Kamis, 15 Juli 2021

Daftar SMA Swasta di Jakarta Pusat Tahun 2021

56 SMA Negeri/Swasta

SMA NEGERI DAN SWASTA PER KECAMATAN DI JAKARTA PUSAT

 

No.

Kecamatan

SMA

Jumlah

Negeri

Swasta

 

Jumlah

14

42

56

1

Cempaka Putih

2

2

4

2

Gambir

2

5

7

3

Johar Baru

1

1

2

4

Kemayoran

2

9

11

5

Menteng

0

7

7

6

Sawah Besar

3

7

10

7

Senen

1

7

8

8

Tanah Abang

3

4

7


Sumber : dapodi, diolah Bang Imam Berbagi, 2021

Jakarta Pusat (BIB) - Hingga saat ini terdapat 56 SMA Negeri/Swasta di Kota Jakarta Pusat. Dan 12 merupakan SMA Negeri. Sisanya sebanyak 44 SMA Swasta.

Artinya partisipasi swasta dalam jasa pendidikan jenjang SMA di Jakarta Pusat mencapai 78,57%. Sedangkan tanggung jawab Pemerintah DKI Jakarta jenjang SMA hanya sebesar 21,43%.

Ada juga 3 SMA yang sudah berdiri dengan status sekolah internasional atau Satuan Pendidikan Kerja Sama (SPK).

Jumlah sekolah yang paling banyak berdiri di Kecamatan Kemayoran (11 SMA), dan Kecamatan Sawah Besar (10 SMA). Dan Kecamatan yang paling sedikit sekolah berada di Kecamatan Johar Baru 92 SMA).

Berikut ini SMA Swasta di Jakarta Pusat :

Rabu, 14 Juli 2021

Konsultasi Jasa Perizinanan Pendidikan


 Konsultasi Jasa Perizinan Pendidikan : HP./WA. 0813-14325400 (Bang Imam)

#BangImamBerbagi #PAUD #TK #SD #SMP #SMA #SMK #2021



Senin, 12 Juli 2021

Pendidikan itu "Layanan Jasa"

Pendidikan Kini Masuk Kategori Kegiatan dan/atau Usaha 'Komersial"

*oleh : Tengku Imam Kobul Moh. Yahya S

Saat ini pendidikan lebih dikategorikan sebagai usaha ketimbang jasa layanan sosial. Makanya, didalam Akta Pendirian Pendidikan, umumnya memakai nama "Yayasan".

Padahal, ditinjau dari "maksud dan tujuan yayasan", biasanya di dalam Akta Yayasan, maksud dan tujuan yayasan bergerak di 3 bidang utama, yakni; sosial, keagamaan, dan kemanusiaan.

Menurut saya sih, pendidikan itu lebih cocok masuk ke "Produk Jasa". Dan saat ini, pendidikan dikategorikan menjadi pendidikan nonformal, formal, dan informal. 

Sementara itu, pada jenjang secara umum, dimulai dari Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD)/TK, Sekolah Dasar (SD), Sekolah Menengah Pertama (SMP), Sekolah Menengah Atas/Kejuruan (SMA/SMK), hingga Perguruan Tinggi (PT).

Begitulah seharusnya memandang pendidikan yang wajib masuk "Produk Jasa", Sehingga pendidikan bisa bersifat sosial (gratis), keagamaan (pendidikan khusus norma, etika dan budi pekerti) dan kemanusiaan (informal).

Sabtu, 10 Juli 2021

PPDB Tahap II-Zonasi SMA Negeri di Kota Bekasi Tahun 2021

Terjauh 3.052 Meter


Kota Bekasi (BIB) -
Pada penerimaan peserta didik baru jenjang SMA Negeri di Kota Bekasi untuk Tahap II-Jalur Zonasi, siswa yang diterima paling jauh dari sekolah mencapai 3.052 meter. Siswa tersebut diterima di SMA Negeri 22 Kota Bekasi.

Sedangkan siswa paling dekat dengan sekolah yang diterima berada di SMA Negeri 8 Kota Bekasi, dengan jarak 19 meter.

Dari 22 SMA Negeri di Kota Bekasi, daya tampung Jalur Zonasi Tahun Ajaran 2021/2022 sebanyak 3.999 kursi.

Berikut ini adalah Tabel 1.1. Jarak Siswa Yang Diterima pada Jalur Zonasi di SMA Negeri di Kota Bekasi Tahun 2021 :

Selasa, 22 Juni 2021

Hasil PPDB Tahap I SMA Negeri di Kabupaten Bekasi Tahun 2021

6.997 Siswa Diterima


Cikarang (BIB) -
Pelaksanaan Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) Jenjang SMA Negeri di Kabupaten Bekasi Tahun Ajaran 2021/2022 sudah dapat melihat peserta yang lolos. 

Di Tahap I, jumlah siswa yang dinyatakan lolos seleksi sebanyak 6.997 orang. 

Sedangkan yang mendaftar mencapai 11.717 orang. Artinya hanya sekitar 59,71% yang berhasil masuk SMA Negeri di Kabupaten Bekasi.

Pada PPDB Tahap II berikutnya yang dilombakan adalah jarak terdekat dari rumah ke sekolah atau biasa disebut dengan Jalur Zonasi.

Berikut ini adalah Tabel 1.1. Daya Tampung, Pendaftar, dan Hasil Seleksi PPDB Tahap I Jenjang SMA Negeri di Kabupaten Bekasi Tahun 2021 :