Rabu, 20 Februari 2019

KIP SD 2018 Hanya Terealisasi 79,78 Persen

Serapan Paling Rendah di DKI Jakarta


Jakarta (BIB) - Berdasarkan data Kementerian Pendidikan dan Kebudyaan yang diolah oleh Sapulidi Riset Center (SRC), Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Sapulidi, siswa penerima Kartu Indonesia Pintar (KIP) jenjang SD sebanyak 10.379.253 anak. 

Anggaran yang dibutuhkan untuk membiayai tersebut sebanyak Rp. 4.212.276.300.000,-.

Namun, hingga akhir tahun 2018, yang terealisasi hanya sekitar 8.280.507 anak dengan nilai uang sebesar Rp. 3.440.723.625.000,-. Atau yang terealisasi dan dicarikan sebesar 79,78%. Sehingga ada siswa yang belum menerima dana KIP sebanyak 2.098.746 anak itu artinya sama dengan 20,22% anak tidak dapat dicairkan KIP nya dengan berbagai alasan.

Selasa, 19 Februari 2019

BOP PAUD TAHUN 2019

Rp. 600.000,- Per Siswa Per Tahun


Biaya Operasional Penyelenggara (BOP) Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) dari Dana Alokasi Khusus (DAK) Non Fisik diberikan sebesar Rp. 600.000,- per siswa per tahun.

Siswa yang dapat diajukan untuk memperoleh BOP PAUD Tahun 2019 adalah siswa yang sudah tercatat dan terdata pada Data Pokok Pendidikan PAUD dan Pendidikan Masyarakat.

TUJUAN BOP PAUD
  • membantu penyediaan biaya operasional nonpersonalia bagi anak usia dini yang diberikan kepada satuan pendidikan yang menyelenggarakan program PAUD; dan
  • meringankan beban biaya pendidikan bagi orang tua dalam upaya mengikutsertakan anaknya pada layanan PAUD berkualitas di satuan pendidikan penyelenggara program PAUD.

Standar Kompetensi Lulusan SMK/MAK Program Pendidikan 4 Tahun

SMK BISA !!!


Kota Bekasi (BIB) - Bagi yang sedang menimba ilmu di jenjang SMK/MAK untuk Program Keahlian dan Kompetensi selama 4 tahun, maka sedikitnya harus memiliki 9 standar kompetensi lulusan dalam menghadapi dunia kerja dan terjun di masyarakat.

Sebelumnya, telah diulas Standar Kompetensi Lulusan SMK/MAK 3 Tahun maka pada edisi kali ini akan diulas apa saja standar yang dimiliki oleh lulusan SMK/MAK kita untuk program pendidikan yang ditempuh selama 4 tahun.

Berikut ini adalah Standar Kompetensi Lulusan (SKL) SMK/MAK Program Pendidikan 4 (Empat) Tahun :

1. Keimanan dan Ketakwaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa
  •  memiliki pemahaman, penghayatan, dan kesadaran dalam mengamalkan ajaran agama yang dianut;
  • memiliki pemahaman, penghayatan, dan kesadaran dalam berprilaku yang menggambarkan akhlak mulia;
  • memiliki pemahaman, penghayatan, dan kesadaran dalam hidup berdasarkan nilai kasih dan sayang.

Standar Kompetensi Lulusan SMK / MAK 3 Tahun

Lulusan SMK Siap Kerja!!!


Bandung (BIB) - Usai lulus SMK, peserta didik tentu berharap mendapatkan pekerjaan sesuai dengan keahlian yang dimiliki dan jurusannya. Untuk mendapatkan dan menciptakan peserta didik yang memiliki kompetensia keahlian siap kerja, maka Program Pendidikan pada SMK/MAK memberikan 6 kriteria Standar Kompetensi Lulusan yang harus dilampaui.

Nah, apakah dengan 9 kompetensi tersebut sudah siap bekerja ???

Berikut adalah Standar Kompetensi Lulusan Sekolah Menengah Kejuruan/Madrasah Aliyah Kejuruan (SMK/MAK) untuk Program Pendidikan 3 (tiga) Tahun :

a. Keimanan dan Ketakwaan kepada Tuhan Yang Maha Esa
  1. memiliki pemahaman, penghayatan, dan kesadaran dalam mengamalkan ajaran agama yang dianut;
  2. memiliki pemahaman, penghayatan, dan kesadaran dalam berprilaku yang menggambarkan akhlak mulia;
  3. memiliki pemahaman, penghayatan, dan kesadaran dalam hidup berdasarkan nilai kasih dan sayang.

Senin, 18 Februari 2019

Madrasah di Jawa Barat

Baru up date datanya per tahun 2017


Bandung (BIB) - Madrasah adalah satuan pendidikan keagamaan yang berada dibawah naungan Kementerian Agama Republik Indonesia. Sekalipun mengutamakan pembelajaran agama, sudah banyak lo prestasi madrasah di bidang lainnya.

Di Provinsi Jawa Barat saat ini terdapat 14.545 madrasah yang sudah berdiri saat ini (data tahun 2017). Terdiri dari 6.645 Raudlatul Athfal (RA), 3.923 Madrasah Ibtidaiyah (MI), 2.833 Madrasah Tsanawiyah (MTs), dan 1.144 Madrasah Aliyah (MA). Jumlah tersebut tersebar di 27 kabupaten/kota di seluruh Jawa Barat.

Jumlah madrasah negeri saat ini cukup kecil, mengingat RA hingga saat ini belum ada satupun yang berstatus negeri. Umumnya, madrasah merupakan milik masyarakat atau dikelola oleh yayasan atau organisasi keagamaan.