Rabu, 29 Februari 2012

Teks Deklarasi Pendidikan Anti Korupsi


“IKRAR DEKLARASI PENDIDIKAN ANTI KORUPSI TINGKAT KOTA BEKASI”

Plt. Walikota Bekasi Dr. Rahmat Effendi saat membacakan deklarasi

Kami segenap warga sekolah yang terdiri dari peserta didik, pendidik, tenaga kependidikan, komite sekolah, pejabat pengelola pendidikan dan stake holder pendidikan di Kota Bekasi bersikap dan berikrar menyatakan bahwa :

I.           Kami akan melaksanakan dan membangun budaya pembelajaran berdasarkan ajaran agama dan nilai-nilai karakter bangsa yaitu : beriman, bertaqwa, jujur, bersih, santun, cerdas, disiplin, kreatif, kerja keras, sportif, dan bertanggung jawab.

II.           Kami akan melaksanakan nilai-nilai kejujuran, akhlak mulia, dan nilai luhur pendidikan karakter bangsa sebagai budaya di sekolah, dan implementasi Pakta Integritas Kota Bekasi untuk realisasi Bekasi Cerdas, Sehat, dan Ihsan.

III.         Kami akan belajar dengan amanah, teliti, rapih, sopan dan santun baik di lingkungan sekolah, di rumah, dan di lingkungan masyarakat.

IV.          Kami adalah generasi dan warga pendidikan anti korupsi.

Semoga Tuhan Yang Maha Esa senantiasa memberikan kekuatan lahir dan batin untuk mewujudkan komitmen ini.

Bekasi, 28 Pebruari 2012

Kami segenap warga sekolah yang terdiri dari peserta didik, pendidik, tenaga kependidikan, komite sekolah, pejabat pengelola pendidikan dan stake holder pendidikan di Kota Bekasi 

dan didukung oleh Pemerintah Kota Bekasi, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Transparency International Indonesia (TII)

Kamis, 09 Februari 2012

Kota Bekasi Kekurangan 3.752 Ruang Kelas Baru

Bang Imam/foto: ist
Kota Bekasi (BIB) - Pemerintah Kota Bekasi masih kekurangan 3.752 ruang kelas baru (RKB) pada jenjang pendidikan sekolah dasar. Saat ini dengan jumlah siswa 181.423 orang maka Kota Bekasi seharusnya memiliki 6.479 RKB.

"Saat ini RK yang dipunyai SD Negeri di Kota Bekasi baru ada 2.727 ruang kelas. Padahal kita seharusnya memiliki ruang kelas sekitar 6.479 RK" kata Tengku Imam Kobul Moh. Yahya S Direktur Sosial dan Pendidikan LSM Sapulidi.