Minggu, 30 Januari 2011

Tugas Anggota TKPSDA WS 6 Ci



TUGAS ANGGOTA TKPSDA 6 Ci :

TKPSDA Wilayah Sungai Cidanau-Ciujung-Cidurian-Cisadane-Ciliwung-Citarum (WS 6 Ci) mempunyai tugas membantu Menteri Pekerjaan Umum dalam koordinasi pengelolaan sumber daya air melalui :

1. Pembahasan rancangan pola dan rancangan rencana pengelolaan sumber daya air pada WS 6 Ci guna perumusan bahan pertimbangan untuk penetapan pola dan rencana pengelolaan sumber daya air;

2. Pembahasan rancangan program dan rancangan rencana kegiatan pengelolaan sumber daya air pada WS 6 Ci guna perumusan bahan pertimbangan untuk penetapan program dan rencana kegiatan sumber daya air;

3. Pembahasan usulan rencana alokasi air dari setiap sumber air pada WS 6 Ci guna perumusan bahan pertimbangan untuk penetapan rencana alokasi air;

4. Pembahasan rencana pengelolaan sistem informasi hidrologi, hidrometeorologi, dan hodrogeologi pada WS 6 Ci untuk mencapai keterpaduan pengelolaan sistem informasi;

5. Pembahasan rancangan pendayagynaan sumber daya manusia, keuangan, peralatan dan kelembagaan untuk mengoptimalkan kinerja pengelolaan sumber daya air pada WS 6 Ci; dan

6. Pemberian pertimbangan kepada Menteri mengenai pelaksanaan pengelolaan sumber daya air pada WS 6 Ci.

Sumber : SK Menteri Pekerjaan Umum Nomor: 594/KPTS/M/2010 tentang Pembentukan Tim Koordinasi Pengelolaan Sumber Daya Air Wilayah Sungai Cidanau-Ciujung-Cidurian-Cisadane-Ciliwung-Citarum (WS 6 Ci) Pasal Kedelapan.

Sabtu, 29 Januari 2011

Mengenal Lebih Dekat Direktur Bidang Sosial dan Pendidikan LSM Sapulidi


Tengku Imam Kobul Moh. Yahya S (Bang Imam)
Direktur Sosial dan Pendidikan LSM Sapulidi


I. KETERANGAN PERORANGAN

1. Nama Lengkap : Tengku Imam Kobul Moh. Yahya S.
2. Panggilan : Bang Imam
3. T.T.L : Panti (Pasaman), 23 Juli 1977
4. Jenis Kelamin : Laki-laki
5. Agama : Islam
6. Alamat Rumah : Komp. Bumi Satria Kencana (BSK) Jl. Timah I No.11 Kel. Kayuringinjaya, Bekasi Selatan RT 09/20, Kota Bekasi 17144
7. Telp./HP : 021 464 44 305/0812 3289 8460, 0878 7857 8636, 021 931 36 201
8. Email : tengku_imam@yahoo.co.id
9. Blog : www.lsm-sapulidi.blogspot.com
10. Website : www.sapulidifoundation.com

II. PENDIDIKAN

1. SDN IV Koto Kinali, Pasaman Barat, Lulus Tahun 1990
2. SMP PGRI IV Koto Pasar Tempurung, Pasaman Barat, Lulus Tahun 1993
3. SMAN 1 Kinali, Pasaman Barat, Lulus Tahun 1996
4. S-1 Teknik di Universitas Swasta di Jakarta
5. Sekolah Tinggi Agama Islam Al-Hidayah, Bogor Tahun 2002 (Tidak Smt. IV)

III. KURSUS DAN PELATIHAN

1. Lembaga Pendidikan Wartawan Islam (LPWI) Grobogan, Jawa Tengah Tahun 1999
2. Lembaga Study Agama Islam Terpadu Al-Hidayah (LESAT) Bogor Tahun 2002 s.d 2004
3. Pelatihan Advokasi Anggaran oleh FITRA di Bekasi

