Selasa, 17 Oktober 2017

Miris Sekali... 258 Ruang Kelas SD Negeri Kondisi Rusak di Rawalumbu Tahun 2017

59 Ruang Kelas Kondisi Baik



Rawalumbu (BIB) - Sapulidi Riset Center (SRC) Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Sapulidi merilis, bahwa ada 258 ruang kelas dalam kondisi rusak pada jenjang SD Negeri di Kecamatan Rawalumbu, Kota Bekasi.

Saat ini seluruh ruang kelas SD Negeri yang tersebar di Kecamatan Rawalumbu sebanyak 317 ruang. Terdiri dari 59 ruang kelas dalam kondisi baik, 220 ruang kelas rusak ringan, 20 ruang kelas rusak sedang, dan 18 ruang kelas dalam kondisi rusak berat. 

Jumlah ruang kelas yang mengalami rusak berat terdapat di :
  1. SDN Bojongrawalumbu II (3 ruang kelas rusak berat)
  2. SDN Bojongrawalumbu V (3 ruang kelas rusak berat)
  3. SDN Bojongmenteng I (1 ruang kelas rusak berat)
  4. SDN Sepanjangjaya IV (1 ruang kelas rusak berat)
  5. SDN Sepanjangjaya VIII (2 ruang kelas rusak berat)
  6. SDN Pengasinan IV (5 ruang kelas rusak berat)
  7. SDN Pengasinan VII (3 ruang kelas rusak berat) 

Senin, 16 Oktober 2017

161 Ruang Kelas SD Negeri Rusak di Kecamatan Mustikajaya Tahun 2017

Kondisi Baik Sebanyak 55 Ruang


Mustikajaya (BIB) - Terdapat sebanyak 161 ruang kelas pada SD Negeri di Kecamatan Mustikajaya, Kota Bekasi hingga pertengahan Oktober 2017.

Catatan ini berdasarkan data dari Sapulidi Riset Center (SRC), Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Sapulidi per Semester Ganjil Tahun Pelajaran 2017/2018. Belum ada konfirmasi berapa ruang kelas yang dapat diperbaiki, hingga akhir tahun 2017.

Dari 161 ruang kelas tersebut, sebanyak 119 ruang kelas dalam kondisi rusak ringan. Sisanya, 7 ruang kelas rusak sedang dan 35 ruang kelas dinyatakan rusak berat.

Sementara itu, jumlah ruang kelas yang dinyatakan kondisi baik cuma 55 ruang. Jumlah ruang kelas yang digolongkan baik terdapat di SD Negeri Padurenan II yaitu sebanyak 22 ruang.

Sedangkan ruang kelas rusak terparah terdapat di SD Negeri Padurenan VI yakni 20 ruang kelas rusak berat dan 3 ruang kelas rusak sedang.

Wow...!!! 135 Ruang Kelas SD Negeri di Bantargebang Kondisinya Rusak

Hanya 24 Ruang Kelas Yang Baik

Bantargebang (BIB) - Berdasarkan data Sapulidi Riset Center (SRC), Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Sapulidi, per 16 Oktober 2017, dari 159 ruang kelas yang ada di 18 SD Negeri di Kecamatan Bantargebang, Kota Bekasi, ruang kelas yang masih dinyatakan kondisinya baik cuma 24 ruang. 

Yaitu terdapat di SD Negeri Cikiwul IV sebanyak 3 ruang, SD Negeri Ciketingudik sebanyak 2 ruang, dan SD Negeri Sumurbatu II sebanyak 19 ruang kelas.

Sisanya, sebanyak 135 ruang kelas dalam kondisi rusak.

Ruang kelas rusak yang paling banyak adalah rusak ringan sebanyak 110 ruang yang tersebar di 16 SD Negeri, 7 ruang kelas rusak ringan tersebar di 4 SD Negeri, dan 18 ruang kelas rusak berat tersebar di 4 SD Negeri. 

Khusus untuk SD Negeri Ciketingudik II seluruh ruang kelas yang ada sebanyak 11 ruang kondisinya sudah rusak berat.

Sedangkan di 13 SD Negeri yang berada di wilayah tempat pembuangan sampah DKI Jakarta tersebut keseluruhan ruang kelasnya dalam kondisi rusak ringan.

Padahal, saat ini ada 8.361 siswa yang bersekolah di 18 SD Negeri di Kecamatan Bantargebang dengan 233 rombongan belajar.

Sabtu, 14 Oktober 2017

Dapodik SMA Negeri di Kota Bekasi Semester Ganjil Tahun Pelajaran 2017/2018

19.602 Siswa



Kota Bekasi (BIB) - Data pokok pendidikan menunjukkan jumlah siswa pada 22 SMA Negeri di Kota Bekasi pada Semester Ganjil Tahun Pelajaran 2017/2018 mencapai 19.602 siswa. 

Khusus untuk USB SMA Negeri 19 Kota Bekasi, yang sudah menerima murid sejak Tahun Pelajaran 2016/2017 masih tergabung pada SMA Negeri 2 Kota Bekasi sebagai sekolah induk.

Sedangkan, 3 USB lainnya, yakni USB SMA Negeri 20 Kota Bekasi, USB SMA Negeri 21 Kota Bekasi, dan USB SMA Negeri 22 Kota Bekasi sudah berjalan dan melaksanakan proses belajar mengajar secara mandiri.

Bila berdasarkan jenjang kelas, maka jumlah siswa Kelas 10 mencapai 6.233 siswa, Kelas 11 sebanyak 6.900 siswa, dan Kelas 12 sebanyak 6.469 siswa. 

Jumlah sebanyak itu tertampung di 524 rombongan belajar.

Sibolga Menuju Jakarta via Kuala Namu, Medan

30 Km dari Batangtoru

Bang Imam di Bandara Dr. Ferdinand Lumban Tobing, Pinangsori, Tapanuli Tengah, Ahad, 08 Oktober 2017
Pada bulan Oktober 2017, saya berkesempatan naik pesawat (pulang kampung) dari Bandara Dr. Ferdinand Lumban Tobing, Pinangsori menuju Soekarno-Hatta, Jakarta via Kuala Namu, Medan.

Tepatnya hari Ahad, 08 Oktober 2017, saya membeli tiket penerbangan Lion Air Group, dari Bandara Dr. Ferdinand Lumban Tobing (Pinangsori) menuju Kuala Namu (Medan). Kemudian dari Kuala Namu (Medan) menuju Soekarno-Hatta, Cengkareng, Banten.

Harga tiket Sibolga (FLZ) - Kuala Namu (KNO) yang saya bayar sebesar Rp. 344.000,00 menggunakan jenis pesawat WINGS AIR IW 1257.

Sementara dari Kuala Namu (KNO) - Soekarno Hatta (CGK) saya membayar Rp. 671.800,00 plus asuransi Rp. 18.500,00 sehingga total menjadi Rp. 690.300,00. Saya naik pesawat menggunakan LION AIR JT 399.

Perjalanan udara Pinangsori (Sibolga) menuju Kuala Namu (Medan) memakan waktu sekitar 40-50 menit. Sedangkan Kuala Namu (Medan) menuju Soekarno Hatta (Jakarta) memakan waktu kurang lebih 2 jam 10 menit atau 130 menit.