Senin, 16 Oktober 2017

161 Ruang Kelas SD Negeri Rusak di Kecamatan Mustikajaya Tahun 2017

Kondisi Baik Sebanyak 55 Ruang


Mustikajaya (BIB) - Terdapat sebanyak 161 ruang kelas pada SD Negeri di Kecamatan Mustikajaya, Kota Bekasi hingga pertengahan Oktober 2017.

Catatan ini berdasarkan data dari Sapulidi Riset Center (SRC), Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Sapulidi per Semester Ganjil Tahun Pelajaran 2017/2018. Belum ada konfirmasi berapa ruang kelas yang dapat diperbaiki, hingga akhir tahun 2017.

Dari 161 ruang kelas tersebut, sebanyak 119 ruang kelas dalam kondisi rusak ringan. Sisanya, 7 ruang kelas rusak sedang dan 35 ruang kelas dinyatakan rusak berat.

Sementara itu, jumlah ruang kelas yang dinyatakan kondisi baik cuma 55 ruang. Jumlah ruang kelas yang digolongkan baik terdapat di SD Negeri Padurenan II yaitu sebanyak 22 ruang.

Sedangkan ruang kelas rusak terparah terdapat di SD Negeri Padurenan VI yakni 20 ruang kelas rusak berat dan 3 ruang kelas rusak sedang.

Wow...!!! 135 Ruang Kelas SD Negeri di Bantargebang Kondisinya Rusak

Hanya 24 Ruang Kelas Yang Baik

Bantargebang (BIB) - Berdasarkan data Sapulidi Riset Center (SRC), Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Sapulidi, per 16 Oktober 2017, dari 159 ruang kelas yang ada di 18 SD Negeri di Kecamatan Bantargebang, Kota Bekasi, ruang kelas yang masih dinyatakan kondisinya baik cuma 24 ruang. 

Yaitu terdapat di SD Negeri Cikiwul IV sebanyak 3 ruang, SD Negeri Ciketingudik sebanyak 2 ruang, dan SD Negeri Sumurbatu II sebanyak 19 ruang kelas.

Sisanya, sebanyak 135 ruang kelas dalam kondisi rusak.

Ruang kelas rusak yang paling banyak adalah rusak ringan sebanyak 110 ruang yang tersebar di 16 SD Negeri, 7 ruang kelas rusak ringan tersebar di 4 SD Negeri, dan 18 ruang kelas rusak berat tersebar di 4 SD Negeri. 

Khusus untuk SD Negeri Ciketingudik II seluruh ruang kelas yang ada sebanyak 11 ruang kondisinya sudah rusak berat.

Sedangkan di 13 SD Negeri yang berada di wilayah tempat pembuangan sampah DKI Jakarta tersebut keseluruhan ruang kelasnya dalam kondisi rusak ringan.

Padahal, saat ini ada 8.361 siswa yang bersekolah di 18 SD Negeri di Kecamatan Bantargebang dengan 233 rombongan belajar.

Sabtu, 14 Oktober 2017

Dapodik SMA Negeri di Kota Bekasi Semester Ganjil Tahun Pelajaran 2017/2018

19.602 Siswa



Kota Bekasi (BIB) - Data pokok pendidikan menunjukkan jumlah siswa pada 22 SMA Negeri di Kota Bekasi pada Semester Ganjil Tahun Pelajaran 2017/2018 mencapai 19.602 siswa. 

Khusus untuk USB SMA Negeri 19 Kota Bekasi, yang sudah menerima murid sejak Tahun Pelajaran 2016/2017 masih tergabung pada SMA Negeri 2 Kota Bekasi sebagai sekolah induk.

Sedangkan, 3 USB lainnya, yakni USB SMA Negeri 20 Kota Bekasi, USB SMA Negeri 21 Kota Bekasi, dan USB SMA Negeri 22 Kota Bekasi sudah berjalan dan melaksanakan proses belajar mengajar secara mandiri.

Bila berdasarkan jenjang kelas, maka jumlah siswa Kelas 10 mencapai 6.233 siswa, Kelas 11 sebanyak 6.900 siswa, dan Kelas 12 sebanyak 6.469 siswa. 

Jumlah sebanyak itu tertampung di 524 rombongan belajar.

Sibolga Menuju Jakarta via Kuala Namu, Medan

30 Km dari Batangtoru

Bang Imam di Bandara Dr. Ferdinand Lumban Tobing, Pinangsori, Tapanuli Tengah, Ahad, 08 Oktober 2017
Pada bulan Oktober 2017, saya berkesempatan naik pesawat (pulang kampung) dari Bandara Dr. Ferdinand Lumban Tobing, Pinangsori menuju Soekarno-Hatta, Jakarta via Kuala Namu, Medan.

Tepatnya hari Ahad, 08 Oktober 2017, saya membeli tiket penerbangan Lion Air Group, dari Bandara Dr. Ferdinand Lumban Tobing (Pinangsori) menuju Kuala Namu (Medan). Kemudian dari Kuala Namu (Medan) menuju Soekarno-Hatta, Cengkareng, Banten.

Harga tiket Sibolga (FLZ) - Kuala Namu (KNO) yang saya bayar sebesar Rp. 344.000,00 menggunakan jenis pesawat WINGS AIR IW 1257.

Sementara dari Kuala Namu (KNO) - Soekarno Hatta (CGK) saya membayar Rp. 671.800,00 plus asuransi Rp. 18.500,00 sehingga total menjadi Rp. 690.300,00. Saya naik pesawat menggunakan LION AIR JT 399.

Perjalanan udara Pinangsori (Sibolga) menuju Kuala Namu (Medan) memakan waktu sekitar 40-50 menit. Sedangkan Kuala Namu (Medan) menuju Soekarno Hatta (Jakarta) memakan waktu kurang lebih 2 jam 10 menit atau 130 menit.

Jumat, 13 Oktober 2017

Ini Dapodik Nasional Semester Ganjil Tahun Pelajaran 2017/2018

2.719.404 Guru

DAPODIK SEMESTER GANJIL TAHUN PELAJARAN 2017/2018

NO
JENJANG
SEKOLAH
SISWA
ROMBEL
GURU
TENDIK
(01)
(02)
(03)
(4)
(05)
(06)
(07)

Jumlah
217.423
45.103.414
1.822.980
2.719.404
356.402
1
SD
148.529
25.307.472
1.107.081
1.477.033
119.338
2
SMP
39.196
10.042.614
351.996
623.735
123.068
3
SMA
13.599
4.762.437
160.321
305.892
59.390
4
SMK
13.888
4.865.161
174.097
289.069
52.356
5
SLB
2.211
125.730
29.485
23.675
2.250

Sumber : Dapodik Ditjen Dikdasmen, Kemdikbud, 2017

Jakarta (BIB) - Dari data pokok pendidikan (Dapodik) Direktorat Jenderal Pendidikan Dasar dan Menengah, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan pada Semester Ganjil Tahun Pelajaran 2017/2018, jumlah siswa di seluruh jenjang mencapai 45.103.414 siswa.

Yang terdiri dari 25.307.472 siswa jenjang SD, 10.042.614 siswa SMP, 4.762.437 siswa SMA, 4.865.161 siswa SMK, dan 125.730 siswa SLB.

Sedangkan jumlah rombongan belajar saat ini mencapai 1.822.980 rombel.

Untuk jumlah guru sudah termasuk guru PNS dan non PNS mencapai 2.719.404 orang dan jumlah tenaga kependidikan (pegawai kependidikan) sebanyak 356.402 orang.