Jumat, 29 April 2016

Up Date NIP CPNS K2 Sumatera Utara

BKN Kantor Regional 6 Medan : Selesai NIP 9.440 Orang


Medan (BIB) - Progres per tanggal 29 April 2016 di Kantor Regional VI Medan untuk wilayah Provinsi Sumatera Utara yang sudah peroleh NIP 9.440 orang. 


Sementara yang belum dibuatkan NIP CPNS K2 sebanyak 44 orang. 

Bila ada sisa formasi yang dikurangi antara formasi MenPANRB dengan yang diusulkan oleh daerah, itu artinya sudah tidak diusulkan oleh daerah yang bersangkutan karena telah melewati verifikasi dan validasi dari BKD daerah setempat.

Misalnya untuk tahun anggaran 2013-2014, K2 yang tidak diusulkan atau ada sisa formasi sebesar 140 formasi. Artinya ke-140 formasi tersebut tidak memenuhi syarat atau batal diusulkan menjadi CPNS, karena sudah ter-delete dari awal verval BKD.

Catatan untuk warna merah berarti proses NIP sudah selesai dan warna kuning proses NIP belum ada yang selesai.

Sementara itu ditemukan data K2 yang BTL sebanyak 30 orang yaitu di :
  1. Kabupaten Padang Lawas 27 orang
  2. Kota Medan 2 orang
  3. Kota Padang Sidimpuan 1 orang
Ada 14 orang yang TMS (tidak memenuhi syarat) yaitu :
  1. Kabupaten Nias 1 orang
  2. Kabupaten Toba Samosir 1 orang
  3. Kabupaten Nias Selatan 1 orang
  4. Kabupaten Nias Barat 10 orang
  5. Kota Sibolga 1 orang
Berikut ini progres NIP CPNS K2 Regional VI Medan per tanggal 29 April 2016 :

Up Date NIP CPNS K2 Jambi, Sumatera Selatan, Bangka Belitung & Bengkulu

BKN Kantor Regional 7 Palembang : NIP Selesai 9.253 Orang


Palembang (BIB) - Proses NIP CPNS terhadap Tenaga Honorer Kategori II (K2) di wilayah Kantor Regional 7 Palembang per tanggal 29 April 2016 yang meliputi Provinsi Jambi, Provinsi Sumatera Selatan, Provinsi Bangka Belitung dan Provinsi Bengkulu sudah selesai mencapai 90%.

Formasi MenPANRB di Regional VII Palembang adalah 10.288 orang K2 untuk Tahun Anggaran 2013 dan 2014. Sedangkan yang diusulkan oleh daerah sebanyak 9.680 orang. Untuk NIP CPNS yang sudah selesai sekitar 9.253 orang.

Sehingga K2 yang belum memperoleh NIP CPNS sebanyak 123 orang. Ada juga sisa formasi hasil dari pengurangan antara Formasi MenPANRB dengan yang diusulkan oleh daerah, yaitu mencapai 608 formasi.

Ada 25 orang dinyatakan Berkas Tidak Lengkap atau BTL dan 294 orang lainnya Tidak Memenuhi Syarat atau TMS.

Sementara itu ada 25 orang yang BTL (Berkas Tidak Lengkap) masing-masing di :
  1. Kabupaten Tanjung Jabung Timur 1 orang
  2. Kabupaten Lahat 18 orang
  3. Kota Palembang 4 orang
  4. Kota Lubuk Linggau 1 orang
  5. Kabupaten Bangka 2 orang 
Ada juga yang Tidak Memenuhi Syarat (TMS) sebanyak 294 orang, masing-masing di :
  1. Kabupaten Batanghari 10 orang
  2. Kabupaten Tanjung Jabung Barat 2 orang
  3. Kabupaten Bungo 3 orang
  4. Kabupaten Merangin 12 orang
  5. Kabupaten Kerinci 55 orang
  6. Kabupaten Sarolangun 1 orang
  7. Kabupaten Tebo 8 orang
  8. Kabupaten Tanjung Jabung Timur 29 orang
  9. Kota Jambi 1 orang
  10. Kota Sungai Penuh 2 orang
  11. Provinsi Sumatera Selatan 3 orang
  12. Kabupaten Musi Banyuasin 28 orang
  13. Kabupaten Ogan Komering Ulu 5 orang
  14. Kabupaten Muara Enim 5 orang
  15. Kabupaten Lahat 4 orang
  16. Kabupaten Musi Rawas 1 orang
  17. Kabupaten Ogan Komering Ilir 2 orang
  18. Kabupaten Banyuasin 8 orang
  19. Kabupaten Ogan Komering Ulu Timur 17 orang
  20. Kabupaten Ogan Komering Ulu Selatan 4 orang
  21. Kabupaten Ogan Ilir 1 orang
  22. Kabupaten Empat Lawang 29 orang
  23. Kota Palembang 15 orang
  24. Kota Lubuk Linggau 1 orang
  25. Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir 2 orang
  26. Kabupaten Bangka 1 orang
  27. Kabupaten Belitung 4 orang
  28. Kabupaten Bangka Barat 4 orang
  29. Kabupaten Bangka Selatan 7 orang
  30. Kabupaten Belitung Timur 1 orang
  31. Kota Pangkal Pinang 1 orang
  32. Kabupaten Bengkulu Selatan 10 orang
  33. Kabupaten Mukomuko 3 orang
  34. Kabupaten Kepahiang 9 orang
  35. Kabupaten Lebong 1 orang
  36. Kabupaten Bengkulu Tengah 3 orang
  37. Kota Bengkulu 5 orang

Ini Data Guru Honorer 2016 !

