Minggu, 01 Mei 2016

43.425 Guru Honorer di SMK Tahun 2016

Direkrut Oleh Sekolah Sebanyak 8.887 Guru


Jakarta (BIB) - Hingga saat ini tercatat 43.425 orang berstatus Guru Honorer di jenjang Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) yang tersebar di seluruh Indonesia. Guru Honorer di jenjang SMK ini ada yang mengabdi sebagai Guru Bantu (GB) pada sekolah negeri sebanyak 187 orang, Guru Honorer Daerah (HONDA) sebanyak 33.594 orang dan Guru Tidak Tetap (GTT) yang mengabdi mencapai 8.887 orang.

Sedangkan yang termasuk guru honorer di SMK Swasta adalah mereka yang mengabdi sebagai Guru Bantu (GB) yang diangkat oleh Pemerintah Pusat dan mendapatkan gaji dari APBN. Jumlah GBS saat ini di jenjang SMK Swasta mencapai 757 orang. Yang paling banyak tersebar di SMK Swasta di Provinsi DKI Jakarta yakni mencapai 688 orang. Anehnya, di Ibukota Negara ini tidak terdapat GB yang mengabdi di SMK Negeri, semuanya justru bekerja pada SMK Swasta.

Jumlah Guru Honorer SMK terbanyak di Provinsi Jawa Timur, yakni sebanyak 5.021 orang. Kemudian disusul oleh Provinsi Jawa Barat sebanyak 4.751 orang dan Provinsi Jawa Tengah mencapai 4.097 orang.

Guru Honorer paling sedikit terdapat di Provinsi Kalimantan Utara yaitu 124 orang, Papua Barat 246 orang, dan Bangka Belitung 265 orang.

Ada 57.580 Guru Honorer di SMA Tahun 2016


Jakarta (BIB) - Dari 79.353 orang guru tidak tetap pada jenjang SMA, sebanyak 57.580 orang merupakan Guru Honorer. Jumlah guru honorer yang banyak tersebut didominasi mengajar di SMA Negeri sebanyak 57.280 orang. Sedangkan yang masuk dalam kategori guru honorer di SMA Swasta adalah Guru Bantu Pusat yaitu sebanyak 300 orang.

Jumlah guru honorer di dominasi dari rekruitmen Pemerintah Daerah (Pemda) sebanyak 44.151 orang. Sisanya merupakan Guru Tidak Tetap (GTT) yang direkrut oleh sekolah sebanyak 12.958 orang. Ada juga guru honorer yang direkrut pusat dengan status Guru Bantu sebanyak 471 orang.

Yang unik pada jenjang SMA, jumlah guru bantu justru lebih banyak mengabdi di sekolah swasta ketimbang di sekolah negeri. Akibatnya banyak guru honorer (GB) di swasta masih terhambat untuk diangkat menjadi CPNS, karena syarat menjadi CPNS harus mengabdi di lembaga pemerintah.

Berikut ini adalah jumlah guru honorer pada jenjang SMA Tahun Pelajaran 2015/2016 menurut provinsi :

170.545 Guru Honorer SMP Tahun 2016

Didominasi Guru Honorer Daerah (HONDA)


KONDISI GURU DI JENJANG SMP TAHUN 2016
NO
URAIAN
SMP NEGERI
SMP SWASTA
JUMLAH
(01)
(02)
(03)
(04)
(05)
I
GURU TETAP
1
Kepala Sekolah
22.475
14.548
32.023
2
Guru PNS
305.652
-
305.652
3
PNS Kemenag
2.177
435
2.612
4
PNS DPK
-
22.507
22.507
5
GTY
-
106.955
106.955

Sub Total
307.929
129.897
437.726
II
GURU TIDAK TETAP
1
GB
524
304
828
2
HONDA
136.397
30.072
166.469
3
GTT
33.320
6.056
39.376

Sub Total
170.241
36.432
206.672

Jumlah Guru SMP
500.545
180.877
681.422
Sumber : Statistik Pendidikan 2016, diolah oleh Sapulidi Riset Center (SRC)
Lembaga Swadaya Masyarakat Sapulidi


Jakarta (BIB) - Keberadaan lembaga pendidikan tingkat Sekolah Menengah Pertama (SMP) belum sepenuhnya mampu dibebankan kepada guru Pegawai Negeri Sipil (PNS). Dari 37.023 SMP di seluruh Indonesia, 437.726 orang dinyatakan sebagai guru tetap, sisanya 206.673 orang merupakan guru tidak tetap, baik yang mengajar di sekolah negeri maupun di sekolah swasta.

