Minggu, 30 Agustus 2015

Ini Dana BOSDA SD, SMP, SMA dan SMK di Kota Bekasi 2015

Rawan Korupsi karena jadi bancakan kepala sekolah dan habis untuk ngongkosin pejabat ...


Kota Bekasi (BIB) - Pemerintah Kota Bekasi mengalokasikan dana Bantuan Operasional Sekolah Daerah (BOSDA) dari APBD Kota Bekasi Tahun 2015 untuk SD, SMP, SMA dan SMK. Dahulu BOSDA Kota Bekasi disebut SBB atau Sumbangan Bebas Biaya.

Total seluruh dana BOSDA Kota Bekasi termasuk manajemen penyalurannya sebesar Rp. 215.651.128.600,00 atau terbilang Dua Ratus Lima Belas Miliar Enam Ratus Lima Puluh Satu Juta Seratus Dua Puluh Delapan Ribu Enam Ratus Rupiah.

Dana BOSDA diperuntukkan untuk pembiayaan operasional sekolah di SD, SMP, SMA dan SMK sederajat di Kota Bekasi.

Berdasarkan data dari Sapulidi Riset Center (SRC) dan Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Sapulidi anggaran dan BOSDA untuk siswa SD Negeri mencapai Rp. 50.025.928.600,00, SMP Negeri Rp. 60.151.680.000,00; SMA Negeri Rp. 38.006.220.000,00; SMK Negeri Rp. 20.918.160.000,00. Sehingga jumlah keseluruhan dana BOSDA untuk sekolah negeri SD, SMP, SMA dan SMK mencapai Rp. 169.101.988.600,00.

Sementara itu dana BOSDA untuk sekolah swasta adalah, untuk SD swasta Rp. 8.565.960.000,00; SMP swasta Rp. 8.956.080.000,00 dan SMA/SMK swasta mendapatkan anggaran BOSDA sebesar Rp. 18.137.100.000,00.

Selain pemberian dana BOSDA ke swasta, Pemerintah Kota Bekasi juga memberikan beasiswa terhadap siswa miskin yang bersekolah di swasta baik pada sekolah umum maupun sekolah keagamaan.

Jumlah anggaran yang dialokasikan mencapai, beasiswa miskin untuk siswa SMP/MTs swasta sebesar Rp. 2.500.000.000,00; dan beasiswa siswa miskin bagi SMA/SMK/MA swasta adalah Rp. 8.500.000.000,00.

Selain anggaran untuk dana BOSDA, Pemerintah Kota Bekasi juga menyediakan biaya manajemen penyaluran dana BOSDA dan BOS Pusat serta bantuan siswa miskin. Dana tersebut masing-masing untuk dana manajemen penyaluran beasiswa miskin SMP sebesar Rp. 100.000.000,00; dan manajemen penyaluran dana BOS Pusat dan BOSDA sebesar Rp. 150.000.000,00.

Direktur Advokasi Pendidikan LSM Sapulidi, Tengku Imam Kobul Moh. Yahya S berharap agar penyaluran dana BOSDA tepat sasaran.

"Dana BOSDA Kota Bekasi cukup besar semoga anggaran ini tepat sasaran. Masyarakat harus ikut mengawasi pelaksanaannya. Karena dana ini rawan dikorupsi," terang Bang Imam, panggilan akrab pemerhati pendidikan ini.

Indikasi kerawanan penggunaan anggaran ini bisa terjadi karena tumpang tindihnya pengelolaan.

"Jangan lupa khusus untuk jenjang SMA dan SMK dana BOS juga ada dari provinsi dan pusat. Selain itu, sekolah masih memungut sumbangan awal tahun dan sumbangan bulanan dari siswa. Sehingga perlu dikontrol secara ketat. Masyarakat berhak tahu penggunaan anggaran tersebut," jelasnya.

Perolehan dana BOSDA setiap siswa untuk SMA/SMK pada sekolah negeri adalah Rp. 170.000,00 per siswa per bulan. BOS Provinsi untuk SMA Negeri Rp. 200.000,00 per siswa per tahun dan SMK Negeri Rp. 400.000,00 per siswa per tahun.

Sedangkan dana BOS Pusat juga diberikan kepada siswa SMA/SMK baik negeri maupun swasta sebesar Rp. 1.500.000,00 per siswa per tahun.

