Sabtu, 04 Mei 2024

Ini Dapodik SMA di Kota Bekasi Tahun 2024

46,95% SMA Swasta Tidak Sehat


Kota Bekasi (BHC) -
Jika SMK Swasta sebanyak 50,69% yang tidak sehat karena kekurangan murid, maka SMA Swasta juga mengalami hal yang sama.

Tetapi bukan diatas 50%, melainkan hanya 46,95%.

Jumlah SMA di Kota Bekasi saat ini sebanyak 155 SMA. Terdiri dari 22 SMA Negeri dan 93 SMA Swasta.

Bahkan, ada yang unik dalam Dapodik SMA Swasta, muridnya ada tetapi gurunya tidak ada. Ada juga yang gurunya cuma 1 orang.

BACA JUGA : 50,69% SMK Swasta di Kota Bekasi Kekurangan Murid

"Hal ini tidak mungkin. Karena idealnya jumlah guru disesuaikan dengan jumlah mata pelajaran yang diajarkan di jenjang SMA. Kalau cuma 1 guru, masak sih bisa mengajar sampai lebih dari 10 mata pelajaran yang berbeda," ujar Bang Imam di Bekasi, 04 Mei 2024, heran.

Jumat, 03 Mei 2024

50,69% SMK di Kota Bekasi Kurang Sehat

 Berdasarkan Dapodikdasmen Semester Genap


Kota Bekasi (BHC) - Catatan Bang Imam per hari ini, sebanyak 50.69% SMK di Kota Bekasi dinyatakan tidak sehat, alias kekurangan murid.

Artinya, jika dikurangi dengan 15 SMK Negeri, maka hanya 39% SMK Swasta yang tergolong sehat dan mampu secara finansial.

Konsultan Pendidikan yang bernama lengkap, Tengku Imam Kobul Moh Yahya S ini mengungkapkan, jika kondisi ini sebenarnya sudah terjadi sejak 10 tahun terakhir.

"Bahkan, di 5 tahun terakhir SMK Swasta yang tidak sehat kurang lebih 36%, tetapi saat ini malah naik menjadi 50.69%. Berarti naik persentase SMK Swasta yang menurun kualitas dan kuantitasnya," jelasnya.

Apalagi jika dihubungkan dengan ketersediaan ruang kelas pada SMK Swasta. Saat ini jumlah kondisi ruang kelas SMK Swasta di Kota Bekasi mencapai 2.146 ruang.

BACA JUGA : Ini Jurusan SMK di Kota Bekasi Tahun 2024

Bila dihitung tiap ruang kelas memiliki jumlah maksimal siswa sebanyak 36 orang, maka jumlah siswa SMK Swasta seharusnya mencapai 77.256 siswa.

Sementara saat ini hanya tersedia murid sebanyak 45.109 siswa di SMK Swasta. Jika dibagi terhadap 2.146 ruang kelas, maka hanya ada 21 siswa per kelas.

Kamis, 02 Mei 2024

Kampus Rangking Dunia dari Bali dan Nusa Tenggara Tahun 2024

39 Universitas


Denpasar (BHC) -
Provinsi Bali, Nusa Tenggara Barat (NTB) dan Nusa Tenggara Timur (NTT) juga menempatkan 39 universitasnya yang masuk rangking dunia versi EduRank tahun 2024.

Di seluruh dunia dari 183 negara, ada 14.131 universitas yang masuk rangking dunia. Sebanyak 562 universitas diantaranya berasal dari Indonesia.

Dan 39 universitas berdiri di Bali, NTB, dan NTT.

BACA JUGA : Kampus Top di Indonesia Timur Masuk Rangking Dunia Tahun 2024

Berikut Universitas Top Dunia dari Bali, NTB, dan NTT Tahun 2024;

Rabu, 01 Mei 2024

Kampus Top di Yogyakarta Tahun 2024

Masuk Rangking Dunia


Yogyakarta (BHC) -
Bilqis Haura Consultant mencatat berdasarkan rilis dari EduRank, dari 562 universitas di Indonesia yang masuk Top Rangking Dunia, sebanyak 26 universitas berasal dari Daerah Istimewa Yogyakarta.

Terdiri dari 13 universitas di Sleman, 10 universitas di Yogyakarta, 2 universitas di Bantul, dan 1 universitas di Gunung Kidul.

Ada 11 universitas yang berasal dari Yogyakarta yang masuk 100 top rangking universitas di Indonesia.

Sedangkan UGM menjadi urutan ke-2 di Indonesia, urutan ke-114 di Asia dan 655 di Dunia.

Selasa, 30 April 2024

Syarat Izin Operasional atau Pendirian SMA di Banten Tahun 2024


Kota Serang (BHC) -
Izin Pendirian Sekolah Menengah Atas (SMA) di Provinsi Banten adalah Izin  Operasional SMA Swasta di Kota Serang, Kota Cilegon, Kota Tangerang, Kota Tangerang Selatan, Kabupaten Tangerang, Kabupaten Serang, Kabupaten Lebak, dan Kabupaten Pandeglang.

Berikut syarat izin operasional atau pendirian SMA Swasta di Provinsi Banten tahun 2024;

1. Surat Permohonan ditujukan kepada Gubernur Banten cq Kepala DPMPTSP Provinsi Banten bermaterai Rp.10.000

2. Nomor Induk Berusaha (NIB) yang didapatkan dari oss.go.id dengan KBLI sesuai permohonan

3. Surat Pernyataan bermaterai tentang kebenaran data dan dokumen yang diajukan