Senin, 25 Februari 2019

Ini Jumlah Guru di Indonesia Tahun 2019

Didominasi Perempuan


Jumlah Guru Berdasarkan Jenis Kelamin 2019

No
Jenjang
Jumlah Guru
Total
Laki-Laki
Perempuan

Jumlah
981.986
1.773.034
2.755.020
1
SD
455.033
1.012.428
1.467.461
2
SMP
247.848
395.418
643.266
3
SMA
127.824
186.795
314.619
4
SMK
144.529
160.105
304.634
5
SLB
6.752
18.288
25.040
Sumber : dapodik, diolah Bang Imam Berbagi, 2019


Jakarta (BIB) - Data yang dihimpun Bang Imam Berbagi (Sapulidi Riset Center) pada awal tahun 2019, jumlah guru diseluruh Indonesia (Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan) mencapai 2.755.020 orang.

Dari jumlah tersebut, berdasarkan jenis kelamin, hampir seluruh jenjang didominasi oleh perempuan. Bila dipersentasikan, sebanyak 64,35% merupakan guru berjenis kelamin perempuan. Karena jumlah guru perempuan saat ini mencapai 1.773.034 orang.

Rabu, 20 Februari 2019

KIP DI KOTA BEKASI 2018

Terealisasi 84,86%


KIP KOTA BEKASI 2018

No
Jenjang
Disalurkan
Dicairkan
siswa  
Rp.
Siswa  
Rp.

Jumlah
75.997
41.586.500.000,-
64.492
35.357.100.000,-
1
SD
36.122
14.710.500.000,-
32.608
13.319.100.000,-
2
SMP
20.450
12.796.500.000,-
16.487
10.576.500.000,-
3
SMA
3.663
2.793.000.000,-
2.919
2.266.000.000,-
4
SMK
15.762
11.286.500.000,-
12.478
9.195.500.000,-
Sumber : KIP, diolah Bang Imam Berbagi, 2019

Kota Bekasi (BIB) - Kartu Indonesia Pintar (KIP) juga diterima oleh siswa seluruh jenjang yang bersekolah di Kota Bekasi. Data penerima KIP tahun 2018 sebanyak 75.997 anak, namun yang dicairkan hanya sekitar 64.492 anak atau berkisar 84,86%.

Jumlah siswa seluruh jenjang di Kota Bekasi saat ini mencapai 455.545 siswa, sehingga persentase yang mendapatkan dana KIP di Kota Bekasi sebanyak 16,68%. Dan akan lebih kecil lagi karena yang dapat dicairkan hingga akhir tahun sebanyak 64.492 anak 14,15% saja.

KIP SD 2018 Hanya Terealisasi 79,78 Persen

Serapan Paling Rendah di DKI Jakarta


Jakarta (BIB) - Berdasarkan data Kementerian Pendidikan dan Kebudyaan yang diolah oleh Sapulidi Riset Center (SRC), Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Sapulidi, siswa penerima Kartu Indonesia Pintar (KIP) jenjang SD sebanyak 10.379.253 anak. 

Anggaran yang dibutuhkan untuk membiayai tersebut sebanyak Rp. 4.212.276.300.000,-.

Namun, hingga akhir tahun 2018, yang terealisasi hanya sekitar 8.280.507 anak dengan nilai uang sebesar Rp. 3.440.723.625.000,-. Atau yang terealisasi dan dicarikan sebesar 79,78%. Sehingga ada siswa yang belum menerima dana KIP sebanyak 2.098.746 anak itu artinya sama dengan 20,22% anak tidak dapat dicairkan KIP nya dengan berbagai alasan.

Selasa, 19 Februari 2019

BOP PAUD TAHUN 2019

Rp. 600.000,- Per Siswa Per Tahun


Biaya Operasional Penyelenggara (BOP) Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) dari Dana Alokasi Khusus (DAK) Non Fisik diberikan sebesar Rp. 600.000,- per siswa per tahun.

Siswa yang dapat diajukan untuk memperoleh BOP PAUD Tahun 2019 adalah siswa yang sudah tercatat dan terdata pada Data Pokok Pendidikan PAUD dan Pendidikan Masyarakat.

TUJUAN BOP PAUD
  • membantu penyediaan biaya operasional nonpersonalia bagi anak usia dini yang diberikan kepada satuan pendidikan yang menyelenggarakan program PAUD; dan
  • meringankan beban biaya pendidikan bagi orang tua dalam upaya mengikutsertakan anaknya pada layanan PAUD berkualitas di satuan pendidikan penyelenggara program PAUD.

Standar Kompetensi Lulusan SMK/MAK Program Pendidikan 4 Tahun

SMK BISA !!!


Kota Bekasi (BIB) - Bagi yang sedang menimba ilmu di jenjang SMK/MAK untuk Program Keahlian dan Kompetensi selama 4 tahun, maka sedikitnya harus memiliki 9 standar kompetensi lulusan dalam menghadapi dunia kerja dan terjun di masyarakat.

Sebelumnya, telah diulas Standar Kompetensi Lulusan SMK/MAK 3 Tahun maka pada edisi kali ini akan diulas apa saja standar yang dimiliki oleh lulusan SMK/MAK kita untuk program pendidikan yang ditempuh selama 4 tahun.

Berikut ini adalah Standar Kompetensi Lulusan (SKL) SMK/MAK Program Pendidikan 4 (Empat) Tahun :

1. Keimanan dan Ketakwaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa
  •  memiliki pemahaman, penghayatan, dan kesadaran dalam mengamalkan ajaran agama yang dianut;
  • memiliki pemahaman, penghayatan, dan kesadaran dalam berprilaku yang menggambarkan akhlak mulia;
  • memiliki pemahaman, penghayatan, dan kesadaran dalam hidup berdasarkan nilai kasih dan sayang.