Sabtu, 01 November 2014

Ini Profil MenPANRB Baru Kita, Yuddy Chrisnandy

Yuddy Chrisnandi
Membaca profil Yuddy Chrisnandy, beliau lebih banyak bergelut dalam politik praktis, kepemudaan dan dosen di berbagai perguruan tinggi.

Presiden Ir. H. Joko Widodo memilih Yuddy sebagai Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (MenPANRB) menggantikan Azwar Abubakar. Yuddy menjadi MenPANRB sejak 27 Oktober 2014.

Kita lihat gebrakan Yuddy soal reformasi birokrasi dan penyelesaian tenaga honorer. [berharap]

YUDDY Chrisnandy adalah seorang politisi yang mengawali karier politik di Partai Golongan Karya (Golkar).  Pada 2004, Yuddy dipercaya untuk memegang posisi sebagai Ketua Departemen Organisasi, Keanggotaan dan Kaderisasi DPP Partai Golkar untuk periode 2004-2009. Bahkan ia sempat masuk kedalam jajaran Calon Ketua Umum Partai Golkar pada 2009.


Namun karier politiknya di Partai Golkar tak berlanjut semenjak ia tak berhasil menjadi Ketua Umum Partai Golkar. Ia pun berlabuh ke Partai baru besutan Wiranto, Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura). Di partai barunya ini, Yuddy mendapat tempat yang istimewa. Ia masuk ke dalam jajaran pimpinan teratas Partai Hanura dengan terpilihnya Yuddy sebagai Ketua DPP (Dewan Pimpinan Pusat) Partai Hanura. Ia juga dipercaya memegang jabatan strategis yakni sebagai Ketua Bidang Pemenangan Pemilu (BAPPILU) untuk periode 2010-2015. Namun karier politik Yuddy kembali harus terganjal semenjak kehadiran Hary Tanoesoedibjo di Partai Hanura. Yudddy harus merelakan jabatan Ketua Bidang Pemenangan Pemilu (Bapilu) kepada Hary Tanoe.

Sebelum terjun kedunia politik, pria yang lahir di Bandung pada 29 Mei 1968 ini, adalah seorang akademisi yang tercatat sebagai Dosen di beberapa perguruan tinggi. Ia pernah mengajar di Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi (STIE) Satya Darma Singaraja, Bali. Kemudian ia juga sempat mengajar di STIE Latifah Al Mubarokah, Suryalaya Tasik Malaya, Dosen FE-Jurusan Manajemen, Universitas Trisakti, 1997-2001, Dosen PPS-Studi Ilmu Politik FISIP, Universitas Indonesia pada  2005, dan hingga kini ia tercatat sebagai pengajar tetap di Fakultas Ekonomi Universitas Nasional, Jakarta.

PENGALAMAN KERJA

  1. Komisaris Utama PT Time Line Visual,2011-
  2. Komisaris PT Anugerah Bumi Cirebon, 2011-
  3. Founder The FIRST (Future of Indonesia Research Studies), konsultan bisnis&Politik, 2010-
  4. Anggota DPR RI Komisi I, Periode 2004-2009
  5. Dosen Kehormatan/ Dewan penyantun STIE Satya Darma Singaraja – Bali
  6. Dosen /Dewan Pendiri Program S2 STIE-Latifah Al Mubarokah, Suryalaya Tasik Malaya
  7. Dosen PPS-Studi Ilmu Politik Fisip-Universitas Indonesia, 2005
  8. Personal Consultant Strategic Public Relation- Smart Communication Network, 1999-2004
  9. Staf Khusus Wakil Presiden-RI Bidang Politik/Keamanan, 2001-2002
  10. Dosen FE-Jurusan Manajemen, Universitas Trisakti, 1997-2001
  11. Penasehat Ahli Kapolri Bidang Politik dan Kepemudaan, 1999-2001
  12. Komisaris Utama PT Prakarsa Ciptabhakti Utama, 2000-2001
  13. Direktur Utama PT Khatulistiwa Utama Abadi, 1998-2000
  14. Direktur Utama PT Prakarsa Ciptabhakti Utama, 1998-2000

PENGALAMAN ORGANISASI     

  1. Ketua Bidang Pemengan Pemilu/BAPPILU DPP Partai HANURA 2010-2015
  2. Ketua Harian PB LEMKARI 2011-2016
  3. Ketua Dewan Penasehat Gentra-Sunda 2011-2016
  4. Ketua Ormas DPP MKGR, 2005-2010
  5. Ketua PMN-KAHMI, Bid.Luar Negeri 2007-2010
  6. Ketua Departemen Organisasi, Keanggotaan dan Kaderisasi DPP Partai Golkar, 2004-2009/ Calon Ketua Umum Partai Golkar 2009.
  7. Pengurus DPP Partai Golkar, Dept Hukum dan Perundangan, 2001-2004
  8. Pengurus DPP Partai Golkar, Dept.Pemuda, 1998-2001
  9. Tim Sukses Capres Partai Golkar, Bidang Operasi, 2004
  10. Panitia Konvensi Nasional Capres Partai Golkar, 2004.
  11. Majelis Pakar, Pimpinan Majelis Nasional KAHMI, 2003-2007
  12. Ketua Bidang Litbang Lemkari (Lembaga Karate-Do Indonesia), 2002- 2005/2005-2010

Sumber : MetroTV/bang imam

Catatan : karena saya belum pernah ketemu beliau, jadi belum ada saran & kritik, hehehe, twit Yuddy di @yuddychrisnandi

2 komentar:

  1. saya menjadi honorer sudah 20 tahun di bawah Kemendikbud, mengapa bkn tidak meprioritaskan para honorer yg benar2 mengabdi sudah lama untuk ditetapkan NIP nya. Dan mengapa orang yang memanipulasi data justru SK nya cepet keluar. Ini ttidakk adil, sementara umur semakin bertambah mendekati pensiun sk belum keluar.

    BalasHapus
  2. kapan sk dan nip k2 kab. bombana.. tolong infonya,,,

    BalasHapus

silahkan memberikan komentar yang tidak menghasut, memfitnah, dan menyinggung sara.

komentar menjadi tanggung jawab pemberi komentar.

jika komentar lebih panjang dan memerlukan jawaban bisa ke bangimam.kinali@gmail.com dan SMS/WA 085739986767

twitter: @BangImam

facebook: Bang Imam Kinali Bekasi