"Seharusnya dengan dana sebanyak itu, anggaran biaya penyelenggaraan pendidikan di SMA/SMK sudah cukup. Tapi kenyataannya sekolah masih memungut sumbangan dana pendidikan awal tahun untuk Kelas X sebesar Rp. 2.250.000,00 per siswa dan sumbangan dana pendidikan bulanan untuk Kelas X, XI, dan Kelas XII sebesar Rp. 250.000 per siswa per bulan. Entah untuk apa anggaran tambahan itu, Pemerintah Kota Bekasi harus mengumumkan secara transparan penggunaannya," kata Bang Imam.

Saat ini anggaran BOSDA untuk siswa dialokasikan oleh Kota Bekasi masing-masing setiap siswa, untuk :
  • SD Negeri Rp. 21.000,00 per siswa per bulan
  • SMP Negeri Rp. 90.000,00 per siswa per bulan
  • SMA/SMK Negeri Rp. 170.000,00 per siswa per bulan  
  • SD Swasta Rp. 10.000,00 per siswa per bulan
  • SMP Swasta Rp. 15.000,00 per siswa per bulan
  • SMA/SMK Swasta Rp. 25.000 per siswa per bulan
"Penggunaan anggaran di sekolah cukup rawan. Manajemen pengelolaan keuangan di sekolah yang ada di Kota Bekasi masih lemah. Belum lagi pengawasan yang dianggap cukup longgar. Akibatnya penggunaan anggaran bisa tidak tepat sasaran. Masyarakat harus kritis dan selalu mengawasi." pungkasnya.

Berikut ini rincian dana BOSDA yang berasal dari APBD Kota Bekasi menurut perhitungan Sapulidi Riset Center (SRC) Agustus 2015 :

