Sabtu, 22 Oktober 2016

Ini Dapodik SMA dan SMK di Tambun Selatan 2016

20.696 Siswa Bersekolah di SMA/SMK Tambun Selatan


Tambun Selatan (BIB) - Hingga saat ini ada sekitar 50 lembaga jenjang SMA/SMK di Kecamatan Tambun Selatan, Kabupaten Bekasi. Berdasarkan Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah, sekolah jenjang SMA/SMK menjadi tanggung jawab Pemerintah Provinsi. 

Artinya SMA/SMK di Kecamatan Tambun Selatan dikelola langsung oleh Provinsi Jawa Barat.

Dari 50 SMA/SMK, hanya 7 lembaga yang berstatus sekolah negeri, yakni 6 SMA Negeri dan 1 SMK Negeri. Selebihnya merupakan milik yayasan yang dikelola oleh swasta.

Data Pokok Pendidikan di Sapulidi Riset Center (SRC) Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Sapulidi pada Semester Ganjil Tahun Pelajaran 2016/2017, jumlah siswa SMA/SMK di Tambun Selatan mencapai 20.696 siswa. Terdiri dari 10.634 siswa bersekolah di SMA dan 10.062 orang bersekolah di SMK.

Jumlah rpombongan belajar saat ini baik di SMA/SMK sebanyak 645 rombel. Sedangkan jumlah ruang kelas yang tersedia mencapai 675 ruang. Kalau dihitung, untuk jenjang SMA/SMK masih kelebihan ruang kelas sebanyak 30 ruang.

MAU MEMILIH SMP DI TAMBUN SELATAN, INI REFERENSINYA ....

SMP Swasta Tidak Kebagian Murid, Apa Penyebabnya ?

Tambun Selatan (BIB) - Jumlah siswa antara SMP Negeri dengan SMP Swasta di Kecamatan Tambun Selatan cukup jomplang dan berbanding terbalik. Sekalipun jumlah sekolah SMP Swasta 3 kali lebih banyak, namun jumlah peminat masuk SMP swasta justru sangat sedikit. Ada apa ?

Berdasarkan data dari Sapulidi Riset Center (SRC) Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Sapulidi Tahun 2016, jumlah lembaga pendidikan jenjang SMP di Kecamatan Tambun Selatan, Kabupaten Bekasi mencapai 55 lembaga, terdiri dari 13 SMP Negeri dan 42 SMP Swasta. 

Jumlah siswa misalnya di SMP Negeri mencapai 15.695 orang, sedangkan di SMP Swasta cuma 8.154 orang. Penurunan minat siswa masuk sekolah swasta di Tambun Selatan disebabkan karena sarana dan prasarana yang dimiliki beberapa sekolah swasta kurang memadai, bahkan lebih baik dari SMP Negeri.

Selain itu, karena berbatasan langsung dengan Kota Bekasi, siswa asal Tambun Selatan banyak yang memilih SMP Negeri di Kota Bekasi. 

Mau Tahu Dapodik SD di Tambun Selatan 2016 ? Pantengin Disini Saja....

45.734 Siswa Bersekolah pada Jenjang SD


Tambun Selatan (BIB) - Kecamatan Tambun Selatan, Kabupaten Bekasi merupakan daerah terpadat di Kabupaten Bekasi. Daerah ini juga berbatasan langsung dengan Kota Bekasi, Provinsi Jawa Barat.

Karena jumlah penduduknya yang cukup padat, otomatis jumlah sekolah berjamur di daerah ini. Berdasarkan catatan Sapulidi Riset Center (SRC) Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Sapulidi pada Tahun Pelajaran 2016/2017 ini, jumlah sekolah jenjang Sekolah Dasar (SD) sudah mencapai 98 lembaga.

Terdiri dari 64 lembaga berbentuk SD Negeri, 33 milik swasta dan 1 SD Inklusi (C). Dengan persebaran sekolah yang cukup signifikan tersebut, barang tentu jumlah siswanya juga membludak. 

