Jumat, 12 Juli 2019

58 Kursi Kosong Jalur Zonasi Tahap II PPDB SMP Negeri di Kota Bekasi 2019

Ada USB SMP Negeri 57 Kota Bekasi!!!


Kota Bekasi (BIB) - Setelah selesai daftar ulang di Tahap I PPDB Online SMP Negeri di Kota Bekasi Tahun Pelajaran 2019/2020, terdapat sedikitnya 1.078 kursi kosong yang terdapat di 56 SMP Negeri.

Karena masih terdapat kursi kosong, maka ada PPDB Online Tahap II untuk Jalur Zonasi Radius dalam rangka mengisi kursi kosong. Seleksi pendaftaran Jalur Zonasi Radius Tahap II dilakukan pada hari, Senin-Selasa, 8-9 Juli 2019, dan pengumuman yang diterima tanggal 9 Juli 2019.

Sementara itu daftar ulang atau lapor diri dilakukan di sekolah tujuan pada hari Kamis-Jum'at, 11-12 Juli 2019. 

Pada pelaksanaan PPDB Online Jenjang SMP Negeri di Kota Bekasi, yang sebelumnya jumlah SMP Negeri sebanyak 49 SMP Negeri + 7 USB (Unit Sekolah Baru), tiba-tiba pada PPDB Jalur Zonasi Radius Tahap II didirikan kembali atau ada penambahan USB SMP Negeri 57 Kota Bekasi.

USB SMP Negeri 57 Kota Bekasi didirikan untuk mengakomodir warga di Kelurahan Durenjaya, Kecamatan Bekasi Timur, Kota Bekasi dengan daya tampung 108 siswa dan 3 rombongan belajar (rombel).

Sehingga karena ada penambahan USB SMP Negeri 57 Kota Bekasi, sehingga kuota 57 SMP Negeri Jalur Zonasi Radius Tahap II menjadi 1.186 siswa. 

Namun, hingga masa pendaftaran ulang atau lapor diri pada hari Jum'at, 12 Juli 2019, jumlah siswa yang melakukan daftar ulang hanya 1.128 siswa. Sehingga masih ada KURSI KOSONG sebanyak 58 kursi.

Siswa Inklusi Korban PPDB SMP Negeri di Kabupaten Bekasi 2019

Ada 1.506 Kursi Inklusi

Oleh : Tengku Imam Kobul Moh. Yahya S

Restu Putra Ramadhan (13) adalah penyandang disabilitas/duduk di kursi roda, calon siswa yang ditolak oleh SMP Negeri 6 Cibitung, padahal setiap SMP Negeri wajib menerima 5% siswa yang berasal dari Disabilitas (Jalur Zonasi Inklusi). Foto: Istimewa
---------------------------
Dari Ibu Titik Rahayu/orang tua inklusi memakai kursi roda yang ditolak SMP Negeri 6 Cibitung. Pernyataan melalui interaktif di WA kepada saya...

Waalaikumsalam...

Mohon maaf utk saat ini anak sy sdh di terima di MTS Roudhotul Muhibin bekasi ..
Mohon maaf pak ini jg ada yg wa sy ..tapi sy lgi ada cara pengajian..di rumah,
Saya ibu nya Restu pak...

Kamis, 11 Juli 2019

Analisa Kebutuhan Guru SMP pada Unit Sekolah Baru untuk Kurikulum 2013

8 Unit Sekolah Baru SMP Negeri di Kota Bekasi

Oleh : Tengku Imam Kobul Moh Yahya S

Analisa kebutuhan guru atau tenaga pendidik untuk Unit Sekolah Baru Jenjang SMP yang melaksanakan Kurikulum 2013 dihitung berdasarkan jumlah mata pelajaran di SMP ditambah 1 kepala sekolah.

Bila mengacu kepada Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 58 Tahun 2014, maka kebutuhan guru setiap rombongan belajar adalah minimal 11. Karena mata pelajaran untuk jenjang SMP adalah 11, yaitu;
  1. Pendidikan Agama;
  2. PPKn;
  3. Bahasa Indonesia;
  4. Matematika;
  5. IPA;
  6. IPS;
  7. Bahasa Inggris;
  8. Seni Budaya;
  9. Penjaskes; 
  10. Prakarya; dan 
  11. BP/BK

USB SMP NEGERI 57 KOTA BEKASI

USB adalah Unit Sekolah Baru....

Bekasi Timur (BIB) - Unit Sekolah Baru maksudnya adalah didirikannya sekolah baru namun belum memiliki gedung sendiri. Sehingga numpang di sekolah lain atau sekolah induk (filial).

Biasanya USB itu didirikan oleh Pemerintah atau Pemerintah Daerah. Sebab, hanya pemerintah yang boleh mendirikan dan langsung menerima siswa, sekalipun belum memiliki gedung dan izin operasional.

Sementara untuk pendirian Sekolah Swasta harus melewati beberapa tahapan izin, seperti Izin Lingkungan (Amdal/UKL-UPL), Izin Lokasi/Izin Prinsip, Izin Mendirikan Bangunan (IMB) dan Izin Operasional.


Makanya, jika mau membuat sekolah swasta waktu dan biayanya cukup fantastis.

Namun, jika pemerintah mau mendirikan sekolah, ya cukup dengan niat sudah berdiri.

Rabu, 10 Juli 2019

Yang Unik di PPDB Jalur Zonasi Kabupaten Bekasi 2019

Ada Jarak Siswa Pendaftar 1,2 Juta Meter s/d 1,4 Juta Meter


Ada siswa mendaftar Jalur Zonasi di SMP Negeri 5 Babelan, Kabupaten Bekasi dengan jarak rumah ke sekolah mencapai 1.421.535 meter atau setara dengan 1.421 km, sehingga membuat siswa tersebut mendapatkan NILAI SKOR JARAK NOL, Foto : Bang Imam

Cibitung (BIB) - Sungguh unik, mengeherankan sekaligus membingungkan sistem seleksi Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) Tahun Ajaran 2019/2020 ini. Dengan alasan akan menghapus sekolah favorit dan mendekatkan sekolah dengan siswa, sistem ini diujicobakan dengan kuota atau daya tampung yang fantastis, yakni 80-90%.

Karena keunikannya, sehingga ada saja informasi data yang membuat geli sekaligus memprihatinkan. Ibukota DKI Jakarta dan daerah penyangga sekitarnya merupakan tempat mengadu nasib bagi para pendatang untuk merantau.

Karena merantau, tidak menutup kemungkinan membawa beserta keluarganya ke Ibukota dan kota-kota satelit (commuter) di sekitar Jakarta. Tentunya, termasuk untuk menyekolahkan anaknya.

Dalam pelaksanaan PPDB yang diakumulasikan menjadi 3 jalur seleksi, yakni Jalur Zonasi, Jalur Prestasi dan Jalur Perpindahan Orang Tua, maka bagi orang tua perantau tidak ada pilihan lain selain memilih Jalur Prestasi dan Jalur Perpindahan Orang Tua.