Selasa, 28 Februari 2017

SUDAHKAH DAERAH MENYUSUN DIKPLHD UNTUK 'NIRWASITA TANTRA' ?

Apa itu Nirwasita Tantra?

Jakarta (BIB) - Setiap Pemerintah Daerah baik provinsi, kabupaten dan kota wajib menyusun dan membuat buku laporan 'Dokumen Informasi Kinerja Pengelolaan Lingkungan Hidup Daerah'. Nah, buku inilah yang jika dibuat bagus akan diganjar dengan  'Nirwasita Tantra'.

Sesuai dengan pedoman yang dibuat oleh Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK), Februari 2017, Kepala Daerah (Gubernur, Bupati dan Walikota) harus membuat DIKPLHD dan membentuk tim yang melibatkan unsur-unsur, diantaranya ;
  • Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait;
  • Perguruan Tinggi (PT); dan
  • Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM).
Tim penyusun tersebut akan dikukuhkan melalui Surat Keputusan (SK) Kepala Daerah yang bersangkutan. 

Dalam pembuatan Dokumen Informasi Kinerja Pengelolaan Lingkungan Hidup Daerah, harus membuat sedikitnya 2 buah buku, diantaranya; BUKU I buku yang menyajikan Ringkasan Eksekutif dari Informasi Kinerja Pengelolaan Lingkungan Hidup Daerah. Ringkasan Eksekutif ini terdiri dari 15 halaman.

Senin, 27 Februari 2017

Ini Sarana Atau Alat Bermain Anak Yang Cocok Sesuai Usia PAUD


Kota Bekasi (BIB) - Sarana atau alat bermain bagi pendidikan anak usia dini (PAUD) haruslah aman dan cocok sesuai dengan usia dan perkembangannya.

Tahukah kamu, bahwa tidak semua alat mainan cocok bagi anak, tetapi harus disesuaikan dengan usia dan kondisi anak tersbut.

Menurut Piaget dan Smilansky terdapat 4 jenis perkembangan bermain anak PAUD, yaitu; pertama; bermain sensorimotor atau bermain fungsional, kedua; bermain peran atau sering disebut dengan bermain pura-pura. Ketiga; bermain konstruksi atau bermain pembangunan dan yang keempat; bermain dengan aturan.

Untuk bermain dengan aturan, pada umumnya anak usia diatas 7 tahun baru dapat melaksanakannya dengan sempurna.

Minggu, 26 Februari 2017

5.550 PAUD Berdiri di DKI Jakarta

2.466 Lembaga TK



Jakarta (BIB) - Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) merupakan suatu upaya pembinaan yang ditujukan terhadap anak sejak lahir (usia nol tahun) sampai dengan usia 6 tahun yang dilakukan melalui pemberian rangsangan pendidikan untuk membantu pertumbuhan dan perkembangan jasmani dan roahni agar anak memiliki kesiapan memasuki pendidikan lebih lanjut.

Jadi apabila mencermati pengertian pendidikan PAUD maka dasar utama tujuan nya tidak lebih kepada pembinaan anak-anak dalam rangka merangsang pertumbuhan dan perkembangan anak baik secara fisik maupun non fisik.

Sehingga dalam pola pengajaran pada PAUD tidak dibutuhkan hal-hal seperti Calistung (membaca, menulis dan berhitung). Cukup dilakukan dengan aneka permainan, bernyanyi, bermain, menari dan juga bercerita atau mendongeng.

Karena si anak hanya dipersiapkan mental dan kemandiriannya untuk memasuki pendidikan formal jenjang Sekolah Dasar (SD) atau sederajat.

Apa Kabar PAUD Kabupaten Bekasi 2017

195 Pendidik Cuma Lulusan SMP

Kota Cikarang (BIB) - Perkembangan Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) di Kabupaten Bekasi, Provinsi Jawa Barat tergolong cukuplah pesat. Berdasarkan data terakhir yang dirilis Sapulidi Riset Center (SRC) Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Sapulidi per Februari 2017, jumlah lembaga layanan PAUD mencapai 1.780 lembaga.

Terdiri dari 677 lembaga layanan Taman Kanak-Kanak (TK), 606 lembaga layanan Kelompok Bermain (KB), 15 lembaga layanan Taman Penitipan Anak (TPA), 123 lembaga layanan Satuan PAUD Sejenis (SPS), dan terdapat 359 lembaga layanan Raudlatul Athfal (RA).

Layanan PAUD yang dimaksud tersebar di 23 kecamatan di seluruh Kabupaten Bekasi.

Pemerhati dan Konsultan Pendidikan, Tengku Imam Kobul Moh. Yahya S mengakui layanan PAUD di Kabupaten Bekasi 99% dilaksanakan oleh masyarakat, baik berbentuk yayasan maupun yang dibentuk oleh organisasi dan perseorangan.

Hanya saja menurutnya hingga saat ini perhatian Pemerintah Daerah terhadap pengembangan dan peningkatan layanan mutu PAUD di Kabupaten Bekasi masih tergolong minim.

Sabtu, 25 Februari 2017

KISI-KISI US/M BAHASA INDONESIA SDLB TUNA RUNGU TAHUN 2017

15-17 MEI 2017 US/M SDLB B 



Jakarta (BIB) - Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemdikbud) tetap melaksanakan Ujian Sekolah/Madrasah (US/M) Tahun Pelajaran 2016/2017. Tahun ini untuk US/M SDLB B (TUNA RUNGU) yang akan diujikan adalah Bahasa Indonesia, Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (IPA).

Ujian Sekolah/Madrasah jenjang SDLB sendiri akan dilaksanakan pada bulan Mei 2017, yaitu :
  • 15 Mei 2017 : Bahasa Indonesia
  • 16 Mei 2017 : Matematika
  • 17 Mei 2017 : Ilmu Pengetahuan Alam (IPA)
Sementara itu pelaksanaan US/M SDLB Susulan akan dilaksanakan secara serentak pada tanggal 22-24 Mei 2017.

Jumlah soal pada masing-masing pelajaran untuk Bahasa Indonesia sebanyak 50 soal, Matematika 40 soal dan Ilmu Pengetahuan Alam juga sebanyak 40 soal. Sedangkan alokasi waktu yang disediakan dalam mengerjakan soal tersebut mencapai 120 menit (2 jam) yang dimulai sejak pukul 08.00-10.00.

Berikut ini adalah Kisi-Kisi Ujian Sekolah/Madrasah SDLB B (TUNA RUNGU) Mata Pelajaran Bahasa Indonesia tahun 2017 :