RINCIAN DANA BOSDA SD, SMP, SMA, SMK PADA APBD KOTA BEKASI 2015

NO
KEGIATAN
JUMLAH (RP.)
(01)
(02)
(03)
I
DANA BOSDA SDN
50.025.928.600,00
1
Kecamatan Bekasi Timur
6.592.152.000,00
2
Kecamatan Bekasi Barat
5.480.328.000,00
3
Kecamatan Bekasi Utara
6.480.516.000,00
4
Kecamatan Bekasi Selatan
3.821.916.000,00
5
Kecamatan Jatiasih
4.554.228.000,00
6
Kecamatan Rawalumbu
4.478.628.000,00
7
Kecamatan Pondokgede
4.797.660.000,00
8
Kecamatan Pondokmelati
2.631.720.000,00
9
Kecamatan Mustikajaya
4.248.048.000,00
10
Kecamatan Jatisampurna
2.028.428.000,00
11
Kecamatan Bantargebang
2.334.108.000,00
12
Kecamatan Medansatria
2.578.194.600,00
II
DANA BOSDA SMP
60.151.680.000,00
1
SMPN 1 Kota Bekasi
1.158.840.000,00
2
SMPN 2 Kota Bekasi
1.769.040.000,00
3
SMPN 3 Kota Bekasi
1.639.440.000,00
4
SMPN 4 Kota Bekasi
1.609.200.000,00
5
SMPN 5 Kota Bekasi
1.146.960.000,00
6
SMPN 6 Kota Bekasi
1.667.520.000,00
7
SMPN 7 Kota Bekasi
1.665.360.000,00
8
SMPN 8 Kota Bekasi
1.798.200.000,00
9
SMPN 9 Kota Bekasi
1.932.120.000,00
10
SMPN 10 Kota Bekasi
1.496.880.000,00
11
SMPN 11 Kota Bekasi
1.539.000.000,00
12
SMPN 12 Kota Bekasi
1.742.040.000,00
13
SMPN 13 Kota Bekasi
1.476.360.000,00
14
SMPN 14 Kota Bekasi
1.478.520.000,00
15
SMPN 15 Kota Bekasi
1.482.840.000,00
16
SMPN 16 Kota Bekasi
1.533.600.000,00
17
SMPN 17 Kota Bekasi
1.670.760.000,00
18
SMPN 18 Kota Bekasi
1.623.240.000,00
19
SMPN 19 Kota Bekasi
2.019.600.000,00
20
SMPN 20 Kota Bekasi
1.495.800.000,00
21
SMPN 21 Kota Bekasi
1.735.560.000,00
22
SMPN 22 Kota Bekasi
1.481.760.000,00
23
SMPN 23 Kota Bekasi
1.961.280.000,00
24
SMPN 24 Kota Bekasi
1.474.200.000,00
25
SMPN 25 Kota Bekasi
1.701.000.000,00
26
SMPN 26 Kota Bekasi
1.573.560.000,00
27
SMPN 27 Kota Bekasi
1.424.520.000,00
28
SMPN 28 Kota Bekasi
1.366.200.000,00
29
SMPN 29 Kota Bekasi
1.452.600.000,00
30
SMPN 30 Kota Bekasi
1.239.840.000,00
31
SMPN 31 Kota Bekasi
1.304.640.000,00
32
SMPN 32 Kota Bekasi
1.483.920.000,00
33
SMPN 33 Kota Bekasi
1.490.400.000,00
34
SMPN 34 Kota Bekasi
1.459.080.000,00
35
SMPN 35 Kota Bekasi
1.263.600.000,00
36
SMPN 36 Kota Bekasi
1.299.240.000,00
37
SMPN 37 Kota Bekasi
1.303.560.000,00
38
SMPN 38 Kota Bekasi
1.332.720.000,00
39
SMPN 39 Kota Bekasi
934.200.000,00
40
SMPN 40 Kota Bekasi
513.000.000,00
41
SMPN 41 Kota Bekasi
411.480.000,00
II
DANA BOSDA SMAN
38.006.220.000,00
1
SMAN 1 Kota Bekasi
2.406.180.000,00
2
SMAN 2 Kota Bekasi
3.257.880.000,00
3
SMAN 3 Kota Bekasi
2.454.120.000,00
4
SMAN 4 Kota Bekasi
2.623.440.000,00
5
SMAN 5 Kota Bekasi
2.010.420.000,00
6
SMAN 6 Kota Bekasi
2.627.520.000,00
7
SMAN 7 Kota Bekasi
2.241.960.000,00
8
SMAN 8 Kota Bekasi
3.098.760.000,00
9
SMAN 9 Kota Bekasi
2.421.480.000,00
10
SMAN 10 Kota Bekasi
2.221.560.000,00
11
SMAN 11 Kota Bekasi
2.409.240.000,00
12
SMAN 12 Kota Bekasi
2.173.620.000,00
13
SMAN 13 Kota Bekasi
2.156.280.000,00
14
SMAN 14 Kota Bekasi
2.309.280.000,00
15
SMAN 15 Kota Bekasi
1.450.440.000,00
16
SMAN 16 Kota Bekasi
2.091.000.000,00
17
SMAN 17 Kota Bekasi
1.419.840.000,00
18
SMAN 18 Kota Bekasi
942.480.000,00
IV
DANA BOSDA SMKN
20.918.160.000,00
1
SMKN 1 Kota Bekasi
3.421.080.000,00
2
SMKN 2 Kota Bekasi
2.935.560.000,00
3
SMKN 3 Kota Bekasi
2.798.880.000,00
4
SMKN 4 Kota Bekasi
1.926.780.000,00
5
SMKN 5 Kota Bekasi
1.963.500.000,00
6
SMKN 6 Kota Bekasi
1.868.640.000,00
7
SMKN 7 Kota Bekasi
1.443.300.000,00
8
SMKN 8 Kota Bekasi
1.604.460.000,00
9
SMKN 9 Kota Bekasi
1.124.040.000,00
10
SMKN 10 Kota Bekasi
970.020.000,00
11
SMKN 11 Kota Bekasi
861.900.000,00

Jumlah Dana BOSDA SD, SMP, SMA, SMK Negeri se Kota Bekasi
169.101.988.600,00
V
Beasiswa  siswa miskin SMP SWASTA & MTs
2.500.000.000,00
VI
Beasiswa siswa miskin SMA, SMK Swasta dan MA
8.500.000.000,00
VII
Manajemen Penyaluran Beasiswa Miskin SMP Swasta
100.000.000,00
VIII
Manajemen Penyaluran Dana BOS (Pusat) dan BOSDA SD/SMP
150.000.000,00
IX
Penyelenggaraan Pendidikan Berbasis BOSDA SD Swasta di Kota Bekasi
8.565.960.000,00
X
Penyelenggaraan Pendidikan Berbasis BOSDA SMP Swasta di Kota Bekasi
8.596.080.000,00
XI
Penyelenggaraan Pendidikan Berbasis BOSDA SMA/SMK Swasta di Kota Bekasi
18.137.100.000,00