IV. PENGALAMAN KERJA

1. Spv. di PT Columbindo Perdana, Cabang Cikarang, Tahun 1997-1998
2. Spv. di PT Sinar Intan Mulia Bekasi, Tahun 1998-1999
3. Manager Cabang di PT Modern Inovasi Jakarta, Tahun 1999-2000
4. Manager Cabang di PT Modern Inovasi Kantor Tangerang, Tahun 2000-2002
5. Kepala Biro Bekasi Surat Kabar Mingguan (SKM) Makna, Tahun 2002-2003
6. Pimpinan Redaksi Tabloid Banteng Patriot di Bekasi, Tahun 2003-2005
7. Pimpinan Redaksi Surat Kabar Integritas di Bekasi, Tahun 2005
8. Pimpinan Redaksi Majalah Komunitas, Tahun 2005-sekarang

V. PENGALAMAN DI ORGANISASI MASSA

1. Direktur Litbang dan Investigasi BeDA Center, 2005-sekarang
2. Humas LSM Formalih-Bang, Tahun 2004-sekarang
3. Aktifis Lingkungan Hidup LSM Pidus
4. Ketua Tim Advokasi dan Informasi Masyarakat dalam Pembangunan Waduk Ciawi, Tahun 2005
5. Aktifis Pendidikan dan Pendampingan Anak Jalanan
6. Aktifis Advokasi Pendidikan dan Advokasi/Pendampingan Warga Miskin Berobat Gratis
7. Aktifis dan Anggota Pendiri Koalisi Transparansi Anggran (KONTRA) Bekasi
8. Direktur Sosial dan Pendidikan LSM Sapulidi Tahun 2008 s.d sekarang

VI. PENGALAMAN KEMITRAAN DENGAN PEMERINTAH

1. Anggota Tim Koordinasi Pengelolaan Sumber Daya Air Wilayah Sungai Cidanau-Ciujung-Cidurian-Cisadane-Ciliwung-Citarum (TKPSDA WS 6 CI) di Kementerian Pekerjaan Umum, Tahun 2010-sekarang
2. Anggota Pokja Sanitasi Kota Bekasi di Bappeda Kota Bekasi, tentang Penyusunan Buku Putih Sanitasi Kota dan Strategi Sanitasi Kota (SSK) Kota Bekasi, Tahun 2010-sekarang
3. Peserta dalam Konsultasi Publik Program Penyusunan Strategi Pengembangan Permukiman dan Infrastruktur Perkotaan (SPPIP) Kota Bekasi, Tahun 2010-sekarang
4. Peserta Rakerbang Arah Pembangunan Kota Bekasi Tahun 2025 (RPJPD 2005-2025) di Hotel Bunga Karang, Tahun 2009
5. Peserta Musrenbang Jangka Panjang Daerah Kota Bekasi 2005-2025 di Gedung Balai Patriot Kota Bekasi, Tahun 2010
6. Penanggungjawab Survey EHRA dalam rangka penyusunan Buku Putih Sanitasi Kota Bekasi, Tahun 2010
7. Penyusunan Profil Kota Bekasi dan Wacana Penggabungan dengan DKI Jakarta, Tahun 2005
8. Peserta Penyusunan Pola Penetapan Keluarga Miskin Peserta Jamkesmas Bakorwil Wilayah IV di Purwakarta, Tahun 2008
9. Ketua Tim Penanggungjawab Posko Pengaduan PPDB Online Kota Bekasi Tahun 2009 dan 2010.
10. Peserta Pemilihan dan Raker Dewan Pendidikan Kota Bekasi di Bekasi, Tahun 2008.

VII. NARA SUMBER SEMINAR DAN WORKSHOP

1. Peserta Seminar Seminar “Merevisi UU 32 Tahun 2004 tentang Pemerintah Daerah : Menata Kembali Hubungan dan Kewenangan Pusat dan Daerah, tempat Ruang Seminar Gedung PUSKOTDA Kampus UNISMA ’45 Bekasi
2. Sebagai Narasumber pada acara “Ngopi Bareng Bang Pepen” tema : Pendidikan Layak Buat Rakyat” di Radio One Center 98,1 FM bersama Rahmat Effendi Wakil Walikota Bekasi, Haris Budiono Ketua Dewan Pendidikan Kota Bekasi, Rosihan Anwar Masyarakat Peduli Pendidikan/Anggota DPRD Kota Bekasi
3. Narasumber pada Seminar Sehari tentang Alat Pendidikan Sehat Bagi Siswa Mensukseskan Bekasi Sehat Dan Cerdas, Tema “Awas Ada Racun Disekitar Buah Hati Anda” Narasumber lainnya DR. Agus Haryono (LIPI), Huzna Gustiana Zahir (Ketua YLKI), Tengku Imam Kobul MYS Direktur Sosial dan Pendidikan LSM Sapulidi, tempat Gedung Patriot Komplek Perkantoran Walikota Bekasi.
4. Wawancara oleh Mahasiswa UNPAD dalam rangka penyusunan skripsi tentang Peran Dewan Pendidikan Pada Perumusan Kebijakan Pembebasan Biaya Penyelenggaraan Sekolah Dasar Tahun 2008 di Kota Bekasi.
5. Narasumber pada acara “Ngopi Bareng Bang Pepen”, tema : Peran LSM Pendidikan dalam Mencegah Penyalahgunaan Narkoba di Kalangan Pelajar. Narasumber lainnya Arief Purnama, S.Pd (PMP3I), Tengku Imam Kobul Moh Yahya Direktur Sosial dan Pendidikan, tempat Radio One Center 98.1 FM Bekasi.
6. Dan sering mengikuti dan sebagai narasumber dalam bidang pendidikan, social, kesehatan dan lingkungan hidup.

