 |
| AUDIENSI BKN : LSM Sapulidi memfasilitasi FKGS Kota Bekasi beraudiensi dengan BKN, Senin, 09 Juli 2012 di Jakarta. |
Kota Bekasi (BIB) - Ibu Indanah guru honorer di SDN Margahayu X melaporkan kekawatirannya di tahun ajaran baru ini karena sekolah tempat dia bernaung minim mendapatkan siswa kelas satu. Dengan demikian ia terancam tidak mendapatkan jam mengajar lagi di sekolah.
Kekawatiran tersebut dia laporkan ke Tim Advokasi Guru Honorer Kota Bekasi. Lewat SMS dan via telepon, Ibu Indanah berujar, "Ass, di sekolah sy kan muridnya sedikit, jd gurunya lebih. Td sy di suruh cari sekolahan sama kepsek. bu Indana"
Tahun ini di SDN Margahayu X cuma mendapatkan siswa 26 orang, sementara di sekolah sebelahnya lebih memprihatinkan, yakni hanya ada pendaftar 12 siswa.
"Saya disuruh cari sekolah lain, tapi saya sudah tua (usia kritis,red) ga mungkin dapat lagi. Tolong saya Pak Imam," kata Ibu Indanah kepada Ketua Tim Advokasi Guru Honorer Kota Bekasi, Tengku Imam Kobul Moh. Yahya S, ST. di Bekasi, Selasa, 17 Juli 2012.