Jumlah guru pada jenjang SMP saat ini mencapai 681.422 orang. Terdiri dari 37.023 Kepala Sekolah, 305.652 Guru PNS, 2.612 Guru PNS Kemenag, 22.507 Guru PNS DPK, 106.955 Guru Tetap Yayasan (GTY), 828 Guru Bantu (GB), 166.469 Guru Honorer Daerah (HONDA), dan 39.376 Guru Tidak Tetap (GTT). 

Bila ditinjau dari tempat mengajar, ada sekitar 500.545 orang guru mengajar di SMP Negeri dan 180.877 guru mengajar di SMP Swasta.

Guru yang mengajar di SMP Negeri tersebut sebanyak 307.829 orang merupakan guru berstatus PNS dan 170.241 orang berstatus Non PNS. Sementara guru PNS di SMP Swasta ditambah GTY mencapai 129.897 orang. Dan yang berstatus guru tidak tetap (GB, Honda, GTT) di SMP Swasta mencapai 36.432 orang.

Sabtu, 30 April 2016

502.304 Guru Honorer SD di Indonesia Tahun 2016

Jumlah Guru SD Negeri dan Swasta Sebanyak 1.795.613 Orang

JUMLAH GURU SD TAHUN 2016

NO
URAIAN
NEGERI
SWASTA
JUMLAH
(01)
(02)
(03)
(04)
(05)

Jumlah Guru SD
1.592.547
203.066
1.795.613
1
Kepala Sekolah
132.381
15.155
147.536
2
Guru Kelas
969.381
130.318
1.099.699
3
Guru Agama
149.155
20.771
169.926
4
Guru Penjas
172.910
14.396
187.306
5
Guru Bahasa Inggris
92.421
11.246
103.677
6
Guru Mulok
76.299
11.180
87.479

Sumber : Statistik Pendidikan, Kemdikbud 2016

Jakarta (BIB) - Jumlah guru jenjang SD di seluruh Indonesia baik yang mengabdi di SD Negeri maupun yang mengabdi di SD Swasta mencapai 1.795.613 orang. Terdiri dari 1.592.547 guru (88,69%) mengabdi di SD Negeri dan 203.066 guru (11,31%) mengabdi di SD Swasta.

Guru pada jenjang SD didominasi oleh Guru Kelas yaitu 1.099.699 orang, dengan catatan yang mengajar di SD Negeri mencapai 969.381 (88,15%) dan di SD Swasta sebanyak 130.318 (11,85%). Selain Guru Kelas, di SD ada juga guru Agama, guru Penjas, guru Bahasa Inggris dan guru Mulok. 

Bila melihat status kepegawaian saat ini, berdasarkan Data Statistik Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Tahun Pelajaran 2015/2016 jumlah Guru PNS di SD mencapai 992.022 orang, yang terdiri dari 958.346 (96,61%) mengajar di SD Negeri dan 33.676 (3,39%) mengajar di SD Swasta. 

Jumat, 29 April 2016

Up Date NIP Lampung, DKI Jakarta & Kalimantan Barat

BKN Kantor Regional 5 Jakarta : Selesai NIP 13.979 Orang

Jakarta (BIB) - Berdasarkan data BKN per tanggal 29 April 2016, jumlah NIP yang sudah selesai di wilayah Kantor Regional V Jakarta untuk proses di Provinsi Lampung, Provinsi DKI Jakarta dan Provinsi Kalimantan Barat sebanyak  13.979 orang K2.

Yang sedang atau belum diproses sebanyak 39 orang. Jumlah keseluruhan formasi MenPANRB diwilayah Regional 5 Jakarta sebanyak 15.015 formasi. Namun yang diusulkan hanya sebanyak 14.100 orang. Sehingga ada sisa formasi yang tidak terisi sebanyak 914 formasi.

Ada yang Berkas Tidak Lengkap (BTL) 56 orang di :
  1. Kabupaten Lampung Utara 1 orang
  2. Kabupaten Lampung Timur 7 orang
  3. DKI Jakarta 48 orang
  4. Kabupaten Sintang 1 orang
  5. Kabupaten Landak 3 orang
  6. Kabupaten Melawi 5 orang
  7. Kabupaten Kubu Raya 1 orang
Sedangkan yang TMS ada 27 orang, di daerah :
  1. Provinsi Lampung 2 orang
  2. Kabupaten Tulang Bawang 2 orang
  3. Kota Bandarlampung 4 orang
  4. Kabupaten Sintang 15 orang
  5. Kabupaten Kapuas Hulu 2 orang
  6. Kabupaten Sekadau 1 orang
  7. Kabupaten Kayong Utara 1 orang