VIII. LAIN-LAIN

Nomor Rekening : 005 706 1942 Bank Syariah Mandiri (BSM)
A.N Tengku Imam Kobul Moh. Yahya S

NPWP : 24.004.272.1-407.000
A.N Tengku Imam Kobul Moh. Yahya S.


Bekasi, 29 Januari 2011




Tengku Imam Kobul Moh. Yahya S.

Kamis, 20 Januari 2011

Konfirmasi PKM 2 untuk Anggota TKPSDA Wilayah Sungai Ciliwung-Cisadane

Rabu, 19 Januari 2011


Dari: Sekrettkpsda Sixcis

Kepada:
cjl_nh@yahoo.co.id; andi_ibc@yahoo.com; alhakimc@yahoo.com; rudy.novira@gmail.com; perpamsi@perpamsi.org; lp3m_rla@yahoo.co.id; mahyudimahar@yahoo.co.id; tengku_imam@yahoo.co.id; prapedas.sp@gmail.com; george.latupeirissa@gmail.com; mnasyik@yahoo.com; basri_bk@yahoo.com; muhamad_nurman@yahoo.com; nawwir_2000@yahoo.com; muhamadnorman.pplhb@ymail.com

Kepada YTH.
Anggota TKPSDA Wilayah Sungai Ciliwung - Cisadane
Di Tempat


Dengan Hormat.

Bersama dengan ini kami sampaikan kepada anggota TKPSDA Wilayah Sungai Ciliwung Cisadane bahwa akan diadakan Pertemuan Konsultasi Masyarakat 2 (PKM 2) pada hari dan tanggal masih tentatif antara akhir Januari atau awal bulan Febuari 2011. Undangan akan segera dikirimkan melalui Fax/email. Bila ada perubahan jadwal kegiatan PKM 2 maka akan kami informasikan lebih lanjut.

Demikian informasi ini kami sampaikam, atas kerjasama dan perhatiannya kami ucapkan terimakasih

Hormat kami,
Sekretariat TKPSDA WS 6 Ci
Balai Besar Wilayah Sungai Ciliwung - Cisadane

Sabtu, 25 Desember 2010

Foto-foto Kegiatan Konsultasi Publik SSK Kota Bekasi







Kegiatan dilaksanakan pada hari Rabu, 22 Desember 2010 di Sport Center Harapan Indah-Kecamatan Medansatria, Kota Bekasi.

Acara dihadiri oleh Konsultan KMW 2, Anggota Pokja, unsur dari Kecamatan, LSM, Perguruan Tinggi dan masyarakat lainnya. (bang imam)

Selasa, 21 Desember 2010

Draf Strategi Sanitasi Kota (SSK) Kota Bekasi 2010


UNTUK MEMBERIKAN MASUKAN TERHADAP DRAF STRATEGI SANITASI KOTA (SSK) KOTA BEKASI, SILAHKAN LEWAT 


email: sapulidi.foundation@gmail.com, sapulidi.foundation@yahoo.co.id, atau di Facebook Grup : Pokja Sanitasi Kota Bekasi, info : 0852 3289 8460 (Bang Imam-anggota Pokja Sanitasi Kota Bekasi)


Pencapaian target MDGs di bidang sanitasi memerlukan kebijakan dan strategi. Pemerintah hingga kini telah memiliki peta jalan pembangunan sanitasi guna mencapai target “Menurunkan hingga separuhnya proporsi penduduk tanpa akses terhadap air minum layak dan sanitasi layak pada 2015”.

