Kamis, 19 Maret 2026

QS Wolrd University Rankings 2026

Kota Depok (BHC) - Universitas di Indonesia masih tertinggal dengan perguruan tinggi di dunia. Termasuk masih tertinggal dari Asia, Asia Tenggara. Bahkan dari Singapura, Malaysia dan Thailand.

Untuk tingkat dunia kita baru mampu diurutan ke-189 diwakilkan oleh Universitas Indonesia.

Dan di region Asia, perguruan tinggi Indonesia baru mampu di urutan ke-47.

Sedangkan di Asia Tenggara kita baru mampu di urutan ke-11. Kampus-kampus di Indonesia kalah sama Singapura, Malaysia dan bahkan Thailand. Mungkin selain sudah modern, fasilitas yang wah, riset yang oke, rata-rata di Singapura dan Malaysia bahasa pengantar kampusnya sudah Bahasa Inggris (global). Sedangkan di Indonesia umumnya masih bahasa lokal, kecuali Kelas Internasional (IUP).

Selasa, 17 Maret 2026

SMA & SMK Swasta Favorit di Indonesia Tahun 2026

Jakarta (BHC) - Sekolah favorit jenjang SMA dan SMK di Indonesia tersebar rata-rata di kota-kota besar termasuk di luar Pulau Jawa. 

Jumlah SMA/SMK saat ini sebanyak 29.658 sekolah. Terdiri dari 15.237 SMA dan 14.421 SMK. Jumlah sekolah negeri sebanyak 11.093 SMA/SMK Negeri dan 18.565 SMA/SMK Swasta.

Beberapa SMA dan SMK Swasta menjadi Favorit siswa untuk belajar. Bukan, karena sekolah mahal atau memakai kurikulum internasional, tetapi lebih pada pilihan terbaik menurut orang tua dan siswanya.

SMA dan SMK Favorit biasanya sudah memiliki standar sarana dan prasarana yang cukup lengkap dan terkenal di daerahnya. 

Senin, 16 Maret 2026

Universitas di Indonesia Tahun 2026


Jakarta (BHC) -
Universitas atau perguruan tinggi di Indonesia mencapai 913 kampus. Namun, keseluruhan perguruan tinggi dari berbagai bentuk sebanyak 4.030 kampus.

Di Indonesia, bentuk perguruan tinggi termasuk universitas, institut, sekolah tinggi, politeknik, dan akademi.

Sebaran perguruan tinggi di Pulau Jawa masih mendominasi ya, mencapai 1.354 kampus yang setara dengan 33,59%.

BACA JUGA : Daftar Perguruan Tinggi Negeri 2026

Untuk universitas saja di Pulau Jawa mencapai 487 kampus (53,57%) dari 913 kampus. 72 kampus diantaranya merupakan Perguruan Tinggi Negeri yang ada di Pulau Jawa.

Jumlah Siswa Terbanyak Berdasarkan Kabupaten dan Kota di Indonesia Tahun 2026

52.491.629 Siswa


Kota Surabaya (BHC) -
Jumlah Kabupaten dan Kota di 38 provinsi di Indonesia mencapai 514 kab/kota. Terdiri 416 kabupaten dan 98 kota.

Saat ini ada 52.491.629 siswa di seluruh Indonesia. Belum termasuk murid madrasah dan santri di pondok pesantren serta pendidikan diniyah.

Daerah provinsi yang memiliki siswa terbanyak adalah Provinsi Jawa Barat dengan jumlah siswa mencapai 9.730.039 siswa setara dengan 18,53%.

Sedangkan kabupaten/kota dengan jumlah siswa terbanyak Kabupaten Bogor di Provinsi Jawa Barat dengan jumlah siswa sebanyak 1.198.371 siswa. Setara dengan 2,28% dari jumlah siswa nasional dan 12,31% dari jumlah keseluruhan siswa yang ada di Jawa Barat.

BACA JUGA : Dapodik Nasional 2026

Untuk status kota, Kota Surabaya menjadi kota yang paling banyak memiliki siswa yakni sebanyak 532.026 siswa setara dengan 1,01% dari seluruh siswa secara nasional dan 8,29% dari jumlah siswa di Provinsi Jawa Timur.

Jumat, 13 Maret 2026

Dapodik Nasional Tahun 2026

DAPODIK NASIONAL TAHUN 2026

 

No

Jenjang

Dapodik

Sekolah

Murid

Rombel

Guru

Tendik

 

Jumlah

444.788

52.488.556

2.499.931

3.460.716

985.580

1

PAUD

207.203

6.097.690

480.257

508.823

238.614

2

PKBM-SKB

11.496

1.832.616

93.822

52.759

17.690

3

SD

149.797

23.904.785

1.164.939

1.506.906

354.376

4

SMP

44.193

10.094.094

359.776

682.941

180.539

5

SMA

15.238

5.396.302

169.113

349.636

94.701

6

SMK

14.427

4.998.315

189.076

330.831

90.386

7

SLB

2.434

164.754

42.948

28.817

9.274

Sumber : Dapodikdasmen, 13 Maret 2026 

Jakarta (BHC) - Layanan pendidikan dasar dan menengah di Indonesia terdiri dari pendidikan formal, non formal dan informal. Terdiri dari pendidikan umum, madrasah, pondok pesantren, pendidikan diniyah, pendidikan keagamaan dan pendidikan luar sekolah.

Jumlah sekolah di Indonesia saat ini mencapai 444.788 lembaga. Dengan jumlah murid sebanyak 52.488.556 anak.

Sedangkan jumlah guru saat ini sebanyak 3.460.716 orang dibantu oleh 985.580 tenaga kependidikan. Sarana pendidikan yang tersedia seperti jumlah rombongan belajar sebanyak 2.499.931 rombel.