Selasa, 23 Oktober 2012

19 Kementerian Bancakan Anggaran Pendidikan 2013


Bekasi (BIB) - Pemerintah mengalokasikan anggaran pendidikan tahun 2013 sebesar Rp. 331.824.403.744.000,00 (tiga ratus tiga puluh satu triliun delapan ratus dua puluh empat miliar empat ratus tiga juta tujuh ratus empat puluh empat ribu rupiah).

Anggaran tersebut selain akan di transfer ke daerah, juga dialokasikan atau dibagi-bagi oleh 19 kementerian negara/lembaga di pusat.  

Alokasi anggaran pada fungsi pendidikan mencerminkan upaya Pemerintah dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat dalam bidang pendidikan. 

Senin, 22 Oktober 2012

8 Provinsi Belum Salurkan Dana BOS

Bang Imam (dua dari kiri/pegang mik)
Jakarta (BIB) - Sebanyak 8 provinsi dari 33 provinsi di Indonesia belum menyalurkan dana BOS Semester IV (periode Oktober-Desember 2012).

Ke-8 provinsi tersebut adalah; Provinsi Bali, Jambi, Maluku, Maluku Utara, Papua, Sulawesi Utara dan Sumatera Utara. Padahal Dana BOS telah disalurkan oleh Pemerintah Pusat melalui Kas Daerah Provinsi sejak tanggal 1 Oktober 2012.

Hingga per tanggal 17 Oktober 2012 (Rabu) baru 26 provinsi yang sudah menyalurkan. Sehingga persentase dana BOS Triwulan IV yang sudah tersalurkan berdasarkan SP2D (Surat Perintah Pencairan Dana) sebesar 64,09%.

Kamis, 18 Oktober 2012

RTH Kota Bekasi Terkendala Lahan

Program Pengembangan Kota Hijau (P2KH) Terancam Gagal

P2KH : Ruang Terbuka Hijau menjadi salah satu harga mati untuk mencitrakan kota yang nyaman bagi penduduknya. Dalam UU RTH (Publik dan Privat) untuk sebuah kota minimal 30% dari luas totalnya. Foto: Pedestarian yang dibangun pengembang perumahan Kemang Pratama, Rawalumbu, Bekasi/Bang Imam
Kota Bekasi (BIB) - Untuk mewujudkan kota hijau, setidaknya ada 8 komponen atau atribut yang harus dilakukan oleh pemerintah kota. 

Kedelapan atribut tersebut diantaranya; green planning and design, green open space, green community, green water, green waste, green energy, green building, dan green transportation.

Rabu, 17 Oktober 2012

47.622 Orang Honorer K1 Siap Diangkat Jadi CPNS


Guru Honor (FKGS) Kota Bekasi
Jakarta (BIB) - Terkait tenaga honorer K1, Komisi II DPR-RI meminta Kemenetrian PAN & RB dan Badan kepegawaian Negara (BKN) untuk segera menyelesaikan proses pengangkatannya akhir tahun 2012. 

Hal tersebut merupakan permasalahan yang dibahas dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) antara Kemen PAN&RB dan BKN dengan Komisi II DPR RI yang dipimpin Wakil Ketua Komisi II Abdul Hakam Naja, Selasa (16/10). 

RDP tersebut diselenggarakan oleh Sekretariat Komisi II DPR-RI untuk membahas terkait adanya rekrutmen CPNS dalam Moratorium dan penjelasan hasil proses verifikasi dan validasi (Verval) dan investigasi tenaga honorer K1 dan K2.

Dalam RDP tersebut, Menteri PAN&RB Azwar Abubakar menyampaikan bahwa berdasarkan usul instansi, data K1 yang ada diterima BKN sebanyak 152.310 honorer tersebar di 38 Instansi Pusat dan 485 Instansi Daerah.  

Setelah dilakukan Verval oleh BKN dan BPKP, hanya 71.467 orang honorer K1 yang dinyatakan memenuhi kriteria (MK) dan 80.843 dinyatakan TMK. 

Setelah dilakukan uji publik dengan diumumkan melalui media masa dari 71.467 orang honorer K1 yang MK, terdapat sanggahan di 203 Instansi Daerah. 

Terhadap adanya sanggahan tersebut setelah dilakukan verifikasi ulang oleh BKN dengan quality assurance oleh Badan Pengawas Keuangan dan Pembangunan (BPKP), dari 71.467 orang K1 hanya 47.622 orang yang dinyatakan dan MK 12.709 orang TMK.