Minggu, 22 Oktober 2023

PT BILQIS HAURA CONSULTANT


PT BILQIS HAURA Consultant adalah perusahaan berbadan hukum perseorangan. PT BHC Konsultan begitu singkatannya.

Jumat, 20 Oktober 2023

Teknologi Apa Yang Tepat Mengelola Sampah Perkotaan

Studi Kasus TPA Sumurbatu Bekasi

Pengelolaan Sampah sebenarnya sudah diamanatkan dalam Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2008. Sudah diatur hak dan kewajiban tentang pengelolaan sampah. 

Pengelolaan sampah harus dilakukan dari hulu, yakni dari sumber sampah itu sendiri. Pengelolaan sampah, terutama sampah rumah tangga dan sampah sejenis sampah rumah tangga dapat dilakukan minimal 2 tahapan, yaitu dengan pertama, pengurangan sampah, dan yang kedua penanganan sampah.

PENGURANGAN SAMPAH

Kita sebagai sumber sampah, sudah harus berpikir untuk membantu pemerintah dalam pengurangan sampah. Minimal dari diri sendiri, baik saat dirumah, di kantor, maupun dijalan atau sedang berbelanja di supermarket atau pasar misalnya.

Ada tiga kegiatan yang dapat dilakukan dalam pengurangan sampah, diantaranya; dengan pembatasan timbulan sampah, pendauran ulang sampah, dan pemanfaatan kembali sampah. Cara ini tentu paling efektif dalam pengelolaan dan pengurangan sampah dari hulu.

EMIS PONDOK PESANTREN SEMESTER GENAP TAHUN AJARAN 2022/2023

 17,5 Juta Santri

EMIS DI INDONESIA T.A. 2022/2023

 

No

Provinsi

Lembaga

Santri

Ustadz

 

Jumlah

345.264

17.572.525

1.755.874

1

Pontren

39.655

4.845.027

463.372

2

PKPPS

2.058

235.331

15.814

3

SPM

281

101.423

4.368

4

PDF

157

28.855

1.986

5

MDT

103.813

5.204.394

515.050

6

LPQ

198.613

7.522.298

754.309

Sumber : Emis, Semester Genap, Tahun Ajaran 2023/2023

Jakarta (BIB) - Bagaimana kondisi Pondok Pesantren saat ini? Hingga saat ini memang Emis (istilah dapodik untuk Kementerian Agama) memang belum tuntas, alias masih berjalan.

Ok, kita akan merilis data EMIS Semester Genap Tahun Pelajran 2022/2023 dulu ya.

BACA JUGA : Persyaratan Pendirian Madrasah Hubungi Bang Imam 0813-14-325-400

Pondok Pesantren ternyata dilapangan banyak ragamnya lo. Berdasarkan Data Direktorat Jenderal Pendidikan Agama Islam pada Direktorat Pendidikan Diniyah dan dan Pondok Pesantren, Kementerian Agama Republik Indonesia, jumlah Pondok Pesantren mencapai 345.264 lembaga.

<script async src="https://pagead2.googlesyndication.com/pagead/js/adsbygoogle.js?client=ca-pub-5572064232271894" crossorigin="anonymous"></script>

Pesantren yang dimaksud, termasuk;

  1. Pondok Pesantren (Pontren);
  2. Pendidikan Kesetaraan pada Pondok Pesantren (PKPPS);
  3. Satuan Pendidikan Mu'adaalah (SPM);
  4. Pendidikan Diniyah Formal (PDF);
  5. Madrasah Diniyah Takmiliyah (MDT); dan
  6. Lembaga Pendidikan Al-Qur'an (LPQ).

Jumlah santrinya sudah mencapai 17.572.525 santri dan 1.755.874 ustadz (guru).

Rabu, 18 Oktober 2023

Dapodik di Kalimantan , Termasuk IKN Tahun 2023

 3,5 Juta Siswa

Dapodik di Kalimantan Tahun 2023

 

No

Provinsi

Dapodik

Sekolah

Siswa  

Rombel  

Guru  

Tendik

 

Jumlah

32.715

3.533.118

179.204

245.677

64.935

1

IKN

468

59.067

2.712

3.568

1.013

2

Kalimantan Timur

5.575

813.919

36.618

50.568

16.640

3

Kalimantan Barat

10.014

1.128.945

55.681

72.466

16.214

4

Kalimantan Tengah

6.980

587.223

33.281

48.534

10.700

5

Kalimantan Selatan

8.208

773.404

42.104

57.617

16.377

6

Kalimantan Utara

1.466

170.560

8.808

12.924

3.991

Sumber : dapodik, diolah Bang Imam Berbagi, 2023

IKN (BIB) - Data pokok pendidikan di Pulau Kalimantan, termasuk di wilayah Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara pada Semester Ganjil Tahun Pelajaran 2023/2024 menunjukkann data jika digabung ke-6 wilayah tersebut masuk urutan ke-4 setelah Provinsi Jawa Timur, Jawa Barat, dan Jawa Tengah.

IKN Nusantara sendiri hanya dipisahkan dapodik dari 6 kecamatan, yakni; Kecamatan Sepaku, Kabupaten Penajam Paser Utara, Kecamatan Samboja, Samboja Barat, Loa Janan, Loa Kulu, dan Muara Jawa di Kabupaten Kutai Kartanegara. Semuanya berada di Provinsi Kalimantan Timur.

Minggu, 15 Oktober 2023

Sekolah dan Madrasah di IKN Tahun 2023

Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara


IKN (BIB) -
Ibu Kota Negara Nusantara atau IKN Nusantara akan menjadi pengganti Ibukota Jakarta. Kawasan Ibu Kota Negara mencapai 56.180 km². Sedangkan untuk Kawasan Inti Pusat Pemerintahan hanya seluas 6.856 km². Serta IKN nya sendiri hanya seluas 2.560 km². 

Kawasan Strategis Nasional IKN bisa mencapai 256.142 km2 dan Kawasan Pengembangan IKN mencapai 199.962 km2. Langsung terakses dengan Kota Balikpapan, Kota Samarinda, Kota Tenggarong, dan Kota Penajam.

Saat ini IKN berasal dari beberapa kecamatan, yaitu: (1) Kecamatan Sepaku, Kabupaten Penajam Paser Utara, (2) Kecamatan Samboja, (3) Kecamatan Loa Janan, (4) Kecamatan Loa Kulu, (5) Kecamatan Muara Jawa, dan (5) Kecamatan Samboja Barat, Kabupaten Kutai Kartanegara, Provinsi Kalimantan Timur.