Pada data pokok pendidikan (Dapodik) Tahun Pelajaran 2016/2017 pada Semester Ganjil, di Kecamatan Tambun Selatan, Kabupaten Bekasi terdapat jumlah siswa yang mencapai 45.734 siswa. Terdiri dari 33.684 siswa bersekolah di SD Negeri dan 11.976 siswa bersekolah pada SD Swasta, termasuk 74 siswa diantaranya merupakan siswa berkebutuhan khusus.

Jumat, 21 Oktober 2016

Ini Dapodik di Muaragembong Semester Ganjil Tahun 2016

6.976 Siswa Bersekolah dari Jenjang SD Hingga SMA


Muaragembong (BIB) - Sapulidi Riset Center (SRC) Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Sapulidi mengeluarkan data pokok pendidikan atau profil pendidikan di Kecamatan Muaragembong, Kabupaten Bekasi.

Kecamatan Muaragembong merupakan wilayah paling Utara di Kabupaten Bekasi. Daerah ini berhadapan langsung dengan laut Jawa. 

Saat ini telah berdiri 35 sekolah di Kecamatan Muaragembong. Terdiri dari 21 SD Negeri, 2 SD Swasta, 3 SMP Negeri, 3 SMP Swasta, 1 SMA Negeri, 2 SMA Swasta, dan 3 SMK Swasta. 

Up Date Penetapan NIP CPNS K2 di Yogyakarta & Jawa Tengah

Kantor Regional I Yogyakarta : NIP Dibuat 16.207 Orang   


Yogyakarta (BIB) - Hingga per tanggal 21 Oktober 2016, Proses NIP CPNS K2 di Kantor Regional I Yogyakarta sudah selesai mencapai 99,99%.

Saat ini hanya tersisa di Kabupaten Klaten sebanyak 1 orang K2. Sisa formasi di Kanreg I Yogyakarta sebanyak 714 formasi tidak terisi. Ada 5 orang dinyatakan BTL di Kabupaten Klaten. Sementara itu yang dinyatakan TMS mencapai 411 orang.


Berdasarkan Sistem Aplikasi Pelayanan Kepegawaian (SAPK) Badan Kepegawaian Negara khususnya di wilayah Kantor Regional I Yogyakarta yang membawahi Provinsi Jawa Tengah dan Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta, hingga per tanggal 21 Oktober 2016, yang sudah selesai di proses Nomor Induk Pegawai (NIP) Calon Pegawai Negeri Sipil dari Tenaga Honorer Kategori II (K2) yang lulus seleksi CPNS tahun 2013 lalu sebanyak 16.207 orang.

Proses NIP CPNS K2 dibagi menjadi Tahun Anggaran 2013 dan Tahun Anggaran 2014. Sementara itu K2 yang masih dalam proses atau belum ditetapkan adalah 1 orang. Dan yang diusulkan oleh berbagai daerah kabupaten/kota di 2 provinsi tersebut sebanyak 16.643 orang. Padahal seharusnya formasi MenPANRB yang lulus sebanyak 17.356 orang, sehingga ada sisa formasi yang tidak diproses sebesar 714 orang.

Masih ada K2 yang dinyatakan Berkas Tidak Lengkap (BTL, 5 orang yaitu di :
  1. Kabupaten Klaten 5 orang
Ada yang TMS 411 orang, yaitu di daerah :
  1. Provinsi DI Yogyakarta 1 orang
  2. Kabupaten Sleman 3 orang
  3. Kabupaten Semarang 4 orang
  4. Kabupaten Kendal 7 orang
  5. Kabupaten Grobogan 12 orang
  6. Kabupaten Batang 2 orang
  7. Kabupaten Tegal 14 orang
  8. Kabupaten Brebes 17 orang
  9. Kabupatin Pati 18 orang
  10. Kabupaten Kudus 11 orang
  11. Kabupaten Pemalang 2 orang
  12. Kabupaten Cilacap 3 orang
  13. Kabupaten Purbalingga 3 orang
  14. Kabupaten Banjarnegara 11 orang
  15. Kabupaten Purworejo 2 orang
  16. Kabupaten Klaten 292 orang
  17. Kabupaten Karanganyar 2 orang
  18. Kota Semarang 4 orang
  19. Kota Pekalongan 1 orang
  20. Kota Tegal 2 orang