Ciliwung Cisadane, foto: ist
Rekomendasi dan Tinjauan Soal DAS Bekasi :

  • lemahnya kelembagaan pengelolaan DAS
  • tata ruang yang tidak mantap
  • kurangnya penegakan hukum
  • kurangnya pendekatan sosial-budaya
  • kurangnya sosialisasi program
  • sumber daya manusia yang rendah
  • kurangnya pertimbangan ekonomi.

Sumber : Rencana Detail Penanganan Banjir Jabodetabek

(Bang Imam)

Catatan : waktu aliran rata-rata air Kali Bekasi dari hulu ke hilir sekitar 9,5 jam


Foto : Bang Imam
Kali Bekasi sudah mulai meluap per 16 Nopember 2015, foto : Bang Imam

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

silahkan memberikan komentar yang tidak menghasut, memfitnah, dan menyinggung sara.

komentar menjadi tanggung jawab pemberi komentar.

jika komentar lebih panjang dan memerlukan jawaban bisa ke bangimam.kinali@gmail.com dan SMS/WA 085739986767

twitter: @BangImam

facebook: Bang Imam Kinali Bekasi