Sabtu, 07 Juli 2012

SMAN 18 Bekasi Sepi Peminat

SMAN 18 Bekasi sepi peminat
Bekasi Timur (BIB) - SMAN 18 Bekasi yang masih filial dengan SMAN 1 Bekasi hingga pengumuman hasil seleksi Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) Online hari Sabtu, 07 Juli 2012 tidak memenuhi kapasitas dan kuota yang ditetapkan.

Karena pendaftar dan peminat pada sekolah filial yang terletak di Bekasi Timur ini hanya 136 peserta dari 184 siswa yang dibutuhkan. Kurangnya minat siswa untuk masuk pada SMAN 18 Bekasi disebabkan karena gedung SMAN 18 Bekasi belum ada sehingga siswa lebih suka mendaftar pada sekolah yang sudah memiliki gedung dan alamat tetap. 

SMAN 18 Bekasi berdiri pada tahun 2011 dan tahun ini baru memasuki usia ke 2 tahun. 

Sementara NEM tertinggi yang mendaftar pada SMAN 18 Bekasi adalah 36,100 atas nama Erna Kartina Sari asal sekolah SMPN 3 Bekasi. Sedang NEM terendah atas nama Yuningsih yaitu 15,300. Yuningsih berasal dari SMPN Terbuka 38 Bekasi.

Khusus untuk kuota luar rayon Bekasi, sebanyak 11 kuota terisi penuh. Tahun Ajaran Baru 2012/2013 ini SMAN 18 Bekasi menerima siswa sebanyak 4 rombongan belajar. Namun karena pendaftar hanya 136 siswa, maka rombel yang terisi hanya untuk 3 kelas.

Tahun ini sebanyak 70% kapasitas daya tampung 18 SMAN Negeri diperuntukkan untuk siswa melalui pendaftar online. Daya tampung ke 18 SMAN di Bekasi tahun ini sebesar 4.299 siswa asal Bekasi dan 423 siswa untuk luar Kota Bekasi. (bang imam)

Selasa, 03 Juli 2012

Edukasi Pemilahan Dimulai Dari Sumber Sampah

FGD : Komitmen dan Strategi Penataan Ruang Kota Bekasi Melalui Kebersihan Kota di Griya Wulan Sari, Margajaya, Kota Bekasi, Selasa, 03 Juli 2012. Foto : Bang Imam
Bekasi Selatan (BIB) - Pengelolaan sampah khususnya di kota-kota metropolitan masih banyak yang dilakukan dengan cara paradigma lama, yaitu kumpul, angkut dan buang. Hal ini menjadi problema tersendiri bagi suatu daerah sehingga persoalan persampahan menjadi masalah besar.

"Padahal dengan melakukan edukasi dini, pembelajaran pola pengelolaan sampah dengan 3R harus dilakukan sejak usia TK dan SD. Karena yang bisa membuat kita malu dari prilaku buang sampah sembarangan adalah anak-anak. Jadi perlu ditekankan edukasi persampahan sejak usia dini tersebut," kata Adi pakar peneliti dari Balai Teknologi Lingkungan, Puspiptek Serpong saat acara Focus Group Discussion (FGD) tentang Komitmen dan Strategi Penataan Ruang Kota Bekasi Melalui Kebersihan Kota di Griya Wulan Sari, Margajaya, Kota Bekasi, Selasa, 03 Juli 2012.

Kamis, 28 Juni 2012

Juknis PPDB Online Kota Bekasi Tahun 2012

PPDB ONLINE KOTA BEKASI 2012
Kota Bekasi (BIB) - Tahun ini, 2012 Kota Bekasi kembali membuka proses dan seleksi Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) secara online untuk jenjang SMP, SMA dan SMK Negeri se Kota Bekasi.

Dilihat dari draf Petunjuk Teknis PPDB Online Tahun lalu dengan saat ini tidak terlalu jauh berbeda. Bahkan tahun ini proses penetapan juknis sangat politis dan selalu tertunda. Hingga kemungkinan tidak terlaksdananya sosialisasi kepada peserta didik dan sekolah tujuan.

Hal ini sangat disayangkan oleh Direktur Sosial dan Pendidikan LSM Sapulidi, Tengku Imam Kobul Moh. Yahya S, ST. di Bekasi, Kamis, 28 Juni 2012.

Selasa, 26 Juni 2012

Rp. 500 Juta Untuk RTH Kota Bekasi

Sosialisasi P2KH oleh Satker Provinsi. Foto: Bang Imam
Kota Bekasi (BIB) - Pemerintah Kota Bekasi hanya mendapatkan anggaran Rp. 500 juta untuk pembuatan Masterplan Program Pengembangan Kota Hijau (P2KH) Tahun 2012. Padahal seharusnya jika Kota Bekasi serius membuat minat Direktorat Jenderal Penataan Ruang, Kementerian Pekerjaan Umum mengalokasikan hingga Rp 1,5 miliar per kab/kota yang berminat pada program ini.

"Kota Bekasi telat membuat penggalangan prakarsa dan komitmen perumusan local action plan atau rencana aksi kota hijau (RAKH). Sehingga hanya dibantu pada kegiatan master plan saja," kata Satker Provinsi saat mensosialisasikan program tersebut kepada Pokja Kegiatan Penyusunan Master Plan Ruang Terbuka Hijau Kota Bekasi di Ruang Rapat Bappeda, Selasa, 26 Juni 2012.

Senin, 25 Juni 2012

IUWASH Bantu Pokja Sanitasi Bangun Perpipaan Air Minum

Rapat Pokja Sanitasi dengan Iuwash Indonesia. Foto: Bang Imam
Bekasi Timur (BIB) - Indonesian Urban Water, Sanitation, and Hygiene (IUWASH) Indonesia kembali berkomitmen membantu Pemerintah Kota Bekasi dalam hal penyelesaian program sanitasi dan perpipaan air minum.

Komitmen ini tertuang saat IUWASH Indonesia bertemu dengan anggota Pokja Sanitasi Kota Bekasi di Ruang Rapat Bappeda Lantai 2, Senin, 25 Juni 2012.

Dalam pemaparannya, IUWASH Indonesia akan membantu 2 titik kebutuhan perpipaan air minum tahun 2012, yang disesuaikan dengan hasil dari program kerja Pokja Sanitasi sejak tahun 2010-2012.