776.435 Guru Honorer Mengabdi di Sekolah Negeri

Nasib Guru Honorer Belum Jelas, Apakah Akan Diangkat Secara Otomatis Menjadi CPNS atau Melalui Tes Seperti Tahun 2013 lalu, Hingga saat ini Payung Hukum Pengangkatan Guru Honorer Menjadi CPNS Belum Diterbitkan ...

Guru Honorer menangis karena nasibnya belum jelas, akibat kebijakan Pemerintah yang berubah-ubah. Foto: ist
Jakarta (BIB) - Selain guru Pegawai Negeri Sipil (PNS), di sekolah negeri juga ada guru yang berstatus Non PNS. Guru Non PNS yang dimaksud adalah; Guru Bantu (GB) di sekolah negeri, Guru Honorer Daerah (HONDA) di sekolah negeri, Guru Tidak Tetap (GTT) di sekolah negeri, dan Guru Bantu (GB) di sekolah swasta.  

Berdasarkan data yang diperoleh dan diolah oleh Sapulidi Riset Center (SRC) Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Sapulidi dari Data Statistik Pendidikan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Tahun Pelajaran 2015/2016 (tidak termasuk Guru di TK dan Kementerian Agama, red) jumlah Guru Honorer mencapai 777.171 orang. 

Terdiri dari 3.819 Guru Bantu (GB), 631.231 Guru Honda, dan 139.675 GTT. Guru Honorer terbesar berada pada jenjang SD yaitu sebanyak 502.304 orang.

Kemudian disusul jenjang SMP yang memiliki guru honorer mencapai 170.545 orang, di SMA 57.580 orang, di SMK 43.425 orang dan di SLB guru honorer sebanyak 3.317 orang.

Khusus untuk data Guru Honorer di TK, Sapulidi masih berpatokan pada data Tahun Pelajaran 2014/2015 yaitu sebanyak 1.783 orang. Sehingga jumlah total Guru Honorer sekitar 778.954 orang.

Kamis, 28 April 2016

1.203.392 Ruang Kelas Rusak Berbagai Jenjang di Indonesia Tahun 2016

Ruang Kelas Kondisi Baik Tercatat Sebangak 472.504 Ruang

KONDISI SEKOLAH DI INDONESIA TAHUN 2016

NO
KONDISI
SD
SMP
SMA
SMK
TOTAL
(01)
(02)
(03)
(04)
(05)
(06)
(07)
1
Sekolah
147.536
37.023
12.689
12.659
209.907
2
Rombel
1.100.097
342.656
146.893
153.150
1.742.796
3
Ruang Kelas
1.048.512
345.258
149.194
138.670
1.681.634
A
Baik
247.266
90.716
68.021
60.177
466.180
B
Rusak Ringan
606.047
196.926
64.426
63.102
930.501
C
Rusak Sedang
69.841
20.551
4.496
3.344
98.232
D
Rusak Berat
57.222
15.648
3.518
2.586
78.974
E
Rusak Total
56.176
12.563
3.184
2.513
74.436

Jumlah Rusak
798.286
245.688
75.624
71.545
1.191.143
4
SEKOLAH LUAR BIASA (SLB)
4.1
Sekolah
-
-
-
-
1.962
4.2
Rombel




28.493
4.3
Ruang Kelas
-
-
-
-
19.667
4.3.a
Baik
-
-
-
-
6.324
4.3.b
Rusak Ringan
-
-
-
-
10.492
4.3.c
Rusak Sedang
-
-
-
-
786
4.3.d
Rusak Berat
-
-
-
-
552
4.3.e
Rusak Total
-
-
-
-
419

Jumlah Rusak
12.249

Jumlah Rusak Ruang Kelas Tahun 2016
1.203.392

Jumlah Ruang Kelas Kondisi BAIK Tahun 2016
472.504

Sumber : Statistik Pendidikan 2015/2016,
diolah oleh Sapulidi Riaet Center (SRC), April 2016

Jakarta (BIB) - Kondisi pendidikan di Indonesia hingga Tahun Pelajaran 2015/2016 masih cukup memprihatinkan. Terutama dalam hal kerusakan ruang kelas mulai dari rusak ringan, rusak sedang, rusak berat hingga rusak total.

Berdasarkan Buku Statistik Tahun Pelajaran 2015/2016 yang dikeluarkan oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, jumlah ruang kelas rusak di seluruh Indonesia mencapai 1.203.392 ruang. Sementara ruang kelas yang dinyatakan dalam kondisi baik adalah 472.504 ruang kelas.

Ruang Kelas Rusak yang terbanyak berada pada jenjang SD yakni sebanyak 798.286 ruang. Kemudian disusul oleh jenjang SMP (245.688), SMA (75.624), SMK (71.545) dan SLB (12.249). 

Yang lebih memprihatinkan lagi, selain ada ruang kelas yang kondisinya rusak berat, justru ada pula ruang kelas yang dinyatakan rusak total alias tidak dapat dipergunakan lagi. Jumlah ruang kelas yang mengalami rusak total sebanyak 74.855 ruang kelas.

Selanjutnya ruang kelas rusak berat sebanyak 79.526 ruang kelas.