Laporan Pencapaian Tujuan Pembangunan Milenium Indonesia 2010 yang dikeluarkan oleh Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional/Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas), menyebut:

Dalam meningkatkan akses penduduk terhadap sanitasi yang layak, kebijakan ke depan diarahkan pada peningkatan investasi pengelolaan sistem air limbah terpusat dan penyediaan sanitasi berbasis masyarakat dengan fokus pelayanan bagi masyarakat miskin. Investasi tersebut diberikan untuk pengembangan sistem pengolahan air limbah terpusat skala kota (off-site), pembangunan sistem sanitasi setempat (on-site) dan juga pengembangan dan perbaikan Instalasi Pengolah Lumpur Tinja (IPLT).

Untuk mengejar ketertinggalan dalam penyediaan layanan sanitasi, saat ini pemerintah melakukan terobosan melalui peluncuran Program Percepatan Pembangunan Sanitasi Permukiman (PPSP) 2010-2014 yang menekankan bahwa sanitasi adalah urusan bersama seluruh pihak baik pemerintah, swasta, donor, dan masyarakat. Sementara itu, DAK bidang sanitasi digunakan untuk meningkatkan cakupan layanan sanitasi di daerah padat perkotaan, melalui pendekatan sanitasi berbasis masyarakat (SANIMAS).

Selanjutnya, untuk memastikan kualitas air minum dan sanitasi di samping meningkatkan kesadaran masyarakat tentang artipenting air minum dan sanitasi yang layak, Kementerian Kesehatan akan meningkatkan pelaksanaan strategi Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM) selama 2010-2014, yang bertujuan untuk menghilangkan praktik BAB di tempat terbuka pada akhir 2014.

Selain itu, kebijakan lainnya adalah menyediakan perangkat peraturan di tingkat Pusat dan/atau Daerah untuk mendukung pelayanan air minum dan sanitasi yang layak, melalui penambahan, revisi, maupun deregulasi peraturan perundang-undangan.

Bersamaan dengan itu pemerintah berusaha meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai pentingnya perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS), melalui komunikasi, informasi dan edukasi serta pembangunan sarana dan prasarana air minum dan sanitasi di sekolah sebagai bagian dari upaya peningkatan sosialisasi perilaku yang higienis bagi siswa sekolah dan penerapan prakƟ k perilaku hidup bersih dan sehat oleh masyarakat.

Tak kalah pentingnya adalah meningkatkan sistem perencanaan pembangunan air minum dan sanitasi yang layak, melalui penyusunan rencana induk sistem penyediaan air minum (RIS-SPAM) sesuai prinsip-prinsip pembangunan air minum dan sanitasi berbasis masyarakat maupun lembaga; penyusunan Strategi Sanitasi Kota (SSK) yang selaras dengan RIS-SPAM; serta pemantauan dan evaluasi pelaksanaannya.

Di sisi kelembangaan, meningkatkan kinerja manajemen penyelenggaraan air minum dan sanitasi yang layak melalui (a) penyusunan business plan, penerapan korporatisasi, pelaksanaan manajemen aset, dan peningkatan kapasitas sumber daya manusia, baik yang dilakukan oleh institusi maupun masyarakat; (b) peningkatan kerja sama antarpemerintah, antara pemerintah dan masyarakat, antara pemerintah dan swasta, ataupun antara pemerintah, swasta, dan masyarakat; (c) peningkatan keterkaitan antara sistem pengelolaan yang dilakukan oleh masyarakat dengan pemerintah; dan (d) optimalisasi pemanfaatan sumber dana.

Di samping itu, peningkatan belanja investasi daerah untuk perbaikan akses air minum dan sanitasi yang difokuskan pada pelayanan bagi penduduk perkotaan terutama masyarakat miskin serta peningkatan iklim investasi yang mendukung pembangunan guna merangsang partisipasi aktif sektor swasta dan masyarakat melalui KPS dan CSR; dan juga untuk pengembangan dan pemasaran pilihan sistem penyediaan air minum dan sanitasi yang tepat guna.

