Jumat, 08 Mei 2026

Jumlah Guru Honorer Tahun 2024

3.377.277 Guru


Jakarta (BHC) -
Jumlah Guru Tahun 2024 sebanyak 3.377.277 guru. Terdiri dari 486.452 guru PAUD, 1.509.890 Guru SD, 682.846 Guru SMP, 346.588 Guru SMA, 324.025 Guru SMK, dan 27.476 Guru SLB.

Berapa Guru Honorer 2024?

Berdasarkan Data Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemedikdasmen) jumlah guru honorer (Non ASN) sebanyak 1.334.623 Guru. Setara dengan 39,51%.

BACA JUGA : PPPK Paruh Waktu di Indonesia Tahun 2025

Dengan rincian;

  • PAUD = 460.733 orang (94,71%)
  • SD = 254.609 orang (34,74%)
  • SMP = 279.302 orang (40,90%)
  • SMA = 138.208 orang (39,88%)
  • SMK = 185.983 orang (57,40%)
  • SLB = 15.788 orang (57,46%)
Artinya, jumlah ASN sebanyak 2.042.654 Guru.

Kamis, 07 Mei 2026

Syarat Perizinan Operasional Pendirian Sekolah Menengah Atas (SMA) di Banten Tahun 2026


Kota Serang (BHC) -
Yang dimaksud Wilayah Banten mencakup Kota Serang, Kabupaten Serang, Kabupaten Lebak, Kabupaten Pandeglang, Kota Cilegon, Kota Tangerang, Kota Tangerang Selatan, dan Kabupaten Tangerang.

Izin Operasional SMA, SMK dan SLB (SKH) merupakan kewenangan Provinsi. Di Banten menjadi kewenangan Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Provinsi Banten.

Senin, 04 Mei 2026

Bantu Izin Pendirian Sekolah Swasta Tahun 2026

TK, SD, SMP, SMA, SMK, SLB, Madrasah & Pesantren

Jakarta (BHC) - Untuk memulai pra pendirian satuan pendidikan (sekolah swasta), dimulai dengan membentuk badan hukum nirlaba, biasanya berbentuk 'Yayasan'.

Saat ini dalam pembentukan badan hukum bidang pendidikan wajib memperhatikan jenjang yang akan didirikan berdasarkan KBLI yang telah ditetapkan.

Setelah membentuk badan hukum, kemudian diaktifkan dan didaftar pada https://oss.go.id/ untuk mendapatkan Nomor Induk Berusaha (NIB) yang dikeluarkan oleh OSS-RBA. Dan biasanya, https://oss.go.id/ juga akan menentukan langkah perizinan selanjutnya yang akan diurus setelah membentuk badan hukum, seperti;

Kampus Swasta Pilihan Kamu Saat Ini Tahun 2026


Jakarta (BHC) -
Banyak sekali kampus yang sudah berdiri di senatero Nusantara. Namun, terbatas berdiri di kota-kota saja. 

Begitu juga dengan kampus swasta yang umumnya masih berdiri di kota-kota besar. Kali ini kita membahas program studi pada kampus swasta yang sudah Akreditasi "Unggul".

Rata-rata kampus Akreditasi "Unggul" masih terkonsentrasi di Pulau Jawa. Sisanya ada di Wilayah Sumatera, Bali, Sulawesi dan Papua.

Jakarta dan Jabodetabek menjadi pusat Kampus Swasta dengan Akreditasi "Unggul".

Minggu, 03 Mei 2026

Daftar Perguruan Tinggi Akreditasi Unggul di Indonesia Tahun 2026


Jakarta (BHC) -
Data Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT) hingga September 2025, terdapat sedikitnya 231 perguruan tinggi di Indoensia yang telah memperoleh Akreditasi "Unggul".

Terdiri 184 universitas, 19 institut, 9 sekolah tinggi, 17 politeknik, dan 2 akademi.

Sebanyak 89 perguruan tinggi negeri, 17 perguruan tinggi K/L, dan 127 perguruan tinggi swasta.

Bila didasarkan persebaran wilayah, hanya 43 kampus (17,80%) di Pulau Sumatera, 7 kampus (2,73%) di Kalimantan, 14 kampus (6,39%) di wilayah Bali dan Nusa Tenggara, serta 15 kampus (5,47%) di wilayah Pulau Sulawesi. Serta di Wilayah Papua 1 kampus.

Sisanya sebanyak 156 kampus (68,49%) berdiri di wilayah Pulau Jawa. Bahkan di Jakarta dan sekitarnya (Jabodetabek) mencapai 46 kampus setara dengan 20,54%.