Minggu, 02 Maret 2014

Cara memilih Perguruan Tinggi

Perguruan Tinggi di sekitarmu saat ini bak jamur di musim hujan. Tiap tahunnya PTN dan PTS terus tumbuh. Seiring dengan masa globalisasi dan tuntutan dunia kerja, PT terus bersolek dan menyandarkan pada proses kualitas dan mutu.

Jika saat ini anda sudah kelas XII SMA atau SMK, perlu memahami tata cara memilih perguruan tinggi sesuai dengan kebutuhanmu, kemampuanmu dan mungkin juga menjadi cita-citamu.

Direktorat Jenderal Perguruan Tinggi (Dikti), Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Cara memilih perguruan tinggi yang baik dan benar secara sederhana dapat dilakukan dengan 6 cara, yaitu :

1. Pilihlah program sutudi yang sesuai dengan minat, bakat dan cita-citamu;

2. Pahami jenis perguruan tinggi, baik negeri maupun swasta;

3. Pastikan program studi perguruan tinggi sudah terakreditasi dari BAN-PT;

4. Pahami prosfek kerja/karir atau studi lanjutan dari program yang kamu pilih;

5. Cari informasi secara detail perguruan tinggi yang akan kamu minati baik lewat brosur, iklan, pamflet, ataupun melalui websitenya; 

6. Hindari masuk ke perguruan tinggi yang melaksanakan kelas jauh (kelas jauh berbeda dengan pendidikan jarak jauh). Pendidikan jarak jauh saat ini adalah pendidikan resmi yang dilakukan pemerintah, yaitu di Universitas Terbuka.

Semoga bermanfaat....

Sumber : Dikti

Rabu, 26 Februari 2014

Apa Yang Dilakukan Sebelum, Saat dan Setelah Banjir?


Kota Bekasi (BIB) - Banjir adalah bencana yang sering terjadi di wilayah Indonesia. Bencana yang disebabkan oleh faktor hidrometeorologi ini selalu meningkat setiap tahunnya. 

Meskipun terkadang tidak menimbulkan banyak korban jiwa, bencana ini tetap saja merusak infrastruktur dan mengganggu stablitas perekonomian masyarakat secara signifikan. 

Karakteristik banjir sangat beragam. Banjir dapat disebabkan karena curah hujan yang tinggi dengan tidak diimbangi serapan tanah yang cukup. 


Atau dapat terjadi dalam bentuk rob atau bandang. Oleh karena itu, kita harus siap untuk mengantisipasi setiap jenis bencana banjir. 

Selasa, 25 Februari 2014

48.236 K2 di Jabar Tidak Lulus CPNS

Siapa Jujur di Proses CPNS K2...???

Bekasi (BIB) - Sebanyak 48.236 tenaga honorer Kategori II (K2) yang berasal dari provinsi Jawa Barat tidak lulus CPNS K2.

Dari data yang diperoleh Tim Advokasi Guru Honorer Kota Bekasi, daftar nominatif tenaga honorer kategori 2 (K2) di provinsi Jawa Barat mencapai 64.498 orang. Sementara yang lulus hanya 16.262 orang.

"Berarti kelulusan K2 di Jabar kurang dari 30%. Mau dikemanakan K2 yang tidak lulus, hingga hari ini belum jelas aturannya," kata Tengku Imam Kobul Moh. Yahya S, ST, Ketua Tim Advokasi Guru Honorer Kota Bekasi, di Bekasi, Selasa, 25 Pebruari 2014.

Honorer K2 yang tidak lulus paling banyak terdapat di Kabupaten Subang 4.945 orang, Kabupaten Bekasi 4.556 orang, Kabupaten Cinajur 4.203 orang, Kabupaten Garut 3.857 orang, Kota Bekasi 3.594 orang dan Kabupaten Bogor 3.112 orang.

Sementara itu ada 2 daerah yang tidak memiliki tenaga honorer K2, yakni Kota Banjar dan Kabupaten Pangandaran.

