Senin, 26 September 2022

Ini Dapodik SMK di Kabupaten Bekasi Tahun 2022

 45,19% SMK Swasta Kategori Sehat


Kota Cikarang (BIB) -
Sebanyak 192 SMK Negeri/Swasta sudah berdiri di Kabupaten Bekasi, Provinsi Jawa Barat. Jumlah tersebut, sebanyak 15 SMK merupakan milik pemerintah atau SMK Negeri. Artinya, hanya 7,81% SMK Negeri di Kabupaten Bekasi.

Sisanya, sebanyak 177 SMK Swasta (92,19%).

Namun, dari 177 SMK Swasta tersebut, terdapat 57 SMK dinyatakan kategori baik (sangat sehat), 23 SMA dianggap cukup dapat menjalankan proses belajar. Sedangkan sisanya, sebanyak 40 SMK kurang sehat dan 57 SMK dinyatakan tidak sehat.

"Sehingga 54,81% SMK Swasta di Kabupaten Bekasi terancam tutup karena kekurangan murid. Akhirnya karena pendapatan kurang, maka fasilitas yang dimiliki juga seadanya termasuk gaji guru yang dibawah UMR," kata Tengku Imam Kobul Moh. Yahya S, di Bekasi, 26 September 2022.

Pengamat Pendidikan yang tinggal di Bekasi ini, sangat menyayangkan hal tersebut. Mengingat kontribusi swasta dalam pendidikan jenjang SMK sudah diatas 92%.

Tetapi berbanding terbalik dengan keselarasan keuangan.

Minggu, 25 September 2022

77,86% Siswa SMA di Kabupaten Bekasi Bersekolah di SMA Negeri Tahun 2022

75 Persen SMA Swasta di Kabupaten Bekasi Kurang Sehat


Kota Cikarang (BIB) -
Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Barat pada awal penerimaan peserta didik baru tahun ajaran 2022/2023 daya tampung SMA/SMK dan SLB Negeri di Provinsi Jawa Barat hanya sekitar 41,5% dari jumlah lulusan SMP.

Namun, kenyataan dilapangan tentulah berbeda. Bila dilihat saat ini berdasarkan data pokok pendidikan jenjang SMA di Kabupaten Bekasi Semester Ganjil Tahun Ajaran 2022/2023 misalnya, jumlah siswa 44 SMA Negeri di Kabupaten Bekasi mencapai 45.043 siswa.

Itu artinya, sebanyak 77,85% siswa bersekolah di SMA Negeri. Sedangkan jumlah siswa yang bersekolah di SMA Swasta hanya sekitar 12.811 siswa (22,15%).

Akibatnya, sebanyak 60 SMA Swasta dinyatakan kurang sehat/tidak sehat, karena kekurangan murid.

Pengamat Pendidikan dari Bekasi, Tengku Imam Kobul Moh. Yahya S mengakui hal tersebut.

Menurutnya, dari 124 SMA Negeri/Swasta di Kabupaten Bekasi. Terdapat 75% SMA Swasta kurang sehat dan tidak sehat akibat kekurangan murid.

Jumat, 16 September 2022

Komisi Penilai Amdal Periode 2012-2021

Oleh : Tengku Imam Kobul Moh Yahya S

Tengku Imam Kobul Moh Yahya S, yang populer dipanggil Bang Imam, memiliki pengalaman menjadi Anggota Komisi Penilai Amdal sejak tahun 2012 hingga saat ini.

Beberapa pengalamannya juga sebagai Anggota Komisi Penilai Amdal Pusat di KLHK. Sebagian lagi menjadi Anggota Komisi Penilai Amdal di Kota Bekasi sejak tahun 2014-2021.

Berbagai latar belakang usaha dan/atau kegiatan sudah dinilai oleh Bang Imam.

Diantaranya, Limbah B3, KCIC, SUTET, Rumah Sakit, Hotel, Apartemen, SPAM, Pabrik/Industri, Perkantoran dan Lainnya.

Kegiatan Dokumen Lingkungan mulai dari Amdal, UKL-UPL, SPPL, DELH, DPLH, Adendum:

Berikut ini pengalaman yang tercatat, bahwa Bang Imam merupakan ahli dalam lingkungan hidup :

Rabu, 14 September 2022

Jasa Konsultan Lingkungan di Bekasi Tahun 2022

 

Foto Bang Imam dan Peserta Pelatihan Pengelolaan Sampah Makanan Dengan Prinsip Sirkular Ekonomi yang dilaksanakan oleh FoodBank Bandung dan PSLH-ITB

Home Bilqis-Haura Consultant adalah konsultan di bidang :

  • Pengurusan Izin Operasional Sekolah/Pendidikan (IOP) PAUD, TK/RA, SD/MI, SMP/MTs, SMA/MA, dan SMK
  • Pengurusan Izin Operasional Pendidikan Satuan Pendidikan Kerja Sama (SPK) TK, SD, SMP, SMA
  • Persetujuan Lingkungan (PKPLH, SKKLH) AMDAL, UKL-UPL, SPPL, DPLH, DELH, ADENDUM
  • Pertimbangan Teknis/Rekomendasi Teknis (Pertek/Remtek) Air Limbah Domestik, Emisi Tidak Bergerak, Air Bersih (Air Permukaan, Air Tanah Dalam, Air Laut dsb), Limbah B3 dan Non B3 (TPS LB3).
Hubungi kami di :

Puri Cendana, Jl. Taman Puri Cendana VIII Blok F9 No.22 RT.003 RW.048, Desa Sumberjaya, Kecamatan Tambun Selatan, Kabupaten Bekasi 17510
HP./WA 0813-14-325-400
Email : bangimam.kinali@gmail.com
Twitter : @BangImam

Sabtu, 10 September 2022

Ini Jumlah Sekolah, Madrasah dan Pesantren Tahun 2022

548.056 Lembaga


Jakarta (BIB) -
Jumlah lembaga layanan pendidikan di Indonesia tahun 2022 per 10 September 2022 yang terekam oleh Bang Imam Berbagi sebanyak 548.059 lembaga.

Terdiri dari 438.666 sekolah, 82.418 madrasah, dan 26.975 pesantren.

Apabila didasarkan pada status lembaga, maka lembaga berstatus negeri atau milik pemerintah sebanyak 175.526 lembaga atau setara dengan 32,02%.

Sedangkan jumlah lembaga pendidikan milik masyarakat mencapai 372.533 lembaga (67,98%).

Jika dirinci lagi berdasarkan kepemilikan untuk lembaga pendidikan berbentuk sekolah yang menjadi binaan Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemdikbudristek) sebanyak 171.516 sekolah negeri (39,09%) dan 267.150 sekolah swasta (60,91%).

Dan binaan Kementerian Agama sebanyak 4.010 madrasah negeri (4,86%) dan 78.408 madrasah swasta (95,14%).

Sementara itu semua pesantren saat ini merupakan milik masyarakat. Belum ada yang terbentuk pesantren milik pemerintah.

Beikut Tabel 1.1. Jumlah Sekolah, Madrasah, dan Pesantren di Indonesia Tahun 2022:

PERSENTASE LEMBAGA PENDIDIKAN DI INDONESIA TAHUN 2022

 

No

Sekolah

Status

Jumlah

Negeri

%

Swasta

%

 

Jumlah

175.526

32,02

372.533

67,98

548.059

1

Sekolah

171.516

39,09

267.150

60,91

438.666

2

Madrasah

4.010

4,86

78.408

95,14

82.418

3

Pesantren

0

0

26.975

100

26.975

Sumber : Kemdikbudristek, Kemenag, diolah Bang Imam Berbagi, 2022