Jumat, 22 Februari 2013

Tes Honorer 2013 Menggunakan "CAT"...!!!

Foto saat uji coba di Kantor Regional VII BKN Palembang.
Jakarta (BIB) - Sedianya Pemerintah Pusat mulai melakukan tes seleksi CPNS dengan sistem Online. Badan Kepegawaian Negara (BKN) telah memperkenalkan sistem tes CPNS Online ini. Mereka menyebutnya dengan Computer Assisted Test atau biasa disingkat CAT. 

Uji coba awal dan sosialisasi sudah dilakukan di Kantor Regional VII BKN Palembang beberapa waktu lalu. Namun, dalam uji coba tidak disebutkan kendala dan kesuksesan program ini. 

Yang jelas baik Kemen PAN&RB dan BKN sudah gembar-gembor akan melakukan tes CPNS baik dari umum maupun honorer tahun 2013 ini dengan menggunakan metode CAT.

Kamis, 21 Februari 2013

2013 Pemerintah Rekrut 60.000 PNS Umum

Inilah Prioritas Honorer Untuk Diangkat Menjadi CPNS

JAKARTA (BIB) – Meskipun kebijakan moratorium CPNS sudah berakhir, bukan berarti pemerintah daerah dapat serta merta merekrut CPNS sebanyak-banyaknya. 

Tahun 2013 ini pemerintah tetap menerapkan kebijakan zero growth menuju minus growth.

Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PAN-RB) mengatakan, penambahan formasi CPNS dari jalur umum untuk tahun 2013 ini hanya sebanyak 60 ribu, yakni 40 ribu untuk daerah dan 20 ribu untuk instansi pusat. 

“Usulan tambahan harus berdasarkan analisa jabatan dan analisa beban kerja. Selain itu, instansi itu harus sudah memiliki proyeksi kebutuhan pegawai 5 tahun ke depan,” ujarnya dalam percakapan dengan pers di Jakarta, Kamis (21/02).

Rabu, 20 Februari 2013

Bang Imam : Mendesak Pemkot Bentuk BPBD

Banjir di Pondok Gede Permai (PGP) Bekasi
Kota Bekasi (BIB) - Meratanya titik banjir terutama di 10 kecamatan di Kota Bekasi menuntut Pemerintah Kota Bekasi harus segera membentuk BPBD (Badan Penanggulangan Bencana Daerah) di Kota Bekasi.

Hal ini dikatakan, Tengku Imam Kobul Moh. Yahya S di Bekasi, Rabu, 20 Pebruari 2013.

"Pemkot harus lebih tanggap, titik banjir semakin hari semakin bertambah, itu artinya sudah mendesak untuk membentuk BPBD di Kota Bekasi," kata Direktur Sosial dan Pendidikan LSM Sapulidi ini.

Dia menambahkan jika sudah ada BPBD, otomatis masyarakat mudah menghubungi Pemkot Bekasi untuk berkoordinasi soal bencana, utamanya bencana banjir yang terus mengancam setiap tahun dimusim hujan.

"49 perumahan dan pemukiman terutama di sekitar bantaran kali masih menjadi titik banjir. Relokasi tidak mungkin dilakukan dalam waktu singkat. Perlu kajian dan solusi serta anggaran yang tidak sedikit. Langkah awal Pemkot harus segera membentuk BPBD agar penanganan bencana bisa satu komando," terang Bang Imam panggilan akrabnya.

Selasa, 19 Februari 2013

Asyiknya Melihat "Teratai Raksasa" di Kebun Raya Bogor

Victoria Amazonia/Teratai Raksasa di Kebun Raya Bogor. Foto: Bang Imam
Jalan-jalan ke Kebun Raya Bogor atau di Pusat Konservasi Tumbuhan Kebun Raya Bogor-Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (Center for Plant Conservation Bogor Botanical Gardens) tidak lengkap rasanya bila tidak menikmati indahnya pemandangan di sekitar danau di depan Istana Bogor.

Yang menarik buat saya adalah, tumbuhnya Teratai Raksasa yang nama latinnya disebut Victoria Amazonia. 

Bunga dan Daunnya siap mekar. Foto: Bang Imam
Menurut catatan Teratai Raksasa masuk dalam sub tumbuhan berpembuluh yang menghasilkan biji dan bunga yang cantik. Teratai Raksasa ini termasuk dalam spesies Victoria Amazonia Sowerby.

Minggu, 10 February 2013 lalu saya menyempatkan melihat kecantikan dan keindahan Teratai Raksasa di Danau depan Istana Bogor. 

Jika penasaran silahkan mampir ke Kebun Raya Bogor. Oh ya biar lebih dekat, sebaiknya masuk lewat Pintu Utama/Pintu I. (bang imam)

Senin, 18 Februari 2013

Bang Imam : Setelah CPNS, Daerah Kesulitan Redistribusi Honorer

Guru Honorer menangis. Foto: Viva.co.id
Bekasi Selatan, Kota Bekasi (BIB) - Pemerintah Daerah akan kesulitan untuk redistribusi honorer setelah mereka nantinya diangkat menjadi CPNS. Hal ini terkait dengan aturan yang berbeda antara kebutuhan di daerah dengan pola perhitungan formasi CPNS oleh Men PAN&RB dan BKN.

Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemen PAN&RB) bersama Badan Kepegawaian Negara (BKN) melakukan analisis beban kerja (ABK) dan Analisis Jabatan (ANJAB) didasarkan pada Permen PAN&RB Nomor 26 Tahun 2011 tentang Pedoman Perhitungan Jumlah Kebutuhan PNS Untuk Daerah dan Kepmen PAN&RB Nomor KEP/75/M.PAN/7/2004 tentang Pedoman Perhitungan Kebutuhan Pegawai Berdasarkan Beban Kerja Dalam Rangka Penyusunan Formasi PNS.