Sabtu, 16 Maret 2013

Soal Honorer Kategori I, 9 Daerah di Jateng dan Yogyakarta Masih Bermasalah

Umumnya terkendala soal sumber gaji

Sosialisasi Analisa Rasio Guru Kota Bekasi di Jatisampurna, Kota Bekasi. Foto: LSM Sapulidi
Yogyakarta (BIB) - 9 Daerah di Provinsi Jawa Tengah hingga batas waktu penyelesaian Tenaga Honorer Kategori I tanggal 8 Maret 2013 masih bermasalah. Ketujuh daerah tersebut adalah; Provinsi Jawa Tengah, Kabupaten Semarang, Kab. Batang, Kab. Brebes, Kab. Cilacap, Kab. Purbalingga, Kab. Magelang, Kab. Wonosobo dan Kab. Gunung Kidul.

Informasi ini disampaikan oleh Direktur Bidang Pengendalian Kepegawaian (Dalpeg) II BKN Pusat, Sudjarwo, SH. saat melakukan pertemuan dengan daerah yang bermasalah Honorer Kategori I nya di Kantor Regional I BKN Yogyakarta.

Dari pernyataan Direktur Dalpeg II BKN mengakui beberapa tenaga honorer Kategori I di 9 wilayah tersebut dinyatakan tidak memenuhi kriteria (TMK) disebabkan karena mereka terkendala dengan proses pembayaran gaji yang terputus dan sumber pembayaran keuangan yang tidak berasal langsung dari APBN/APBD.

Minggu, 10 Maret 2013

Diduga Limbah Bekas Percetakan Dibuang ke Kali Bekasi

Diduga limbah percetakan mengalir ke Kali Bekasi
Margajaya, Kota Bekasi (BIB) - Diduga limbah bekas percetakan berwarna kebiru-biruan mengalir dari selokan ke Kali Bekasi. Limbah ini kemungkinan dialirkan dari buangan percetakan yang memang 5 tahun terakhir sudah menjamur di wilayah Kelurahan Margajaya, Kecamatan Bekasi Selatan, Kota Bekasi.

Jika melihat dari warnanya limbah ini tidak diolah melainkan langsung dibuang ke selokan yang mengalir dari depan Stasiun Bekasi hingga ke Kali Bekasi depan Jembatan, belakang Pegadaian Cabang Bekasi.

"Kemungkinan limbah percetakan, tuh lihat airnya kebiru-biruan kayak warna tinta," kata warga Margajaya usai menonton Pawai Budaya dalam rangka HUT Kota Bekasi ke-16, Ahad, 10 Maret 2013.

Biasanya, menurut warga ini pembuangan limbah dilakukan pada sore hingga malam hari. Tapi sekarang siang pun sudah dibuang. Warna air kebiru-biruan jelas terlihat karena kondisi air di Kali Bekasi sedang dangkal.

Selasa, 05 Maret 2013

Pemerintah Galau Angkat Honorer Kategori II

Bang Imam dan relawan Dompet Dhuafa saat kunjungan ke Merapi 2010, foto koleksi pribadi
Bang Imam ; Seharusnya proses awal Uji Publik tetap harus dilaksanakan, sehingga bisa ketahuan mana yang fiktif dan yang benar-benar mengajar sesuai aturan... 

Bekasi (BIB) - Pemerintah Pusat belum bersepakat atau bahasa anak sekarang "Galau" dalam menyelesaikan persoalan Tenaga Honorer, khususnya Kategori II. Kegalauan Pemerintah utamanya karena mencurigai justru Pemerintah Daerah ikut melegalkan Honorer Siluman masuk menjadi data base Kategori II yang dikirimkan ke BKN dan Kemen PAN&RB.

Honorer Siluman ini dicurigai Pemerintah Pusat terhadap daerah yang mengirimkan Honorer K-II nya melebihi 1.000 orang ditambah lagi umumnya K-II yang dikirimkan bekerja tidak sesuai dengan kemampuan akademiknya dan kurang strategis alias kebanyakan tenaga administrasinya.

Hal ini diungkapkan oleh Ketua Tim Advokasi Guru Honorer Kota Bekasi, Tengku Imam Kobul Moh. Yahya S di Bekasi, Selasa, 5 Maret 2013.

"Yang saya dapat informasi, antara Menteri Keuangan, Menteri PAN&RB serta BKN belum bersepakat soal honorer K-II. Mereka curiga dengan munculnya honorer siluman bersamaan dengan niat untuk memperbaiki reformasi birokrasi," kata Tengku Imam yang biasa dipanggil Bang Imam.

Minggu, 03 Maret 2013

HUT KE-16 : Rindu Hutan Kota di Bekasi

Tempat duduknya adem, sayang pengguna dan pengunjung membuang sampah sembarangan. Foto Hutan Kota Bina Bangsa Kota Bekasi, Ahad, 3 Maret 2013 (Bang Imam).
GOR, Bekasi Selatan (BIB) - Andaikan tidak buang sampah sembarangan, tentu duduk, berteduh sambil bercengkrama dengan sahabat dan keluarga sangat cocok di tempat ini. Namun jika melihat pemandangan seperti saat ini, hal ini menjadi sebaliknya, sayang yah.

Tugu "Patriot" Perjuangan Kota Bekasi
Hutan Kota Bina Bangsa nama tempat ini. Dia terletak di Komplek Gedung Olahraga (GOR) atau Stadion Patriot Kota Bekasi, tepat di seberang Perkantoran Pemerintah Daerah Kota Bekasi, Jl. Jenderal Ahmad Yani Nomor 1 Kelurahan Kayuringinjaya, Kecamatan Bekasi Selatan, Kota Bekasi.

Luas Hutan Kota Bina Bangsa ini kurang lebih 3 hektar. Ditengah-tengah hutan kota terdapat jalan melingkar untuk kegiatan olahraga pagi. Ditengahnya lagi ada kolam dengan berdiri megah menara Patriot atau Tugu Perjuangan Kota Bekasi. 

Disini ada sepenggal sajak Chairil Anwar berjudul, "Krawang Bekasi". 

Hutan Kota Bina Bangsa juga dipakai sebagai tempat Perkemahan Pramuka anak sekolah. Di hutan kota ini juga terdapat fasilitas WC (toilet umum) tepatnya disebelah utara seberang Cevest Bekasi. 

Sabtu, 02 Maret 2013

DAPODIK : Umumnya Bermasalah di JJM Linier dan JJM KTSP

Kota Bekasi (BIB) - Data Pokok Pendidikan atau saat ini populer di seluruh satuan pendidikan dengan singkatan DAPODIK. Jika melihat instruksi Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) seharusnya DAPODIK sudah selesai dilaksanakan pada bulan September 2012. 

Karena dengan data itulah dapat menentukan alokasi Dana BOS 2013, Data Siswa Miskin 2013, alokasi Dana Tunjangan Sertifikasi Guru, dan alokasi Tunjangan Fungsional, termasuk untuk menitikberatkan pembangunan sekolah baik dari status rusak berat, sedang maupun ringan.

Sayang program ini molor hingga bulan Pebruari 2013, sementara program yang dimaksud terpaksa sudah berjalan, sehingga kesingkronan data tidak dapat dipertanggungjawabkan alias data Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan soal jumlah siswa, jumlah guru, jumlah rombongan belajar (rombel) hingga jumlah ruang kelas tidak singkron antara data di Pusat (Kemendikbud) dengan Daerah (Provinsi/Kab/Kota).