Sabtu, 13 Juni 2015

Daftar Alamat SMP, SMA dan SMK Negeri di Kota Bekasi Tahun 2015

Kota Bekasi (BIB) - Jika anda ingin mendaftar pada PPDB Online Kota Bekasi Tahun Ajaran 2015/2016 sebaiknya harus anda ketahui lokasi sekolah yang menjadi incaran anda.

Berikut ini alamat sekolah peserta PPDB Online Kota Bekasi Tahun 2015 :

I. SMP NEGERI DI KOTA BEKASI (43)

Pelaksanaan PPDB Online Kota Bekasi Tahun Ajaran 2015/2016 ini daya tampung siswa untuk 43 SMP Negeri mencapai 16.060 siswa. Padahal yang lulus SD dan sederajat di Kota Bekasi Tahun Ajaran 2014/2015 mencapai 40.371 siswa.

Sedangkan jumlah siswa per rombongan belajar (rombel) untuk sekolah model di SMPN 1 Kota Bekasi dan SMPN 5 Kota Bekasi adalah 40 siswa per kelas. Dan pada sekolah reguler ditetapkan 44 siswa per kelas.

Sementara jumlah rombongan belajar (rombel) yang disediakan oleh Pemerintah Kota Bekasi untuk 43 SMP Negeri sebanyak 363 rombel. Jumlah rombel tertinggi berada di SMPN 4 Kota Bekasi yaitu 11 rombel. Dan rombel terendah berada di SMPN 42 dan SMPN 43, karena memang kedua sekolah ini belum memiliki gedung.

Kamis, 11 Juni 2015

Ini Daya Tampung SMP, SMA, SMK Negeri di PPDB Online Kota Bekasi 2015

Total Daya Tampung SMP Negeri 16.060 Siswa, SMA Negeri 6.538 Siswa dan SMK Negeri 3.798 Siswa



Kota Bekasi (BIB) - Daya tampung adalah jumlah siswa yang akan diterima pada satuan pendidikan. Di Kota Bekasi PPDB Online dibagi dalam 2 model sekolah yakni Sekolah Model (eks RSBI) dan Sekolah Reguler.

Saat ini ada 5 sekolah model dari berbagai jenjang, yaitu SMPN 1 Kota Bekasi, SMPN 5 Kota Bekasi, SMAN 1 Kota Bekasi, SMAN 5 Kota Bekasi, dan SMKN 1 Kota Bekasi.

Jumlah dan daya tampung pada sekolah model adalah :
  • SMPN 1 dan SMPN 5 Bekasi sebanyak 40 siswa perkelas
  • SMAN 1 dan SMAN 5 Bekasi sebanyak 34 siswa perkelas
  • SMKN 1 Bekasi menerima siswa 36 per kelas
  • SMAN 1 Bekasi jalur akselerasi dibuka untuk 24 siswa per kelas
Bila dihitung total daya tampung pada sekolah negeri pelaksana PPDB Online di Kota Bekasi mencapai 26.396 siswa dengan 631 rombongan belajar (rombel).

Terdiri dari 16.060 siswa dapat ditampung oleh 43 SMP Negeri, 6.538 siswa ditampung pada 18 SMA Negeri dan 3.798 siswa dapat ditampung oleh 12 SMK Negeri.

PPDB Online Kota Bekasi Tahun 2015

Pindah Rayon 15-30 Juni, Online Jalur Umum 26-30 Juni 2015 & Jalur Lokal 3-4 Juli 2015


Kota Bekasi (BIB) - Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) di Kota Bekasi akan dimulai sejak pra pendaftaran.

Untuk siswa yang berasal dari luar Kota Bekasi, pelaksanaan pindah rayon sudah dibuka di Dinas Pendidikan Kota Bekasi di Jl. Bekasi Tengah, Kelurahan Margahayu, Bekasi Timur pada 15 - 30 Juni 2015.

Sedangkan pelaksanaan PPDB Online sendiri mulai dibuka pada 26 - 30 Juni 2015 untuk Tahap I Jalur Umum.

Dan pembukaan Tahap II Jalur Lokal (Tingkat Kecamatan) dibuka pada tanggal 3 - 4 Juli 2015.

Kuota dan daya tampung masing-masing tahapan adalah, Tahap I (Jalur Umum) 75% dari daya tampung, Tahap II (Jalur Lokal/basis Kecamatan) 10% dari daya tampung dan jatah siswa luar Kota Bekasi (pindah Rayon) sebesar 5%.

