Senin, 24 Juli 2023

Ini Wilayah Sungai di Indonesia

127 WS


Kota Bekasi (BIB) - Sudah tahu belum kalau di Indonesia kaya dengan sungai. Ribuan sungai di Indonesia mengalir dan dipergunakan untuk kepentingan makhluk hidup. Sungai di Indonesia dikelompokkan berdasarkan Wilayah Sungai.

Wilayah Sungai adalah kesatuan wilayah pengelolaan sumber daya air dalam satu atau lebih dari aliran sungai dan/atau pulau-pulau kecil yang luasnya kurang dari atau sama dengan 2.000 km2. 

Wilayah Sungai didasarkan pada kewenangan. Seperti misalnya wilayah lintas negara, lintas provinsi, dan wilayah sungai strategis nasional menjadi kewenangan pusat.

Sedangkan wilayah sungai lintas kabupaten/kota menjadi kewenangan provinsi. Dan wilayah sungai dalam kabupaten/kota menjadi kewenangan kabupaten/kota tersebut.

Saat ini ada 127 wilayah sungai di Indonesia. 

Berikut ini Wilayah Sungai yang ada di Indonesia :

  • Wilayah Sungai Lintas Negara (Kewenangan Pusat);
  • Wilayah Sungai Lintas Provinsi (Kewenangan Pusat);
  • Wilayah Sungai Strategis Nasional (Kewenangan Pusat);
  • Wilayah Sungai Lintas Kabupaten/Kota (Kewenangan Provinsi); dan
  • Wilayah Sungai Dalam Satu Kabupaten/Kota (Kewenangan Kabupaten/Kota).

Ini DAS Yang Masuk Wilayah Sungai Citarum

19 DAS


Kota Bandung (BIB) -
Daerah Aliran Sungai atau biasa disebut DAS adalah suatu wilayah daratan yang merupakan satu kesatuan dengan sungai dan anak-anak sungainya, yang berfungsi menampung, penyimpan, dan mengalirkan air yang berasal dari curah hujan ke danau atau ke laut secara alami, yang batas di darat sebagai pemisah topografis dan batas di laut sampai dengan daerah perairan yang masih terpengaruh aktifitas daratan.

DAS menurut (konservasidas.fkt.ugm.ac.id) secara umum didefinisikan sebagai suatu hamparan wilayah/kawasan yang dibatasai oleh topografi (punggung bukit) yang berfungsi untuk menerima, mengumpulkan air hujan, sedimen dan unsur hara serta mengalirkannya melalui anak-anak sungai dan keluar pada satu titik (outlet).

Nah, secara umum pengertian Daerah Aliran Sungai tersebut termasuk wilayah daratan penyangga sungai oleh Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) membatasi luasnya kurang dari atau sama dengan 2.000 km².

Sabtu, 22 Juli 2023

Ini Daftar SMA/SMK Negeri dan Swasta di Kabupaten Karawang Tahun 2023

3 Kecamatan Tidak Memiliki SMA/SMK Swasta


Karawang (BIB) -
Jumlah SMA Negeri dan Swasta di Kabupaten Karawang, Provinsi Jawa Barat saat ini mencapai 53 sekolah. Terdiri dari 48 SMA/SMK Negeri dan 120 SMA/SMK Swasta.

Sedangkan jumlah SMK di Kabupaten Karawang mencapai 115 SMK. Terdiri dari 18 SMK Negeri dan 97 SMK Swasta. Dengan demikian seluruh kecamatan di Kabupaten Karawang telah terlayani pendidikan menengah atas.

Namun, khusus jenjang SMA/SMK Swasta di :

  • Kecamatan Banyusari;
  • Kecamatan Cilebar; dan
  • Kecamatan Tegalwaru.

Ini Hasil PPDB SMA Negeri Jalur Zonasi di Kabupaten Karawang, Purwakarta dan Subang Tahun 2023

Karawang (BIB) - Apabila dibandingkan dengan wilayah Bodebek dan Bandung Raya, di wilayah Karawang, Purwakarta dan Subang tampaknya jumlah siswa masih tertampung SMA Negeri.

Contoh untuk di Kabupaten Karawang misalnya, jarak terjauh yang diterima bahkan mencapai 108,3 km. Yang jelas, rata-rata yang diterima paling jauh masih berkisar 2-4 km dari sekolah.

Begitu juga untuk wilayah Kabupaten Purwakarta. Jarak siswa dengan sekolah terjauh malah lebih dari 1.000 km. Contohnya di SMA Negeri 2 Sukatani, ada siswa yang diterima dengan jarak 10.690 km. Bahkan, tidak ada satupun SMA Negeri yang siswanya jarak terjauh kurang dari 1 km. 

Untuk Kabupaten Subang setali tiga uang. Jarak terjauh siswa yang diterima di daerah ini mencapai 12,633 km.

Artinya, perbedaan pandang antara wilayah Bodebek dengan wilayah Pantura, khususnya di Karawang, Purwakarta, dan Subang bergantung pada kepadatan penduduk di wilayah sekitar sekolah dan banyaknya siswa yang mendaftar.

Jumat, 21 Juli 2023

Ini Hasil PPDB SMA Negeri Jalur Zonasi di Bodebek Tahun 2023

45.989 Kursi

Kota Bekasi (BIB) - Per tanggal 21 Juli 2023, polemik PPDB Jalur Zonasi masih terasa. Diwilayah Jawa Barat, umumnya juga banyak protes. Karena merasa tempat tinggal mereka sangat dekat dengan sekolah, tetapi tidak diterima melalui Jalur Zonasi.

Dari 236 SMA Negeri di Wilayah Bodebek, terdapat 45.989 kursi yang diperebutkan. Untuk Jalur Zonasi diberikan kuota sebesar 50% dari total daya tampung.

Berdasarkan penelusuran Bang Imam Berbagi, Kota Depok merupakan daerah dengan jarak terdekat yang diterima oleh SMA Negeri 9 Depok. Jarak tempat tinggal siswa dengan sekolah hanya 8,42 meter. 

Sedangkan, jarak terjauh yang diterima saat PPDB Jalur Zonasi di Provinsi Jawa Barat, khususnya di Bodebek adalah di SMA Negeri 1 Nanggung yakni sejauh 1.444.496,326 meter setara dengan 1.444,4 km.