Untuk mempercepat pencapaian target MDGs tahun 2015, Presiden RI telah memberikan perhatian khusus dengan mengeluarkan Instruksi Presiden RI Nomor 3 Tahun 2010 tentang Program Pembangunan Berkeadilan, khususnya tentang penyediaan air minum dan sanitasi yang layak. Hal ini telah sejalan dengan strategi nasional dalam RPJMN 2010-2014 yang akan dilaksanakan oleh Kementerian Pekerjaan Umum, Kementerian Kesehatan, Kementerian Dalam Negeri, pemerintah provinsi, pemerintah kabupaten/kota, dan partisipasi masyarakat.


BAB I
PENDAHULUAN


1.1. LATAR BELAKANG

Kebutuhan akan layanan sanitasi yang baik seringkali tidak sesuai dengan laju pertumbuhan kota karena kurangnya perhatian dan prioritas di dalam proses pembangunan, hal ini disebabkan karena kurangnya informasi dan data pendukung yang sebenarnya sangat diperlukan untuk menentukan kebijakan strategi pembangunan sanitasi. Berdasarkan kenyataan diatas, pemerintah Kota Bekasi melakukan upaya guna meningkatkan kapasitas dan kualitas sanitasi di Kota Bekasi yang sejalan dengan proses / kegiatan pembangunan kota.

Dalam rangka pembangunan sanitasi Kota Bekasi yang terencana, sistematis dan berkelanjutan, maka pemerintah Kota Bekasi menyadari pentingnya pembuatan dokumen strategi yang tertuang dalam Strategi Sanitasi Kota (SSK), dimana dokumen ini dapat memberikan arahan dan informasi bagi pembangunan sanitasi Kota Bekasi. Untuk menghasilkan / merumuskan strategi tersebut, maka diperlukannya suatu proses penyiapan dalam penyusunan SSK diantaranya adalah dengan melakukan pengkajian terhadap Buku Putih dan rujukan lainnya, formulasi Visi dan Misi sanitasi Kota Bekasi dan pertemuan konsultasi dengan anggota pokja dan tim pengarah.

Penyusunan Strategi Sanitasi Kota (SSK) Kota merupakan bagian ketiga dari rangkaian proses pengembangan strategi sanitasi perkotaan yang terdiri dari lima tahapan yakni pengenalan program dan pembentukan Pokja Sanitasi Kota, penyusunan Buku Putih Sanitasi Kota, penyusunan dokumen SSK, yang kemudian dilanjutkan dengan tahap penyusunan rencana tindak sanitasi dan pemantauan / monitoring dan evaluasi. Dokumen SSK Kota Bekasi berisikan mulai dari Visi, Misi dan Tujuan serta strategi-strategi pencapaian yang digunakan. Perumusan strategi tersebut terbagi dalam dua aspek penting yaitu :

Aspek Teknis : Mencakup perumusan strategi dan pengembangan strategi sub-sektor sanitasi yang terdiri dari Air limbah, Persampahan, Drainase, Air bersih dan Pola hidup bersih masyarakat.

Aspek Pendukung : Mencakup strategi dan penyusunan pengembangan dari sub pemerintahan daerah diantaranya Peraturan dan Kebijakan Daerah, Keuangan, Komunikasi, keterlibatan Pelaku Bisnis, Pemberdayaan masyarakat, aspek Jender dan Kemiskinan, Monitoring dan Evaluasi.

1.2. MAKSUD DAN TUJUAN PENYUSUNAN STRATEGI SANITASI KOTA

A. Maksud
Maksud dari penyusunan dokumen SSK Kota Bekasi adalah tersusunnya dokumen perencanaan strategis sanitasi kota yang dapat dijadikan rujukan perencanaan pembangunan sanitasi Kota Bekasi.

B. Tujuan
Tujuan dari penyusunan dokumen SSK ini adalah untuk memberikan arahan serta koridor dalam penyusunan strategi sanitasi di dalam penetapan sistem dan pelayanan sanitasi Kota Bekasi.

