Selasa, 28 Agustus 2012

Siapa Bang Imam...!!!


Bang Imam, menggendong bayi dengan latar belakang bukit tambang emas, PT Martabe, Batang Toru, Sumut
Bang Imam lahir di Panti sebuah kecamatan di Kabupaten Pasaman, Sumatera Barat, Sabtu malam, seminggu jelang awal puasa Ramadhan tanggal 27 Juli 1977. Saat lahir diberi nama Kobul yang berarti permintaan akan selalu terkabul. Dibesarkan dari keluarga miskin, buruh tani dari pasangan Bapak Sarem/Kali Manis S. dan Ibu Nurmawan H. (Alm.) adalah anak ke-3 dari tiga bersaudara.
Menempuh pendidikan dasar dan menengah SD-SMA di Kinali sebuah Kota kecil kecamatan di Kabupaten Pasaman Barat, Sumatera Barat. Sedangkan pendidikan tinggi bergelar Sarjana Teknik (ST) di tempuh di salah satu Perguruan Tinggi Swasta di Jakarta.
Aktifitas sehari-hari adalah sebagai praktisi pendidikan (Konsultan) pendidikan anak (PAUD) dan pengembangan SDM Guru.
Sifat dan karakter yang sangat keras tetapi sangat bersahabat ini membuatnya mampu beradaptasi dengan kondisi peralihan Orde Baru ke Orde Reformasi. Dengan motto, “Ajarilah Kami Menikmati Hal-hal Yang Sederhana” membuatnya mampu menjadi pribadi yang tidak neko-neko dan apa adanya.
Jangan pernah bicara soal KKN, karena itu menjadi hal yang paling dibencinya. Aktifitas sehari-hari selain praktisi pendidikan menjadi narasumber diberbagai seminar pendidikan diluar kota, namun kegiatan lainnya termasuk aktif mengadvokasi lingkungan terutama yang berhubungan dengan pemanfaatan air, sanitasi, kesehatan dan sosial.

Sabtu, 04 Agustus 2012

Kepres 12 Bubarkan TKPSDA 6 Ci

Arie Setiadi Moerwanto, Direktur PSDA Dirjen Sumber Daya Air Kementerian Pekerjaan Umum (kiri) saat memaparkan dan mensosialisasikan Kepres Nomor 12 Tahun 2012 tentang Penetapan Wilayah Sungai kepada anggota TKPSDA WS 6 Ci di Hotel Maharadja, Pancoran Jakarta, Kamis, 02 Agustus 2012. Foto: Bang Imam/LSM Sapulidi
Jakarta (BIB) - Terbitnya Keputusan Presiden Nomor 12 Tahun 2012 tentang Penetapan Wilayah Sungai berdampak pada pembubaran dan peleburan serta pembentukan Tim Koordinasi Pengelolaan Sumber Daya Air (TKPSDA) Wilayah Sungai yang sudah terbentuk di seluruh Indonesia.

Hal ini ditegaskan oleh Direktur Bina Penatagunaan Sumber Daya Air (PSDA), Direktorat Jenderal Sumber Daya Air Kementerian Pekerjaan Umum, Arie Setiadi Moerwanto saat memaparkan dan mensosialisasikan Keppres Nomor 12 Tahun 2012 di hadapan para anggota TKPSDA WS 6 Ci di Hotel Maharadja Jakarta, Kamis, 02 Agustus 2012.

Senin, 30 Juli 2012

Undangan Sosialisasi Kepres 12 Tahun 2012

Ibu Sarwo Handayani (kanan) Ketua TKPSDA WS 6 Ci/Kepala Bappeda Provinsi DKI Jakarta saat memberikan sambutan pembukaan Sidang Pleno Ke-3 TKPSDA WS 6 Ci Tahun 2012 di Hotel Maharadja Jakarta, Kamis, 02 Agustus 2012. Foto: Bang Imam/LSM Sapulidi
Diberitahukan kepada anggota Tim Koordinasi Pengelolaan Sumber Daya Air (TKPSDA) Wilayah Sungai Cidanau-Ciujung-Cidurian-Cisadane-Ciliwung-Citarum (6 Ci) untuk menghadiri acara Sosialisasi Perpres 12 Tahun 2012 yang akan diadakan pada :

Hari / Tanggal : Kamis s.d Jum'at, 2-3 Agustus 2012

Waktu : 13.00 WIB - selesai

Tempat : Hotel Maharadja, Jl. Kapten P. Tandean No.1 Jakarta

Acara : SOSIALISASI PEMAHAMAN KEPRES NOMOR 12 TAHUN 2012 TERHADAP TKPSDA 6 Ci

Demikian undangan ini agar dihadiri oleh anggota. 

Download undangan Undangan

Minggu, 29 Juli 2012

LSM Sapulidi : Kepsek Dilarang Pecat Guru Honorer

Bang Imam saat berinteraksi dengan Forum PAUD Kab. Bekasi
Kota Bekasi (BIB) - Ketua Tim Advokasi Guru Honorer Kota Bekasi, Tengku Imam Kobul Moh. Yahya S, ST. memberikan himbauan terhadap kepala sekolah dan dinas pendidikan agar tidak seenaknya memecat atau memberhentikan guru honorer utamanya guru honorer yang telah masuk dan diusulkan ke BKN. 

Hal ini disampaikannya beberapa waktu lalu di Bekasi. "Kepala Sekolah tidak boleh memecat tenaga honorer apalagi mereka sudah masuk databased BKN. Jika alasannya cuma untuk memenuhi acuan SKB 5 Menteri," kata Bang Imam panggilan akrabnya.

Sabtu, 21 Juli 2012

14.560 Formasi CPNS 2012

Hanya 23 Instansi/Lembaga dan 25 Daerah Yang Mengusulkan Formasi CPNS 2012

RASIO GURU : Sosialisasi Analisa Rasio Guru Kota Bekasi di Aula PGRI Bekasi Utara, Inayatullah Kabid Pendidikan Dasar Dinas Pendidikan Kota Bekasi (tengah), Tengku Imam Kobul Moh. Yahya S, ST. Ketua Tim Advokasi Guru Honorer Kota Bekasi/Direktur Sosial dan Pendidikan LSM Sapulidi. Foto: LSM Sapulidi


Jakarta (BIB) - Kuota CPNS nasional tahun ini yang akan terisi hanya 14.560 orang. Padahal kuota yang disiapkan pemerintah sebanyak 61.560 orang. Itu berarti ada 47 ribu kursi yang hangus alias tidak terisi.

"Yang bisa kita terima tahun ini hanya 14.560 orang saja dari usulan 47 instansi sebanyak 76 ribu. Sisanya (47 ribu) tidak terisi dan tidak bisa diusulkan untuk 2013," ujar Deputi Sumber Daya Manusia (SDM) bidang Aparatur Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemen PAN & RB) Ramli Naibaho di kantornya, Jumat (20/7).

Dibeberkannya, dari 47 instansi yang mengusulkan terbanyak kuotanya adalah pusat yaitu 11.879. Sedangkan instansi daerah ada 25 yang mengusulkan dan kuota yang disetujui 2.681 orang.