Berikut ini tahapan-tahapan PPDB Online Kota Bekasi Tahun Pelajaran 2015/2016 :

I. ALUR PENDATAAN JENJANG SMP, SMA, SMK
  • calon peserta didik baru (siswa) lulusan sekolah luar Kota Bekasi (pindah rayon) melakukan entry data pendataan secara online mandiri melalui laman http://bekasi.siap-ppdb.com/
  • calon peserta didik baru (siswa) mencetak tanda bukti pendataan
  • calon peserta didik baru datang ke Dinas Pendidikan Kota Bekasi dengan membawa berkas persyaratan dan tanda bukti pendataan.
  • panitia PPDB Online menerima dan melakukan verifikasi berkas pendataan
  • panitia PPDB Online mencetak tanda bukti verifikasi pendataan yang berisi Nomor Peserta (Nomor Ujian Pengganti) dan PIN.
  • calon peserta didik baru (siswa) menerima tanda bukti verifikasi pendataan.
  • bagi calon peserta didik baru (siswa) yang akan mendaftar ke Sekolah Model (SMPN 1, SMPN 5, SMAN 1, SMAN 5, SMKN 1 Bekasi) dan SMK maka tanda bukti verifikasi pendataan WAJIB dibawa pada saat melakukan Seleksi Raport dan Tes Fisik.

Program Indonesia Pintar Wajib Lulus Hingga SMA & Gratis

Rintisan Wajib Belajar 12 Tahun (SD-SMA)

Jakarta (BIB) - Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan telah membuat aturan tentang Program Indonesia Pintar dengan menerbitkan Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 12 Tahun 2015 tentang Program Indonesia Pintar.

Program Indonesia Pintar atau PIP adalah bantuan berupa uang tunai yang diberikan kepada peserta didik (siswa) usia 6-21 tahun yang ditujukan bagi siswa dari keluarga tidak mampu pemegang Kartu Indonesia Pintar dan perluasan jumlah sasaran program Bantuan Siswa Miskin (BSM).

Artinya PIP adalah menyasar seluruh siswa di Indonesia untuk mewajibkan harus lulus minimal jenjang SMA dan sederajat.

Pemegang Kartu Indonesia Pintar (KIP) pada program PIP adalah siswa yang berasal dari keluarga pemilik Kartu Indonesia Sejahtera (KIS), Kartu Perlindungan Sosial (KPS) atau Kartu Keluarga Sejahtera (KKS).

Nah, intinya mulai tahun ajaran 2015/2016 ini seluruh siswa usia sekolah dari jenjang SD hingga SMA sederajat wajib masuk sekolah tanpa dipungut biaya alias gratis.

Sesuai dengan tujuan PIP, yaitu :
  1. meningkatkan akses anak usia 6 - 21 tahun mendapatkan layanan pendidikan sampai tamat/lulus pada satuan pendidikan menengah yang mendukung pelaksanaan Pendidikan Menengah Universal (PMU) atau Rintisan Wajib Belajar 12 Tahun.
  2. mencegah siswa putus sekolah (drop out) atau tidak dapat melanjutkan pendidikan akibat kesulitan ekonomi
  3. menarik kembali siswa yang sudah putus sekolah (drop out) untuk belajar kembali pada layanan pendidikan di PKBM (Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat), SKB (Sanggar Kegiatan Belajar), LKP (Lembaga Kursus dan Pelatihan), BLK (Balai Latihan Kerja) dan pendidikan non formal lainnya.

Rabu, 10 Juni 2015

Ternyata Saya Banyak Memori Masa Kecil

Kalau bercerita masa kecil tentu tidak pernah habisnya.

Dalam memoar yang masih tersimpan oleh sang ayahanda di kampung diantaranya saat wisuda pertamaku Khatam Qur'an sekitar tahun 1990-an, raport waktu SD di SD Negeri IV Koto Lapau Tampuruang, jalan-jalan ke Pantai Air Manis Padang dan beberapa photo saat masih duduk di bangku pendidikan SMA Negeri 2 Pasaman yang sekarang menjadi SMA Negeri 1 Kinali ...

Saya sebetulnya lahir di Panti, tepatnya di Kampung Pasir II Tapus dekat dengan Sungai Sumpur yang berhulu di Gunung Talamau dan membentang hingga ke Rokan Hulu, Provinsi Riau.

Namun, kenangan paling banyak diingat sewaktu sudah tinggal di Pasaman Barat, karena disinilah pertama kali mengenyam pendidikan ....

Saat ini ayahanda sudah tidak bermukim lagi di Lapau Tampuruang melainkan sudah pindah ke Kampung Baringin, Lingkungan VII, Kelurahan Sangkunur, Kecamatan Angkola Sangkunur, Kabupaten Tapanuli Selatan - Provinsi Sumatera Utara.

Sebagai kampung baruku, tentu saya selalu mengunjungi kampung itu setiap tahun.

Tetapi sebagai memori, saya tetap mengatakan bahwa saya adalah orang Kinali, ya putra Desa/Nagari IV Koto, Pasar Tampuruang, Kecamatan Kinali, Kabupaten Pasaman Barat - Sumatera Barat.


#BangImamBerbagi >> Tengku Imam Kobul Moh. Yahya S saat ini tinggal di Kota Bekasi