"Jangankan mau kemana yang tidak lulus, proses kelulusan CPNS K2 juga terasa janggal. Karena tidak ada perhitungan passing grade (nilai ambang batas) jika K2 dinyatakan lulus. Belum lagi perhitungan poin usia kritis dan masa kerja yang tergolong kurang transparan. Bagaimana MenPAN-RB dan Panselnas mendapatkan rujukan cara perhitungannya hingga mereka dianggap lulus," jelas Bang Imam, panggilan akrab Direktur SOsial dan Pendidikan di LSM Sapulidi ini.

Berdasarkan analisa dan perhitungan LSM Sapulidi, kebanyakan yang lulus adalah 'Honorer Siluman" yang lulus uji publik dan bisa ikut tes atas dasar 'titipan oknum pejabat' baik di BKD maupun dari instansinya bekerja.

"Tapi kalau ditelusuri lebih jauh sangat sulit membuktikan 'honorer siluman'. Sebab semua persyaratan K2 sangat-sangat subjektif. Artinya semua syarat bisa dimanipulasi. Saya sih berharap tadinya Panselnas dan MenPAN-RB tegas, tapi harapan itu tidak tepat ternyata ditujukan untuk MenPAN-RB. Semua bermain, jadi tidak mungkin bisa diungkap, termasuk oknum petinggi MenPAN-RB dan di BKN," kata Bang Imam lagi.

Berikut ini data nominatif tenaga honorer K2 di Jawa Barat : 

Jumat, 21 Februari 2014

42.262 Lulus K2 Wilayah Sumatera

Jakarta (BIB) - Dari 10 provinsi, 114 kabupaten dan 34 kota di wilayah Sumatera, hanya 42.262 tenaga honorer K2 yang lulus menjadi CPNS.

Kelulusan terbanyak di provinsi Sumatera Utara 9.420 orang, Provinsi Aceh 7.090, Provinsi Lampung 6.631 orang, Sumatera Selatan 5.570, Sumatera Barat 5.317 orang, Provinsi Riau 3.431 orang, Jambi 2.025, Bengkulu 1.086, Kepulauan Riau 958, dan Bangka Belitung 734. 

Untuk tingkat kota terbanyak adalah :
1. Kota Palembang 833 orang
2. Kota Padang 510 orang
3. Kota Medan 484 orang
4. Kota Batam 484 orang
5. Kota Bandar Lampung 458 orang
6. Kota Pekanbaru 438 orang

Sedangkan kabupaten dengan kelulusan terbanyak adalah :
1. Kabupaten Lampung Tengah 896
2. Kabupaten Nias Selatan 839
3. Kabupaten Aceh Utara 808
4. Kabupaten Lampung Selatan 786
5. Kabupaten Lampung Timur 782.

Berikut ini jumlah kelulusan di 10 provinsi, 114 kabupaten dan 34 kota di wilayah Sumatera :

Kamis, 20 Februari 2014

57.121 K2 Lulus di Pulau Jawa

Jakarta (BIB) - Kelulusan tenaga honorer Kategori II (K2) terbanyak di pulau Jawa. Total kelulusan di wilayah ini mencapai 57.121 orang.

Rekor kelulusan pertama dipegang oleh Provinsi Jawa Barat yaitu 16.262 orang. Kemudian Jawa Tengah 15.701, Jawa Timur 14.063, Banten 4.276, DKI Jakarta 5.164, dan DI Yogyakarta 1.651.

Sementara kabupaten dan kota yang mendapatkan kelulusan K2 diatas 1.000 orang adalah :

1. Kabupaten Subang 1.619
2. Kabupaten Garut 1.285
3. Kabupaten Cianjur 1.142
4. Kabupaten Bogor 1.129
5. Kabupaten Bekasi 1.120
6. Kabupaten Klaten 1.098
7. Kota Surabaya 1.090
8. Kabupaten Banyuwangi 1.070
9. Kabupaten Tangerang 1.068
10. Kabupaten Bandung 1.013
11. Kabupaten Brebes 1.013
12. Kabupaten Jember 1.010

Di Pulau Jawa terdapat 6 provinsi, 82 kabupaten dan 28 kota. Berikut ini daftar kelulusan di provinsi dan kab/kota di Jawa :