1.3. LANDASAN HUKUM
Landasan hukum dalam penyusunan Strategi Sanitasi Kota (SSK) Kota Bekasi adalah :
a.Undang-Undang Dasar Republik Indonesia Tahun 1945
b.Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2009 Tentang Perlindungan Pengelolaan Lingkungan Hidup
c.Undang-undang Nomor 7 Tahun 2004 tentang Sumber Daya Air
d.Undang-undang Nomor 31 Tahun2004 tentang Perikanan
e.Undang-undang Nomor 26 Tahun 2007Tentang Tata Ruang Wilayah
f.Undang-undang Nomor 18 Tahun 2008 Tentang Pengelolaan Sampah
g.Undang-undang Nomor 32 Tahun 2009 Tentang Perlindungan Pengelolaan Lingkungan Hidup
h.Undang-undang Nomor 36 Tahun 2009 tentang Kesehatan
i.PP No. 18 Tahun 1999 tentang Pengelolaan Limbah Bahan Berbahaya dan Beracun
j.PP No. 16 Tahun 2005 tentang Pengembangan Sistem Penyediaan Air Minum
k.Kep.Men. LH No. 51 Tahun 1995 tentang Baku Mutu Limbah cair Bagi Kegiatan Industri
l.Kep.Men. LH No. 52 Tahun 1995 tentang Baku Mutu Limbah cair Bagi Kegiatan Hotel
m.Kep.Men. LH No. 56 Tahun 1995 tentang Baku Mutu Limbah cair Bagi Kegiatan Rumah sakit
n.Kep.Men. LH No. 112/MENLH/2003 tentang Baku Mutu Air Limbah Bagi Usaha dan Kegiatan Domestik
o.Peraturan Menteri Pekerjaan Umum Nomor 21/PRT/M/2006 tentang Kebijakan dan Strategi Nasional – Pengembangan Sistem Pengelolaan Persampahan.
p.Peraturan Menteri Pekerjaan Umum Nomor 16/PRT/M/2008 tentang Kebijakan dan Strategi Nasional – Pengembangan Sistem Pengelolaan Air Limbah Permukiman.
q.Keputusan Menteri Kesehatan Nomor 852/MENKES/SK/IX/2008 tentang strategi nasional STBM (Sanitasi Total Berbasis Masyarakat).
r.Keputusan Menteri Kesehatan Nomor 492/MENKES/SK/IV/2010 tentang persyaratan kualitas air minum.
s.Peraturan Daerah Kota Bekasi Nomor 07 Tahun 2007 tentang Izin Pembuangan Limbah Cair di Kota Bekasi.

1.4. METODE PENYUSUNAN
Metode penyusunan Strategi Sanitasi Kota Bekasi ini antara lain terdiri dari :
1.Melakukan penilaian dan pemetaaan sanitasi kota yang ada saat ini yang dilihat dari Buku Putih Sanitasi.
2.Menentukan kondisi sanitasi sesuai dengan harapan atau keinginan ke depan yang dituangkan ke dalam visi, misi, tujuan serta sasaran sanitasi kota.
3.Membandingkan kesenjangan antara kondisi saat ini dengan kondisi yang diinginkan. Melakukan analisa dan mendeskripsikan isu-isu startegis terkait sanitasi.
4.Melakukan perumusan strategi sanitasi kota untuk menjadi bahan masukan atau informasi dalam pembangunan sanitasi, dimana dialkukan dengan alat analisis SWOT untuk mengkaji kekuatan, kelemahan, kesempatan dan ancaman.

1.5. SISTEMATIKA DOKUMEN

Sistematika yang tercantum dalam draft SSK ini terdiri dari tujuh (7) bab, antara lain :

BAB I
Berisikan latar belakang, maksud dan tujuan dasar hukum yang digunakan dan sistematika pembahasan yang dipakai

BAB II
Menjelaskan tentang gambaran umum sanitasi Kota Bekasi, Visi dan Misi, tujuan dan sasaran serta kebijakan umum yang dipakai dalam pembangunan sektor sanitasi di Kota Bekasi.

BAB III
Menjelaskan tentang isu-isu strategis, analisa dan hambatan yang dihadapi dalam sanitasi pada tiap-tiap sub sektor dan sektor lainnya.

BAB IV
Pada bab ini menjelaskan strategi-strategi apa yang diperlukan untuk mencapai tujuan sanitasi.

BAB V
Berisikan program-program dan kegiatan sanitasi pada sub bidang sanitasi. Baik yang bersifat teknis maupun non teknis.

BAB VI
Berisikan monitoring dan evaluasi kegiatan sanitasi dalam hal strategi, kelembagaan dan dokumentasi sebagai bahan pelaporan kegaiatan sanitasi kota.

BAB VII
Memamparkan hasil kesimpulan yang diperoleh dan rekomendasi pembangunan sanitasi ke depan