Senin, 24 Juni 2024

Fakultas Kedokteran Terbaik di Indonesia Tahun 2024

Medichal School in Indonesia

Biaya Kuliah di Fakultas Kedokteran UI 2024, 
Keputusan Rektor UI Nomor 796/SK/R/IU/2024

Jakarta (BHC) -
Disebutkan bahwa masuk Fakultas Kedokteran adalah hal yang susah, karena biayanya yang cukup mahal. Untuk menembus, Fakultas Kedokteran di Indonesia selain perjuangan yang cukup, harus sia-siap merogoh kocek yang cukup dalam.

Perbandingan, misalnya di UI, biaya UKT S1 Pendidikan Dokter mencapai Rp.64.668.000. Atau biaya BKT Per Semester sebesar Rp.32.334.000,- dan biaya Iuran Pengembangan Institusi (IPI) sebesar Rp.258.672.000,-.

Mahal banget kan.

Sabtu, 22 Juni 2024

Kampus di Jakarta Tahun 2024


Jakarta (BHC) -
Jakarta masih menjadi barometer bertumbuhnya kampus-kampus top. Namun, beberapa kampus sudah berekspansi ke seputaran jakarta. Sehingga tidak lagi menjadi magnet khusus.

Namun, untuk mencari jurusan atau program sutdi, semua masih berkaca dengan Jakarta.

Kecuali kampus negeri, untuk swasta basis utamanya masih dikonsentrasi di Jabodetabek.

Kuliah di Kampus Swasta di Jakarta masih menjadi pilihan karena lulusannya memiliki peluang lebih besar dan tersedia.

Jumat, 21 Juni 2024

Jadwal dan Daya Tampung PPDB Tahap II SMA/SMK Negeri di Kabupaten Bekasi Tahun 2024

65% Kursi SMA Sudah Terisi di PPDB Tahap I Jenjang SMA


Kota Cikarang (BHC) -
Ternyata sebanyak 65% daya tampung SMA Negeri sudah terisi pada PPDB Tahap I yang telah diumumkan pada tanggal 19 Desember 2024.

Sebab, jalur zonasi memiliki daya tampung 50% dan jalur Afirmasi KETM mendapatkan kuota daya tampung sebesar 15%. Sehingga total kursi sudah terisi pada PPDB Tahap I jenjang SMA sebesar 65%.

Di PPDB Tahap II yang akan diperebutkan calon peserta didik tinggal 35% saja.

Berbeda dengan jenjang SMA, justru jenjang SMK kesempatan untuk memperebutkan kursi masih lebih terbuka. Karena PPDB Tahap I SMK yang baru terisi baru sekitar 25%. Masih tersedia kursi di PPDB Tahap II jenjang SMK sebanyak 75% dari daya tampung yang tersedia.

Pengamat Pendidikan, Tengku Imam Kobul Moh Yahya S mengakui sekalipun sudah terisi kursi di PPDB Tahap I, tetapi pertarungan calon peserta didik sesungguhnya ada di PPDB Tahap II.

PPDB Tahap II Jabar : 24-28 Juni 2024

PDBK, PTO & PRESTASI


Kota Bekasi (BHC) -
Usai diumumkan PPDB Tahap I SMA, SMK, dan SLB di Jawa Barat, calon peserta didik siap-siap mengikuti PPDB Tahap II yang akan dilaksanakan serentak pada tanggal 24-28 Juni 2024.

Jalur PPDB yang akan melakukan seleksi adalah, untuk jenjang SMA; 1) Peserta Didik Berkebutuhan Khusus (PDBK), 2) Perpindahan Tugas Oranguta/Anak Guru (PTO/Anak Guru), 3) Prestasi Rapor, dan 4) Prestasi Kejuaraan.

Sedangkan jenjang SMK, seleksi akan dilakukan untuk jalur 1) Peserta Didik Berkebutuhan Khusus (PDBK), 2) Perpindahan Tugas Orangtua/Anak Guru (PTO/Anak Guru, 3) Prestasi Nilai Rapor, dan 4) Prestasi Nilai Kejuaraan.

Di PPDB Tahap II masih tersedia 7.119 kursi. Terdiri dari 2.815 kursi jenjang SMA dan 4.304 kursi jenjang SMK di Kota Bekasi.

Kamis, 20 Juni 2024

PPDB Jalur KETM : Hasil SMA Negeri di Kota Bekasi Tahun 2024

Siswa Miskin Asal Mesuji, Lampung diterima di Kota Bekasi


Kota Bekasi (BHC) -
Ada yang berbeda dalam seleksi penerimaan peserta didik baru Tahun Pelajaran 2024/2025 ini. Ada siswa miskin yang diterima dari luar kota, jaraknya mencapai 321508,632 meter atau setara dengan 321 km.

Siswa miskin tersebut mendaftar melalui Jalur KETM di SMA Negeri 19 Kota Bekasi. Siswa tersebut lulusan SMP Negeri 5 Mesuji, Kabupaten Mesuji, Provinsi Lampung.

Ada juga kuota untuk siswa miskin berkategori "EKSTRIM". Siswa yang masuk kategori miskin "Ekstrem" tertuang dalam Peraturan Gubernur Jawa Barat Nomo9 Tahun 2024 tentang Petunjuk Teknis Penerimaan Peserta Didik Baru pada SMA, SMK dan SLB.

Disbutkan dalam Pasal 8 ayat 1, calon peserta didik dari keluarga ekonomi tidak mampu (KETM) yang terdaftar pada data Pensasaran Percepatan Penghapusan Kemiskinan Ekstrim (P3KE) dengan tingkat kesejahteraan miskin ekstrim dan DTKS Desil 1 Persentil 1-2 disalurkan ke sekolah terdekat domisili calon peserta didik oleh Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Barat melalui sistem PPDB.

Pada PPDB Tahap I Jalur KETM SMA Negeri di Kota Bekasi, jumlah siswa KETM Ekstrim yang diterima sebanyak 124 siswa.

SMA Negeri 12 Kota Bekasi menjadi yang terbanyak menerima siswa miskin ekstrim, yakni sebanyak 15 orang.

Secara keseluruhan, jumlah siswa miskin yang masuk pada seleksi PPDB Tahap I Jalur KETM di Kota Bekasi sebanyak 1.161 orang.

Oh...ya.... siswa asal Mesuji, Lampung tidak termasuk kategori siswa miskin ekstrim ya.