Grand Dana Total BOSDA Kota Bekasi 2015
215.651.128.600,00

Sumber : APBD 2015, sudah diolah oleh Sapulidi Riset Center (SRC) dan LSM Sapulidi

(Bang Imam)

Pengaduan ke :
LSM SAPULIDI
Perumnas II Bekasi
Jl. Gunung Gede IX Blok C No.48
Bekasi Selatan - Kota Bekasi 17144
Telp. (021) 93136201, SMS 085921965698
Email: sapulidi.foundation@gmail.com
Twitter: @LsmSapulidi
Facebook: Lsm Sapulidi
http://sapulidinews.com/

5 komentar:

  1. tolong data bos dari pusat bisa di share gak ya untuk smp negeri kota bekasi ... makasih .... kalo fasilitan pendidikan seperti alat2 belajar mengajar di kelas disediakan oleh negara apa oleh siswa ...

    BalasHapus
    Balasan
    1. fasilitas oleh daerah (Pemerintah Kota Bekasi) namun fasilitas tertentu bisa dihibahkan atau diadakan oleh masyarakat/wali kelas, misal seorang anak menderita penyakit asam atau paru-paru sehingga dia tidak bisa belajar di tempat panas atau hanya memakai kipas angin, maka orang tuanya berinisiatif membelikan ruang kelas tersebut AC atau pendingin ruangan.

      terima kasih

      Hapus
  2. Di sd saya jatimulya 06,,baru taun ini ada yg dapet dana bos,itupun hanya 30 anak dari kelas 1&5 sedangkan dikelas kami nihil,,,,dan dapetnya pun cuma 230 ribu 2 semester,,,,,apa dana bos dapat diperoleh dengan cara mendaftar atau data pusatnya kurang viled???? Saya sudah komplen ke bos kemenbud tapi jawabanya kurang memuaskan,,,,bagaimana seharusnya????agar dana bos dapt dirasakan merata oleh orang tua siswa

    BalasHapus
    Balasan
    1. untuk SD Negeri dana BOS wajid diambil besarannya Rp. 800.000 per siswa per anak, digunakan untuk biaya operasional sekolah, dicairkan dalam 4 triwulan, yakni Jan-Maret cair di maksimal di 14 hari kerja awal januari, April-Juni cair di 7 hari awal April, Juli-September cair di 7 hari awal Juli dan Oktober-Desember cair di 14 hari awal Oktober.

      Untuk sekolah SD Swasta ada beberapa sekolah yang menolak menerima dana BOS, karena mereka tidak mau ribet (sebetulnya tidak ribet) cuma memang metode pertanggungjawaban dana BOS oleh sekolah (Kepsek sebagai ketua dan salah satu guru ditunjuk sebagai bendahara) dan dibuatkan rekening atas nama sekolah.

      Persoalan di SD Swasta adalah memiliki 2 rekening, 1 rekening atas nama yayasan (biasanya diisi oleh keluarga) dan 1 lagi atas nama rekening sekolah.

      Rekening yayasan dan rekening sekolah tidak boleh bercampur, makanya karena TIDAK DANTA (kata orang Bekasi) beberapa sekolah swasta menolak menerima dana BOS, karena tidak bisa masuk rekening pemilik sekolah (yayasan)

      terima kasih

      Hapus
  3. Di SMAN 7 Tambun Selatan siswa/i kelas X tahun ajaran 2016-2017 sudah diberikan tagihan dana wajib sebesar 450,000/bulan selama 4 bulan. Jika ditotal, setiap siswa wajib "menyumbangkan" dana sebesar 1,800,000. Kenapa sekolah negeri masih memungut biaya seperti itu, seharusnya para murid yang menerima dana BOS bukan para murid yang diwajibkan untuk membayar dana "sumbangan" tsb... Saya berkata seperti ini, karena murid di SMAN 7 tidak semua berasal dari keluarga yang serba terpenuhi kebuutuhannya. Saya tidak mengerti dengan semua permainan oknum" PNS di Negeri ini....

    BalasHapus

silahkan memberikan komentar yang tidak menghasut, memfitnah, dan menyinggung sara.

komentar menjadi tanggung jawab pemberi komentar.

jika komentar lebih panjang dan memerlukan jawaban bisa ke bangimam.kinali@gmail.com dan SMS/WA 085739986767

twitter: @BangImam

facebook: Bang Imam Kinali Bekasi